MOTIVASI MENULIS DEMI PENGEMBANGAN DIRI

by fadlymuin on February 16, 2009

Motivasi Menulis.MOTIVASI dan MENULIS adalah kata yang sangat biasa dan umum kita dengar. Tapi coba kita gabungkan menjadi MOTIVASI MENULIS. Maknanya akan memberikan efek yang berbeda. Bahkan memberikan penekanan yang lebih spesifik. Akan sebuah aktifitas menulis.

Rekan-rekan sekalian, seperti yang kita tahu, bahwa dengan menulis, banyak sekali manfaat yang bisa kita petik. Dengan menulis, cakrawala berfikir kita akan semakin luas, tajam dan kritis. Terbiasa menulis, akan melatih otak dan membentuk pola fakir yang visioner. Kesemua itu akan mengarah pada pengembangan diri seutuhnya.

Akan tetapi ada saja kendala yang biasa menghadang kita untuk mulai menulis. Tidak bakat dan tidak tahu cara menulis, adalah alasan klasik yang senantiasa menghadang untuk kita tetap menulis.

Jika anda mengalamin kendala dalam hal menulis coba tanyakan kembali ke diri anda, apa yang mendorong anda menulis dan manfaat apa yang bisa anda dapatkan dari menulis. Kemungkinan besar pertanyaan tersebut bisa membantu anda. pertanyaan dasar tersebut mampu menggugah ego kita. agar mau dan tetap melakukan aktifitas menulis.

Beberapa alasan umum yang mendorong kebanyakan orang untuk menulis adalah:

  • Menulis Untuk Mengisi waktu
  • Menulis Guna Up date blog
  • Menulis Untuk Memberikan informasi
  • Menulis Untuk Tujuan Komersil
  • Menulis karena memang Sudah Tugas
  • Dan lain-lain…

Anda berada dimana?

Relatiflah, masing-masing orang punya alasan sendiri-sendiri.

Saya sendiri mengalami kendala saat awal-awal mulai blogging. Sulit sekali rasanya menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Menyusunnya kata demi kata, paragraph demi paragraph, melakukan improvisasi, wah lumayan deh bikin kening mengkerut. Apalagi ada gangguan-gangguan kecil. Anaklah merengek, perutlah lapar, dan lain sebagainya.

Namun seiring dengan waktu, rasanya aktifitas menulis sudah merupakan bagian dari kegiatan sehari-hari.

Sebenarnya banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh dari menulis. Dan yang paling membawa manfaat menonjol, kita akan menerima efek positif yang luar biasa. Yaitu demi pengembangan diri.

Pengembangan Diri penting sekali. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Baik itu untuk kepentingan di dunia kerja, bisnis, maupun aktifitas sosial lainnya. Namun sekiranya anda tidak yakin dan tidak puas. Anda juga boleh menengok artikel lain yang berhubungan dengan menulis. Namun saya yakin, muaranya menuju pada alasan “pengembangan diri“.

Coba deh kita lihat, para blogger. Lihat tulisan-tulisannya. Coba perhatikan artikelnya di awal-awal ngeblog. Bandingkan dengan tulisan paling terahirnya. Saya yakin, kualitas penulisannya akan jauh lebih baik. Karena unsur latihan dan pengembangan diri sangat memainkan peranan, bagi seseorang untuk tetap termotivasi menulis.

Bagi anda yang belum tergerak untuk mulai menulis. saran saya, mulailah menulis dari sekarang. Tidak perlu sempurna, yang penting mulai saja dulu. Pelan tapi pasti, kualitas penulisan anda akan menjadi lebih baik. Percaya deh!

Bagaimana mengubah blog WordPress menjadi MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Tutorial komplit dilengkapi Software dan Script Siap Pakai Share

{ 18 comments… read them below or add one }

1 iwan epianto February 16, 2009 at 03:51

Selamat pagi mas, terima kasih Mas artikelnya luar biasa, saya jadi tambah semangat menulis.

Reply

2 fadlymuin February 16, 2009 at 12:13

maju terus Mas Iwan…

Reply

3 Ardy Pratama February 16, 2009 at 19:47

memang benar mas, daiwal ngeblog tulisan saya bener2 gak terlalu bagus. Maklum saya nubie banget.. Apalgi untuk maslah nulis artikel saya bner2 gak ada ide waktu itu.

Tapi seiring berjalannya waktu kemampuan itu terasah dengan sndirinya. So buat sahabat yang belum memulai untuk mnulis, coba aja… Kalau menunggu smpurna ntar gak akan mulai..

Jstru dengan mncoba sahabat bisa terus blajar dari waktu ke waktu dan otomatis pengalaman akan brtambah. Berpengaruh ke kwalitas tlisan2 kita yg akan smkin baik… :)

Ardy Pratama’s last blog post..Tempat mendapatkan produk berkualitas GRATIS!

