Dalam skup dan komunitas tertentu, nama Agus Siswoyo sudah tidak asing lagi. Di kuping namanya selalu basah, di layar monitor namanya selalu menghantui.
Facebook seperti rumah ekspresi baginya, layaknya pendopo cikeas. Tempatnya membuat kebijakan politis praktis, statement-statement jitu. Tempatnya berkumpul bersama sahabat-sahabatnya untuk membangun wacana ”Motivatif, provokatif dan produktif”.
Mengapa saya tiba-tiba menarik nama AS sebagai figur yang pantas untuk di review? Alasan dan sebab yang paling umum, karena AS masuk kategori top komentator di blog ini. Ini saya lakukan tanpa rencana. Seperti review terhadap MH tempo dulu.
Ok.. mari kita lihat, apa saja kehebatan Agus Siswoyo sampai bisa melaju lebih cepat, populer lebih dulu dan bersinar lebih terang di antara teman-teman yang mengaku masih newbie. padahal kalau di lihat dari segi usia blognya belum sampai setahun.
- Pertama, “AS Memiliki Kemampuan Berwacana Yang Bagus”. Mempu mengimbangi dan mensejajarkan diri dengan para blogger berpengalaman. Tentu saja ini didukung dengan semangat meng-input informasi yang memadai.
- Kedua, ”Rajin dan Konsisten mempopulerkan blognya”. Memanfaatkan FB dengan efektif, sebagai media publikasi. Disamping sosial media lainnya yang di jadikan punggawa-punggawa setia. Ini bukti bahwa AS begitu bersemangat mempopulerkan blognya.
- Ketiga, ”Berani Mempromosian Diri”. Lewat strategi menjadi penulis tamu di blog-blog sahabat, tak ketinggalan blog-blog yang tergolong populer pun di hajarnya. Termasuk blog ini pernah di bakar dengan artikel panasnya yang mengangkat tema blogger moralis.
- Keempat, ”Cantik Melakukan Fariasi Wacana”. Tarik ulur emosi pembaca. Maksudnya wacananya tidak monoton. Kadang keras, kadang kalem. Layaknya lautan, kadang air pasang kadang surut. Ini patut di tiru, sebagai fariasi yang cermat.
- Kelima, Puncaknya. ”Dengan Memanfaatkan Efek Naik Daun”. AS melengkapinya dengan membuat kontes menulis di blognya. Tidak tanggung-tanggung blogger populer sekelas MH dan AM dengan lihai mampu di gandengnya. Termasuk saya ikut terseret-seret didalamnya. Bahkan nekad minta sumbangan hadiah pula.. he he he
Nah, itulah menurut hemat saya. kelima faktor penunjang kecepatan popularitas Agus Siswoyo. Karena faktor itulah, saya melihat kenapa AS cepat bersinar, tentu saja disamping motivasinya yang kuat untuk mencapai titik klimaks dalam ngeblog. ia membuktikan dengan tindakan nyata. Sehingga ia cepat menguasai keadaan.
”Wah, hebat-hebat semuanya ya mas?”
”Kok tidak ada jeleknya, kritikannya mana nih?”
”Hmm… apa yah..?”
Terus terang, saya agag sukar melihat ”obyek kritik” Pada pribadi AS. Saya seperti terhipnotis oleh kecepatannya melaju. Justru saya teringat sosok AM yang cepat bersinar waktu itu.
Di blog JS waktu itu, yang terlihat paling bersinar yah AM (ini pernah di singgung oleh MH. tapi saya lupa linknya) di diri AS pun ada aura itu. Ada progresifitas yang menyala-nyala.
Namun sebagai manusia, tentu saja kita tak luput dari kekurangan. Termasuk AS.
Untuk obyek kritisan, saya melihat ada gelagat ”efek negatif di atas angin”.
Maksudnya gini, seseorang yang berada dan mulai menghirup nikmatnya udara populer, ada kecenderungan untuk terlena dan lupa diri. Jangan sampai AS buru-buru menghirup udara itu. Sebab walau udara itu segar, tetap terselip bakteri-bakteri virus. Jadi perlu menggunakan hati untuk menyikapi ini.
Saya perhatikan belakangan ini, AS mulai mengurangi responnya terhadap seluruh komentar yang masuk. terkadang telat di jawab, bahkan ada yang tidak di jawab. Saya tidak tau apa ini merupakan strategi atau memang mulai jenuh melihat komentar yang non-produktif atau monoton.
Namun demikian, hal itu bisa tertutupi dengan aura positif yang ada di diri AS dengan kelebihan dalam poin-poin di atas. Saya berharap ini bisa dipertahankan dan di tingkatkan. Jika boleh memberi saran, agar tidak buru-buru ”meng-ekslusifkan diri”. Sebab seperti kata MH, ngeblog yah ngeblog aja. Itu pun bisa dijadikan saran yang cocok untuk situasi ini.
Semoga saja review ini bermanfaat untuk kita semua sebagai bahan pengukur. estimasi atau evaluasi kedepan. Sejauh mana dan apa saja yang sudah kita lakukan untuk mengawal blog kita menuju posisi kematangan dan kemapanan karakter.
