Berbeda Pendapat itu Indah

by fadlymuin on February 8, 2010

Apakah anda setuju bahwa berbeda pendapat itu indah?

Tiga hari belakangan ini. Blog saya sangat akrab dengan kata Pendapat. Sebelumnya saya membuka kesempatan untuk menerima Jajak Pendapat dari rekan-rekan sekalian. Sekarang saya coba lagi mengangkat tema Pendapat, dalam Perspektif “esensi perbedaan”. Bahwa prinsipnya berbeda itu indah.

Posting kemarin, yang di tulis oleh mas Agus Siswoyo yang mengangkat tema Blogger Moralis. Cukup menarik respon kritis dari berbagai teman-teman blogger.

Tidak seperti biasa, kolom komentar rata-rata panjang dan argumentatif. Saya sendiri, cukup tercengang dan terpaku melihat respon yang luar biasa itu. Apa yang bisa terlihat disitu? Perbedaan pendapat. Bener tidak? (koreksi jika saya salah)

Seperti yang sudah saya tulis di kolom komentar, bahwa saya tadinya tidak menyetujui artikel mas Agus itu. Sebab kalau saya lihat dari pengamatan saya. Artikel ini berpotensi menjadi perdebatan panjang. Karena tema yang di angkat termasuk popular. Tapi karena saya tak ingin menjadi blogger egois dan tidak menghargai perbedaan pendapat, makanya artikel itu saya approve.

Sebenarnya saya cukup letih berada dalam lingkaran “perbedaan” yang berkepanjangan. Hampir lima tahun kuliah di fakultas ilmu politik, cukup membuat otak saya tak asing lagi dengan perbedaan-perbedaan. Mempertentangkan nilai-nilai, kebenaran, relativitas, moralitas dan faham-faham lain yang cukup dalam untuk di perbincangkan. Tapi bukan berarti saya anti berbeda pendapat. Tidak sama sekali. Cuma saya rasa porsinya agag saya kurangi.

Karena dua artikel sebelumnya yang lekat dengan wacana perbedaan. Saya pun akhirnya mencari referensi di google dengan kata kunci perbedaan pendapat. Hal ini saya lakukan semata-mata sebagai tambahan ide agar saya mendapatkan pemahaman yang obyektif tentang arti perbedaan pendapat.

Dari beberapa artikel yang saya baca, di campur dengan subyektifitas saya sendiri. saya berkesimpulan bahwa,

Perbedaan itu adalah suatu keniscayaan. Perbedaan pendapat itu suatu kejadian yang pasti terjadi. Tak ada manusia yang tidak berbeda. Secara fisik anak kembar mungkin bisa serupa, namun secara mental, anak kembar belum tentu sama.

Jangankan anak kembar, jika kebetulan kita masuk ke suatu ruangan dan menemukan ada orang yang berpakain percis dengan cara berpakaian kita. rasanya agag gimana gitu.. ada rasa canggung dan salah tingkah. Itu pengalaman saya kalau bertemu dengan seseorang, yang kebetulan, berpakaian sama dengan saya waktu itu. Pesannya adalah, “saya tidak ingin sama”.

Contoh lain,

Hubugan cinta suami istri, beberapa kali saya membaca dan mendengar, baik di majalah Koran ataupun TV. Alasan sepasang suami istri memutuskan untuk menikah, katanya karena ada persamaan pandangan. Merasa ada chemistry Namun belakangan, mereka sering bertengkar. Kenapa? karena persamaan pandangan sudah mulai tidak sama. Mulai Berbeda!

Ringkasnya, sampai kapanpun kita akan sering mengalami perbedaan. Termasuk dalam lingkungan yang mungkin kita anggap aman-aman saja. harmonis dan tidak ada pertentangan yang berarti. Kita baru sadar, jika perbedaan itu sudah meruncing dan mengancam perpecahaan yang menyedihkan.