Reply

4 fadlymuin February 17, 2009 at 08:32

bener Mas Ardy. segala sesuatu hal yg positif, jika ingin di raih. maka cobalah… dengan demikian, kita akanmerasakan sensasinya, emosinya dan juga petualangannya. sampai akhirnya kita bisa tersenyum karenanya…

Reply

5 Umar Puja Kesuma February 17, 2009 at 05:01

Dalam ilmu linguistik, MENULIS termasuk dalam 4 keterampilan berbahasa. Hanya saja urutannya adalah paling buncit karena memang dari banyak penelitian ditemukan hasil bahwa dari empat keterampilan yang ada, menulis adalah keterampilan yang tersulit. Secara runtut urutan 4 keterampilan berbahasa adalah sebagai berikut:
1.Mendengar
2.Membaca
3.Berbicara
4.Menulis

Hanya saja, tidak usah terlalu cemas! banyak teori-teori praktis yang sekarang bermunculan dan berupaya meruntuhkan berbagai kesulitan dalam melakukan aktivitas menulis. Contohnya adalah “TEORI (maaf)BERAK”. Teori ini sangat terkenal dan melahirkan banyak penulis handal saat ini.
Jika ingin belajar menulis dengan sangat mudah ada pakar penulisan yang mungkin bisa dijadikan referensi. Silakan kunjungi di http://www.webersis.com ada banyak inspirasi yan bisa anda dapatkan di sana.

Terimakasih Mas Fadly. Artikel dan gaya menulisnya semakin mantap dan berkualitas. Terus ACTION dan salam Sukses

Salam Istimewa!
KLIK BISNIS GURU : Referensi Bisnis Online dan Info Pendidikan

Reply

6 fadlymuin February 17, 2009 at 08:34

makasih Pak Guru, tambahan data, semakin melengkapi artikel ini…

Reply

7 Umar Puja Kesuma, S.Pd. February 17, 2009 at 07:54

Dalam ilmu linguistik, MENULIS merupakan salah satu dari 4 keterampilan berbahasa. Hanya saja posisinya berada paling buncit karena berdasarkan survey dan penelitian ditemukan bahwa MENULIS memang termasuk keterampilan yang sulit dilakukan.

Secara runtut, 4 keterampilan berbahasa dari yang termudah sampai yang tersulit adalah sebagai berikut:
1.MENDENGAR
2.BERBICARA
3.MEMBACA
4.MENULIS

Namun tidak usah takut tidak bisa menulis. menulis kini menjadi mudah dan salah satu aktivitas yang mengasyikkan. Sudah banyak teori dari pakar penulisan yang menyederhanakan teknik menulis.
Sebagai referensi, silakan kunjungi blog Bang Ersis di Http://www.webersis.com

Salam Istimewa!
KLIK BISNIS GURU : Referensi Bisnis Online dan Info Pendidikan

Reply

8 ndo February 17, 2009 at 11:03

waduh…kayanya kita perlu belajar banyak sm ini bpk.Pak Fadly saya mau tanya nih,saya punya satu hasil tulisan, mungkin tulisan mengenai…maksud saya bukan Religi tapi lebih ke arah alam kali ya atau kalbu seiring perubahan dunia yg makin edan, tp memang tulisan itu belum selesai maklum lah saya ga punya dasar2 menulis dan mungkin saya akan banyak bertanya atau mohon bimbingan dari bapak How to be Good Writer…paling tidak bapak bisa bantu saya dasar2 menulis yg mungkin hasilnya nanti akan saya posting kebapak, Mohon Bantuannya….
Thanks….

Reply

9 fadlymuin February 17, 2009 at 15:13

Terima kasih pak Ndo atas kunjungan perdananya.

How to be Good Writer? jujur saya bukan pakar untuk menjawab ini. namun sekedar dorongan untuk anda. jika sudah punya tulisan, coba saja di posting, dengan begitu pak Ndo akan bisa merasakan sensasinya, menganalisa kekurangannya, dll.. tidak perlu sempurna, bukankah belajr butuh proses?

sekedar tips, jika ingin menulis maka:
1.Tentukan dahulu masalah yang ingin di ulas
2.Siapkan Solusi yang anda tawarkan
3.Jika perlu persiapkan juga data pendukung (ini lbh mantap)

mungkin begitu dulu pak ndo, saya tunggu tulisan anda.

Salam Sukses Untuk Anda

Reply

10 Umar Puja Kesuma, S.Pd. February 19, 2009 at 03:16

To Mas Fadly:
Mohon maaf jika komen saya di atas double. That’s technical error and i can’t hope it.
Sekedar ralat, urutan 4 keterampilan berbahasa yang benar adalah yang ada di komentar ke dua

To Ndo:
Saya bisa menangkap maksud anda pada komen di atas. Begini:
Tema tulisan anda di atas sangat menarik dan up to date. Silakan diposting saja semampu anda membuatnya. Betul kata Mas Fadly, untuk menulis dengan baik butuh proses dan semua penulis dengan jujur telah mengakui itu. Jadi anda tidak usah ragu-ragu lagi mempostingnya.
Hanya saja, pesan saya:
1.Jangan terjebak pada diskriminatif dan terlalu mendiskreditkan pihak tertentu dalam artikel anda.
2.Berika apresiasi atau solusi atas masalah yang anda ungkap berdasarkan pemikiran anda sendiri.
3.Usahakan selalu patuh dengan kalimat berikut sebelum memposting artikel anda, yaitu: “Apakah manfaat yang bisa diperoleh pembaca artikel anda tersebut?”
4.Terus belajar, Tetap berkarya, dan jangan mudah down ketika dikritik.

