Saya yakin anda pernah menerima pertanyaan seperti ini, ”Sukses itu seperti apa sih?”. kalau saya ditanya seperti itu, jujur saja, saya tidak punya jawaban pasti yang bisa memuaskan anda. Sebab semua orang memiliki definisi yang berbeda-beda tentang SUKSES. Sangat relatif makna dan definisinya.
Ada yang bilang sukses itu jika sudah berhasil mencapai posisi puncak dalam suatu struktur kepemimpinan. Ada yang bilang sukses itu jika sudah berhasil mengumpulkan harta yang banyak. Tapi ada juga yang bilang sukses itu jika kita sudah mencapai kekayaan mental. Kepuasan bathin. Tidak ada sesuatu materi yang bisa membuatnya bersedih hati.
Bermacam-macam memang.
Namun coba anda perhatikan. Semuanya, intinya sama. ”jika sudah berhasil sampai”. Sampai kemana? Sampai ke titik idealnya. Dan masing-masing orang berbeda target pencapaian idealnya.
Jadi ringkasnya sukses itu adalah keberhasilan. Cukup!
Sesederhana itukah? Menurut saya sih begitu.
Yang membuat sukses itu menjadi kompleks, jauh dan susah di raih, karena target-target yang terus berganti dan berubah-ubah. karena adanya tuntutan hasrat manusia yang terus berkembang.
Hari ini inginnya jadi orang terkenal. Besok pengennya jadi juragan kaos, besoknya pengen jadi penulis sukses. Dan seterusnya..
Pergulatan disitulah, yang membuat sukses itu terlihat kompleks dan jauh dari jangkauan.
Kita ambil contoh dalam lingkup yang paling dekat di sekitar dunia online.
Misalnya sahabat saya, Mashengky dengan bisnis VCC yang di rintisnya. Saya mengatakan beliau ini sudah sukses. Sebab sudah berhasil mendapat penghasilan dari bisnis VCC ini. Tapi mungkin mashengky berkata lain. Ia mungkin masih punya target yang berbeda dengan pemikiran saya.sebagai bukti kalau mashengky buat lagi sumbu bisnis dengan mendirikan web pariwisata
Ada juga yang bilang, wah Fadly sih sudah sukses, dengan bisnis kaos anak lewat toko online yang di rintisnya. Tapi buat saya, itu belum. Sebab masih ada target yang belum saya capai.
Jadi, singkat kata. Sukses itu sebenarnya sederhana. Definisinya sangat simple, ”berhasil mencapai tujuan”.
Nah jika kita sudah memahami makna sukses dalam lingkup yang begitu sederhan ini. Tentu kita semakin merasa bahwa sukses itu sebenarnya dekat. Bisa di jangkau dan bukan barang langka..
Sukses hanya masalah waktu. Siapapun, sebenarnya bisa meraihnya.
Dengan pemahaman yang jelas, sederhana dan bijaksana tentang sukses. Maka kitapun akan memiliki persepsi positif akan kesuksesan yang lebih realistis. Sehingga akan membuat kita merasa semakin mudah meniti jalan menuju kesana.
Sebab, perasaan ”Dekat dan Mungkin” itulah, yang membuat kita merasa bersemangat melakukannya.
Akan berbeda, jika kita memiliki pemahaman yang komplek dan susah terhadap arti sukses. Ahirnya kita malah mendiskreditkan diri sendiri. Menghilangkan kepercayaan diri sendiri. Dan akhirnya mundur pelan-pelan dan menghilang dari peredaran.
Padahal, bukan kita tidak mampu. Tetapi kita memberikan deskriptif yang begitu ”megah dan tak terjangkau” terhadap kesuksesan dan memposisikan diri sendiri sebagai ”subyek yang kerdil”. Padahal ini hanyalah masalah deskriptif.
Jadi perlu kehati-hatian. Jangan sampai kita terjerumus kepada pemahaman yang menyesatkan dan keliru itu. Sehingga membuat kita susah mencapainya..