Makanya perbedaan pendapat bagi saya tetap merupakan suatu kejadian yang indah. Sejuk dan menyegarkan. Jika! perbedaan itu di bentengi dengan perasaan yang baik. dengan asumsi yang positif. Dengan maksud yang jauh dari unsur-unsur pemecahan. Perbedaan bisa di sikapi sebagai elemen pelengkap bagi keterbatasan kita sebagai individu.

Sedangkan dalam konteks mempertentangan “kepentingan”. Ini adalah hal lain yang perlu di kupas dalam kesempatan berbeda. Sebab unsure “kepentingan” disini akan sangat subyektif. Walaupun argumentasinya mengandung pemikiran yang obyektif. mohon hal ini disadari sebagai wacana yang berbeda.

Mungkin sekian dulu respon saya tentang hakikat berbeda pendapat. Jika di rasa kurang dalam dan kurang menggigit. Silahkan di perdalam dalam versi rekan-rekan.

Salam hangat..

Berbeda itu indah..

Share

{ 67 comments… read them below or add one }

1 iskandaria February 8, 2010 at 19:24

Petromax nih :sup2: kayaknya

Reply

2 fadlymuin February 8, 2010 at 19:35

tepat! sampe dua kali… :D

Reply

3 iskandaria February 8, 2010 at 19:25

Petromax nih kayaknya :sup2:

Reply

4 Umar Puja Kesuma February 8, 2010 at 19:48

Dalam setiap perbedaan dimungkinkan ada persamaan.
Dalam setiap persamaan, pasti ada perbedaan.
Saya sepakat, bahwa perbedaan itu akan selalu ada dan mengiringi perjalanan hidup manusia. Bahkan dalam kitab suci Kitab Suci Al-quran ditegaskan bahwa Allah telah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa dengan tujuan untuk saling mengenal.
Begitupula dalam sebuah hadist disebutkan bahwa perbedaan itu adalah rahmat.
Yang menjadi PR sekarang adalah, bagaimana meramu beragam perbedaan tersebut agar harmonis sebagaimana harmonisnya sebuah group orkestra / drum band atau seindah warna pelangi.
Setidaknya dibutuhkan modal dua sikap dasar, yaitu saling menghargai dan saling menghormati.

Reply

5 fadlymuin February 8, 2010 at 22:11

nah itu yang masih jadi tantangan. menciptakan harmonisasi mas

Reply

6 Ahmad Subandono February 8, 2010 at 20:26

rasanya kalo semua yang ada didunia ini sama pasti kehidupan ini akan sangat menjemukan..dengan adanya perbedaan kesempurnaan sesuatu bisa mungkin tercapai, pendekmya saling mengisi kekurangan masing2

Reply

7 fadlymuin February 8, 2010 at 22:08

kalau sama semua hidup bakal monoton dan statis mas.
berbeda bukan untuk berseberangan. perbedaan bukan untuk berselisih. tapi berbeda untuk suatu yang lebih berarti.. siplah mas ahmad :D

Reply

8 iskandaria February 8, 2010 at 20:30

Saya sependapat banget Mas.

Ketika menyimak beragam pendapat dengan beragam sudut pandang, rasanya wawasan berpikir saya semakin luas dan kaya deh. Terlebih lagi jika menyimak komentar-komentar cerdas, walau agak berbeda dengan pendapat pribadi kita.

Semuanya memperkaya khasanah berpikir kita. Yang penting komentar yang ditulis tetap mengedepankan intelektualitas ketimbang nuansa emosi.

Reply

9 fadlymuin February 9, 2010 at 13:31

alhamdulillah kemarin artikelnya mengarah kepada diskusi yang bijak. tidak terjadi debat kusir yang mencekam..

Reply

10 mh February 8, 2010 at 20:43

keindahan tiada duanya.. wakakakak

Reply

11 fadlymuin February 8, 2010 at 22:09

suit..suit….

