Kebiasaan menulis dan kesehatan mental merupakan suatu keadaan yang sungguh berbeda. Tapi dalam kaca mata anlisis tertentu, ternyata kedua situasi ini sangatlah erat kaitannya.
Begini…
tapi ini masih prediksi dan analisis saya sekilas pandang loh yah. Jadi kalau nanti anda punya pendapat lain silahkan di sampaikan agar kita bisa diskusikan nanti. Setuju?
Lanjut….
Bicara soal kesehatan mental, biasanya seseorang yang terserang penyakit-penyakit mental, katakanlah depresi ringan, stress, paranoid, bimbang dan lain sebagainya. Bermuara dari tekanan-tekanan social dalam alam realitasnya.
Semakin besar tekanan yang ia terima maka semakin besar pula efek penyakit yang di deritanya.
Dan solusi umum yang biasanya di sarankan oleh para psikolog adalah “melakukan stimulus atau rangsangan agar seorang individu mampu membahasakan perasaannya keluar dari dirinya”. Maksudnya, siapapun yang mengalami tekanan-tekanan emosi yang bersifat kejiwaan. Maka berusahalah untuk mengeluarkan perasaan itu.
Mengeluarkan perasaan bisa di lakukan dengan cara apa saja. Artinya harus ada media untuk membahasakan perasaan terpendam tersebut.
Makanya, bersyukurlah anda-anda para blogger. Karena anda sudah memiliki media aspirasi yang tepat. Tempat untuk menuangkan tekanan-tekanan emosi anda. Apapun yang anda rasakan anda bisa membahasakannya dalam bentuk tulisan di sebuah blog anda.
Semakin pandai anda menuangkan ide anda dalam bentuk tulisan, maka semakin pandai pula anda mengelolah tekanan bathin yang ada didalam jiwa anda.
Begitulah kira-kira korelasi antara kebiasan menulis dan kesehatan mental secara umum. Artinya blogging dan kebiasaan menulis sungguh merupakan kebiasaan yang positif. Jadi selayaknya di lestarikan dan di pelihara dengan baik, agar suatu saat bisa berkembang dan membentuk sebuah profesi baru.
Jadi logikanya begini :
Kesehatan mental itu bisa terpelihara karena adanya media aspirasi yang baik.
Sedangkan blogging dan kebiasaan menulis adalah kegiatan aspiratif yang positif.
Cocok khan??
Share



{ 15 comments… read them below or add one }
iya cocok kok mas

saya setuju kok kalo terbiasa menulis itu baik untuk mental
sambil curhat2an getooo
sambil menyelam minum air. sambil curhat, dapat kebiasaan baik. tul toh mas Andri?
mantap mas! setuju lagi deh saya
mantaps neeh.
1. Blogging for education
2. blogging for business
3. blogging for branding
4. blogging for healthy… bukan begitu mas?
untuk saat ini saya masih fokus sama poin 1 dan 4 education and healthy mas. saya yakin dengan memperdalam dua poin itu saja, maka berangsur2 blogging for branding and business pasti akan ketarik dengan sendirinya..
kalau saya baca dari tulisan anda, berarti intinya adalah PELAMPIASAN ya mas…. biar gak ngrundel di OTAK…
tapi… yang POSITIF jangan pelampiasan NEGATIF… he…
hmm… tapi jangan melampiaskan yg tidak2 yah
bener mas tri, menulis bisa di jadikan sirkulasi yg baik untuk mendapatkan udara mental yang lebih dinamis, harmonis dan gaul gitu loh…
Saya pernah mengikuti pelatihan, apapun yang kita rasakan kemudian di tuangkan (saat ini blogging) memang memberikan efek lega..
berarti dengan adanya blog tekanan-tekanan psikologis, sedikit bisa tersalurkan dengan baik, betul khan?
Allo mas Fadly, artikelnya mantap betul…betul…betul…berybtunglah rekan rekan sekalian yang punya blog bisa menuangkan uneg uneg atau bahkan ide ke dalam blog syukur bisa bermanfaat untuk orang lain salam sukses selalu mas Fadly
allow teman!!
apa khabar?
beul sekali, blog bisa jadi media penyaluran “uneg-uneg”. tentu saja penyampaian uneg-uneg ini dengan cara-cara yg baik dan menyenangkan si empunya uneg2.. iya ga mas ?
tujuan mashengky ngeblog adalah untuk membuang stress.. di blog mashengky, penulis bisa memaki2 orang seenaknya wakakakak…
stress emang harus di minimalisir, syukur2 bisa lenyap 100% mas..
kalau ciri karakter mashengky yg “itu” sih, kita sudah pada mudeng deh. emang kental banget.. he he he
saya sangat setuju dengan anda, terima kasih atas sharing pengetahuannya
sama mas Agung, smoa bermanfaat. amin!