Apakah di diamkan atau diobati?
Dalam kehidupan sehari-hari kita tak luput dari rasa takut. Perasaan yang mencekam dan seakan-akan mengancam kita. Didalam fikiran kita mengatakan, bahwa jika kita melakukannya, maka akibat terburuk serta merta akan kita terima. Oleh karena itu saya tidak perlu melakukannya, karena hanya akan berdampak buruk bagi saya. Tapi benarkah rasa takut seperti itu beralasan, sehingga anda membiarkannya hidup dan tumbuh didalam mental anda, dan terus memeliharanya?
Terkadang, karena terlalu lama bersemayam didalam tubuh kita. Rasa takut seakan-akan telah menyatu dalam kepribadian kita. Menjadikan rasa takut itu bagian dari karakter kita. jadi semakin sulit membedakan, mana perasaan takut dan mana pribadi kita yang sebenarnya.
Mungkin juga karena anda telah mengidap virus mental yang mematikan, sehingga untuk mengenali rasa takut itu sendiri, anda sudah tidak mampu lagi. Jika itu terjadi pada anda, maka mulai sekarang luangkanlah waktu dan energi anda, untuk menyingkirkan rasa takut tersebut dari diri anda.
Tapi perlu anda ingat, rasa takut hanya patut kita hadapkan kepada Sang Pencipta. Allah SWT! Selain itu tidak perlu.
Rasa takut hanya akan membuat anda diam di tempat, bahkan mundur jauh kebelakang. Anda tidak akan berani melakukan sesuatu, untuk mewujudkan impian anda. Bahkan semua langkah anda akan di baying-bayangi pertimbangan yang mengerikan. Anda akan semakin terjerumus ke dalam lembah yang ketakutan akut.
Coba lihat bagaimana seorang Munir (almarhum) begitu berani memperjuangkan hak-hak asazi manusia. Apakah dia takut? Tidak! Bahkan sangat berani. Karena keberaniannyalah, ia dikagumi.
Saya juga suka gemes, ketika anak saya yang berusia 4 tahun, tidak berani berbaur dengan orang yang baru di kenalnya, atau tidak berani tampil di atas panggung. Tetapi seiring dengan waktu saya berusaha melatihnya. Sampai akhirnya ia berani tampil di atas panggung, berbaur dengan teman-temannya. Bahkan sangking beraninya banyak teman-temannya yang nangis karena kena jotosnya. he he he.. (kalo ini kelewat berani) beberapa kali saya harus minta maaf kepada orang tuanya karena perbuatan anak saya. (kalo ini saya lagi usaha agar semangat tinjunya bisa tersalurkan)
Saya juga teringat waktu pertama kali memimpin sidang dalam kegiatan kemahasiswaan, rasanya lutut mau copot, jantung berdebar-debar, dan ingin cepat-cepat turun dari panggung. Belum lagi teman-teman yang menertawain. Tapi setelah melakukannya beberapa kali, perasaan takut itu hilang dengan sendirinya. Bahkan jadi lebih aktif di organisasi kampus, membina rekan-rekan junior, dan aktifitas lainnya.
Ok kembali ke laptop…
Sama halnya dengan anak kecil, orang dewasapun memiliki rasa takut. Karena mungkin trauma masa kecil atau memang kungkungan realitasnya yang tidak pernah memberikan ruang kebebasan untuk berekspresi. Atau seringnya menerima hujatan dan ejekan. Sehingga tanpa disadari kita telah menstigma diri kita sendiri bahwa saya tidak memiliki keberanian yang cukup untuk melakukan sesuatu, untuk meraih impian.
Sebenarnya rasa takut itu adalah hasil ciptaan kita sendiri, yang dilegitimasi (disahkan) oleh orang-orang disekitar kita, baik itu keluarga, teman, atau masyarakat umum. Yang berlangsung secara terus menerus sampai sekarang. Begitu banyak kita mendengar kalimat, “Jangan”. Jangan ini…….., jangan itu………, nanti ini….., nanti itu………, dan sebagainya. Tanpa memberikan suatu alasan yang logis dan membangun. Kebanyakan sebatas larangan yang statis.
