Bagaimana sebenarnya anda memaknai arti sebuah peluang usaha? Apakah selama ini anda memaknai bahwa peluang usaha itu benar-benar Sebuah Peluang yang menjanjikan? Dan apakah Peluang tersebut dapat memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anda, untuk merebut semua manfaat yang ada didalamnya?
Tentu saja itu adalah harapan yang paling ideal!
Bahwa sebuah peluang usaha itu, esensinya adalah asas manfaat. Semua kondisi yang di tawarkan kepada anda, adalah penawaran terhadap sebuah aktifitas bisnis yang pantas untuk anda geluti dan tentu saja bisa memberikan keuntungan yang luar biasa kepada anda.
Dengan catatan, jika peluang usaha yang dimaksud benar-benar di manfaatkan dan di kemas sedemikian rupa sehingga bisa memberikan manfaat yang di harapkan.
Lalu bagaimana jika hal itu berlaku sebaliknya. Dengan menggunakan logika terbalik. Bahwa tidak semua peluang usaha yang anda anggap tepat, benar-benar bisa klop dengan apa yang anda harapkan.
Karena perlu juga di garis bawahi, bahwa peluang usaha adalah sebuah ruang kreasi yang independent dan mandiri. Dan bukanlah sebuah kegiatan yang ikut-ikutan demi mengikuti sebuah trend dan gaya hidup semata.
Misalkan ada teman anda yang berbisnis yy anda ikutan juga bisnis yy. karena menurut teman anda, bisnis yy adalah Peluang Usaha! Bisnis ini sangat menjanjikan dan prospektif. Padahal belum tentu bisnis yy cocok dengan anda.
Mengapa saya katakan demikian, sebab saya merasakan dan menyimak selama ini, baik dari perbincangan dengan teman-teman, lingkungan dan juga dari wacana-wacana yang berkembang di masyarakat. Saya merasakan bahwa sebagian dari mereka masih menempatkan hakikat peluang usaha, sebagai suatu lahan usaha yang sengaja disediakan untuk seseorang. Bukan sebagai ruang kosong yang bisa di isi dengan kreatifitas dan inovasi.
Seandinya sebuah pertanyaan saya coba lontarkan kepada anda, begini…
Jika anda ingin berjualan suatu produk, apakah anda akan berjualan di tempat yang tidak ada pesaingnya? Atau anda akan berjulan berdekatan dengan pedagang lain yang produknya serupa dengan produk milik anda?
Sebab masih banyak yang berpendapat bahwa saya ingin berjualan produk tertentu, karena disini belum ada orang yang menjual produk tertentu tersebut.
Jika anda ingin berjualan computer, dimana tempat berjualan yang anda pilih. Apakah berjualan di glodok yang notabene semua pedagang disitu berjualan computer. Atau anda akan berjualan di tanah abang, yang rata-rata pedagang disana berjualan baju-baju grosiran. Mana yang anda pilih?
Sekarang, jika saya bertanya lagi kepada anda, jika anda ingin membeli computer, kemanakah anda akan pergi, apakah ke glodok atau ke tanah abang?
Sekarang anda pasti sudah bisa menebak dan mengangguk-anggukan kepala. Kemana arah pembicaraan ini bukan ?
Pesannya adalah, setiap detik adalah peluang, dan anda memiliki kesempatan di celah-celah hentakan itu untuk melihat dan mengambil peluang itu. Hanya Jika anda Serius!
Share



{ 29 comments… read them below or add one }
Iya, itulah pentingnya memiliki motivasi yang baik, supaya mengerti peluang usaha yang benar-benar sesuai intensitas kebutuhan, bukan ngikutin trend .
Bukan mau menyaingi barangkali bisa sharing baru aja kubuat blog iseng juga utk nulis motivasi, tapi emang karena dapat ide dari blog ini, saya cek pake keyword tool ternyata yang mencari masalah motivasi ini banyak juga untuk tahun 2009 ini aja, sekalian buat blog refreshing .
Sukses , Fadly
benar wan, memiliki motivasi yang baik lebih enaknya sih, motivasi yang TEPAT! akan membeuat seseorang terdorong kuat untuk melakukan sesuatu itu.
Saya senang deh, blog yang bicara tentang motivasi semakin bertambah. dengan begitu, warna kehidupan akan semakin semarak dan bersahaja. Tul ga Iwan?
Pemahaman filsafat bisnis yang sangat bagus mas. Esensi-esensi seperti inilah yang terkadang masih kelabu di mata para pebisnis pemula.
Saya justru menangkap pesan tentang;
The right mind in the right time and place.
Menjadi berbeda itu penting
Mengikuti trend juga perlu asalkan ada inovasi dan unik.
salam istimewa!
wah itu lebih OK lagi mas Umar, pemikiran yang Benar di waktu yang tepat! tidak mudah mendapatkan anugerah itu. perlu ketajaman intuisi dan logika yang matang.
Salut atas positif pointnya mas Umar
mas umar, blog nya mengandung malware tuh.. mungkin dari banner2 yang dipasang.. ada kegiatan phisingnya.. kalo saya buka pakai google chrome langsung VERBODDEN!
jual buku ya di toko buku, bukan di kuburan hehehe..
saya setuju, bahwa bisnis online bukan untuk semua orang..
makanya kalo ada yg tanya bisnis apa yg cocok utk dia, saya bingung kasih jawaban, karena saya kan ga tau siapa orang itu?? hahha
Tapi jangan pernah bosan menjawab ya mas. Biar gimanapun, mas Hengky kan sudah jadi salah satu parameter bisnis online
lah.. gue kirain mashengky udah jadi PARANORMAL bisnis online? wakakakakk
Kalau Saya apa yang Cocok Mas?
Bisnis Pulsa masih Pas.. Affiliate saya suka..
yg tau anda sendiri mas Ahmad!
gunakan hati
Peluang memang banyak, tapi untuk berani mengambil peluang itu kebanyakan dari kita orang jawa bilang maju-mundur,tapi kalau ada orang lain berani ngambil baru ikut-ikutan,bahkan dari
Sukses selalu mas
mari rubah kebiasaan itu mas Jamal. Kita mulai saja dari diri masing-masing. setuju?
Sory mas ada yang nyangkut tuh di ekor….
itu ada cabe nyangkut di gigi juga… hihihih
ada yang nyangkut di hotel tuh..
peluang usaha sebenarnya tidak pernah dan tidak akan habis. tapi sayangnya kebanyakan kita kurang bisa memanfaatkan secara cerdas. yang sering terjadi kita cuma mengikuti arus dan trend tanda ada inovasi.
bener kata mas umar, menjadi berbeda itu penting. pas banget dengan pepatah arab; “kholif tu’rof”. berbedalah maka anda akan dikenal. dan pada gilirannya tentu akan sukses.
nice posting mas fadly
Berbicara mengenai persaingan, disadari atau tidak terkadang persaingan justru bisa memacu kita untuk selalu memberikan yang terbaik…
Nice info mas,
Ricky
Businessman
Tulisan ini terinspirasi salah satunya oleh statement itu mas rick.
setiap detik adalah peluang, kompetitor justru akan memberikan motivasi untuk menciptakan produk yang inovatif dan bermutu, salut buat Mas fadly, salam
Salut juga untuk anda yg setiap upgrade informasi..
Good points Mas. Ada sedikit tambahan dari saya: jika benar “…bahwa peluang usaha adalah sebuah ruang kreasi yang independent dan mandiri”, pertanyaannya akan saya rubah sedikit menjadi: “Mau jual Apa di Glodok atau di tanah abang?” Dan jawaban saya adalah jualan Nasi Uduk dan Mie Ayam
.
)
Ketika demam emas melanda Amerika, hampir semua orang menganggap menjadi penambang emas adalah pekerjaan paling tepat. Tapi ada yg malah berjualan celana tebal, yang tahan gesekan dan tidak mudah robek kepada para penambang. Dari situlah Levi Strauss raup keuntungan berlimpah & membangun kerajaan bisnisnya (para penjual sekop & pacul saya rasa juga panen
Jadi memang benar kata2 Mas Fadly, yg membatasi peluang usaha kita adalah daya kreasi & nalar kita sendiri.
Semangat!
saya pernah dengar tentang cerita itu Mas Adi.
Anda sudah memperkaya statement saya. terima kasih. Luar biasa!
menyelipkan kreatifitas di sela-selah kepadatan bisnis, sungguh merupakan tindakan yang patut di acungkan jempol
Jualan Computer ya di hi Tech Mall mas, Kan ga mungkin di Pasar Pagi… yang di jalan2 tu.. bener mas walaupun jualan apa saja, bahkan es Cendol pun bisa sukses asal serius, seperti di bahas mas Arief..
Sepakat Mas Ahmad
Peluang Usaha itu ada dimana-mana.Namun itu semua belum tentu cocok dengan kita.Kita pun harus memahami peluang usaha yang sesuai dengan hasrat dan kemampuan kita.
Salam kenal semua, maaf ikut nimbrung.
Mungkin dengan membuat suatu sensasi yang tidak umum bisa membuat usaha dan bisnis kita juga bisa meledak. Karena dengan sensasi orang kan penasaran.
Bagi yang ingin membuat sensasi silahkan membeli domain dan website yang saya jual seharga Rp 250 jt
A man said his credit card was stolen but he decided not to report it. The thief was spending less than his wife did
Salam kenal mas,
memang peluang itu ada di mana2 mas, tetapi ada keberani tidak untuk mengambil sebuah peluang itu.
sebuah peluang usaha memang harus memberikan asas manfaat. asas manfaat itu tentunya bagi pelaku usaha ya profit. kalau bagi konsumen ya memang tu produk atau jasanya diperlukan mereka. Kalau masalah cocok itu yang seperti apa? cocok menghasilkan duit bagi anda atau cocok dengan hobi atau selera? jika all about the money, tentunya usaha itu akan cocok bagi anda jika menghasilkan duit bagi kita.