Sebenarnya, tema ini bukan bidang saya. dan rasanya agag ganjil untuk bicara tentang SEO (Search engine optimization). Sebenarnya saya hanya ingin memperkenalkan tentang WEO (Write engine optimization). Dan rasanya akan lebih pas, jika saya padukan dengan wacana tentang SEO.
Ok, lanjut!
Sekilas komentar saya tentang SEO
Teknik SEO sudah bukan barang baru, bahkan sudah sangat populer dikalangan blogger. Sebagai sebuah teknik, cara, kiat atau rumusan yang tujuannya untuk meningkatkan popularitas, traffic dan mendapatkan pengunjung blog yang solid.
Berbagai teknik dan kiat SEO sudah diupayakan, dimaksimalkan, diefesiensikan, diefektifkan dan sebagainya. Otak sudah diperas, agar teknik SEO ini benar-benar bisa berfungsi optimal pada sebuah blog. Gunanya tentu si empunya akan mendapatkan pengunjung yang berlimpah.
Jika memang, teknik SEO benar-benar di kuasai. Bukan mustahil, blog yang di olah akan ramai tak terkendali.
Namun tidak semua orang bisa dengan mudah bisa menguasai cara-cara yang seo untuk mendapatkan pengunjung yang stabil.
Bahkan social media semacam Facebook dan Tweeter juga sudah umum digunakan sebagai salah satu cara untuk menutupi kekurangan pengetahuan di bidang SEO ini. Di upayakan agar bisa mendapatkan klik dari orang-orang yang penasaran dan pengen tahu ada apa di balik sebuah judul yang menggoda itu.
Walau cara seperti itu, mempromosikan blog lewat sosial media, dilakukan. Namun, teknik SEO tidak sepenuhnya ditinggalkan. Menggantungkan harapan dari mesin pencari, tidak benar-benar hilang. Hal itu hanya sebagai tambahan, pelengkap atas upaya optimasi.
Intinya, SEO adalah cara yang masih memagang peranan penting dalam usaha membesarkan nama Sebuah blog.
Trus apa hubungannya dengan WEO bung?!!
Istilah WEO (Write Engine Optimization) muncul begitu saja di benak saya. Ketika lagi asyik menulis tentang Penulis Tamu kemarin. Tiba-tiba ide itu berseliweran di otak. Daripada lepas tak terkendali, mendingan saya tangkap!
Tapi kalau saya fikir-fikir, teknik ini bagus juga loh. Kalau SEO lebih megutamakan kekuatan mesin. Nah WEO ini lebih mengutamakan manusia sebagai pembacanya.
Semakin banyak tulisan kita tersebar kemana-mana, maka semakin terbuka juga peluang menjadi populer. Itu artinya apa? Saya tak perlu menjawabnya. Anda sudah bisa menebaknya.
Nah, singkat cerita, jika kedua teknik ini dipadukan. Teknik SEO tetap jalan dan teknik WEO mulai digenjatkan. Maka saya berkeyakinan, bahwa antara blog dan pemiliknya akan memiliki nama yang sama-sama tajam. berimbang!
Sebab, teknik weo ini lebih mengutamakan kekuatan tulisan daripada kekuatan kata kunci.
Artinya pengunjung yang datang, karena merasa kagum dengan sosok pemilik blog. Merasa haus akan gagasan-gagasan yang pernah di bacanya. Kedatangannya karena ingin menemukan bentuk tulisan lain yang sekelas dengan tulisan yang pernah di bacanya. Dan kini ia datang langsung ke sarangnya untuk menemukan lebih banyak lagi tulisan serupa.
Semakin banyak pembaca yang merasa begitu akan semakin bagus. Dan jika ini bisa di pertahankan secara konsisten, maka kita tinggal tunggu hasilnya. Kira-kira apa yang akan terjadi.
Lalu apakah semua blogger berpeluang melakukan teknik WEO ini? Kalau bicara peluang tentu saja semua berpeluang. Apakah itu pendatang baru atau bukan.
Namun masalahnya, apakah untuk melakukan teknik WEO ini sudah siap dengan konsekuensinya atau tidak? Sebab, jangan sampai anda di cap bahwa menulis di blog atau sosial media, hanya sebagai Trend Penulis sesaat. Tentu ungkapan ini kurang nyaman, dan cukup nyentil di kuping.