Baiklah, berikut beberapa vaksinasi yang perlu anda suntikan didalam mental anda.
- kenali penyebab rasa takut itu. Kalau anda benar-benar mengalami suatu ketakutan, maka coba kenali penyebabnya. Apa sebanarnya yang menyebabkan anda mengalami rasa takut?
- Ciptakan Solusinya, jika anda telah menemukan dan mengenali rasa takut itu. Maka tugas anda adalah mencari solusinya. Sebagai contoh anda takut menyetir mobil. Penyebabnya karena anda tidak tahu cara menyetir mobil, solusinya belajarlah menyetir mobil dan perbanyaklah latihan.
- Lakukan Tindakan atas ketakutan itu. Orang takut biasanya karena tidak pernah mencoba. Maka dari itu jika anda mengalami ketakutan tertentu pada seseuatu hal tertentu. Maka lakukanlah tindakan nyata terhadap ketakutan anda tersebut. sebagai contoh, anda takut presentasi, karena grogi. Cara satu2nya untuk menghilangkan rasa grogi itu, yah dengan Tindakan. atau anda takut ngeblog? mungkin karena anda tidak tahu caranya. maka temukan caranya. dan ngebloglah. kalau ngga tahu caranya, silahkan download panduannya di ebook ini, gratis! pelajarilah, semoga bisa membantu.
- Terimalah kekurangan anda. Jika anda sudah melakukan semua hal di atas, dan anda menemukan kekurangan disana-sini. Yang membuat anda kecewa terhadap diri sendiri dan pada akhirnya membenarkan ketakutan anda selama ini. Jika itu yang terjadi, berhentilah menghujat diri anda. belajarlah menerima kekurangan anda, dan miliki terus kemauan untuk tetap belajar dan berusaha.
Semoga vaksinasi ini bisa membantu anda mengatasi rasa takut selama ini.
Jika belum, maka teruslah berlatih…

{ 21 comments… read them below or add one }
rasa takut ada karena larangan. atau melihat orang lain melakukan kesalahan. tanpa mendapatkan jawaban (solusinya) terlebih dahulu. trus terlalu lama menemukan jawabannya. jadi, terus mengakar di hati or dirinya.
======================
solusinya harus ada tempat bertanya (mentor)
=============================
manusia membutuhkan teman berbagi.
================================
sukses buat mas Fadly.
tampilan n isi fadlymuin.com semakin keren aja
rekanbisnisku’s last blog post..Who I am –
betul sekali mas.
Larangan dan akibat. berfikir bahwa akibatnya akan seburuk apa yg kita bayangkan.
makanya banyak2lah berfikiran obyektif dan positif.
vaksinasi yang bagus… selesai di vaksin jgn jotos temen ya… saking beraninya… ntar mas fadly yang minta maafnya… huahahahaha…
tapi memang bener, kalo takut kita harus cari jalan keluarnya. jangan diem saja. terima kekurangan sudah harus pasti.. membaca posting ini, jadi ingat kalo manusia itu adalah makhluk yang lemah ya… takut ini, takut itu.. akhirnya ga jalan.. diem di tempat. bener kata kang kang dadang, harus ada temen berbagi… mau bagi cerita, bagi pengalaman, bagi ilmu, asal bisa juga bagi2 duit… hehehe.. yang ini komennya ga meres khan bacanya… hahahahaha… tenkyu om fadly..
Mas Boy bisa aja nih sindirannya.. ha ha ha
Mas Boy ini adalah figur penulis yang sangat produktif..
saya salah satu pengagum tulisan-tulisannya, hanya memang tulisannya suka bikin saya mengkerutkan kening utk membacanya. karena bobotnya ilmunya sangat luar biasa.
