Memang, sejatinya tips mempopulerkan blog diperuntukan untuk para pemula. Tapi, tidak menutup kemungkinan tips ini berlaku untuk kawan-kawan blogger yang sudah cukup matang mencicipi asam manis kehidupan online.
Sebab, pengalaman dilapangan, ternyata saya masih menemukan blogger yang sebenarnya usia perjalanannya di perbloggingan sudah cukup matang, tapi ternyata masih mengkal dalam hal-hal tertentu. Sebab masih berfikiran “digitalistik”, alias menganggap blog itu hanya halaman computer semata yang bisa terhubung dengan banyak orang.
Masih belum melihat bahwa blog itu punya nyawa dan bisa menciptakan efek kehidupan. Sebagian masih menganggap bahwa blog itu tak ubahnya seperti rumah kosong yang tak berpenghuni. Yang bisa digunakan untuk mempopulerkan “tujuan-tujuan jangka pendek semata”.
Rada emosi nih mas?
Ah tidak, Cuma saya mencoba to the point saja.
Memang sih… Ada alasan subyektif yang mendorong saya menuliskan tips ini. Sebuah kasus kecil, saya alami ketika YM lagi ON tempo hari.
Seorang menyapa dan saya membalasnya dengan wajar. Obrol-punya obrol, yang bersangkutan langsung ngajak tukeran link. Tapi dia sendiri tidak tau nama blog saya. Menurut saya ini ganjil.
Saya hanya jawab dengan halus,” tidak dulu deh mas”. Tapi si pemburu link tetap berusaha merayu saya. Dan anda tau, apa yang diucapkannya? Tinggal pasang link aja kok susah banget sih bos? Seperti biasa saya hanya senyum-senyum.Lalu saya Tanya, anda sudah berapa lama blogging? 8 bulan bos (lagi-lagi dia memanggil saya dengan sebutan bos. Panggilan yang kurang ramah untuk kesan pertama)
Seharusnya, selama 8 bulan ngeblog, anda sudah tau tata cara bertukeran link, jawab saya. Ternyata, orang yang YM sama saya tidak mengerti sodara-sodara. Dia balik bertanya, dengan pertanyaan yang membingungkan “maksudnya?”
Sudahlah.. tadinya dengan menyinggung seperti itu, saya berharap dia mengerti secara etis. Bahwa sewajarnya ada proses.
Dan cara-cara seperti itu bukan saja menjemukan, tapi sifatnya tidak berkesan dan menutup peluang untuk menjalin hubungan persahabatn yang panjang.
Saya lebih menghargai cara mas ismail yang memang secara sopan meminta linknya di sertakan di sidebare blog ini. Walau belum saya penuhi, mas ismail tetap berbesar hati.
Banyak macam, tingkah para blogger yang senang berburu link.
Ada juga yang hobby menitip link di akhir komentar. Jujur saja, untuk cara seperti ini, saya pernah melakukan diawal-awal ngeblog. Tapi setelah saya fikir-fikir lagi, selain menyusahkan buat saya sendiri. Nantinya saya akan dicap komentator tendensius. Dan saya tak ingin mendapatkan predikat itu.
Lagipula, jika kita berkomentar khan sudah otomatis ada alamat web atau link yang sudah disiapkan yang bisa kita isi sesuka hati kita. Kenapa lagi harus menitipkan link di akhir komentar. Buat apa coba?
******
Temans, itu hanya pengalaman kecil yang masih saya dapatkan dalam proses mengelolah blog ini. Saya yakin anda juga punya pengalaman menarik seputar “pemburu link”. silahkan nanti bisa di bagi-bagi ceritanya di kolom komentar.
Kali ini saya ingin sekali berbagi tips, karena terinspirasi oleh si pemburu link tadi. Bagaimana membangun blog yang populer plus dengan karakter tokoh si empunya blog. Untuk yang lebih mapan dan berpengalaman, mohon maklumi tips ini, jika ada kekurangan yah. Sekalian boleh tambahkan.
- Pertama, Perbaiki Niat Anda.
Ini adalah titik awal yang sangat menentukan warna karakter anda di dunia blogging. Niat yang baik untuk berbagi informasi, atau berbagi pengalaman dan lain sebagainya. Akan sangat berpengaruh pada cara anda menulis, blogwalking dan ekspektasi anda terhadap link
- Kedua, Belajarlah Menulis.
Di internet sangat banyak kiat dan tips tentang menulis. Untuk soal ini saya sarankan anda mengunjungi webnya Bang Jonru. Jika perlu ikutlah salah satu kelas berbayarnya. Tapi kalau belum cukup alokasi dananya. Mencari yang gratisan juga banyak dan solutif kok. Sebab, kecakapan menulis ini sangat diperlukan dalam dunia blogging. Karena melalui menulislah anda bisa menciptakan personifikasi diri anda lewat pemikiran-pemikiran yang memang “gue banget”.
Mau tidak mau, kemampuan menulis ini akan sangat berpengaruh terhadap semangat anda ngeblog, update artikel. Dari sinilah dimulai penciptaan image anda. Jadi belajar menulis itu sangat penting.
- Ketiga, Peliharalah dan perluaslah komunitas anda
Walau tidak ada kesepakatan tertulis. Didunia blogging juga ada komunitas yang diakui secara tak terungkap. Coba saja perhatikan komentator blog ini mayoritas orangnya ya itu-itu saja. Pembaca lain mungkin ada, tapi kadang enggan berkomentar dan merasa cukup membaca dan mengambil manfaatnya saja.
Komunitas ini sangat penting, sebab dari sanalah kita mendapatkan gairah tersendiri untuk tetap memiliki semangat berbagi. Lambat laun, jika niat dan kecakapan menulis kita sudah klop, maka kita bisa eksis sebagai individu independen, walaupun kita berada dalam suatu kominitas tertentu.
Jika komunitas anda sudah solid, maka mulailah memperluasnya. Mulailah bergaul dengan blogger-blogger lain. Ini sangat penting sebagai pondasi-pondasi jangka panjang di dunia blogging.untuk cara bergaul di dunia blogging, saya sarankan blog AS bisa dijadikan pelajaran.
- Keempat, Konsisten Blogwalking
Ada korelasi kuat dengan poin ketiga diatas. Dengan kita konsisten blogwalking, maka mau tidak mau, kehadiran kita terakui dan terasa. Bahwa kita ada dan memiliki dedikasi yang penuh untuk bersahabat.
- Kelima, Berikan Komentar yang berkualitas
Saya dan kawan-kawan lainnya, sudah sering membahas soal komentar berkualitas ini. Benang merahnya adalah, memberikan komentar yang berhubungan dengan artikel yang dikomentari, memperdalam dan memperluas cengkraman berwacana. Sehingga apapun yang kita komentari terasa memiliki rasa dan jiwa yang membuat si empunya blog merasa simpatik kepada kita. Sebab artikelnya di hargai dan diwarnai sedemikian rupa.
- Keenam, Peliharalah Blog anda dengan baik
Walau agag nyeleneh, kawan kita, MH pernah membahasnya dengan sederhana namun mampu memberikan efek sadar. Bahwa blog pada intinya bagaikan tubuh yang perlu dirawat sedemikian rupa. Agar selalu tampil cantik / ganteng, tampil prima berenergi. Siap dengan segala tantangan maya di luaran sana. (silahkan cari sendiri yah, saya lupa judul artikelnya)
Nah itulah kira-kira tips untuk mempopulerkan blog anda.
*****
Selaian dari keenam tips di atas, saya rasa memang masih banyak tips dan kiat-kiat jitu. Terutama yang berhubungan dengan persoalan teknis. Saya memang tidak membahas soal itu. Untuk masalah teknis web saya merekomendasikan anda berkunjung ke blognya mas Aldy dan mas Iskandaria yang memang lebih sering membahas soal-soal teknis komputer dan internet.
Saya “merasa” lebih kompeten membahasnya dari sisi humanistic. Sebab, seperti yang saya singgung di atas, bahwa blog itu memiliki jiwa. Dia hidup dan mengandung rasa.
Jadi cobalah membangun blog dari sisi humanitasnya. Saya yakin dengan begitu anda akan menemukan kehidupan yang berbeda.
Ok semoga blog anda makin popular.

{ 61 comments… read them below or add one }
Apakah tulisan ini juga bertujuan mengkritik blog-blog yang sering membahas masalah teknis dan sisi coding yang terkesan dinilai kurang humanis? hehe. Semoga tidak ya mas Fadly.
Kalaupun ada anggapan bahwa tulisan teknis itu kurang humanis, menurut saya justru itu bertujuan untuk menyamankan manusia (human) yang mengunjungi web/blog tersebut. Coba bayangkan saja jika pemilik blog buta soal coding dan cuma asal menggunakan theme yang menurutnya ‘bagus’. Padahal, dari sisi keterbacaan, kecepatan loading, serta tipografi sangat buruk. Bagaimana manusia yang mengunjunginya bisa betah dan merasa nyaman kalau begitu kondisinya?
Tapi tulisan-tulisan tentang tips menulis, motivasi ngeblog, relationship, dan sejenisnya tentu saja tetap penting. Saya juga berusaha tetap menulis topik seputar hal tersebut. Makasih sudah mereferensikan blog saya mas. Sebenarnya saya belum terlalu fokus menulis hal-hal teknis. Masih mencoba-coba dan itu pun kadang masih keliru.
tulisan ini bukan untuk mendiskreditkan artikel teknis apalagi mencap tidak humanis. kalimat saya yg mengarah kesitu, hanyalah upaya untuk menciptakan pemisahan mas
sebab, kadang-kadang bertabrakan mas, antara anjuran yang melihat dari sisi teknis dengan sisi humanis.
misalnya “menyebar link sebanyak mungkin”
implementasinya masih terlalu longgar bahkan membuka peluang pergesekan.
nah, artikel ini dimaksudkan untuk menetralisirnya.
tims mas is
Oh, kalau itu maksud mas Fadly, saya setuju banget. Teknis itu cenderung lebih kepada hal-hal berbau SEO dan pagerank. Dua hal itulah faktor yang seringkali melunturkan nilai-nilai humanitas seorang blogger. Semoga kita bisa lebih memberikan edukasi dalam hal membangun humanitas ini.
meski bergelut di teknis, mas Is enggak kehilangan sentuhan humanisnya kok
bener pak.. setuju
Memang Ya Pak…, Parah amet yang Orang itu he…, harusnya udah 8 bulan itu udah ada etika, berarti meragukanorang itu tuh hem.. Makasih Pak
berarti kurang informasi tuh..:D
Suka suka yang menulis berkomentar mau dia komentar pasang link atau tukar link atau spam atau apalah, kita punya hak hapus
kalau urusan hapus-menghapus sudah saya lakukan mas
Ow…ow….pantat gua panas kesundut rokok nie Mas, jahil amat ya
Semuanya butuh proses, ayam mau nelor aja musti teriak-teriak. Fadly Muin yang saya kenal sekarang bukan 100% Fadly Muin 10 Tahun yang lalu
( I mean, cara mencari dan memecahkan masalah ). Semua bisa didapat dengan proses belajar, belajar dan belajar. Kalau mau cepat silahkan beli mei instant !.
Yang tidak dipahami oleh blogger pemula ( terutama yang berniat bisnis online ) adalah bagaimana membangun karakter diri, belum 3 bulan ngeblog sudah bicara Internet Marketing, yang jelas-jelas punya toko online saja nggak pernah pamer ( Ngaku hayo…).
Tidak pernah melakukan riset pasar, sudah bisa bicara ” this product bla…bla…bla…”, pada muaranya orang jadi bertanya dan akhirnya memvonis “Scam !!!”, akibatnya karakter diri mati dan akhirnya blog terbengkalai.
Beda dengan yang hanya curhat dan tulisan sampah ( personfield.web.id ), suka-suka yang punya. Emang tadi saya mimpi apa kok ngocehnya panjang amat (?). Ntar disambung lagi, udah gue banget neh ( keluar jalur ).
And Many Thanks, linkback/backlink/tautan/pranala-nya mas Fadly.
tumben nih sambutannya panjang mas Aldy.
apa karena kesundut rokok atau karena artikel ini yah?
ini hanya bentuk responsif saya terhadap para pemburu link yang terlalu mementingkan unsur digitalistik mas. tanpa melihat unsur humanisnya.
kelihatannya rada emosi yah? sori yah.
apa yg mas Aldy paparkan, saya rasa sudah cukup mewakili pemikiran saya ini mas.
trims
Terima kasih atas infonya mas, semoga saya bisa mempraktekkan tipsnya. semoga sukses selalu..thx,slm kenal
sama-sama mas..
salam kenal juga.
Buat yang point ke-4-nya tuh lagi”harus berurusan sama yang namanya internetan terus mas..