Terimakasih dan Salam Istimewa!
KLIK BISNIS GURU : Referensi Bisnis Online dan Info Pendidikan

Reply

11 fadlymuin February 19, 2009 at 04:48

thanks Pak Guru atas tambahan tipsnya.. semoga pemikiran anda dibaca lagi oleh pak ndo..

semakin sering pengetahuan di tebar, maka semakin besar kemungkinan pengetahuan bertambah bagi pemiliknya.

Sukses selalu mas Umar

Reply

12 ndo February 19, 2009 at 07:07

To Fadly : Thanks atas atas 3 tips anda mudah2an dpt membantu dalam penulisan saya.

To Umar Puja : 4 pesan pak guru trutama pd point 1,2,3 yg mungkin belum dan ga terpikir oleh saya.baik pak guru saya akan ingat pesan dr pak guru.point 4 kritik menurut saya adalah suatu argument yg dapat membantu dengan pengembangan diri seseorang,tanpa kritik kita bukanlah siapa2.

Ok deh guys kalo tulisan saya selesaisaya akan posti keanda semua….masih butuh waktu aja pak
Thanks

Reply

13 fadlymuin February 19, 2009 at 07:15

di Tunggu yah pak ndo…

Reply

14 Artha February 20, 2009 at 12:26

saya sepertinya sih pada posisi pertama dan terakhir
klo sempat ya nulisklo kagak ya udah kagak apa

Reply

15 Boy Macklin - OnlineBuku.com February 25, 2009 at 11:09

Dari Semua yang mas Fadly sebutkan;
“….Menulis Untuk Mengisi waktu, Menulis Guna Up date blog, Menulis Untuk Memberikan informasi, Menulis Untuk Tujuan Komersil, Menulis karena memang Sudah Tugas, dan lain-lain…”

Untuk saya semua mungkin berlaku, menulis bisa untuk mengisi waktu, dalam meng UpDate blog, sekaligus juga untuk memberikan informasi sebagai bentuk pengabdian saya kepada masyarakat (maklum dosen mah wajib), kalau ada juga sekalian untuk komersial, dan menulis memang sebagai tugas (karena saya dibayar negara untuk mengajar dan menulis) kalau tidak yang pangkatku tidak naek2… Tapi saat ini motivasi yang paling besar dalam diri saya, menulis di blog menjadi sebuah hobi dan kepuasan tersendiri. Ada yang komentar atau tidak dari setiap posting saya, insyaallah saya akan terus menulis, mengumpulkan tulisan, dan menyebarkan tulisan itu. Mungkin diantara beberapa rekan mas Fadly atau mas Fadly sendiri sudah menemukan kenikmatan menulis.
Cuma hati-hati, jangan jadi “BLOGOHOLIC” masih ada dunia ofline yang harus dijalani…
trims man Fadly

Reply

16 fadlymuin February 25, 2009 at 16:30

saya pengagum tulisan Mas Boy.
syarat informasi dan motivasi juang untuk memulai sesuatu.

makasih peringatannya mas Boy.

Reply

17 dani February 26, 2009 at 04:57

doh, saya belum terpikir sampai ke “apa manfaat tulisan di blog saya bagi pembaca”

jika hanya sampah, biarlah google yang menyaringnya.

alasan selama ini lebih pada menuangkan ide :idea: saat melamun, saat jongkok-duduk di **, terpercik tulisan blog lain, tantangan saat mengunjungi situs lain di tengah merayapnya koneksi, hingga terheran-heran dengan tulisan berbahasa Indonesia yang sepertinya tata bahasanya jarang saya temui :mrgreen: (direktif dot web dot id, erhanana dow wordpress dot com..pantas saja, mereka itu kaum pers..)

syukurlah jika memang itu bagian pengembangan dan aktualisasi diri.

tapi memang menulis itu tidak mudah, jenderal. di lain sisi, spontanitas [ingin] menulis kadang mengalir deras bak air bah — :arrow: tanpa ingin kehilangan momentumnya — melebihi keinginan berak yang kadang masih bisa ditahan… :lol:

ternyata susah juga menulis tanpa menyingkat kata :roll:
[maaf, saya tidak cek ulang lagi kata-katanya..belajar spontan]

dani’s last blog post..Googling Your Doctor

Reply

18 fadlymuin February 26, 2009 at 10:39

kalau dari prespektif kesehatan, menurut hemat saya,spontanitas baik untuk melatih motorik kita.

semoga tetap termotivasi untuk menulis Mas Dani Iswara…

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: