Anda sering mengalami hal seperti itu? Rasa hati ingin sekali menulis. Beban fikiran ingin segera dipindahkan dalam baris kata-kata cerdas nan kritis. Tapi semua itu terasa terhalang, atau memang kenyataannya terkandas oleh situasi yang tak bersahabat.
Antara niat dan aplikasi tidak sinkron.
Sayapun sering mengalami hal serupa. Dan saat saya tulis status ini di twitter, Arief Maulana menyambutnya dengan sangat manis, memberi saya dukungan untuk menuliskan kondisi itu.
Awalnya saya malas follow up karena saat itu, saya belum menemukan satu kerangka fokus (hal yang biasa saya lakukan sebelum menulis, bukan kerangka karangan ya)
Setelah menimbang sejenak, akhirnya saya tertarik juga.
Situasi ini sangat cocok dengan apa yang yang pernah saya tulis tentang “Kekeringan ide Menulis”. Kondisi itu sendirilah yang dijadikan ide menulis. Seperti yang terjadi sekarang. Saat situasi tidak kondusif, maka saat itu pula semangat perlu diperkuat, tujuan perlu diperjelas, soft skill perlu dipelihara. Maka lahirlah tulisan ini.
Jadi pengalaman tidak kondusif ini bisa disiasati dengan terus memelihara tujuan. menjaga suasana yang nyaman. Jadi blog dan kesenangan menulis bisa menghasilkan sesuatu.
Soal teknis akan bisa kita ciptakan sendiri, saya kira. Jika kita mampu menjaga suasana hati agar terus bersemangat, mapan dalam berperasaan, tidak mudah tumbang oleh rasa moody dan sebagainya. Sebenarnya tidak soal kondusif atau tidak. Toh itu semua kita juga yang mengkondisikannya. (ceramah untuk diri sendiri nih ..:D )
Akhir kata, menulis dalam keadaan apapun bukan masalah. asal kita mampu mengkondisikan semangat dan tujuan yang ingin dicapai. Apapun bentuknya, menulis hanya satu contoh aktifitas yang sedang dilakukan.
Jika kita memperkuat alas an “tidak kondusif” semakin menebalkannya, merasionalkannya pokoknya menciptakan betapa seriusnya situasi tidakkondusif itu, maka semua ursan tidak akan bisa terlaksana.

{ 52 comments… read them below or add one }
abisin pertamax dulu sebelum pertamax dinaikin
naik atau turun harga pertamax, tetap saja pakai pertamax….
pertamax dulu deh weekkeke
thx for your help mas
dapat bocoran yah…wahahahaha..
sama-sama mas, langsung di update dong
SEEEEP…
kadang kalau lagi banyak masalah dan menghambat untuk menulis, justru itu menjadi bahan tulisan yang baik, dan juga itu menunjukan konsistensi seorang blogger
betul Maks..konsisten itu yang tidak mudah, tapi nikmat jika sudah terlalui.
sehabis menyelesaikan satu artikel, ingin menulis satu lagi buat blog WP dan ternyata buntu juga nih mas..
mosok sih saya harus menulis tentang kebuntuan juga ?
Tapi kayaknya saya tetap dapat ide dari kondisi ini nih..
kalau do forsis, menulis juga jadi tidak enjoy pak..
tapi saya percaya, selalu ada ide dalam setiap situasi
Suasana yang kondusif menurut saya adalah syarat utama untuk bisa menghasilkan tulisan yang berkualitas. Dalam kondisi seperti itu, pikiran dan hati kita bisa lebih nyaman dan lancar dalam mengalirkan ide-ide.
Tapi untuk mengantisipasi kehilangan ide bagus yang tiba-tiba diperoleh ketika dalam kondisi yang kurang kondusif, menurut saya sebaiknya segera dicatat. Sebab bisa jadi ia akan segera menguap nantinya, padahal ide tersebut sangat bagus untuk jadi bahan tulisan.
Maaf nih mas Fadly, baru berkomentar lagi di sini setelah sekian lama absen. Gimana proyek nulis bukunya? SEmoga lancar-lancar aja.
iya sih, situasi kondusif lebih memberikan energi yang prima, fokus dan konsentrasi.sehingga proses menulis akan semakin menyenangkan, dan lebih mendukung peningkatan kualitasnya.
tapi kadang-kadang kita dqihadapkanjuga pada kondisi yg tidak berpihak mas..
prosesnya masih acak-acakan mas.. doain aja supaya lancar
nah, disinilah letak kehebatannya mas Fadly. ditengah kondisi tidak kondusif pun masih bisa tetap bisa menulis. Masalah berkualitas atau tidak biarlah itu menjadi urusan sang pakar. Kalau saya pribadi yang penting ngeblog bisa jadi ajang untuk bersenang-senang…
ini tulisan berjenis curhat sebenarnya mas, hanya karena diposting disini jadi kesannya tulisan motivasi..:D
yah benar mas, urusan kualitas biarlah terseleksi dengan sendirinya, apakah lewat pakar atau alamiah..
trims supportnya mas Octa
sekali2 nulis yang kontroversial gan.. supaya blog nya rame..
makasih mas atas sarannya, agag susah buat saya. bentrok didalam.
saya baru aja buat blog baru dengan paket ngacir. blog itu memang rencananya untuk nulis macam-macam. campur sari deh. mungkin disana bisa sedikit improvisasi..
hah…. ternyata mas Fadly kesemsem dengan paket ngacir juga ya… hehe
ditunggu blog campur sarinya mas….
iya mas, ini lagi cari themes yang cocok
Hmmm…hybrid cocok ?