Blogwalkingnya paling2 cuma kebrapa blog aja..ngk bisa banyak2 *nasib fakir benwit*, hikz . . .
Dan kayaknya bakal banyak tugas nie buat bangun pondasi branding…
awal-awal ngeblog sayapun masih fakir bandwit kok mas
tapi tetap saja semangat, urusan branding kesampingkan aja dulu. jangan dibuat beban, ok?
semoga lancar yah ngeblognya mas
karena saya seorang blogger yang masih terus belajar, saya menyimak artikel Mas Fadly diatas tanpa memberikan komentar yang berarti. thanks.
sama-sama terus belajar mas Rudy..saling mengisi dan saling mengingatkan
Panggilan Boss itu kurang ramah ya Mas? Wah parah nih, padahal belakangan ini saya pernah nyapa MH dengan panggilan itu hehehe… :peace: deh ah

===
Iya, kadang tak habis pikir kalo ada orang maksa harus tukeran link, karena –seperti yang Mas Fadly sebutkan– saat berkomentar pun secara otomatis link kita tertanam di situ. Ya mungkin kalo dengan perhitunngan beda saat tampil di blogroll, banyakin linknya mendingan dengan BW.
===
Soal membangun komunitas memang sangat penting, namun jujur saya sendiri belom bisa untuk itu. Butuh waktu ekstra tentunya. Ya…. paling sedikit-sedikit dulu
===
Soal Lama waktu bloging memang tak jadi patokan ya Mas, yang dah lama juga kadang ada yang blom bisa konsisten. Hehehe… kalo ngomongin yang ini jadi suka malu sendiri hehehe…
Makasih Sharenya Mas Fadly.
===
Sedikit pendapat, “nama Mas Fadly keren banget”:
Fadly: keutamaan, keistimewaan, kebaikan, kebajikan, kehormatan, mulia
Muin: Penolong
sebenarnya tidak masalah panggil boss kalau sudah akrab sih mas
saya juga biasa kok. cuma kalau baru kenal rasanya ganjil aja buat saya sendiri..
tapi kembali lagi ke gaya orang masing-masing mas. saya sendiri lebih menggunakan cara yg umum. sebutan pak/bu atau mas/mbak lebih mudah diterima.
kalau masalah komunitas, lambat launnya juga kebentuk sendiri kok mas.
selebihnya proses dan seleksi alamlah yg akan membentuk masing-masing insan online mas
oh iya, makasih nama saya sudah diterjemahkan. sebenarnya saya sudah mengetahui itu sejak masih sekolah di madrasah jogja mas
tapi makin diperjelas disini sama mas erdien, tks ya boss (ops…he he he)
Asyik…. pancinganku dapat ikannya
mantap tulisannya mas….kapan bisa nulis kayak gitu…menarik dan kritis…
makasih..
kok cuman 6 mas???
tambahan mas, selalu mengupdate blog dengan konten2 yang berkualitas dan memberikan sesuatu yang gratisan baik itu,,,,film, software, game, e-book atau yg sejenis, hal ini terbukti sangat ampuh mempopulerkan blog kita
boleh mas, silahkan ditambahkan. terima kasih tambahannya.
cuma 6 itu yg saat ini saya pahami mas
hanya sekedar menambahkan saja mas berdasarkan pengalaman saya yang masih newbie ini hehehe
btw, saya sangat senang berkunjung ke blog mas fadly karena jujur saya banyak belajar dari mas fadly
trims mas..:)
sebagai newbie, bunda senang sekali bisa mendapatkan tips yang bermanfaat disini,

terimakasih banyak Mas Fadly telah menurunkan tulisan ini ,
Semoga silaturahim kita tetap terjaga, walaupun bukan melulu soal link me link, krn masih banyak ilmu lain yg bunda dapatkan melaui blog ini
salam
masa sih bunda masih newbie?
semoga saja silaturahmi terjaga terus bunda. kalau urusan link terus bisa mumet kegiatan blogging
Koq newbie?? dah ckp lama sy kenal blog bunda
kalau saya boleh tikeran link ga mas ? tukeran link dengan blog baru saya….
he he he.. ngeledek yah
eh bener mas serius. saya mau numpang beken dong di jajaran Blog Inspiratif
ngomongin soal tukeran link saya udah pasang link blog mas fadly muin di blog saya tapi saya gak terlalu mengharapkan link balasannya hehehe saya cuma ngisi blogroll biar inget blogwalkingnya kenapa aja dan terjadwal hehehe
nah ini contoh bagus. ngelink tanpa pamrih.