Dan untuk menghindari ungkapan seperti itu. Dicap sebagai angot-angotan, hanya trend sesaat, tidak perlu terlalu dirisaukan. Karena kita masih bisa mensiasati dengan permainan ”dosis atau frekwensi”.
Kita bisa buat semacam rencana kecil kedepan. Misalnya dalam seminggu atau sebulan, berapa kali mau nulis di blog sahabat. Atau dalam tiga bulan, dan seterusnya.. dan blog siapa saja yang akan kita jadikan sasaran WEO. Tema-tema apa yang menarik buat saya? dan sebagainya..
Kita bisa mulai misi ini. Kita bisa eksis dan menerapkan teknik WEO ini dengan cara membuat formulasi kecil seperti itu.
Okey.. saya rasa segitu dulu usulan saya..
Kira-kira menurut anda bagaimana? Apakah perpaduan teknik SEO dan WEO ini bisa jadi harmonis atau justru malah mengganggu, terasa ganjil? Atau malah teknik WEO ini hanyalah angin lalu dan seharusnya ga perlu di omongin karena tidak terlalu penting….? ?

{ 88 comments… read them below or add one }
WEW
WEO bukannya bagian dari SEO yah..?
yang pernah saya baca sih WEO bagian dari SEO
btw bagus aja deh wacananya
sebenarnya sih bagian juga bun.. tapi kalau saya lihat masih ada perbedaan yang mononjol kok
Tampaknya konsep WEO ini perlu diperuncing lagi nih. Masih banyak yang kurang faham kayanya…
tolong diperuncing di blog mas Khery.. supaya lebih atraktif
Saya Fikir sih tergantung dari masing2 Blogger mas Fadly, Jika memang nyaman menjalankan kedua2nya yaa just do it, tp jika hanya trend atw ikut2an sebaiknya gak perlu maksain kali yee… :siul
iya sih Mas Rafi..
Tentu kembali lagi kepada selera, jalan seperti apa yang diinginkan untuk mencapai “orientasi kebanggan”. atas dirinya dan blognya.
wah ada istilah baru lagi nih mas, WEO … ntar lama-lama ada juga istilah BEO (Blog Engine Optimization) ..
iya nih mas Evan
untuk masalah BEO sudah di bahas di blog mashengky…
Ini adalah sebentuk usulan yang cerdas. Walaupun selanjutnya perlu pertimbangan cukup matang untuk merealisasikannya. Jangan sampai stigma “angot-angotan” itu justru menjadi bumerang bagi brand yang sudah terbentuk dengan baik.
Namun demikian Kombinasi SEO dan WEO agaknya bisa menjadi terobosan bagus bagi fulltimer blogger.
kalau mau menjadikan ini sebagai terobosan, keknya strategi Dosis yg sudah saya singgung di atas, bisa di terapkan mas..
Mas Umar, mau coba?
salam
SEO mungkin lebih mudah dibanding WEO, karena WEO membutuhkan kemampuan lebih dalam hal menulis dan komunikasi dengan blogger lain …
saya rasa, porsinya tetap sama-sama susah dan sama-sama mudah. tergantung kita menggunakannya saja mas.
tapi.. kembali lagi kediri masing-masing mas, mana jalan yang paling nyaman
Emh… idenya bloh juga tuh Mas!
Hehehe…. lagiian bisa aja Mas Fadly bikin-bikin istilah baru
Ma’a Najah
blog khan ruang ekspresi. ini salah satu bentuk ekspresi ide Ki…
saya lebih paham BEO mas, blog engine optimalization, seperti thesis.. coba mas membahas ini deh, kan udah pake thesis tuh.. :hammer
thanks mas.. wacana BEO nya ok juga tuh.. :rose:
WAOW… :alay istilah apa saja yang terpenting membuat semua jadi maksimaL…
betul..betul…
yang penting eksis makin top :cendol
kedua-duanya SEO dan WEO masih dalam tahap pembelajaran mas… dan saya masih sedang menjalankan istilah yang saya buat sendiri mas KO (Komentar Optimization).. hahaha..
semuga ketiga-tiganya nanti bisa tercapai..
SEO-WEO-KO
lama-lama istilah-istilahnya seperti istilah pertandingan tinju yah crit? wakakak
yang penting tidak DO :malu2
Sepertinya yang dimaksudkan oleh mas fadly,adalah kualitas konten blog sebagai penunjang seo ya.