Reply

12 mh February 10, 2010 at 06:44

PRIKITIIEEWWWWWWW

Reply

13 Bundapreneur February 8, 2010 at 20:55

Perbedaan adlh rahmah.rahmah adalah kasih sayang…menyampaikan perbedaan dlm harmoni dg tujuan kasih sayang

Reply

14 fadlymuin February 8, 2010 at 22:09

teduh dan adem bacanya bunda

Reply

15 mh February 9, 2010 at 06:48

bunda lagi sensi tuh.. dari kemaren marah2 mulu :ngakak

Reply

16 Adi February 8, 2010 at 21:32

Setuju. Tapi rasanya orang yang sungguh-sungguh bisa menerima dan menghargai perbedaan itu jarang sekali. Kebanyakan orang menerima perbedaan selama orang ngikut pikiran dia, kalo nggak ya ngotot.

Reply

17 fadlymuin February 8, 2010 at 22:12

perlu kedewasaan menyikapi perbedaan mas adi… sayapun merasakan itu kok. ga bosan-bosan melatih

Reply

18 Suarakelana February 8, 2010 at 21:49

Perbedaan indah, persamaan juga menarik (kecuali persamaan matematik…lieurrr). Biarkan saja apa adanya, untuk menghiasi keseharian pergaulan kita.
Nice posting… (hayoo siapa yg alergi kalimat ini, he…he…). Just guyon…

Reply

19 fadlymuin February 8, 2010 at 22:13

moderat banget nih..:P

Reply

20 Agus Siswoyo February 8, 2010 at 21:55

Terima kasih kesediaan mas Fadly saat blognya saya acak-acak…
:hammer

Kapan lagi bikin heboh jagad blogging kalau nggak berantem mas…
:ngakak

Reply

21 fadlymuin February 8, 2010 at 22:04

sama-sama…

Reply

22 Suarakelana February 8, 2010 at 23:18

menarik juga cara mas Agus membangun personal branding. Setelah brand terbentuk, jolali kemasane sing rapet mas…biar gak cepet melempem.
Salut… lanjutkan ! :cendol

Reply

23 fadlymuin February 9, 2010 at 09:22

wah.. pesan sederhana. namun mengandung nilai filosofi yang tinggi.. ciamik!

Reply

24 Agus Siswoyo February 9, 2010 at 18:04

Oke deh, saya janji akan terus membangun sukses kecil ini…
Makasih supportnya.
:rate

Reply

25 arsumba February 8, 2010 at 23:23

berbeda itu biasa..
tapi yang akan jadi luar biasa shingga tidak jadi biasa ketika tidak bisa menerima pendapat orang lain dan menganggap pendapatnya yang paling benar, paling sip dan paling mantab..

Reply

26 fadlymuin February 9, 2010 at 09:23

bener. dan kalau itu terjadi, bukan lagi beda pendapat, tapi berusaha membangun konflik akut mas :D

Reply

27 Vidzas Erdien| Gara-Gara Candradot.com .... February 9, 2010 at 05:03

Perbedaan itu identitas setiap insan. Kita dapat mengingat seseorang karena perbedaannya. Misalnya, “Mas Fadly itu orangnya begini… begini… dan begini….; Mas Anu itu orangnya begitu… begitu… dan begitu…”. Parablogger saling mengunjungi, saling melengkapi, kaena perbedaan itu :D

Reply

28 fadlymuin February 9, 2010 at 09:25

yess… perbedaan akan memperjelas satu sisi dengan sisi yang lainnya.

Reply

29 LendraAndrian February 9, 2010 at 07:47

tak terbayangkan jika tiada perbedaan, semua akan SAMA, dan tdk akan ada inovasi…

Reply

30 fadlymuin February 9, 2010 at 09:25

asli. kalau seperti itu, yang pasti monoton mas! :)

Reply

31 Catatan Hery February 9, 2010 at 09:05

Seru ya diskusi kemarin. Kredit khusus untuk mas Agus yang mampu membuat artikel yang kontroversi dan mengundang komentar yang bermutu dari pengunjung.

Indahnya perbedaan.