Tanpa bermaksud menggurui anda. Apapun yang saya katakan di atas dalam kerangka ”diskusi dan mengajak”.
Jadi mari ciptakan kondisi yang memungkinkan kita, untuk meniti hidup menuju sukses!
Jadi kesimpulannya, meniti sukses perlu pemahaman yang jelas supaya tujuan pencapaian menjadi terarah, terukur dan memungkinkan untuk terealisasi.
Semoga Sukses!
Share

{ 55 comments… read them below or add one }
ini nih yang susah saya lakuin
intinya mah jangan males
kalau malas, apapun kayaknya akan jadi susah mas aris:)
Masih Adakah yang ke-4
Cara saya meniti sukses mungkin masih dengan cara yang kuno mas Fadly. Untuk mencapai sasaran akhir, biasanya saya membuat target berjenjang ( analog sederhanya seperti meniti anak tangga ). Karena dengan cara seperti ini, saya bisa meminimalkan resiko kegagalan dan stress walaupun harus dibayar dengan konsekuensi waktu yang lebih panjang.
mungkin kesannya klasik.. tapi saya rasa mas Aldy sudah menemukan cara dan ritme untuk berproses mencapai titik orientasi. atau target sukses mas Aldy..
sukses terus mas Aldy
Mas Fadly selama ini yang saya lakukan cukup terarah namun jika bicara terukur memang masih jauh
oh gitu yah… biarkan saja jam terbang yang menggiringnya mas Dafid
Sukses menjadi sulit karena selain penilaian diri sendiri dibutuhkan juga pengakuan dari orang lain. Karenanya bila orang lain mengakui kesuksesan kita dg tulus, akui saja. Beri semangat kpd jiwa kita utk bekal meraih sukses yg berikutnya.
jika pengakuan itu memberi dorongan kuat untuk melakukan hal-hal baik, saya setuju pak. namun jika ukuran pengakuan orang lain akan menjerumuskan kita kepada “ketakutan” saya harus katakan, itu harus di pangkas pak
Sudah terarah tapi masih belum bisa diukur mas.
terukur akan terjadi dengan sendirinya, jika kita sudah terarah mas Zaiful..
contoh, jika anda mengarah untuk sukses menjadi penulis. anda tentu akan terlatih untuk menulis, menilainya dan memperbaikinya. sederhananya begitu saja.. jadi untuk masalah terukur, “acuhkan” saja untuk sementara..
salam sukses
Mencerahkan sekali, Bang. Walau defenisi ini mungkin masih akan debatable bagi sebagian orang, tapi saya setuju dan sangat membantu membentuk alur pikir dan motivasi menggapai sukses. Penjelasan ini sangat terasa mengerucutkan defenisi dan tata cara menggapai sukses. Kalau boleh saya menyimpulkan, inilah yang dimaksud dengan penjelasan detil dan mengena tentang “tentukan target yang jelas sekarang juga”, yang selama ini defenisi tentang itu masih terasa mengambang.
sepertinya mas Khery mencoba melihat dalam perspektif yang berbeda, namun pointnya sama. yaitu, bagaimana kita sebagai individu yang berkeinginan, bisa sampai ke titik puncak, yang kita sebut sukses.
memang mas, masih terbuka ruang lebar untuk di perdebatkan, apalagi jika di debat dengan argumentasi definitif, saya akan kesulitan jika di minta memberikan deskriptif yang pasti
jadi sedikit kontradiktif dengan pernyataan ” Gantungkanlah impianmu setinggi langit” ya
menurut saya sih mas, Kesuksesan itu adalah seberapa besar kita bisa menerima apa yang telah kita capai.Diluar apakah pencapaian itu tidak sesuai target yang telah ditentukan sebelumnya.
Ada yang bilang jangan terlalu tinggi menetapkan suatu cita-cita, nanti kalau jatuh sakit. Tapi paling tidak kalau setinggi langit, kalau jatuhpun masih bisa nyangkut di pohon. Tapi kalau cita-citanya setinggi pohon, kalau jatuh langsung ketanah.
