Rasanya tidak ada yang menolak untuk menjadi seseorang yang berhasil. Sukses dan bahagia, sesuai dengan Pilihan Hidupnya. Kapanpun dan dimanapun ia berada. selalu di terima oleh kelompok manapun dengan penuh rasa hormat dan kewibawaam yang terpancar dalam raut wajahnya. Sungguh menyenagkan dan mengagumkan.
Tapi apakah anda menyadari, bahwa untuk mencapai posisi seperti itu, ada konsekuensi tersendiri. Dan tentu saja perlu di bayar dengan segenap potensi diri, keringat, perjuangan, dan mungkin juga air mata. sehingga kesuksesan mendekatinya
Keberhasilan dan kebahagiaan hakiki seseorang tidak akan dicapai dengan serta merta. Dengan super cepat dan tanpa pengorbanan. Perlu proses yang relatif panjang. Disertai tindakan-tindakan nyata. Sehingga terbentuklah mental yang kokoh, sebagaimana layaknya seorang pejuang. Pejuang bagi keberhasilan hidupnya.
Yang perlu anda ketahui, bahwa keberhasilan seseorang bisa di ukur dari seberapa kokoh mentalnya dalam menjalankan kehidupan ini. Kita sama-sama tahu, bahwa dalam menjalankan kehidupan ini begitu banyak dorongan-dorongan yang mengajak kita untuk menjadi seseuatu.yang kita juga tidak tahu, menjadi seseuatu seperti apa.
Entah itu menjadi baik atau buruk. Menjadi positif atau negatif, menjadi sukses ataupun menjadi tidak sukses dan seterusnya.
Berangkat dari kondisi seperti di atas. Saya ingin menyampaikan kepada anda. Bahwa untuk mewujudkan impian, anda sedikit banyak akan mengalami “gangguan mental” yang cukup ganas. gangguan yang telah menjelma menjadi sebuah virus mental yang akan merusak masa depan yang anda cita-citakan.
Alangkah mengenaskan, jika impian anda terkubur dalam-dalam dan tak akan pernah terwujud, hanya karena virus mental yang tidak anda sadari kehadirannya. Saya yakin anda sedikit paham cara kerja virus bukan? Ia akan menjalar kesulurh tubuh, melumpuhkan syaraf-syaraf dan hasil ahirnya Mematikan!
Sama halnya jika virus itu menjangkiti mental anda, merasuki fikiran dan logika anda. Akan sulit sekali bagi anda untuk berfikiran sehat.
Oleh karena itu ada baiknya anda mengenali virus mental itu, serta berusaha untuk melawannya. Anda perlu anti body yang memadai untuk melawannya.
Lalu seperti apakah virus mental itu dan bagaimana melawannya, agar anda tidak terjerat dalam kungkungan virus yang mematikan tersebut?
Ada beberapa poin list yang sudah saya siapkan. Tapi saya perlu menyusunnya secara teratur, agar anda lebih mudah memahaminya. Dan akan saya tuangkan dalam posting berikutnya. Sampai ketemu di posting berikutnya.

{ 15 comments… read them below or add one }
ditunggu lho mas point listnya cara melawan virus mental itu, jadi penasaran.
tenang saja, segera saya luncurkan! tks sudah mampir
Jangan lupa mas bawa antibiotiknya sekalian…hehehe
Saya juga penasaran seperti apa sih virusnya…
Salam
GARDU BISNIS
Ha ha… mari kita sama-sama melawan virusnya mas Pur
Wah, perlu hati-hati nih dengan virus ganas dan berbahaya itu.
Btw, cepet dibuat Mas, Antivirusnya! saya siap beli untuk antisipasi hehehe…
KLIK BISNIS GURU : Referensi Bisnis dan Info Pendidikan
tenan Mas Umar, antivirusnya lagi di racik… he he he
Saya nantikan posting selanjutnya…
, dan agar postingan Pak Fadly selanjutnya bisa cepat-cepat memberikan vaksinasinasinya !!!
Sebelum saya terinfeksi virus mental negatif
Luar biasa sambutan teman2. ternyata banyak juga yg ngeri terinveksi virus mental seperti saya…
menanti antivirus. Mas Fadly penemu virusnya juga ya
udah terbit tuh mas anti-body nya
nb :
sangat bermanfaatnya
Mas fadly ada di sohibku
Wah iya nih gimana anti bodynya ditunggu mas Fadly!
Blog Bisnis Online
Ah… mulai mantep neeh management postingnya. Cerita bersambung emang pas untuk membuat orang penasaran + balik lagi ke blog kita.
Kemajuan yg luar biasa mas.
Salam Sukses,
AFILIASI 100 PERSEN – Satu-satunya Bisnis Affiliate Marketing dengan Komisi 100% di Indonesia
Anda yg luar biasa mas Arief!
Di tengah kesibukan membangun bisnis, anda masih sempat memberi saran2 positif di blog ini.
Terima Kasih.
nice info mas, sangat berguna untuk perubahan hidup kita, saya baca dulu posting berikutnya
{ 1 trackback }