Reply

32 Agus Siswoyo February 9, 2010 at 18:06

Saya justru ngos-ngosan menjawab artikel mas Hery.
:ngakak

Reply

33 Agus Siswoyo February 9, 2010 at 18:08

Maksud saya, saya kewalahan menjawab serbuan komentar dari fans berat mas Fadly. Gile, bikin sport jantung aja….
:rate

Reply

34 fadlymuin February 9, 2010 at 09:27

seru banget. mas hery berminat buat artikel kontroversi?

Reply

35 Catatan Hery February 10, 2010 at 09:51

Sebenarnya ada artikel kontroversi yang sudah saya buat, tapi jadi gak kontroversi karena kurang pengunjung.. hahaha

Saya pernah posting tentang ‘Anda dinilai dari pakaian anda’ bahkan Mas Joko Susilo pernah mampir dan memberi komentar. Sayangnya kemudian saya ubah sistem komentar di blog, komentar-komentar lama jadi hilang. hahaha. Selalu ada harga untuk perubahan.

Reply

36 fadlymuin February 11, 2010 at 19:07

reposting aja mas Hery.. di kemas lagi dengan versi yang lebih fresh.

Reply

37 Habib Yunus February 9, 2010 at 11:02

Perbedaan pendapat memang hal yang paling sering kita lihat dan kita dengar. Di TV, di koran bahkan dalam rumah tangga sekalipun. Perbedaan pendapat adalah hal yang sangat lumrah dan wajar.

Yang lagi hangat perbedaan pendapat antara anggota pansus dalam menentukan kasus century. Dalam kasus ini, seperti yang mas fadly bilang, unsur kepentingan yaitu kepentingan golongan tertentu terlihat lebih dominan.

Dan hanya ada satu orang saja yang dapat menyatukan perbedaan tersebut. Siapa itu? yaitu seorang pemimpin yang siddiq, tablig, amanah, dan fathonah. Seperti nabi Muhammad SAW (apa mungkin ya ada seorang pemimpin seperti itu di zaman seperti ini….?).

Nah, mungkin itu mas saran saya bagaimana menyatukan berbagai macam pendapat. Tapi untuk kasus beda pendapat antar blogger, apa perlu ya ditunjuk seorang pemimpin….? :bingung

Reply

38 fadlymuin February 9, 2010 at 13:34

nah, itu dia. masing-masing perbedaan akan berada dalam lingkup sosial sendiri-sendiri. kalau dalam tingkatan yang lebih luas dan kompleks, tentu di butuhkan figur yang bisa menyatukan keberagaman itu. tapi dalam lingkup kelompok2 sosial kecil. hal itu tidak terlalu di perlukan bang Habib..

Reply

39 shalimow February 9, 2010 at 12:22

perbedaan pendapat mengundang dinamika kehidupan ya …, enjoy dan mencari jalan tengah adalah kewajiban semuanya.
perbedaan pendapatan yang agak sulit dicari jalan tengahnya pak, heheheh
tx

Reply

40 fadlymuin February 9, 2010 at 13:35

sulit jika egoistis yang di kedepankan di bandingkan karakter bijak.

Reply

41 MetaHarry February 9, 2010 at 16:02

sangat setuju sekali mas, tanpa perbedaan pendapat mungkin hidup dan dunia ini terasa sepi, terasa hampa// tapi dengan adanya perbedaan pendapat, hidup ini terasa indah dan ramai. oleh karena itu perbedaan sangat dibutuhkan, dan tentu saja dalam hal yang postif.. :rate

salam kenal mas… berminat tukera :ngakak n link gak mas? :ngakak

Reply

42 fadlymuin February 9, 2010 at 16:16

untuk tukeran link, saat ini belum mas. lagi ada kontes seo soalnya. khawatir akan mempengaruhi obyektifitas peserta kontes blog ini