Pemancangan cita-cita setinggi langit, harus juga diikuti dengan pendalaman pemahaman tentang ilmu ikhlas. Jadi bukan cita-citanya yang dibatasi, tapi ilmu ikhlasnya yang ditingkatkan. Menurut saya sih begitu mas…..
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
kalau di kaitkan dengan cita-cita setinggi langit, saya rasa ini tidak kontradiktif mas, hanya masalah target yang besar dan target yang kecil. saya mencoba mengajak, menyisir jalur yang realisits, dan berharap, bisa sampai ke pencapaian yang sudah di tentukan “setinggi langit” itu.
artinya, kita belajar mengimbangi antara impian dan realita, supaya bisa terjewantahkan dengan lebih adem, nyaman dan komunikatif.
kalau masalah penerimaan, saya setuju mas Octa, harus selalu kita susupkan faktor ikhlas dalam setiap target yang sudah kita buat..
Sukses punya banyak anak panah, tergantung kemana dia dilepaskan, sukses dimulai dg membuat objektif, ukurannya tergantung indikator sukses yg dibuat
filosofinya bagus bunda.
Sederhananya sih memang begitu. kita tinggal buat target, dan “persiapkan anak panahnya”.
saat saya berhasil hattrik pertamax disini!Sukses!
oh gitu yah..kita liat posting berikutnya, apakah mas Ahmad bisa pertamax atau tidak nih
artikelnya asik nih bro.. kena banget di gue.. sumpeh.. gaya nulisnya juga enak banget, dibaca berulang2 gak bosen..
cocok banget nih dengan gaya tulisan kek gini. dipertahankan ya..
kapan kita ketemu lagi utk bahas bisnis travel?
oh.. mas hengky sukanya model “ngobrol” gitu yah..? siap juragan…
*waduh, di buka disini pertanyaan itu. khan masih belum matang boss
Bagi Saya sukses itu memang variatif, Saya mengartikannya dengan Suasana hati, jika hati kita mensyukuri kesuksesan yg telah diraih sdh merasa cukup, ya itulah kesuksesan. Sebab Manusia mmg tdk pernah ada rasa puasnya. Nice Posting mas Fadly
:recsel
syukur memang perekat yang paling kuat, agar kita, sebagai manusia bisa dekat dan merasa bisa meraih kesuksesan.
makasih mas Rafi…
Sukses berawal dari action … luka liku perjalanan bisnis adalah sebuah perjalanan yang harus (wajib) dilewati dengan penuh kelapangan dada .. yang terpenting adalah pantang menyerah .. sukses yang mas… artikel yang sangat mengingatkan
action dan tak kenal kalah, memang pondasi kuat untuk merebut kesuksesan.. jika itu sudah di pegang, tak akan ada pantangan yang bisa menggeser target suksesnya
Sukses terus mas Teten, sehat?
Kata sukses seharusnya tidak terlalu dimaknai berlebihan bagi para peniti sukses. Karena jika patokannya terlalu tinggi, tentu akan membuat minder.
Saya setuju dengan istilah yang dipakai mas fadly bahwa kriteria sukses adalah “berhasil sampai tujuan”.
Jadi, jika ingin dikatakan/merasakan sukses, sebaiknya target-target besar harus dipecah menjadi lebih kecil sehingga masuk akal dicapai dalam waktu relatif dekat.
Tidak ada sukses besar tanpa diawali sukses-sukses kecil. Sukses buat mas fadly
nah, ini nih teknik yang patut di tiru. memecah target dan mengumpulkannya kemudian.. cocok banget mas Hery.. logika yang padat. maknyuss…
kadang sering bingung sendiri ama kesuksesan seperti apa yang saya ingin kan mas. gimana ya biar tetap fokus padda tujuan kita?
coba aja baca lagi artikel ini, saya yakin anda akan menemukan pesan yang pas di hati..
