Menentukan pilihan memang bukan perkara sepele. Hal ini akan mengikutsertakan banyak pihak dalam diri kita masing-masing.
Diluaran sana akan, banyak obyek yang berubah jadi subyek. Dan hal itu sangat berperan terhadap sesuatu yang kita pilih. Karena “mereka” ini menyangkut ide, gaya hidup, kesejahteraan hidup, suka cita dan rasa tentram dihati terhadap apa yang kita pilih.
tidak sedikit dari kita terpaksa memilih jalan hidup yang relatif, bahkan mungkin sangat menonjol nilai kontradiksinya terhadap diri seseorang, setidaknya yang bisa kita rasakan lewat lubuk hati. “Ah ada ketidakpuasan, ada ketidakcocokan dan sebagainya…”
Setelah membaca artikel pendek pak jamil azzaini. “Tentang menentukan pilihan”. Saya merasa salah satu diantara sekian orang yang benar-benar tersudut.
?
Harus kuakui, saya termasuk orang yang belum menemukan sepenuhnya jalur pilihan yang benar-benar membuatku lupa diri.
Walau demikian, perlu memang menggapai sesuatu dengan proses kematangan yang berkelanjutan. Tidak ada proses instan. Itu benar harus kita akui.
Tapi bagaimana ketika kesadaran itu muncul dan kita tak juga mau mengakui bahwa kita perlu menentukan pilihan? Itu yang berbahaya.
Anda pasti sering membaca status di sosial media. Seorang pekerja yang mengeluh dengan rutinitasnya. Bukan dia tidak mau, tapi dia tidak tau apa yang harus dilakukannya. Bukan dia takut, tapi dia tak menemukan apa sebenarnya yang dikehendaki, dan bagaimana cara menuju kesana.
Jadi pesan sentral yang saya simak dari tulisan singkat pak jamil adalah, renungkan, tentukan dan mantapkan langkahmu. Selebihnya hanya tinggal perjuangan. Disitu akan banyak sekali terpaan yang berfungsi untuk memperkuat pondasi terhadap apa yang kita pilih.
Mungkin dalam proses perenungan akan tersita waktu yang proporsional untuk masing-masing kita. Sesuai dengan tingkat emosi kita. Jika kita termasuk orang yang labil, mungkin kita perlu seseorang untuk diajak berfikir, membantu mengkerucutkan, apa sih yang kita inginkan?
Tapi jika anda merasa mampu merenung sendiri, itu lebih baik. Setidaknya, kejujuran penuh, milik anda. Disitu akan terjadi pergulatan emosi yang hebat. Anda harus bersiap-siap menjadi orang hilang untuk sesaat.
Ok demikian dulu celoteh kali ini. Semoga mampu menyapa hati anda.menyirami kemarau bathin yang selama ini terasa gersang.
Dalam hitungan hari, ummat islam akan kedatangan bulan suci ramadhan. Semoga kita semua bisa memanfaatkannya untuk menciptakan kejernihan bathin.
Tak lupa saya mengucapkan
Mohon maaf lahir bathin ya.. (Lebaran sebentar lagi…)

{ 10 comments… read them below or add one }
dah lama ga main kesini nih
mohon maaf lahir batin juga mas…
Selamat menjalankan ibadah puasa ya….
curhat nih bang?
salam kenal gan,,,
salam sukses juga,,
Salam Sukses Mas Fadly!
Faktanya memang banyak orang yang belum mampu menemukan pilihan hidup yang memang bener-bener PAS. Saya termasuk juga di dalamnya
Semoga di moment yang istimewa ini, kita mampu menemukan jalur yang lebih tepat atau mungkin lebih memantapkan pilihan yang ada sekarang.
kenapa lama nggak posting web mas fadly
saya sekarang sedang bingung banget bang menentukan pilihan soal wanita..
Disatu sisi orangtua saya tak setuju karena sikap-nya dan selisih umur kami yg beda 3tahun,cerewet dan mereka (ortu) beranggapan bahwa nanti saya akan ‘kalah’ dalam keluarga(dia lebih dominan) dan fisiknya ituloh, katanya kurang serasi tapi disisi lain saya suka kepribadian dia. …saya harus bagaimana ya bang? Salam kenal
Pada saat kita mengalami suatu pengalaman pahit, terkadang pilihan apapun yg d tawarkan akan sulit kita terima,..tapi pada saat kita sadari klo hidup ini ternyata memang selalu ada pilihan otomatis kita menginginkan untuk yg terbaik, dan kita akan memilih untuk bangkit dan melangkah untuk lebih maju, dgn menganggap pengalaman pahit adalah suatu pembelajaran yg lebih baik lagi, jd pilihan hidupmu berikan yg terbaik, jgn pernah sia2kan waktu yg sgt berharga yg di hadiahkan oleh tuhan buat kita,,,..
thanks infonya mas fadly
Artikelnya bagus gan,,,numpang promo yah,,jgn lupa mampir k blog gue yah,,thankkss..
menentukan pilihan memang tidak mudah