Saya setuju mas….WEO sebenarnya bagian dari SEO itu sendiri karena dengan penerapan WEO, maka akan menghasilkan konten yang unik, berkualitas serta tidak ada duanya baik itu dari susunan gramar maupun kosakata….dan itulah pondasi utama dari SEO sebelum memulai backlink building…..good WEO…. search engine will love it.
benar..benar,
harus terpadu, dikombinasi agar enak di baca. jadi tidak terkesan konten untuk mesin
trims mas han..
sip bro
salam kenal
tukeran link yuks
byme
salam kenal juga
hehehehe waktu saya nulis di blog mas hengky trafik langsung gede, waktu nulis artikel seo trafik juga langsung gede.. kalo dipadukan bisa jadi gede-gede…. :cendol nya diminum dulu juragan
berarti teknik WEO mu sudah ngefek rief.. :cendol
Kalo dijalankan dua-duanya makin dahsyat, kali aja. Saya belum make dua-duanya. Ngeblog baru sebatas narsis, dan unjuk berani. Berani bikin tulisan walau jelek, hehehe…
iya, dijalankan dua2nya akan lebih harmonis
Mas Fadly,
Saya mungkin tergolong unit, saya tidak pernah perduli dengan SEO, SERP dan sekarang Mas Fadly Bikin lagi WEO. Makin nggak mudheng saya.
Selama ini saya berjalan apa adanya saja, bulan ini PR2 dua bulan lari PR0, buat saya sama saja.
BTW, dengan template Thesis, seo tidak perlu terlalu difikirkan, mungkin hanya harus fokus pada WEO saja ?
kalau ingin $100/hari SEO itu penting mas.. :siul
boleh tuh buat dibagi-bagi :ngakak
wow dapet teman diskusi yang seru lagi neh…
Dan sepertinya pola fikir saya harus di format ulang. :hammer
jangan di format mas tapi di Repair aja itu lebih aman :cendol
sebenarnya sayapun termasuk orang yang tidak maniak.. atau terlalu terpengaruh oeh SEO. namun, seiring dengan waktu, rasanya kok enak yah kalau tulisan kita di baca banyak orang. jadi belajar2 SEO terkadang perlu juga mas Aldy. disamping itu, kombinasi dengan kiat WEO yang saya maksud di atas, rasanya akan lebih bervariasi..
untuk thesis, iya sepertinya saya tidak terlalu khawtir. sebab, untuk setiap artikel yang aku buat, biasanya paling lama sehari setelah publish sudah menduduki halaman pertama google.. dengan jumlah pencarian di atas 1 juta.. tapi memang tidak semua artikel begitu…
trims mas Aldy bincang2nya
@Mas Ali,…ya benar juga mas. Jangan diformat, cukup direpair saja :beer: , atau mungkin saya yang terlalu ekstrim ?
@Mas Fadly,
eace:, kebetulan kalau thesis cukup akrab dengan saya, walaupun saya sendiri lebih menggunakan Hybrid, versi 1.6 ya mas ? ( nggak mau curi lihat, lagi sok alim )
@Mas Aldy, kalo gitu di bahas dong di blog, supaya saya bisa intip
iya mas, 1.6 (tetap saya jawab)
Mau sih bongkar rahasia thesis, cuma ntar disemprot sama Chris Pearson…
@Mas Aldy… he he he
mantabs.. :cendol
:rose:
semakin banyak teknik dan wacana makin baik, tokh tidak harus seluruhnya atau serta merta diterapkan
bloger tinggal memenejnya sesuai kemampuan dan ketersediaan waktunya
betul pak. ini hanyalah sajian menu. tergantung, mau pilih cara yang mana?
bukannya WEO itu Bagian Dari SEO, Sama halnya seperti Bilangan Real Dan Bilangan Kompleks.. :cendol Maklum anak matematika..
sebenarnya sih begitu. namun untuk kualifikasi WEO yang saya maksud lebih kepada kekuatan tulisan. mempromosikan tulisan, membpublish tulisan bukan hanya di blog sendiri..
Jadi intinya Tulisan yang ber SEO ya…gitu..maklum masih belajar.. :malu2
Analogi sederhana mungkin seperti lumpia, isinya SEO dan kulitnya WEO, kira-kira seperti ini mas Fadly ?
boleh..boleh..
tapi yang jdi rawitnya siapa yah mas Aldy?