pendapat saya agar kita bisa fokus, rasakan apa yg paling kita inginkan, dan hal itu terasa dekat dan kita merasa ada potensi untuk menggapainya.. kira2 gitu mas
Sukses dibidang apapun ada dipermulaanya. Jika seseorang sudah mau melakukan/action untuk sebuah usaha/bisnis bisa dikatakan dia telah sukses, tinggal sukses lanjutannnya. Bertambah sedikit, banyak atau suangaaat banyak. Karena untuk mau memulai sebuah usaha / bisnis biasanya tidak mudah, penuh dengan atribut penghambat / ketakutan yang tersembul dari dalam diri sendiri. Bisa melewati hambatan dari dalam, Anda Sukses.
pendapat anda agag filosofis sih, tapi saya rasa pantas sebagai pembuka jalan. dengan melalui proses kepercayaan diri dari dalam, maka usaha apapun, akan lebih mudah dilakukan dibandingkan kalau kita di bayang-bayangi oleh ketakutan diri sendiri..
@Barkah, Tks yah
Sukses menurut saya ialah ketika kita berhasil mengembangkan diri dan menjadi bermanfaat buat diri sendiri dulu. Lalu akhirnya juga menjadi bermanfaat bagi orang lain.
Dalam pemahaman saya, manusia yang sukses ialah mereka yang berhasil mengenali, menggali, dan lalu mengembangkan potensi dirinya. Hinggak akhirnya mencapai kebahagian lahir maupun batin.
Sejalan dengan pandangan Mas Fadly di atas, bahwa sukses dalam arti sederhana ialah berhasil mencapai tujuan. Tentunya tujuan yang telah ditetapkan atau diimpikan untuk dicapai.
tentu mas Is. mengenali, menggali lalu mengembangkan potensi kita sebagai subyek aktif, lebih berpeluang untuk mencapai “titik puas” dalam ukuran normatif. dengan begitu, saya yakin, kita akan lebih bijaksana memahami arti sukses yang paling dalam.
kalau kita sudah melalui proses itu dan sudah merasakan efek timbal balik, tentu kita akan bisa mengukur. dimana letak lebih dan kurangnya, dan seharusnya berbuat apa?
selain menciptakan kondisi yang memungkinkan kita untuk meniti hidup menuju sukses, kita juga harus mempersiapkan mental kita pada saat sukses nanti. jangan sampai pengakuan orang lain terhadap SUKSES yang kita dapat membuat kita menjadi tinggi hati sehingga SUKSES tersebut menjadi boomerang yang akan menjatuhkan kita ke tempat semula lagi,, sakit pasti rasanya!!
yah setuju mas evan. Mental akan menentukan posisi kita akan berada dimana.
terima kasih sudah menambah bobot tulisan ini
Tp mmng bener sih, orang lain yg menilai sukses pdhl kita belum, bisa terjadi jika orang lain tidak tahu tahapan menuju tangga impian tertinggi kita, makanya penilaian mereka bs jadi masih 5% dari tahap 1 kita.
Dan untuk mencapai kesuksesan butuh pemahaman yg matang biar kita siap menerima keindahan dan kepahitan dlm sunatullah kesuksesan itu sendiri
perspektif cukup berpengaruh bagaimana kita memandang sesuatu mas Arkum. kalau keliru memandangnya, bisa jadi alur ceritanya akan salah arah..
jadi menurut saya, tetap memperkuat karakter diri kita dalam menyikapi dan menyongsong sukses ke depan..
sukses untuk kita semua mas
memang sih ms, pijakan kita adalah bgm prespektif dlm memandang sesuatu, itu yg dibthkn untuk melengkapi kesimpulan atas setiap pengamatan
Seperti yang telah pernah dipaparkan bahwa Sukses hanyalah masalah Waktu. Semua hal itu kembali kepada kesungguhan kita masing-masing untuk dapat bersabar terus berjuang, menjalani setiap proses pencapaian sukses itu tahap demi tahap sesuai dengan target capaian dan tujuan sukses yang diharapkan. Telah banyak contoh dari orang-orang sukses yang telah memberi contoh agar seringkali kita harus berani menghadapi kesuksesan yang tertunda.