Jangan lupa, gunakan juga child themenya. Hybrid tanpa child theme mentah.
Ada banyak pilihan child themesnya, mau dimodifikasi juga nggak apa-apa sepanjang tidak menghilangkan link pada footer. Om Justin nggak marah kok.
Ech…kelupaan, nama blognya apa mas ?
Tak kirain saya aja yg ngalami kek gitu. . .
Sekelas mas FM juga rupanya bisa juga. .hiks
namanya juga manusia mas.. pasang surut itu wajar, tapi upaya untuk terus bertahan dan meningkat, itulah yg harus kita raih. setuju?
setuja mas…
Setujuuuu ! walaupun cara atau metode setiap orang berbeda-beda
Setuuujuuuu. . .
Yang penting semangat tidak lenyap dalam diri. .itu sudah cukup membuat kita konsisten dan tetap menghadirkan yang terbaik. .
ciamik deh kalau gitu..
jadi tuker link ga?
Waduh. . .tawarannya nih yg bikin gak kuku. . .he. . . .
Harus sesuai yg di mentions twitter ya mas?. .he. . .
Pake syarat kembang 7 rupa wkwkwkwkwkkk
Rasa moody itu menurut saya sangat berpengaruh, kalau misalnya lagi moodynya lagi gk bagus apabila dipaksakan untuk menulis pasti hasil tulisan kita itu kurang memuaskan mas.
cie… sekarang ngeblog ya…. buat blog .com dong wkwkwkwkwk
Enaklah ngeblog dari pada main game terus ngebosenin. Oke ntar bertahap buatnya. hahaha.
weits… udah bosen nih main game online wkwkwkwkwkk…
Dari dulu kali, hehehe
suasana tenang dan sepi enak untuk nulis mas.. kalo suasana hati lagi senang pasti tulisannya juga akan lebih enak dibaca… kalo lagi gak terlalu mood untuk nulis ya mungkin tulisannya akan kacau soalnya gak fokus nulisnya.. hehehe
betul..betul rif. keadaan seperti itu memang dirindukan oleh banyak orang yg susah konsentrasi kalau lagi ramai..:D
iya mas.. saya juga termasuk orang yang gak bisa nulis kalo suasana rame apalagi kalo diliatin sama orang
he he he.. grogi yah rif? santai sajalah..
hehehe iya mas..
memang banyak banget godaan yg datang ketika pengen posting ide2 yg udah ada di kepala ttapi sering karena kita tidak merasa harus bin wajib menuliskannya atau menunda2 nya terlebih dahulu akibatnya ide tersebut tidak terwujud dalam sebuah tulisan
jangan ditunda-tunda deh, nanti menguap mas ..:)
mending langsung di eksekusi aja, ok?
Saya kekeringan waktu sih mas….kadang Mood kadang gak?
nah itu perlu di siasati mas..
sayang kalau semangat dan aplikasinya tidak mendukung..
masa kalah sama si bejo..hehehehe
ngomong-ngomong, kisah si bejo kok mandek yah?
wah, mantab nih den fadly, dalam situasi tidak kondusif masih bisa membuat artikel yang bermutu.
saya jadi inget waktu “mati suri” kemarin… ternyata jawabannya saya dapat dari artikel ini -terus memelihara tujuan-…
hihih.. kita kayak di keraton solo
yes, tujuan dan kesenangan harus dipadukan mas, biar tidak stress
Kalau lagi suntuk banget, saya lebih suka menutup laptop dan lepas modem. Lalu jalan sama teman-teman atau sekedar fitness bareng. Setelah itu biasanya lebih mendingan.
siplah.. saya senang jika kiat itu terus dipertahankan mas.
mungkin alasan bunda ini sangat sederhana utk ukuran seorang blogger senior yg profesional, pada saat ingin atau tdk ingin menulis, tuliskan saja apa yg sedng terfikir.
bisa apa saja bentuknya, syukur2 jika bermanfat bagi tg membacanya.
Terimakasih utk tulisan yg menarik ini,Mas .
slam
yah.. saya perhatikan memang ada gejala seperti itu bunda.
sprt blog pak nh atau pakdhe, bahkan bunda sendiri saya perhatikan juga begitu, ngeblog sebagai media penyaluran alamiah.tanpa susupan tendensi macam-macam
trims bunda sudah sering2 kemari
Membaca ini membuat lia terdiam T_T
==Saat situasi tidak kondusif, maka saat itu pula semangat perlu diperkuat, tujuan perlu diperjelas, soft skill perlu dipelihara.==
ini lah yang coba lia lakukan…. dan memang karena suasana yang sangat tidak kondusif membuat tulisan tersendat walau ada ide yang menari2 dikepala
…
maaf pak jadi curhat…terima kasih artikelnya
apa khabar Delia? wah kangen juga sama komentar-komentar lia nih. sudah lama absen.
saya harap paragraf pertama itu benar-benar bisa menyentuh dan menggerakkan Delia..:)
Kalau aku lagi kehilangan motivasi dan ide menulis biasanya gabung di forum-forum diskusi, cari gara-gara untuk berdebat tentang sesuatu, setelah itu biasanya selera menulis mulai muncul lagi
Lima hari off, jadi ketinggalan info nih
Kalo masalah kecapean, masuk masalah kondusif juga nggak ya Mas? Hehehe… soalnya itu masalah utama bagi saya
Infonya mantap gan..
Kalau saya malah sering kehabisan ide,
solusinya gimana gan?
Maksih ilmunya
salam kenal
http://kucinggaronkblog.blogspot.com
situasi mah bisa dikendalikan kok….he…he…he…
{ 3 trackbacks }