Kalau kita kembali ke konsep dasar motivasi. Kita pasti akan bertemu dengan definisi dasar motivasi, yaitu : suatu dorongan / rangsangan yang mampu menggerakkan kita untuk melakukan sesuatu. Sebagai contoh, motivasi anda untuk blogging, berkarir, berbisnis. Bisa dipastikan, bahwa semua itu bisa terjadi, karena adanya dorongan-dorongan motivasi yang anda terima. Sehingga anda mau melakukannya dengan penuh antusias.
Saat ini perkembangan ilmu motivasi semakin bergairah. Banyak cara dilakukan untuk mempengaruhi seseorang dalam melakukan sesuatu. Namun kita jangan lupa bahwa semua pola fakir yang mengandung unsure motivasi, tetap berpedoman pada hakikat motivasi itu sendiri. Jadi secara alami, pada prinsipnya semua manusia itu sudah melakukan aktivitasi motivasi terhadap orang-orang yang dikasihinya. Ataupun orang lain yang mungkin butuh dorongan semangat.
Untuk itulah, terkadang motivasi alamiah itu justru lebih ampuh. Mengenai sasaran. Karena diungkapkan dengan penuh cinta kasih. Bukan sekedar teori – teori ilmiah yang membuat si penerima motivasi merasa di gurui atau malah tidak paham dengan teori tersebut.
Motivasi Alamiah banyak beredar disekitar kita, hanya terkadang kita kurang bisa mencernanya. Kemungkinan disebabkan karena dua hal:
- kita kurang peka menerima sinyal motivasi alamiah tersebut
- kita menganggap remeh motivasi alamiah tersebut, karena perkembangan ilmu pengetahuan yang begitu pesat sehingga membuat kita menolak pemikiran yang kita anggap dangkal tersbut.
Siapa saja yang biasa memberikan motivasi alamiah?
Orang yang biasa dan paling sering memberikan motivasi alamiah adalah para orang tua kita sendiri. walau kadang-kadang kita menerimanya sebagai sebuah peraturan. Bahkan mungkin bertentangan dengan hati dan logika kita. Tapi percayalah, kalimat-kalimat mereka mengandung unsure motivasi yang sangat kuat. Karena di ucapkan berdasarkan pengalaman hidup yang tidak bisa di anggap enteng.
Untuk bisa memahami ini, diperlukan intropeksi diri yang jujur. Sambil memikirkan kembali adakah ucapan-ucapan para orang tua kita selama ini, yang terlewatkan begitu saja.
Keampuhan motivasi alamiah ini cenderung lebih jitu. Hal ini dikarenakan ada unsur mendasar didalamnya, yaitu kasih-sayang. Yang tidak bisa diputuskan begitu saja.
Kandungan kasih sayang para orang tua, terpancar dari cara-cara mereka mengorganisir anak-anaknya selama ini. Benar-benar luar biasa.
Sebagai bukti, bagaimana mereka menanamkan nilai-nilai luhur didalam mental kita. anda bisa merasakannya sekarang. Bagaimana mereka memberikan kita kunci-kunci sukses. walau kita tidak menyadarinya.
Perhatikanlah dan renungkanlah lebih dalam, Bagaimana kita memiliki kepercayaan diri, dan bisa berekspresi seperti sekarang ini. Bagaimana mereka mengajarkan sekaligus mencontohkan cara bertahan hidup. Itu semua karena konsep-konsep dasar yang telah ditanamkan didalam diri kita.
Oleh karena itu, konsep motivasi alamiah cenderung lebih dahsyat. Makanya sering-seringlah berkomunikasi dengan orang tua. Jangan pernah lupakan mereka.
Share



{ 14 comments… read them below or add one }
Awalnya saya kurang begitu mengerti yang mas Fadly maksudkan dengan motivasi alamiah di atas. Persepsi saya malah tergiring kembali pada pemahaman dua kutub motivasi yaitu Motivasi internal dan Motivasi Eksternal. Tapi di akhir-akhir artikel akhirnya saya paham juga, ternyata Motivasi alamiah pada konteks artikel ini masih di kutub Motivasi eksternal.
Saya rasa, ada benarnya juga apa yang disampaikan Mas Fadly ini. Motivasi alamiah bisa saja membuat seseorang tersugesti lebih kuat melakukan suatu tindakan tertentu. Keikhlasan yang didasari cinta dan kasih sayang jelas menjadi alasan utamanya. Hanya saja, tetap bukan sebagai sebuah generalisasi karena pada beberapa kasus, motivasi melakukan tindakan justru bisa lebih kuat apabila dipaksakan alias tidak alamiah lagi.
Artikel yang bagus Mas Fadly.
Salam Istimewa!
..hmm motivasi dipaksakan?? tergantung si penerimanya mas. kalo respon si penerima positif, insyaAllah outputnya akan sesuai dengan motivasi yang diterima.. usulan yang jitu mas umar..
bagi saya, motivasi yg paling ampuh adalah kenyataan
@pakdejack: boleh juga…
kalau menurut saya motivasi alamiah masih dalam kategori internal ma fadly karena motivasi dari dalam muncul karena dorongan hasra t yang sangat kuat.
apalagi jika seperti yang disebutkan mas fadly diatas tentang orang tua, ampundeh orang tua motivasi utama untuk mencapai semua kebahagiaan dunia dan setelah dunia.
hehehehe
bersyukur sekali orang tua mas Adi, punya anak yang selalu menjadikannya motivasi dunia akhirat. patut di contoh… sukses terus mas Adi..
MEmang sih kadang -kadang kita malah sering salah paham dengan orang tua kita dan justru timbul misunderstanding.. Mungkin perlu lebih banyak komunikasi..
jurang antara tua-muda saat ini semakin tajam. jika orang tua tidak menurunkan standartnya dan anak tidak mencoba memahami sudut pandang orang tua. maka terjadilah pergesekan itu.. semoga kita terhindar dari situasi seperti itu mas Zam…
Sesibuk apapun anda, anda tidak boleh lupa untuk menjalin komunikasi dengan anggota keluarga anda misalnya komunikasi dengan orang tua, pasangan anda, anak-anak anda, saudara anda dan lain-lain . Bila anda beraktifitas diluar kota rajinlah komunikasi lewat telepon, sms, Chatting, kirim surat dan lain sebagainya.Salam sukses mas Fadly.
http://iwanepianto.com/2009/03/08/komuniksi-itu-berharga/#comments
setuju sekali mas Iwan.. saya tidak pernah putus komunikasi dengan orang tua, apalagi orang tua saya tinggal ibu.. komunikasi, haruslah dijaga..
Perjuangan seseorang akan banyak artinya jika mulai memotivasi dari diri sendiri dulu. Karena tidak ada yang lebih dahsyat selain memotivasi yang keluar dari relung hati diri sendiri yang paling dalam.
iya sih… memang kita perlu lebih mandiri.. makasih sarannya mas Sumartono
emang kita harus lebih mandiri dan motivasi bisa di bangun kapan saja asal kita mau
JUDUL : SUDUT PANDANG YANG BERBEDA
motivasi alamiah itu sangat powerfull. itu selalu ada didalam diri manusia yang merupakan bawaan sejak lahir dan merupakan pemberian tuhan. ini alamiah. jadi, jika motivasional manusia bergantung pada faktor eksternal, itu bukan lagi alamiah. justru sebaliknya, seringkali terjadi, motivasi alamiah dihambat oleh motivasi eksternal yang melalui proses tertentu.walhasil adalah dia tidak bergerak mewujudkan gambaran motivasi alamiah itu.