Caranya bagaimana?
Saya yakin Kalau Andrea Hirata ditanya soal tulisan dahsyatpun, mungkin akan tercengang. Apalagi kalau pertanyaan itu diarahkan kepada saya. Anda tentu sudah tau respon saya khan? bisa-bisa saya tambah bengong..
Tapi kalau kita bicara dahsyat. Dahsyat yang dalam anggapan kebanyakan orang, adalah sesuatu yang wah, hebat. Luar bisa dan sebagaianya. Pokoknya nendang banget deh. Maka, kita akan bicara tentang EFEK yang akan ditimbulkan. Jadi kalau kita ingin mengukur kedahsyatan sebuah tulisan, kita bisa ukur dari EFEK PENERIMAAN PEMBACANYA.
Bagaimana respon mereka terhadap suatu tulisan, adem ayem, berapi-api, emosional atau bengong?
Tentu saja, jawabannya bisa kita ketahui jika kita sudah melahirkan sebuah tulisan tertentu.
Wacana ini di lempar oleh MH di artikel sebelumnya. Bukan batu bata yang dilempar yah, tapi kali ini wacana.sebenarnya sudah lama draft ini difolder saya.Cuma baru sempat dirapihkan.
Saya fikir, daripada tidak ada bahan mendingan kita obrolin disini aja deh.
Diatas saya katakan kedahsyatan tulisan itu bisa dirasakan dari efek penerimaan pembaca.
Lalu sekarang, agar lebih mengkristal, pertanyaannya kemudian, bagaiamana menciptakan efek yang dahsyat itu kepada pembaca?
Nah ini nih masalahnya.
Kalau begitu kembali lagi soal kualitas, teknik dan gaya menulis seseorang. Juga target pembaca yang ingin diraih.
Menurut yang saya tau, untuk mendapatkan poin-poin itu, setidaknya penulis penting untuk memahami beberapa hal, diantaranya:
Cermat membuat satu tema yang fokus
Jika ingin menulis tentang kelinci, yah tulislah tentang kelinci, jangan tergoda untuk bicara soal kandang kelinci. Kelihatannya memang mirip dan berhubungan, tapi kalau tidak cermat, tulisan bisa lari kemana-mana. Jadi kalau idenya tentang kelinci, tulislah tentang kelinci saja. Untuk soal kandang kelinci, anda bisa pisahkan pada tema yang lain nantinya.
Cermat memilih ide tulisan
Nah ini saya masih sering menemukan artikel yang sifatnya duplikasi pemikiran semata. Walau tidak copas, tapi cara berfikirnya masih sama. Sehingga walau tidak copas, tapi berasa hambar alias sudah basi. (kebanyakan soal rahasia2an, atau soal motivasi-motivasian) maaf, agag sedikit mengkritik nih
disini memang menuntut kreatifitas tersendiri. Jam terbang juga menentukan. Selain itu buku bacaan perlu ditambah. Tapi jika hal itu sudah biasa kita lakukan, maka rasanya dijamin “enak tennan!”
Cermat mengarahkan solusi
Sebagai penulis, kadang-kadang kita tergoda untuk bersikap egois. Inginnya tulisan kita dibaca orang lain, tapi kita lupa, bahwa kita perlu memberikan asas manfaat kepada pembaca. Nah, untuk mendapatkan efek dahsyat, maka peranan pembaca sangat menentukan. Oleh karena itu, tulisan yang tidak memberikan solusi, masih sulit mendapatkan apresiasi atau gelar dahsyat
Cermat menggunakan kosa kata
Mungkin secara khusus, saya harus mempelajari poin ini juga. Sebab konon katanya blog fm termasuk golongan berat. saya menduga bahwa kosa kata yang saya gunakan masih cukup rumit dan kompleks. Kemampuan pembaca mencerna tulisan kita pun ditentukan oleh kemudahan dan popularitas kosa kata yang mudah dipahami
Miliki kerangka fokus sebelum menulis
Sebelum menulis, ada baiknya anda menulis dalam hati. Maksudnya anda umpamakan seperti sedang menulis dan apa yang ingin anda bicarakan disitu. Misalkan anda ingin bicara tentang kelucuan kelinci, maka tariklah kondisi nyata tentang kelucuan kelinci didalam fikiran anda, rasakan dan hembuskanlah dalam kata-kata hingga berbentuk tulisan.
itulah kira-kira sekedar tambahan untuk upaya melahirkan tulisan yang memberi efek dahsyat.
Memang, akan ada banyak cara membuat tulisan seseorang terasa dahsyat. Tapi dari poin-poin di atas saja, saya rasa kita sudah bisa mulai setting cara kita menulis. Kita bisa ukur dari situ.
Oke selamat mencoba yah..