Reply

43 Arief Maulana February 9, 2010 at 16:09

Different is cool. In the business, become different is a key to get success…

Reply

44 fadlymuin February 9, 2010 at 16:14

ok boss…

Reply

45 Arief Rizky Ramadhan February 9, 2010 at 16:23

kalo semua orang pendapatnya sama ga asik mas.. saya sering debat sama temen sekolah soal bisnis :ngakak dan hasilnya sampai sekarang bisnis yang direncakan 1 tahun ga jalan-jalan :ngakak

Reply

46 arkum February 9, 2010 at 16:39

Debat melulu sih ms…hahahaha

Reply

47 Cara Cari Duit February 9, 2010 at 16:23

Berbeda pendapat asalkan maksud dan tujuannya sama itu tidak masalah.Yang terpenting harus menjaga hubungan baik walauoun pendapat yang kita ajukan berbeda satu sama yang lain.

Reply

48 arkum February 9, 2010 at 16:47

hukum alamiahnya manusia itu sdh brbeda,mulai dr jiwa(id,ego,superego),model jari,bntk tubuh,wajah dst.smuanya sdh brbeda.artinya perbedaan itu adl fitrah manusia.brarti menolak perbedaan = menolak fitrah mans.

Reply

49 fadlymuin February 9, 2010 at 16:52

larinya agag psikis ya mas?

Reply

50 arkum February 10, 2010 at 10:11

hehehehe…,kebetulan itu data yg tak miliki mas.

Reply

51 arkum February 9, 2010 at 16:52

Nambahin ms,tapi kebenaran tetap hrs 1.Menghormati perbedaan tdk brarti mengorbankn kebenaran

Reply

52 fadlymuin February 9, 2010 at 18:09

filosfis namun relefan dalam hal ini.. tks mas arkum

Reply

53 T. Wahyudi February 9, 2010 at 17:20

tepat mas… berbeda pendapat… jadi lebih bervariasi dan menambah masukan… tapi saya kira… harus ada satu hasil…. :cendol

Reply

54 fadlymuin February 9, 2010 at 18:07

itu perlu moderasi yang berimbang mas. dan di butuhkan figur yang pas untuk melakukan itu…

Reply

55 ghe February 9, 2010 at 19:15

“Sedangkan dalam konteks mempertentangan “kepentingan”. Ini adalah hal lain yang perlu di kupas dalam kesempatan berbeda. Sebab unsure “kepentingan” disini akan sangat subyektif. Walaupun argumentasinya mengandung pemikiran yang obyektif. mohon hal ini disadari sebagai wacana yang berbeda” mengutip kaliamt ini saya lebih memilih kalau perbedaan pendapat di negara kita lebih cenderung ke mari mas……bukannya bikin variasi malah bikin fantasi keributan antar oknum yang katanya pembela rakyat

Reply

56 fadlymuin February 9, 2010 at 20:12

saya capek mas masuk ke wilayah konflik seperti itu. terlalu politis.
kita sebagai penulis/ blogger lebih baik mempertajam pemikiran. pemperkuat karakter dan menyalurkan dalam bentuk yang lebih produktif… dalam kesempatan-kesempatan lain mungkin akan saya angkat sebagai wacana yang bisa kita kupas lebih jauh.. tks mas ghe..

Reply

57 febri February 9, 2010 at 19:25

wah ini yang berat mas… :D
saya kurang banyak makan pembahasan tentang perbedaan.
bukan soal perbedaannya, yang memang mas Fadly sebut sebagai sesuatu yang “pasti terjadi”.
tapi sikap, reaksi, dan feedback yang kita dapat, atau utarakan ketika terjadi perbedaan ini. apalagi yang dilatari kepentingan, yang pastinya beda2.
saya lebih terlatih untuk melihat “kalo selalu ada positif dan negatif, kenapa saya harus cari negatifnya? saya kupas tuntas saja positifnya”. jadi perbedaan itu hanya warna bagi saya mas :D
kalo pun dilatar belakangi kepentingan, ya biasanya kalo bukan saya yang ngalah, ya saya yang ngalah :ngakak (kalo memang kepentingan berhubungan dengan tujuan, setau saya jalan ke Roma tidak hanya satu :D )

any way, ini hanya komentar orang nggak tau apa2 mas. mohon jangan terlalu ditanggapi :D *nggak PeDe Mode On.*

Reply

58 fadlymuin February 9, 2010 at 20:19

kalau sudah masuk dalam konteks “kepentingan” kita mau tidak mau harus menyadari bahwa faktor tendensiusnya sangat besar. ada maksud di balik semua itu. ada tujuan yang ingin di capai.. :D

*tetap saya tanggapi mas he he he he……….

