Satu hal yang membuat sebagian orang merasa tidak bisa menulis, karena tidak adanya “IDE” Tulisan yang di anggap cocok. Sebuah Tulisan yang bisa mewakili apa yang dirasakannya. Padahal kalau persoalannya adalah karena tidak ada ide, mungkin sekali klik ide sudah didapatkan. sepanjang mata memandang, ide bisa di serap. tapi kok masih juga di katakan bahwa tidak ada ide untuk menulis.
sekarang kalau persoalannya Hanya Sebatas Ide, kita bisa buka Google dan klik kata kunci yang berhubungan dengan menulis. saya yakin ide itu pasti didapatkan. ah.. tapi kok saya belum bisa menulis juga? itu berarti masalahnya bukan pada ide-nya. melainkan kepada cara menempatkan ide yang kita dapatkan.
seandainya ide tulisan sudah didapat tapi tetap tidak bisa menulis, mungkin pemaknaan idenya terlalu berlebihan.
menambah predikat pada ide, bisa jadi akan menambah kualitas ide kita, tapi jika penambahan predikatnya berlebihan, justru akan menambah kerumitan kita dalam menuangkan ide tersebut. Cara seperti itu akan membuat kita merasa sulit untuk menggerakkan jari-jari dan melakukan kegiatan menulis.
contoh penambahan predikat ide:
ide harus cemerlang
ide harus dahsyat
ide harus brilian
ide harus …..
dst …. dst…
Sebenarnya tidak ada masalah dengan penambahan predikat seperti itu. Justru semakin bagus. Karena semakin menambah bobot kualitas dalam tulisan kita. Tapi jika memperlakukan ide tersebut dalam kerangka kesempuranaan, maka ide tersebut tidak akan pernah bisa tertuang dalam bentuk tulisan yang diharapkan. karena kita akan fokus pada cara menyampaikan ide “secara sempurna”.
Jika anda terjebak dalam situasi seperti itu, saya sarankan anda mempertimbangkan 3 alasan berikut ini,
yaitu kenapa ide-ide seperti itu sulit di tuangkan kedalam tulisan:
- Pertama, Tidak Adanya Rasa Percaya Diri. merasa tidak perdaya diri, karena kerangka berfikirnya adalah menciptakan ide tulisan yang bisa membuat orang yang membacanya langsung jatuh hati.. klepek-klepek… seperti ikan yang ada di darat. semua orang yang suka menulisa impiannya pasti akan merujuk kesana. Bagaimana membuat pembaca merasa senang dan jatuh cinta dengan tulisan kita. Tapi perlu diingat, jam terbang akan sangat menentukan kualitas tulisan kita agar bisa sampai kesana.
- Kedua, Merasa Idenya Tidak Cocok Di Hati. Bicara masalah hati, sulit sekali menjelaskannya. ada istilah bahwa, dalamnya lautan bisa di ukur tapi dalamnya hati siapa yang tau
Sama juga dengan ide tulisan. Kalau sebatas ide saja, pasti mudah menemukannya. tapi kalau mencari ide yang cocok di hati, itu pasti akan bergantung kepada si penulis sendiri. subyektif banget gitu loh
- Ketiga, Merasa Kalau Ide Tulisannya Tidak Menarik. Belum apa-apa sudah menilai diri sendiri. egois banget deh.. Biarkan saja orang lain yang menilai tulisan kita. pembacalah yang berhak mengeksekusi ide tulisan kita. bagus atau tidak bagus, menarik atau tidak. Karena di sini berlaku hukum obyektifitas. Pembacalah yang bisa memberikan penilaian. karena mereka yang menikmati tulisan kita.
lalu… apa anda sudah terinspirasi?
silahkan bersuara disini..
Share



{ 38 comments… read them below or add one }
Ijin komentar mas fadly
Bum!,tepat sasaran mas…sebenarnya point pertama memang alasan yang paling utama mengapa banyak orang belum mulai menuang ide mereka ke dalam sebuah tulisan. Yaitu kurangnya rasa percaya diri, dan kalo boleh menambahkan sedikit alasan yang juga banyak dialami seseorang yang sudah memiliki ide tapi belum menulis adalah tidak terbiasa menulis, sehingga mereka bingung menggunakan susunan kata-kata yang enak dibaca.
Nice article mas fadly,
-salam persahabatan-
Ricky
Blog BusinessMan
Bisa juga seperti itu mas Rick..
bagaimana mau terbiasa, kalau nulis aja enggan.. he he he
Salam Hangat Sahabatku!