{ 58 comments… read them below or add one }
Pertamax plus plus
Wah…Bang Fadly nyindir saya nih. . .wkwkwkwk
oke bang…siap laksanakan point2nya
jangan sensi dong bung
mudah-mudahan bisa di terapkan mas
ini nih yang masih perlu saya asah lagi : Cermat memilih ide tulisan soalnya syaratnya adalah : disini memang menuntut kreatifitas tersendiri. Jam terbang juga menentukan. Selain itu buku bacaan perlu ditambah. Tapi jika hal itu sudah biasa kita lakukan, maka rasanya dijamin “enak tennan!”
hehehe… kalau ada kemauan, pasti syaratnya ga akan dianggap berat. semoga bisa membantu yah
aku membaca ini dan akan kuambil tipsnya. Namun sebenarnya , menulislah dengan kebranian maka sejarah telah dibuat.salam semangat
bener, soal keberanian bisa juga terbangun jika kita mampu mengatasi ganjalan dari dalam diri. biasanya soal teknis juga mempengaruhi..
Tips yang bagus. kami akan belajar pada postingan ini, semoga sukses
di film inception, penulis skrip film itu mencampur-adukkan semua ide, tapi kemudian mengarah kepada satu kesimpulan.
so, bisa aja saya menulis tentang keong racun, tapi melebar kemana-mana, ke pengarang lagu, ke charly yang beli hak cipta lagu itu, ke sinta dan joko, eh jojo, ke youtube dan ke metro tv serta silet dan lain-lain, nanti di ujung cerita balik lagi saya simpulkan keong racun atau escargot adalah makanan paling mahal di Perancis.
setuju gan?
hehehe… bisa saja mas. tapi pembaca diajak mikir dan konsentrasi lebih poll.
justru kalo terlalu straight to the point, cerita nya jadi gak berkembang.. ibarat seonggok daging, hanya bisa jadi semur, sate atau rendang sapi kalo dikasih bumbu yang tepat, dan diolah oleh orang yang ngerti cara memasaknya.
ide tulisan juga begitu, jadi lebih bermakna, dan terasa bumbu nya kalo diolah oleh orang yang ngerti cara “memasak”nya
begini mas, pada prinsipnya kita sejalur loh..
prinsip mirip dengan gado-gado. walau isinya macam-macam, tapi judulnya tetap gado-gado.
walaupun kita berimprovisasi, tetap saja menurut saya nih, perlu maksud yang jelas, kita ini mau menyajikan apa.
hehehe.. siap gan… ngeri neh kalo orang cijantung ngamuk.. bisa2 FBR turun ke jalan..
wakakaka… kalau saya kan anggota satpol PP
Rumusnya mantap nih.
Rumus 4C1M, rumus mujarab untuk memikat pembaca blog.
memikat dan mengikatkan diri didalamnya mas..
dengan terus belajar dari blog mas fadlymuin diharapakan bisa terus mengupgrade kemampuan menulis saya dan teman2 sekalian,,,
semoga bisa membantu mas..
Saya lupa, sepertinya saya telah mengomentari tulisan ini?
tanks mas…
tambahan ilmu lagi nih..
salam kenal
salam kenal juga mas
setuju mas dgn poin fokus sebelum menulis,
kadang2 utk fokus menulis ttg sesuatu hal sulit dilakukan, krn banyak ide bertebaran..
ibaratnya, konsentrasi sebelum melakukan sesuatu mas. apapun bahkan bukan hanya untuk menulis..
Ku pelajari dulu artikelnya mas. Pikiran masih oleng karena Reong Kacun nih…
hehehe.. jangan-jangan rekacunan..:D
coba kalau nulis apa saja batin yang terdalam diikut sertakan pasti tulisan jadi hidup ,seperti ada nyawanya, mantap. kalau hasil karya cuma dilandaskan pada hasil otak gersang hasilnya.
betul..
wah sungguh saya masih harus banyak belajar neh melahirkan tulisan yg bagus dan dahsyat,,,menurut saya intinya sederhana saja mas, praktek, praktek dan praktek serta selalu mengevaluasi perkembangan tulisan kita. Kalau kita memiliki talenta dan bakat dalam menulis hasilnya akan jauh lebih spektakuler lagi
prakter sambil belajar mas..
apalagi kalau niche kita tentang motivasi, perlu jelas sisi mana yang ingin kita “usik”
mudah-mudahan bisa lengket ilmunya mas
benar banget tuh mas
tapi biar pun topik blog kita tunggal kita bisa tetap memvariasikannya dengan topik2 lain yg tetap sejalan dan relevan dengan niche blog kita
Pendalaman yang jitu sekali.
“Kita harus melepas ego kita agar mempersembahkan sesuatu yg bermanfaat kepada pembaca” saya suka pendapat anda ini. Terkadang terjadi pada saya, meskipun saya sudah tahu, tapi ketika menjalaninya terkadang lupa prinsip itu.
Terima kasih sudah menyumbang ide yg bermanfaat pada dunia, terutama pada saya (pembaca)
pelan saja, nanti juga makin bingung hehehe
yg biasa saya lakukan nulis aja dulu, soal tips di atas, biasanya saya gunakan untuk mengedit, kecuali untuk tips terakhir
setelah mengkaji ulang tulisan yang saya posting, dan abis baca tulisannya mas Fadly..sepertinya tulisan saya lari kemana-mana..
