Kenapa menentukan pilihan hidup menjadi sangat penting. Sebagian orang ada yang merasa tersiksa dan bimbang dalam menentukan sikapnya terhadap pilihan-pilihan hidup yang sangat kompleks. Siapa ingin menjadi Apa? itulah sumbu dari kompleksitas pilihan hidup.
Perasaan dilema dan bimbang yang kita rasakan selama ini, saya rasa sangat manusiawi. Tidak ada manusia yang super cepat dan bijaksana dalam menentukan sikapnya. Orang-orang pentingpun masih mengalami kebimbangan, jika menghadapi kondisi dilematis.
contoh sederhana, kalau anda mengikuti perkembangan politik akhir-akhir ini. Sangat menarik untuk disimak dan di jadikan pembelajaran gratis. Anda bisa lihat bagaimana partai-partai tidak bisa secepat kilat menentukan bakal calon yang akan dijagokan untuk menjadi sepasang capres-cawapres.
Bukan tanpa alasan, disamping karena bagian dari strategi politik partai. menentukan pilihan terhadap bakal calon tersebut, bukanlah perkara mudah. Karena itu berhubungan dengan potensi kemenangan partai. itu artinya berhubungan juga dengan masa depan partai tersebut.
Itulah sebabnya, jika seseorang di tanya, mengapa begitu sulit menentukan pilihan hidup. Saya bisa memaklumi, karena erat sekali kaitannya dengan kelangsungan hidup seseorang. Salah memilih jalan bisa-bisa ia akan tersesat, dan sulit untuk kembali. Makanya diperlukan pengetahuan dan pandangan-pandangan yang bisa membantunya dalam menentukan pilihan hidup.
Jika kebetulan anda terjebak dalam situasi seperti itu. ada beberapa langkah-langkah yang sepatutnya anda jadikan pertimbangan.
- Pertama, coba analisa pilihan-pilihan yang ada. langkah ini memang sedikit rumit dan melelahkan. Karena anda mesti melihat secara menyeluruh dan menggunakan mata telanjang. singkirkan segala penghalang yang bisa mempengaruhi persepsi anda.
- Kedua, jika anda berhasil menganalisa pilihan – pilihan yang ada, maka singkirkanlah pilihan – pilihan yang tidak layak. disini anda di tuntut lebih tegas dan berani dalam mengeksekusi pilihan.
- Ketiga, kerucutkan pilihan yang ada, sampai anda benar-benar memperoleh satu pilihan yang paling ideal. Tentu saja anda harus memiliki pijakan yang kuat dan mumpuni dalam menentukan sikap.
mungkin anda masih merasa janggal dengan maksud saya. saya bisa merasakan itu, karena memang hidup ini tidak bisa di analisa berdasarkan hitam-putih atau benar-salah. Hukum relatifitas dan kompromisme masih sangat kental mempengaruhi cara-cara kita memandang realitas yang ada.
anda tidak percaya? baiklah, bagaimana pendapat anda tentang fenomena berikut ini:
- bagaimana sikap masyarakat terhadap fenomena Ponari?
- bagaimana pendapat anda tentang mama Loren?
- apakah bisa menjadikan bisnis online sebagai tumpuan hidup?
jawaban setiap orang tentu sangat berbeda! maka dari itu, langkah-langkah yang saya jabarkan di atas, sifatnya umum dan fleksibel. anda boleh mengaplikasikannya secara rilex dan bijaksana.
Baiklah…
katakan anda sudah punya pilihan, dan merasa pilihan itu adalah yang paling ideal. karena sudah melalui proses seleksi yang sangat ketat.
sekarang masalahnya, kebimbangan itu adanya pada saat kita sudah menentukan pilihan. Semakin anda menentukan pilihan maka semakin tidak percaya diri. Tapi ini tidak berlaku bagi orang-orang yang yakin terhadap setiap pilihannya. Jam terbangnya sudah tinggi.
Tapi kalau yang masih sering ragu-ragu dan miskin kepercayaan diri, Bagaimana?
sekali lagi saya katakan, bahwa di saat anda sudah punya pilihan. jangan pernah ragu lagi. Jangan takut dengan resiko. Karena jika anda ingin berhasil, maka resiko hidup mutlak anda hadapi. Maka dari itu, untuk memperkuat pilihan anda, milikilah argumentasi yang realisitis. Selalu mengedepankan nilai-nilai postif. Entah itu fikiran dan perasaan anda.
Yang penting pegang erat-erat argumentasi yang anda punya. jangan biarkan suara-suara negatif berhasil menggoyahkan pendirian anda. Berikanlah kepercayaan yang tinggi terhadap usaha anda yang sudah bersusah payah menentukan pilihan.
setelah anda memiliki argumentasi yang kuat, maka bungkuslah ia dengan perasaan senang. jangan sampai karena over realistis anda melupakan sisi humanitas anda sebagai manusia. ukurlah antara realitas dan kemampuan anda. Setelah itu, berusahalah menemukan titik tengah yang ideal.
satu hal lagi,
selain dari itu semua, prinsip dasar dan utama yang harus anda miliki dalam setiap situasi dilematis. tak lain dan tak bukan, “Berusahalah untuk selalu berfikir rasional“. artinya anda menggunakan argumentasi yang realistis,
fakta-fakta, dan dipadukan dengan penggunaan akal yang bijak. Maka insyaAllah, pilihan anda sudah tepat!
Semoga bermanfaat
Share



{ 27 comments… read them below or add one }
High class banget tulisannya mas.
tapi saya tetap ada pertanyaan. Apakah pilihan itu memang harus fix (tidak bisa diubah)?
saya dulu ingin menjadi musisi, tapi karena kendala keuangan saya tidak bisa memilih, selain pasrah dan mencari jalan lain.
dulu saya mati2an mau seperti itu. tapi kemudian saya tidak yakin lagi seandainya dulu jadi musisi bisa bahagia.
Intinya bagi saya adalah percaya pada proses dan hidup itu sendiri adalah sebuah proses. life is a process.
Wah…kita jadinya diskusi yang sangat filosofis. enak mas Fadly, senang saya diskusi sperti ini.
Makasih Mas Haris, semoga credit point ini menambah motivasi saya dalam menulis.
hmm.. pertanyaan anda sangat mudah, tapi jujur saya bingung untuk menjawabnya.
Pertama, yang perlu disadari bahwa dalam setiap keputusan sangat di pengaruhi oleh “hukum relatifitas”. artinya apapun keputusan yang kita tempuh selalu memiliki alasan yang berbeda-beda dan dalam sutuasi dan kondisi yang berbeda-beda pula.inilah 2 pertimbangan emosionalitas yang memberikan sumbangsih aktif dalam pengambilankeputusan seseorang. oleh karena itu, pendekatan yang pas adalah mengedepankan unsur-unsur yang rasional.
nah.. kalau ditanya apakah keputusan harus fix?? silahkan anda mengacu pada hukum-hukum relatifitas. tapi dalam suasana kondisi yang sangat penting, sebaiknya keputusan itu sudah final..
itu dulu yah mas Haris, semoga bisa menambah informasi.
Salam Hangat,
pagi Pak Fadly, membaca artikel ini sungguh bermanfaat daripada baca koran yang isinya cuma berita akrobat para politikus…
Seperti slogan salah satu partai ‘hidup adalah perbuatan’ juga hidup adalah pilihan dan bagaimana kita hari ini lebih baik dari kemarin dan esok bisa lebih baik dari hari ini.
Sebagaimana 3 point diatas kita harus berani berbalik memutar arah meski sudah jauh perjalanan yang telah kita lalui bila kita rasakan pilihan yang telah kita tentukan dahulu kurang membawa keberhasilan.
Salam dan semoga sehat selalu.
Akhir-akhir ini berita politk memang mendominasi berita nasional Pak Budi, sangat mempengaruhi temperatur mental kita… he he..
Ada ungkapan bahwa:
1. masa lalu + Masa Kini = Masa Depan.