Betul juga Mas Fadly, gak percaya diri ini yang suka mengganggu atau karena tidak pernah atau tidak terbiasa menulis, biar pembaca nantinya yang menilai yang penting nulis, terimakasih artikelnya karena sy saat ini sedang belajar….salam
Mari ciptakan budaya “Semangat belajar”. karena kita semua butuh proses itu, untuk bisa benar2 merasa “Percaya Diri”
Banyak Belajar = Percaya Diri
Salam Hangat Mas Budi
pengalaman saya, apapun yang saya dengar, jika ada waktu langsung saya tulis di blog, biar ga bosan
wah tindakan yang tepat negeri Hijau, memang begitulah selayaknya Sebuah “IDE” tulisan diperlakukan. MantaP!
Ide sudah ada, Tapi Kok Tetap Tidak Bisa Menulis?
Hmmm…sebenarnya banyak alasan untuk itu dan rasanya apa yang disampaikan Mas Fadly di atas ada benarnya. Dan 3 hal di atas sudah jamak melanda para blogger.
Menulis hanya butuh kebiasaan saja. Masalah kualitas, akan membaik dengan sendirinya seiring dengan jam terbang yang dimiliki.
So, mari menulis semudah kita ngobrol.
Salam Istimewa!
Betul Mas Umar. Menulis hanya perlu membiasakan diri..
Jam Terbang sangat menentukan. Dengan ini saya menyambut ajakan Mas Umar, “mari kita menulis semudah kita berbincang-bincang”.
ibarat ilmu padi mas.. makin tua makin berisi…
tambah dikit mas, makin berisi, makin berunduk…
Nice post mas fadly… kebetulan, saya juga mau posting artikel yg masih berkaitan dengan tulisan mas di blognya mas Agung. Cuma koneksi masih down.
Ntar tak trackback kesini deh, bocoran judulnya “Blog Post Management – Menyiasati konsistensi posting ditengah sibuknya pekerjaan offline”.
Ide… datang tak dijemput, pulang tak diantar. Yang penting bagaimana menindaklanjuti ide tersebut.
Salam Sukses
Thanks Mas Arief.
Memang koneksi saat-saat ini bikin gergetan, suka down.
Saya tunggu aja gebrakkannya mas Arief!
Salam Hangat,
udah muncul mas. Cek di http://agunawanika.com/2009/05/blog-posting-management/
ok… meluncur mas..
Untuk mengatasi hal tersebut ada satu hal yg sya pegang ” dikala kita sedang semangat,lakukan!” terlepas dari baik dan tidak nya ide kita bisa kita lihat dari respon pasar.
Karena ada baiknya melakukan sesuatu wlo kurang baik dan nantinya bisa kita perbaiki daripada tdk sama sekali.
Justru biasanya ide2 lain yg cemerlang terlahir ketika kita menulis.
Ibarat ketika kita sedang membetulkan rumah, tadinya kita mau membetul kan atap yg bocor tpi akhir nya ada lagi ide lain untuk membetulkan ini dan itu yg akhirnya menjadikan rumah kita lebih sempurna.
Setuju Mas Irwan, biasanya ide-ide lain muncul saat kita sedang menulis. Saya juga sering mengalami hal yang sama.
Koment yang sangat inspiratif mas Irwan
Memang untuk nulis, beberapa orang terkadang butuh suasana hati tertentu… Kalau sudah mensyaratkan spt itu, suatu ketika akan menghadapai masalah, apalagi ketika suasana tsb tidak diperoleh, sementara nafsu nulisnya sudah memuncak.
Kudu di redesain lagi bagi anda yg memiliki “syarat nulis” spt itu.
makasih masukkannya mas Hade..
Memang menulis dengan kualitas tertentu, dibutuhkan syarat tertentu pula untuk merelaisasikannya.
Salam Hangat Sobat
menulis itu sama seperti belajar jalan.. harus pegangan dulu.. wekekeke…
masa sih mau langsung lari?
btw, ini kok satu ide dengan fitness blogging mas hengky ya?
berarti kita sudah berada di jalur yang benar dong… ha ha ha.. selalu sejalan nih..
Menambah predikat ide? Wew, saya baru tahu Mas Fadly,
Tapi memang betul, kadang seperti itu juga.
Kadang itu Mas, yang poin ke dua. Tidak cocok di hati, hehe.. Kadang banyak ide, tapi bingung mau menyampaikan yang mana dulu. Akhirnya malah ngga jalan2 nulisnya.
he he…
kebanyakan ide malah bingung yah?? satu lagi mas. kurangi rasa ingin perfect…
Salam hangat sobat..