Menyampaikan maksud dengan tulisan emang butuh sedikit usaha lebih untuk pemula seperti saya..
gampang mas, terapkan itu setelah naskahnya sudah jadi. jangan terapkan tips ini sebelum nulis, kecuali tips terakhir yah. sebab kalau sudah di batasi sejak awal biasanya malah ga jadi nulis.
Poin-poinnya sieh mudah dipahami Mas, namun perlu perjuangan keras untuk mengimplementasikannya
hihihi… masa iya mas?
dicoba deh
kalau mau bikin topik baru lagi bikin blog baru lagi ya mas hehehe jangan sampe dua blog isinya tema yang sama, betul ?
hahaha….. nyindir kamu yah rif?
hehehehe.. enggak juga sih mas.. jadi bahan pembelajaran aja…
okelah kalau begitu
akan saya cermati lagi penulisan pada blog saya supaya lebih fokus. thanks Mas.
okelah mas..:D
wah sepertinya saya masih jauh Mas…terutama masalah fokus dalam menulis…biasanya maksud menulis A malah yang lahir B
sering juag mandeg ditengan jalan, akhirnya jadi draf hehehe
ayo mas, kan sudah terbiasa nulis.. coba lagi mas
Keren Pak FM, 5 Cara jitu, kerangka kalaw aku di awal juga bisa kalaw lagi mandek
silahkan pilih yang paling ENAK mas
tema dan kerangka fokus sangat penting. Layaknya tali pengikat, ia akan menjaga kata2 yg berloncatan keluar dari pikiran, yg berlarian kesana kemari mengikuti gerak hati, akan tetap berada dalam rangkaian makna yg hendak disampaikan kepada pembaca.
itu yg biasa saya terapkan pak..
walau kadang-kadang suka bandel juga
saya suka ide yg terakhir mas, mengenai kerangka fokus. Meski begitu, perlu juga diberi sedikit kelonggaran dalam kerangka ini. jangan sampai nantinya terlalu ketat malah mematikan ide ataupun membuat stuck ketika kita menulis.
kerangka fokus ini sifatnya bayang-bayang saja mas. justru panduan terselubung jika kita merasa mentok.
memang tidak ada patokan baku seperti kerangka karangan, sifatnya sangat imajinatif mas
yap, pemakaiannya tergantung pribadi sih. suka di atur sama kerangka atau justru membiarkan otak bergerak bebas melintasi jalur-jalur pemikiran.
Saya ingin menambahkan poin atau note pada “cermat memilih ide tulisan”. Yaitu cermat memilih dan membidik pasar dengan menyajikan topik tulisan yang lagi hit banyak dicari atau dibutuhkan orang saat ini juga sepertinya penting juga, Mas. Tapi mungkin ini hanya cocok buat blog yang tak punya tema khusus sehingga lebih bebas menulis topik apa saja.
Dan setahu saya cara itu banyak dilakukan para penulis di dunia penerbitan buku maupun di media cetak seperti majalah dan koran. Mereka para penulis akan menulis tema-tema dengan menyesuaikan trend pasar.
Sekedar sharing contoh saja, saat lagi ada kenaikan TDL PLN Juli lalu banyak orang membutuhkan informasi itu. Dan saya coba membidik pasar dengan menyajikan artikel tersebut di blog saya. Hasilnya, sungguh dasyat, maaf ini untuk ukuran blog saya, artikel saya yang membahas tentang TDL tersebut request pagenya cukup dasyat. Dalam waktu kurang dari 3 minggu atikelnya sudah dibaca sebanyak 1800 orang lebih yang datang berkujung dari Google.
masukannya saya rasa relefan mas Joko, memang dalam perspektif jurnalis hal seperti itu mutlak diperlukan. saya setuju.
terima kasih tambahannya mas
menurut saya blog motivasi itu paling susah, terutama utk ide tulisan. Soalnya ide harus benar-benar murni dan harus bisa benar-benar ngena ke pembaca.
CMIIW
itulah yang biasa dikatkan penulis sebagai “ide” atau sudut pandangnya yang jelas, supaya fokus pada tema yang dibicarakan..
Hmmm. kalo yg berhubungan dengan blog satrya dengan tema tutorial, 1 hal yang tidak kalah penting yaitu eksperimen, sebelum menulis tentu seorang penulis tutor harus melakukan eksperimen agar data yang akan ditulisnya akurat
nah ini yang ketinggalan, sori satrya tidak mancantumkan soal artikel tutor.. tambahannya. tapi sebenarnya tinggal di modif saja khan..:)
Tipsnya sangat bagus dan mencerahkan nih mas. Paparannya pas banget. Semua jenis tulisan bisa mengacu pada tips di atas menurut saya (termasuk tulisan tutorial sekalipun). Tidak ada tambahan dari saya mas kali ini, soalnya sudah mantap!
setuju sekali dgn poin, fokus menulis.
jadi, hasil tulisan akan mudah dicerna dan dimengerti oleh yg membaca, gak muter2 gak karuan, malah bingungi ya Mas.
namun, justru hal tsb yg masih sulit bunda realisasikan.
tulisan bunda masih banyak berbelit2nya
salam