TERIMAKASIH telah berkenan Berbagi kata Bersama…
terima kasih kembali.
Tekad, serius dan fokus akan membantu kita berjalan lebih terarah pada obyek yang sudah di tentukan sebelumnya..
kalau kita sudah berhasil mencapai tujuan yang sesuai dengan yang kita inginkan berarti kita sudah sukses.
bisa begitu..
Hmmm… kalo ini saya belajar sama mas fadly.
just sharing aja mas
bagaimana pendapat mas fadly tentang kata sukses ini.
Jika kita ingin sukses kita memerlukan kendaraan untuk sukses
dan untuk memilih kendaraan sukses kita memerlukan seseorang yang bisa memilih atau sudah memiliki kendaraan sukses.
kalau sukses definitif, minta maaf mas, aku pas
karena suka masuk ke ranah filosofis…
tapi saya bisa menangkap apa yang anda maksudkan. mungkin sederhananya, “bagaimana belajar dari pengalaman orang lain atas bidang yang sama, yang ingin juga kita geluti..?”
kalau seperti itu, sah-saha saja. bahkan saya rasa kita akan terbantu dengan pengalaman orang lain, belajar dari kesalahan dan kiat-kiat yang ia lakukan, akan memperkecil “kerugian” yang akan kita alami. baik dari segi waktu maupun materi.
keren…
memperkecil “kerugian” bukan berarti kita nggak berani ambil keputusan ya mas…?
thanks loh mas sharingnya
benar mas..:)
Mungkin analoginya seperti kupu-kupu yang ikut dengan kendaraan yang kita tumpangi, tentunya kupu-kupu tersebut sangat cepat sekali untuk sampai ke tujuan.
Tapi sayangnya tidak selamanya orang bisa sukses dengan ikut-ikutan. Jalan sukses setiap orang berbeda-beda. Mungkin teorinya bisa kita tiru dan contek tapi tetap kita butuh meramunya agar cocok dengan diri kita sendiri. Karena hanya hanya kitalah yang tahu bagaimana diri kita yang sebenarnya.
Ramu agar menjadi kunci sukses kita masing-masing…
Kalau saya sendiri memahami kesuksesan itu sebagai sebuah mental… Jika kita sudah memiliki mental sukses bukan tidak mungkin kesuksesan-kesuksesan lain akan segera menyusul. Untuk mencapainya dibutuhkan proses yang panjang, dan seperti mas bilang juga jam terbang yang akan menggiring kita untuk sampai kesana…
S E P A K A T bin S E P E N D A P A T . . . .
saya pernah dibilangin sama temen “feb, bagian paling susah jadi orang kaya itu adalah, kita nggak pernah bener – bener tahu untuk apa sebenrnya kita kaya!” *tapi saya lupa waktu itu saya nanya apa. hahaha…*
terusannya gini “saya mau jadi orang pas – pasan aja. pas mau beli rumah, ada yang nawarin tanah murah. pas mau beli mobil, ada yang mau ngasih kereditan bunga 0%. pas mau punya istri, ada cewek cantik abis kecelakaan dan lagi hilang ingatan” :ngakak :ngakak
btw, gimana kabarnya mas fadly? aku udah lama nggak kemari
numpang baca2 yak mas
pas komentar, dapat :batabig :ngakak
:takut :takut
Info yang menarik nih….
itulah manusia, tidak pernah merasa puas dengan apa yang dia dapat . menurut orang lain bisa di katakan sukses, tapi diri sendiri menyatakan bahwa dirinya belum sukses .
sampai kapanpun, manusia tetap seperti ini . Hehehe
Thanks
Imamz
Setuju dengan post ini. Asal punya tujuan yang jelas dan tidak berganti-ganti sebelum tujuan tersebut tercapai, saya rasa semua orang bisa sukses.
MEnurut saya sukses kalau kita berhasil mencapai tujuan yang kita inginkan.
{ 1 trackback }