Reply

59 Andrik Sugianto February 9, 2010 at 21:20

perbedaan itu indah. kalau semua sama saya rasa kehidupan ini g akan berjalan. Justru kita diciptakan berbeda agar bisa saling mengisi dan memahami. Bukankah begitu mas fadly?

Reply

60 fadlymuin February 9, 2010 at 21:29

iya mas, hanya perbedaan akan terasa sesak, jika muatannya sudah berisi kepentingan sesaat..

Reply

61 A9YnD1LV3R February 11, 2010 at 08:45

Dari apa yang saya lihat, orang yang bertengkar biasanya memang tidak ada lagi persamaan. Betul mas Fadly.

Nah, disini kebanyakan orang salah bagi saya. Dalam hubungan, jika orang hanya melihat dari perasamaan saja untuk menjalaninya. Begitu ada perbedaan langsung pikirannya mempengaruhi perasaannya yang akhirnya bertengkar karena alasan tidak cocok.

Tapi, jika awalnya melihat karena perbedaan. Apalagi menganggap perbedaan itu mengasyikan. Begitu ada persamaan dalam hubungan semakin menunjukkan kasih sayang dan begitu ada perbedaan, terlihat biasa saja. Karena memang kita di ciptakan berbeda dan tidak bisa di pungkiri.

Reply

62 fadlymuin February 11, 2010 at 09:20

menarik mas Agy, justru disinilah “kekuatan harmonisasi’ berperan aktif. ada nuansa, ada warna berbeda. yang terpenting mengedepankan integritas.

Reply

63 Aldy February 11, 2010 at 16:22

Kenapa harus takut dengan perbedaaan ?
Saya seorang rimbawan, hutan indonesia selalu dipenuhi dengan pepohonan yang heterogen dan selalu memiliki perbedaan pada setiap jenis pohon sekalipun mereka berasal dari rumpun yang sama.
Mungkin analoginya terlalu sederhana, tetapi dalam pandangan saya perbedaan itulah yang membuat gairah dan adrenalin kita selalu terpicu.
Bayangkan saja jika isi artikelnya mas Fadly selalu sama dengan blog say, pasti orang pada bingung mau baca yang mana.
Saya tidak anti perbedaan bahkan saya mencintainya, tetapi saya anti jika perbedaan itu kemudian menimbulkan perpecahan.

Reply

64 fadlymuin February 11, 2010 at 19:04

prinsipnya kita sepakat bahwa berbeda adalah sesuatu yang tak terhindarkan dan hakikatnya memang kita harus berbeda satu sama lain. masalahnya adalah ketika perbedaan itu tidak bisa di sikapi dengan bijaksana.. jika demikian, maka bukan tidak mungkin, apa yg anda fikirkan bisa terjadi mas Aldy. “Perpecahan”.

Reply

65 Aldy February 11, 2010 at 19:49

Saya percaya Mas Fadly, hanya orang-orang kerdil saja yang tidak mampu menyikapi perbedaan dengan bijak. So saya percaya, setelah mengeksplore blog ini ( sebagian bilang artikelnya berat ), admin blog ini termasuk kategori demokrat, Pis Mas.

Reply

66 fadlymuin February 11, 2010 at 20:06

siplah… makasih kategori “demokrat”-nya mas Aldy :)

Reply

67 Cara Dapat Uang March 9, 2010 at 09:28

Dengan berbeda pendapat akan mampu menciptakan ide kreatif yang membangun.

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: