Mungkin anda sering berfikir, kenapa seseorang tidak menjadi seperti seseuatu yang lebih pantas, menurut anda. Katakanlah anda punya teman yang memiliki pengetahuan tentang bisnis cukup baik dan ia memiliki potensi untuk berbisnis. Tapi teman anda tersebut tidak menjadi pebisnis. Bahkan dalam skala kecilpun ia tidak berusaha untuk terjun ke dunia bisnis.
Bahkan teman anda tersebut lebih cenderung dan senang melakukan pekerjaan kantoran. Seperti layaknya kebanyakan orang. Berangkat ke kantor pagi dan pulang di sore hari. Dan ia senang melakukan itu. Kenapa sih dia tidak berbisnis saja, toh ia mampu dan itu akan memberikannya peluang lebih besar untuk mendapatkan penghasilan yang berlimpah.
Ironisnya banyak orang kantoran yang ingin berbisnis tapi tidak berani terjun, karena merasa tidak punya pengetahuan bisnis yang memadai. atau alas an yang umum kita dengar, tidak punya bakat. Walaupun sebenarnya ia bisa melakukannya, tentu saja kalau ia bersedia membayar harganya.
Realitas ini membuat saya berfikir, kenapa yah banyak orang yang berada di posisi yang tidak semestinya..? walaupun sebenarnya seseorang tersebut bisa dan mampuh pindah ke tempat yang lebih layak. Pendapat ini memang cenderung subyektif. Karena pendapat saya kemungkinan akan berbeda, jika anda menanyakan hal ini kepada orang lain.
Lalu kenapa semua itu bisa terjadi?
Setelah saya fikirkan dalam-dalam, saya merasa punya jawaban yang pantas untuk persoalan tersebut. Menurut saya hal ini berkaitan dengan “Pilihan Hidup”. Yah! Pilihanlah yang membuat kita saat ini, berada pada posisi kita masing-masing.
Tidak di pungkiri, begitu banyak posisi-posisi sosial yang bisa kita gapai. Bisa kita raih dengan segenap kemampuan kita. Entah itu menjadi pebisnis, pedagang, penulis dan lain sebagainya. Walaupun kita tidak memiliki bakat. Tapi kalau kita sudah memilih suatu bidang tertentu. Kita pasti bersedia melakukan apa saja untuk meraihnya. Namun kembali lagi, semua itu di tentukan oleh Pilihan Hidup.
Walaupuh Robert T Kiyosaki mengatakan bahwa untuk menjadi kaya jangan kerja untuk uang, tapi biarkan uang bekerja untuk anda. Kedengarannya sederhana yah? Tapi harga yang harus anda bayarpun harus setimpal dengan statement Kiyosaki tersebut.
Faktanya walaupun begitu banyak buku-buku motivasi yang memberi pesan yang senada dengan pernyataan Kiyosaki, tapi tidak di ikuti dengan pengunduran diri pekerja kantoran yang signifikan. Bahkan begitu banyak orang yang masih mencari kerja. Ingin pindah kerja atau ingin peningkatan jabatan. Intinya, ” masih mau bekerja”. Artinya apa? Semua ini berkaitan dengan Pilihan Hidup.
Lalu bagaimana dengan anda, apakah anda sudah punya pilihan?

{ 10 comments… read them below or add one }
bekerja sesuai dengan kata hati anda.
bekerja dengan kenyamanan.
bekerja sesuai dengan hoby.
bekerja sesuai dengan skill.
=============================
atau untuk pilihan hidup soal bekerja:
kerja keras or kerja cerdas
======================================
salam sukses sohib
keadaan kita saat ini merupakan refleksi dari pilihan kita dimasa sebelumnya.
Salam Hebat untuk Anda Sobat
Hati-hati dengan pilihan Anda. Salah pilih bisa gagal total. Ini sebagaimana yg pernah saya postingkan di artikel terdahulu di http://ariefmaulana.com/sukses-adalah-sebuah-pilihan
benar kata mas Arief, hati-hati dengan pilihan anda! namun jika anda sudah memilih dan anda merasa itu pilihan terbaik, dengan segala pertimbangan tentunya. maka melangkahlah dengan pasti! bukan begitu mas Arief?
Setiap langkah yang kita ambil adalah pilihan baik buruk benar salah semuanya pilihan…ada baiknya kita serahkan kepada yang Maha Memberi Pilihan…kita cuma bisa berusaha….
Luar biasa Anda mas agung. Salut!
Waah… saya jadi kena sindiran mas fadly nich, karena saya masih berstatus karyawan….hehehe
Alasan saya atau mungking yg lain begini ya…
saya mempersiapkan dan mendapatkan posisi skrg ini sgt tidak mudah … 3-4 tahun (yg lain mungkin kurang atau bahkan lebih)….. ikut kursus/pelatihan ini itu dll.
Saya merasa sukses, karena cita2 saya waktu masih mahasiswa tercapai, tapi sukses itu kan relatif…
Skrg saya bercita-cita dan mau coba pd bidang lain, siapa tau bisa sukses..(kan tdk mustahil….hehehe)
Jadi pilihannya: tetap menjadi karyawan atau mulai belajar mempersiapkan diri lagi dari NOL pd bidang lain.. (saya rasa itu rata2 pertimbangannya mas…)
Trims artikelnya
Salam sukses
GARDU BISNIS
Mas Pur, saya salut sama anda. Punya misi2 tertentu dalam mengisi kehidupan ini. tidak semua orang bisa seperti itu.
memang jika kita berhasil menggapai impian kita, apalagi dengan penuh pengorbanan. saya bisa rasakan sensasinya. Pasti Luar biasa.
seperti judul posting ini, pilihan ada di tangan anda. apapun itu, hargailah. karena pilihan itulah yg membuat kita merasa berarti.
Salam Hebat Luar Biasa mas Pur!
Keputusan Mas Fadly memakai dot com menunjukkan keseriusan ACTION-nya dalam melakukan perjalanan hidup yang selalu berlimpah harapan.
Luar biasa mas Joko, selalu punya celah untuk berfikiran positif. tidak heran kenapa Produk SMUO Mas Joko laku keras.
{ 2 trackbacks }