tks rif
Tak ada yg perlu diulas, saya jadikan 6 point di atas sebagai agenda pembelajaran saya mas.
wah saya malah kehilangan komentar kritis pak hery nih
Sang Guru merendah nih….jadi enak…
membuat sebuah blog mempunyai nyawa, adalah sebuah hal yang tidak mudah…setidaknya itu menurut saya
.
memang terkadang kalo kita perhatikan justru banyak yang dilupakan apa tujuan utama dari membuat blog…SILATURAHMI ONLINE…layaknya orang bertamu ke rumah orang lain, tentu harus memperhatikan norma-norma yang tersirat yang harus kita ikutin. Contohnya, memberi salam atau mengucapkan permisi terlebih dahulu, jangan ujuk2 nyelonong masuk terus ngambil makanan abis itu keluar tanpa permisi…(hehehe mirip kucing kalo ini mah)…setelah di dalamnya pun kita juga bisa sembarangan bertindak, istilahnya tuh JAIM pada tempatnya…tapi tetap…jangan lupa dengan jati diri…well sekali lagi hal ini setidaknya menurut saya….
PS : kangen dah lama gak ke blog ini…thanks atas postingannya Mas Fadli ^_^ you is one of my inspiration
sebenarnya membuat blog bernyawa tidak sulit kok mas Zaki. kuncinya menulislah dari hati..
terima kasih atas pendapatnya mas, saya sepakat dengan pandangannya
*iya kayaknya udah lama tidak membalas komentar mas zaki..(jadi geer nih)
selama saya ngeblog 200 tahun…ga pernah ada yang minta tukeran link deh mas kayaknya…dan saya tidak pernah peduli….kalo tukeran isi dompet, baru deh pasti saya layani…..hihihihihi…..
200 tahun?
berarti sekarang usianya kira-kira sudah 450an tahun yah mas? he he he
tapi penampakan clink kan mas…hahahahaha…..
tulisan anda sangat mewakili batabig mashengky… thanks gan
mantap kalau gitu gan..
Bahan pembelajaran buat saya,,,
wah…pemburu link ga kapok-kapok ya minta tukeran link, parahnya lagi pake setengah maksa…
tipsnya oke mas fadly… thanx berat.
Kalau mau nitip link sebaiknya cari situs-situs yang memang menyediakan space link di bawah komentarnya.
Kalau menyertakan link referensi dalam komentar itu malah bagus sekali. Saya rasa komentator begini memang benar-benar memperhatikan artikelnya.
wah udah ganti lagi penempatan kolom template-nya yah mas fadly???
kayaknya yg ini yg lebih nyaman bagi saya
khawatir salah ngomong…yo wis salut untuk tulisan ini
sukses mas
kita tunggu aja 20 tahun ke depan, blogger yang komeng di sini masih eksis ga ya
aku juga sering manggil bos utk senior yg kuhormati, sbg penghormatan
para pemburu link itu mungkin “salah tangkap” maksud gurunya yg menganjurkan utk mencari link sebanyak mungkin, agar ramah seo secara instan.
Salam
nice tips mas..
semoga bermanfaat ya bagi para blogger yang lain..
Makasih nih mas atas saran sarannya….
Semoga ilmunya bisa saya terapkan, Amien.
Salam kenal mas dari blogger cikarang.
Memberi dulu baru menerima, dan bisa jadi balasan itu tidak harus saat ini,…….bisa jadi setelah kenal dan memahami…………so saya link dulu blog bang Fadly….karena memberi tidak harus berbalas jasa khan…….
Salam Silaturahim From Bekasi
wah saya sangat sepakat dengan poin yg terakhir mas, dan inilah yg harus benar2 kita perhatikan karena ngeblog bukan setaon dua taon langsung berhenti tetapi kalau bisa selama yg kita bisa untuk terus eksis meski jalan unuk berhenti itu selalu membayangi
tnx mas buat infonya
Maju Terus Blogger Indonesia, Go internet Preneur
mantap ni tulisan, coba baca yang lain ah
google adsense blog
makasih…
Bener banget…..!
wah tips yang menarik mas, cocok buat blogger pemula seperti saya
intinya semua itu memang butuh proses ya ?