2. Masa kini tidak sama dengan masa depan.
jika kita mau mengkominasikannya, hasilnya akan seperti ini:
” JIka kita cukup cerdas mengemas semua peristiwa yang telah kita lalui, maka kita sudah bisa prediksikan, bagaimana kehidupan kita di masa yang akan datang”
Salam Hangat,
Terimakasih atas pencerahannya, saya sungguh harus banyak belajar, salam.
Pagi Mas Fadly, setiap orang hidup pada dasarnya harus mempunyai prinsip untuk menentukan setiap langkah,jadi hidup harus ada target untuk dicapai, walaupun terkadang kita mengalami kesulitan dalan pencapaiannya. Yang jelas lagi bahwa manusia disuruh berbuat, menetukan langkah yang konkrit, usaha semaksimal mungkin, hasil akhir kita serahkan pada Tuhan.
Salam sukses selalu mas
Pagi Juga Mas Jamal.
ya.. ya.. mengenai prinsip2 hidup pada umumnya, memang sudah sepantasnyalah kita memiliki semacam “rujukan” agar setiap derap langkah lebih terkontrol pada pencapaian target hidup yang lebih berkualitas.
Salam Hangat Mas Jamal,
mantep mas tulisannya, risiko dalam hidup ini memang tidak bisa kita hindari tetapi haruslah kapasitas diri kita bertambah besar sehingga dapat mengatasi risiko tersebut.
salam sukses!
melakukan peningkatan kualitas diri yang konsisten, insyaAllah bisa mmberi manfaat yang luar biasa dikemudian hari.. makasih komennya mas erick.
Salam Hangat
Bersyukur saya bisa mengenal Mas Fadly, tulisannya sebuah solusi dari real kehidupan yang kita hadapi.
Senada dengan komentarnya Mas Jamal, memang pada dasarnya manusia hanya bisa berusaha pada pilihan hidupnya. Dan akhirnya Tuhan yang menentukan. Dan jika akhirnya kita memilih yang pada dasarnya bukan yang kita inginkan sebelumnya, anggaplah itu semua ujian bagi manusia yang percaya kepada kebesaran-Nya.
gencatan spiritualitas yang yahud punya mas Sum… semoga aura anda bisa menyebarkan virus-virus cinta..
Salam Hangat
pokoknya hajar dulu.. urusan belakangan.. itu mental pebisnis yang asli.. ga ada uang? ga masalah.. yg penting omong2 dulu..
saya bikin travel agent di lombok pun tanpa uang sepeserpun.. asalkan ada ide, pasti bisa direalisasikan dengan kata2 yang tepat..
realistis? pasti.. buktinya? saya nih hehehe…
sampe jumpa di Eropa mas!
ini dia nih jagoan kita. praktisi yang bermental pragmatis. blak-blakan namun selalu di iringin dengan bukti2 nyata..
sampe jumpa di EROPA Mas..
Analisis banget mas kupasannya….mantep dan kongkrit. Bakalan jadi pengamat bisnis nih…he..he..he..
wah.. Bung Handoko adalah orang pertama yang doain saya jadi pengamat bisnis…
(jadi kepikiran…)
Saya orang kedua wis, yang doain jadi pengamat bisnis..
Mas Fadly tulisannya (ehm!) ‘berat’ juga dibacanya.. mesti diulang2 hehe.. berkaitan dengan prinsip hidup..paling ideal ya mesti mendasarkan diri pada nilai2 agama yang kita yakini,
makasih doanya Mas Habibie..
Maaf yah kalau tulisannya agak merepotkan Membacanya.
maklumlah, pasang surut dalam menuangkan ide kadang-kadang juga aku alami
Ijin berkomentar mas fadly,
Lengkap tulisannya mas. Bimbang atau ragu adalah perasaan yang sangat manusiawi bila kita menghadapi hal-hal yang baru kita kenal.
Btw, thanks mas untuk ketiga tips diatas mas, kedepan musti saya praktekan bila sedang dalam kebimbangan.