@Mas Ali Mustika,
Analogi SEO+WEO boleh disamakan dengan Lumpia, Nah tolong untuk pendorongnya ( cabai rawitnya ) apa ?
jadi ingin makan…
Memadukan WEO dan SEO mungkin itu yang terbaik ya mas fadly, soale sering saya lihat konten2 yang hanya ditujukan untuk SEO, sering rancu dalam penggunaan kalimat karena hanya mengutamakan bagaimana supaya kata kunci bisa menyebar merata. Sebaliknya jika hanya mengandalkan WEO untuk kenaikan pengunjung yang signifikan mungkin harus membutuhkan waktu yang lebih banyak, jadi perpaduan kedua-duanya IS THE BEST.
perkawinan SEO dan WEO saya rasa solusi yang cukup menggairahkan mas Andrik.. bisa memecahkan kekakuan karena terlalu SEO banget. dengan weo kita akan terlatih mengeksplore sisi kemanusiaan yang lebih nyentuh
WEO….kirain sejenis burung yang bisa meniru kata” manusia :hammer
kalo SEO harus pinter” make kata kunci dan keyword yang notabene untuk si mesin pencari saya rasa ini merupakan cara yang lebih manusiawi mas…..karena dibutuhkan daya penarik bukan dari keyword tapi dari tulisan untuk pembaca serta pengunjung :lapar
betul mas ghe… weo akan melatih kita untuk lebih fokus pada kekuatan harmonisasi.,.
Perkawinan silang dua benih unggul dapat memproduksi potensi dahsyat di masa depan.
Saluto…!!!
asal ga bercerai aja mas.. dan anak2nya tetap di bimbing
Perkawinan silang biasanya nggak cerai mas Fadly, cuma hasilnya cenderung menimbulkan hama baru (*ops….maaf, ini bukan masalah tumbuh-tumbuhan…*)
kalau gitu tinggal mempersiapkan semportan hamanya saja mas :bingung
Wah keren juga neh idenya memadukan antara SEO dan WEO. namun Seo juga sebenarnya sudah lama mengawini WEO karena kebanyakan SEO dilakukan lewat Tulisan yang terstruktur lewat Sebuah Artikel dan semua itu merupakan bagian dari SEO itu sendiri.
kok ada istilah kawin-kawinan..wwkakakak
analisis yang mantap.. !
Konsep baru Mas Fadly, bagaimana jika WHO ? ( Write for Human Optimization ) akibatnya mbah gugle nggak suka dan akibatnya kita dipaksa terjun bebas.
walah.. makin dalem nih.. boleh dijelaskan mas?
blum paham blas soal seo dkk.
anyway, ini theme thesis ya?
iya ini thesis…
kalo teknik WEO mungkin baru saya dengar ,
tapi sepertinya WEO akan lebih baik daripada SEO, karena langsung tertuju kepada orang/Blogger nya .
Thanks
Imamz
enaknya sih dipadukan saja mas Imam
kalo seo baru nyoba yg onpage doank
yg offpage menyusul
kalo weo, baru denger dari mas fadly tapi bukannya bagian dari onpage seo juga?
WEO ini hanya pelengkap dan sebagai harmonisasi. tujuannya supaya kita lebih menekankan kekuatan humanistas kita.. gitu sih maksudnya mas.. jadi apapun itu, SEO masih tetep sebagi sumbu utama
benar sekali mas fadly.saya setuju dengan anda.
Thanks
Sepertinya menarik. Perlu kerjasama yang cerdas dengan rekan2 Blogger yang taffiknya sudah tinggi.
Lebih dari itu, soal menaikkan traffik, saya memendam salut pada blog Bang Fatih Syuhud. Walau saat ini jarang sekali melakukan Update, tapi traffiknya tetap aja stabil. Saya sedang mencoba memecahkan faktor apa yang ada di belakang itu; apakah karena kontennya memang paling banyak dicari, SEO, atau karena barter trafik yang terjadi di sesama blog Bang Fatih tersebut? Saya masih penasaran… :kbgt:
Nah, mungkinkah faktor WEO juga mampu menjawab persoalan itu sebagai alternatif lain nantinya?
kalau seorang Fatih Syuhud, menurut saya ada beberapa faktor mas khery..
selain pemahaman dan pengalaman di bidang blogging yang sudah tinggi..
Brandnya juga sudah sangat kuat, sebagai penulis. Bukan hanya di dunia blogging, tapi di media massa lainnya dan juga aktif di sebuah malajalah kalau tidak salah. selain itu, kontennya sepertinya dipersiapkan untuk jangka panjang.
ini semua adalah penunjang yang sangat fundamental menurut saya.Sepertinya mas fatih memang, sudah mempersiapkan betul akan hal itu.
melihat kekuatan mas Fatih seperti itu, maka Faktor WEO saya rasa sudah di praktekkan sejak lama.