Oh iya, tulisannya asyik Mas Fadly. Ngga terlalu berat kayak biasanya, haha..
alhamdulillah deh..
berat atau jelimet nih mas??
salam kenal…
Salam Kenal juga Humaini..
siang pak…salam kenal ya artikelnya bagus-bagus tapi saya baru sekedar membaca aja karna saya belum paham mengenai kegiatan menulis maklum baru mulai mengenal internet dan baru aja bergabung dengan bapak joko di formula bisnis.com, ibarat bayi baru lahir masih harus banyak belajar pak, apa bapak punya artikel untuk para pemula saat ini saya baru memulai dengan menjadi reseller. sukses selalu buat bapak fadly.thx
Salam Kenal juga Eroh,
Saran saya, coba buat blog dulu deh. lalu mulailah menulis artikel. ga tau mau tulis apa? mulailah dari hobby dulu. saya yakin bisa kok. saya juga dulu malu untuk mulai nulis. tapi setelah dilakukan, ternyata menyenangkan kok.
Tetap semangat yah…
Bagi penulis amatiran macam saya, menulis dengan baik benar dan benar merupakan tugas yang berat terutama saat saya tidak memiliki ide tulisan. Pertama gak bisa nulis, kedua ga punya ide…
ah mas sih….? justru penulis hebat biasanya begini nih..
Assalamu Alaikum…mohon maaf kelamaan balas jawabnya,alot kali ne…dengan senang hati,salam kenal,ya da Alhamdulillah baik juga sehat gak ada kurang apapun. saya suka artikel mas,abis bacaan mas bagus banget kayake beri motivasi buat aku kan masih pemulaan terjun bisnis internet,maka minta arahan mas,tapi aku susah cari kata kunci buat produk yang pas disesuaikan misi visi aku dalam menulis artikel atau blog,ya bagaimana caranya mas ?.aku kan sudah bingung ne… kalau gak keberatan mungkin mas mau bantu aku tanpa pamrih yang seperti kebanyakan pebisnis internet sudah senior mesti dikenai bayarin tuh,aku kan belum apa-apa penghasilkan saya cuma sederajat dengan pembantu lebih gede daripada saya berprofesi guru di sebuah swasta milik pemerintah kabupaten Sukoharjo.maka dari itu di samping aku mau pelajari dulu dari mas,sambil online seperti ini. mohon tolong beri jelaskan detail caranya buat blog dan artikel apasaja,ya.
Thanks Mbak Hertriani. Semangatnya luar biasa deh
Terus terang untuk tantangan Mbak, perlu langkah-langkah yang pas, teratur dan terarah. untuk itu saya sarankan untuk kontak by email. ini alamat email saya: fadlymuin@gmail.com
kalau perlu lewat chating supaya mbak bisa langsung praktekin. (free / Gratis kok) jadi jangan khawatir… he he he
salam hangat…mohon maaf beribu-ribu,lagi-lagi kelamaan balasan,alot kali nih… abis bingung sih monya pingin bikin blog yang disuaikan pengalaman saya di Malaysia,trus ide ceritanya dah ada dan lagi juga pengalaman saya kan berprofesi guru tuna rungu bisa mengajar di sebuah sekolah milik Yayasan kab.Sukoharjo,tapi berdomisili di Solo,gak begitu jauh jaraknya,cuma paling 5 menit dah sampai tempatnya…kaget ya?maaf…maaf deh,coz telah mengejutkan mas fadly,karena berhubungan masalahnya saya kan menyandang cacat yaitu tuna rungu punya kemampuan semangat untuk menulis blognya tapi gimana caranya ya,salnya banyak bingung dibuatnya,nih…tolong aku dong,arahan mas fadly beri simpel dan ringkas saja caranya….
Menik.. Saran saya cuma satu. Mulailah dengan Hati.
kenapa tidak mulai dari tema pendidikan?
saya kan juga member Fomula bisnis,lo… masih berlanganan artikel Joko Susilo,bahkan copy semua artikel-artikel dah dilahap semua,tapi cuma masalahnya problem saya bikinan blognua masukin di komputer,banyak gagal terus,ya gimana…mas fadly?gaptek saya parah kali ne…hehehe..
jangan putus asa Menik. gagalnya dimananya?
Kalau mau mengambil AIR bawalah Air…
Kalau mau mengambil API bawalah API…
Kalau mau mengambil BISNIS bawalah MODAL…
Kalau mau mengambil REJEKI dari Internet
Ya harus memiliki SRATEGI-SRATEGI yang JITU
Seperti yang disarankan mas Joko.s,mas Kusuma
Putra,mas GM Susanto,Jemmy Charter dan lain-
lain. Mulai dengan kesederhanaan berkarya hi-
ngga berhasil yang fantastis.Salam Sukses.
kurang action bisa menjadi penghambat kita menulis