Keep Spirit
Ricky
Business Man
Semoga bisa mengobati kebimbangannya Mas ricky.
tapi lain kali jangan pakai izin lagi yah… khan udah punya KTB (Kartu Tanda Blogging)
Pasrahkan semua pada Yang Kuasa Atas Segala Sesuatu…’boleh jadi apa yang kita suka adalah hal terburuk untuk masa depan kita dan boleh jadi apa yg tidak kita suka adalah hal terbaik untuk masa depan kita’…
Salam…
untuk masalah ini, saya ingat Doa yang biasa saya panjatkan:
” ikhlaskan hatiku menerima segela keputusan-Mu,
Sehingga Aku tidak mendahului apa yang Engkau undurkan
dan tidak mengundurkan apa yang sudah Engkau dahulukan”
Salam Sukses
maksih mas atas tips nya..memang semua bisnis yang kita lakukan pasti ada resikonya..hadapilah dan perbaiki kesalahan..maka kesuksesan pasti akan menghampiri kita..
salam sukses ma..
sangat setuju Mas Yanuar.
Semoga sukses selalu
Setiap keputusan akan melahirkan konsekuensi. Baik atau buruk konsekuensi itu harus diterima dengan ikhlas. Keputusan kita adalah tanggungjawab kita. Tidak usah menyalahkan orang lain bila hasilnya kurang memuaskan. Masih ada kesempatan untuk mengubah haluan asal tidak plin-plan. Trial dan erorr itu biasa, lebih-lebih kalau belum punya insting kuat untuk menentukan pilihan yang paling tepat. Jadi, menentukan pilihan agar benar-benar tepat butuh proses.
Artikel Yang inspiratif.
Salam Istimewa!
Proses menciptakanmental yang handal, tahan banting dan bersahaja.
Mari sama-sama kita ciptakan kesadaran akan hal itu mas Umar.
Salam Hangat
Mas, sebelumnya lam kenal yach. Memang sulit menentukan pilihan, mau jadi apa, kerja seperti apa? begitu yang senantiasa menjadi pikiran orang2. Sayapun kadang merasa menjadi seorang yang setengah-setengah, jadi ga bisa fokus disatu bidang. Bayangkan, kuliah di pertanian kerja di perbangkan ( ya dariada g ada kerjaan ), sekarang minat saya di internet. Yang kedua, kadang minat saya berubah-ubah. Dulu sempet pingin jadi musisi…terakir pengen sukses dlm bidang internet marketing. Saya pernah mau membuat blog tapi susuah nentukan tema yang pas dan sesuai. Mau bikin blog tentang pertanian kok kayaknya g ada yang tertarik deh. Mau seperti Joko susilo, pengetahuan internet marketing baru secuil. Kadang saya bingung mau jadi apa nantinya. Mohon saranya
Mas Eko Yang jujur.. terima kasih yah sudah memberi saya kesempatan untuk memberikan saran.
Begini mas, yang perlu di garis bawahi, bahwa menentukan pilihan hidup itu sangatlah subyektif. bagaimanapun bagus dan idealnya sebuah garis kehidupan, tapi jika tidak sesuai dengan jiwa kita. SAYA JAMIN, itu tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu saran saya tetap pada 3 poin di atas. tapi jika merasa kesulitan. gunakan pendekatan pragmatis. bahwa kenyataan yang paling mungkin dan harus Mas Eko jalankan saat ini, apa?
karena, ada istilah “proses pencarian” menuju “proses menjadi“. mungkin mas Eko masuk dalam proses mencari, bener tidak? kalau memang begitu, maka banyak2lah latihan dengan 3 poin yang saya sarankan itu. insyaAllah kalau sering2 di latih, dengan sendirinya akan terbiasa kok. dan kalau lulus, Mas Eko akan masuk ke dalam proses menjadi.
mudah2an bisa menambah inspirasi.
kalau masih kurang, silahkan baca artikel ini http://www.fadlymuin.com/pentingnya-sebuah-keputasan-dalam-hidup/
Salam Hangat Sobat