WEO dari sudut pandang mas Fadly mungkin lebih kepada pengoptimalan kualitas konten yang kita tulis yach. Jika saya memposisikan sebagai pengunjung sebuah blog, maka ketika menemui blog degan banyak konten menarik dan berkualitas, saya biasanya akan sering berkunjung ke situ dan sering mengklik link-link postingan yang ada.
Nah, klik yang saya lakukan tentunya akan dihitung sebagai salah satu metode perangkingan postingan tersebut di hasil indeks mesin pencari. Sehubungan dengan itu, postingan/konten yang berkualitas umumnya akan banyak diklik atau punya pageviews yang tinggi.
Nah, jika banyak diklik, peluang untuk memperoleh posisi SERP yang baik di mesin pencari pun akan semakin besar/semakin terbuka.
Saya kira demikian hubungan antara WEO dan SEO mas :ngakak
ini bukti bahwa masih kurang kuatnya penjelasan saya di atas.
namun ada benarnya mas is, memang saya memberi pesan terselubung. bahwa setidaknya mulai kini, kita memberi perhatian penuh terhadap apa yang “akan atau sudah” kita tulis. apakah sudah benar-benar optimal, berdaya guna, dan berbobot. sebab, jika kita sadari, blogger ini adalah panutan pengguna internet. sejajar dengan selebriti.:) namun lebih kepada “penanaman” informasi yang lebih kuat.
maka itu trik WEO dalam konteks yang mas is sampaiakan, sangat penting diperhatikan.
selain itu, saya pun menganjurkan agar kita mulai berfikir untuk menjadi penulis di dunia internet dengan cakupan wilayah yg lebih luas. bukan semata-mata di blog sendiri. (ini juga bagian dari rencana saya)
Oh iya, ternyata saya baru mudheng jika salah satu poin yang ditekankan dalam tulisan Mas Fadly di atas ialah tentang perlunya menulis tamu di blog lain, biar jangkauan potensi pengunjung blog kita lebih terbuka luas yach. Saya juga berencana mau nulis di blog lain, namun masih terkendala topik/ide yang pas :siul
Wah kayaknya perlu di patentkan kan Mas Fadly istilah WEOnya, dan saya rasa memang benar bahwa WEO juga sangat penting untuk mendukung SEO yang bisa berbasis dengan Keyword ya mas, dan klo WEOnya hight quality dangan Keyword yang tepat pasti SEOnya akan makin mantap, maaf ya mas seperti mas ini yang terlintas di pikiran saya tentang tulisan mas yang mantabs ini, salam sukses selalu Mas
tidak usah dipatenkan mas Muklis.. asal ada manfaatnya buat orang lain itu saja sudah cukup.:)
hemat saya, SEO dan WEO memang harus kawinkan
supaya bisa melahirkan kekuatan baru
dari SEO lama2 bisa GELO mas :hammer
WEO itu semacam article marketing strategy ya mas? Hanya saja ini nulisnya di blog orang lain, bukannya di article directory?
Kalau begitu, kualitas tulisan harus dan hubungan dengan sesama blogger harus baik ya….
bisa juga dikatakan begitu mas Roi..
dan saya rasa menjalin hubungan baik dengan sesama blogger merupakan syarat untuk bisa diterima dimana-mana
memang selayaknya dalam blogging, apalagi yang menginginkan trafik yang melimpah, kita harus bisa memuaskan robot dan manusia. tapi bisa ga ya ? dari pengalaman mengikuti kontes SEO, sepertinya tidak mudah untuk menyatukan SEO dan WEO
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
lihat dari kekuatan konten dan pengaturan tata letak saja sih mas. saya rasa dengan fokus disitu saja, kita bisa kok mencapai target dengan proses yang step by step..
Kalau saya mengibaratkan antara seo dan weo itu seperti pemimpin pemerintahan dengan pemimpin ummat. Seo sebagai pemimpin pemerintahan, sedangkan weo itu pemimpin umat. Haiyyah.. pas apa nggak itu…
sedikit maksa sih analoginya mas Joko
tapi saya rasa dengan porsi yang tepat, logika itu bisa di pantaskan..
{ 3 trackbacks }