Maju terus Mas Boy
bener banget Kang Boy n Kang Fadly orang2 produktif.
sukses ya
REKANBISNISKU | blog rekan bisnis
rekanbisnisku’s last blog post..Who I am –
Bagaimana mengubah rasa takut menjadi peluang bisnis? Hehehe… artikelnya mantap Mas Fadly. Cocok banget dengan artikel terbarunya BISNIS GURU yang berjudul Menciptakan Peluang Bisnis dengan Pola Problem Solving
Hanya hanya orang yang bermindset PEBISNIS yang bisa melihat peliang itu. Dan sekarang sangat saya rasakan setelah membeli ebooknya Mas Denny Ardian. Tipsnya simpel, tapi efeknya luarbiasa. Hampir sepuluh ide BISNIS sudah saya pegang, tinggal di ACTIONkan, hehehe….
KLIK BISNIS GURU : Referensi Bisnis Online dan Info Pendidikan
ciamik…
sekarang tinggal menentukan prioritas mana yg mau dilakukan terlebih dahulu.
yups, saya sudah baca artikelnya Mas Umar…
Salam Hebat selalu Pak Guru
Artikelnya mantap Mas Fadly, terkadang kita tidak percaya pada diri sendiri takut tidak berhasil padahal belum dicoba, katakan tidak pd takut, Benar Mas kita patut takut hanya kepad Allah SWT. Berpikirlah Positive dan Badai Pasti Berlalu.
Salam sukses.
Betul Mas Fadly. Hanya pada-Nya kita patut untuk berserah diri.
Mengenai ketakutan, ada kata-kata mutiara dari Cheri Huber. Dia bilang “Every time we choose safety, we reinforce fear.”
Kata mutiara yang sangat menggugah Mas Joko..
memang kebanyakan kita memilih meningkatkan rasa aman, tapi tanpa disadari justru meningkatkan rasa takut.
contoh, ingin merasa aman dalam mendapatkan penghasilan. takut melakukan terobosan-terobosan, karena takut kehilangan pekerjaan yg dijadikan sumber rasa amannya.
Salam ACtion mas Joko
Tdak alasan untk takut gagal, tdak ada alsan untk tkut brmimpi, tdak ada alsan untk tkut mnjlani hdup ni… Artkel yg sngat luar biasa!
rasa takut itu sebenarnya hal yg sangat alami, seperti yg dikatakan mas Zam. hal itu dikarenakan pengetahuan manusia yang serba terbatas. hanya saja, bagaimana kita menempatkan ketakutan trsb pada porsi yang bijaksana. dan bagaimana kita menetralisirnya supaya kita lepas dari kungkungannya
Memang rasa takut dan berani adalah sifat alamiah manusia, seperti senang dan susah dll. dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Dan tips2 Mas Fadly merupakan bentuk obat mujarab untuk meminimalkan ketakutan menjadi sebuah keberanian. Luar biasa mas….
Blog Bisnis Online
zams’s last blog post..Build Your Web’s Links With the Free Linking Building Service
saya hanya mencoba sebisa saya mas Zam, tulisan ini murni dari perenugan perjalanan hari2 saja. semoga bisa memberikan pencerahan…
Sukses untukmu mas Zam
lakukan hal-hal yang menakutkan, berkali-kali, maka rasa takut itu akan menyingkir dengan sendirinya…. salam kenal…
madhysta’s last blog post..Management Approach to Problem Solving
Salam Kenal Juga Madhysta… selamat bergabung
Rasa takut hanya ada di angan-angan, bukan kenyataan. Rasa takut bisa diatasi dengan menghadapinya bukan bersembunyi darinya.
viko’s last blog post..Hewlett Packard Printer
@viko.. sepakat!
rasa takut harus dilawan dengan tindakan.
terima kasih mas artikelnya bagus, sangat bermanfaat buat saya. minta ijin ngelink ya mas, thanks
Kalau kita merasa takut berarti kita tidak percaya sama Tuhan.Padahal Tuhan akan selalu setia menemani kita dalam beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari.
iya mas, untuk yg satu itu, perlu dukungan keyakinan yang lebih dalam lagi. karena dalam konteks manusia, rasa takut itu lebih bersifat realistis, nyata dan bisa di raba.
{ 2 trackbacks }