Kini giliran anda, bagaimana menurut anda pendapat saya tentang AS ? Apa anda setuju atau ada pendapat lain? Silahkan di sampaikan yah.
Untuk AS, karena ini hari anda. Saya mohon kesediannya untuk merespon komentar yang masuk yah..
Sukses terus yah Mas Agus!

{ 114 comments… read them below or add one }
kita ambil sisi positifnya saja Mas, ketika saya baca artikel dia, saya melihat bahwa dia banyak order membuat artikel . mungkin saja dia memang sangat sibuk. sehingga tidak bisa membalas artikel .
untuk poin bagusnya, saya setuju Mas!
Mas AS itu orangnya tegas, penuh aura yang jelas, dan berani untuk bertindak . Hehehe
saya juga salut kepada dia
Aslinya nggak sibuk-sibuk amat kok mas. hehehe… Sama seperti kebanyakan blogger, saya juga terkungkung jam kerja kantor. Jadi saat ini saya sedang belajar menata waktu agar lebih rajin balas komentar.
Kalau masalah tegas dan berani bertindak, sepertinya karakter itu tercipta dari tempat kerja saya. Setiap hari aktivitas saya berhubungan dengan uang dan supplier. Banyak godaannya. Dari situ saya belajar berani ambil tindakan.
nah, itulah yang saya ingin pelajari dari Mas tentang menata waktu yang super sibuk . lain kali boleh di share di artikel Mas
pengalaman dari bekerja bisa di jadikan pengalaman juga ke dunia ngeBlog Mas . Hehehe
Boleh, boleh…
Meski saat ini jadwal ngeblog saya masih berantakan, nggak ada salahnya kalau saya sharing. Kali aja saya dapat masukan bermanfaat dari pembaca blog.
Mas ajah yang udah saya lihat teratur ajah masih bilang berantakan . apalagi saya yah . ck ck ck .
di tunggu Mas . saya pasti baca
berarti pengamatanku mendekati kebenaran dong mam?
nah, mas imam juga bisa petik contoh positifnya..
kalau progresif bisa aku review juga nih
iyah Mas, bener malah!
soalnya memang begitu tentang dia, apa yang Mas sebutkan tadi
Y Mas kita ambil sisi positifnya aja mungkin Mas AS Sekarang ni lagi Sibuk dengan urusan lain, tapi kalau pekerjaannya udah agak longgar dia pasti merespon kita semua!!!
Untuk Mas AS, Semoga maju terus, dan jangan lupa untuk merespon kami semua!!!
Terima kasih support mas David. Bulan ini memang banyak project di kerjaan offline, jadi mohon maaf kalau sedikit kendor. Saya masih cinta ngeblog dan akan selalu ngeblog.
justru karena saya petik positifnya, makanya poin positifnya jauh lebih banyak dari kritikannya khan mas Dafid?
cuma 2 bulan, blog AS sudah langsung masuk di blogroll saya… hebat toh?
Ngeblognya memang 2 bulan. Tapi hujan bata big sudah berbulan-bulan mas. Sejak jaman blogspot udah kenyang. Hahaha…
Makasih kesediaan mas Hengky mengapresiasi blog saya.
siap agan…
prestasi jempolan tuh mas..
hebat..hebat… AS memang tahan banting.
apa sih rahasianya? hihihihi
rencanya mau dijadikan ebook mas…
“rahasia mempopulerkan blog secepat kilat”
Hmm, boleh… boleh…
Ide bagus mas.
rahasia tahan banting? rajin minum jamu madura. hahaha…
jamu empon2 yang bisa bikin vagina kedutan hihihi
saya termasuk salah satu yang salut dengan blog Agus Siswoyo dan pernah juga saya review diblogspot saya beberapa bulan yang lalu.
Selain rajin update status, AS juga memberikan artikel artikel yang berbobot pada blognya, saya sampai silau melihatnya karena terlalu bersinar….wkwkwkwkkkwkkk…
Biar nggak silau, melihatnya pakai kacamata sun-glasses aja mas. Hahaha…
Meski sempat kecolongan foto narsis, review mas Rudy juga salah satu artikel favorit saya. Terima kasih mas.
keselip sama AS nih mas Rudy…
mungkin terlalu fokus ke bisnis online yah?
oh iya selamat yah atas blog barunya mas
Bukannya kalau fokus malah lebih cepat sukses mas?
harusnya memang begitu mas.. tapi kadang ada saja godaannya..
wahh mau komen apa lagi ya
AS itu bukan Amerika Serikat..
AS adalah blogger yang memotivasi orang lain ^_^
Jadi inspirasi buat yang lain…
Menurut lia balas komen itu penting.. tapi mas AS punya alasan seperti yg pernah dijelaskan dalam salah satu postingannya ^_^
terima kasih mbak Lia mau mengerti pemikiran saya. saya sebenarnya juga nggak mau menunda-nunda balas komentar. tapi yang namanya manusia, kadang suka kelupaan kalau lagi asyik blogwalking. hehehe…
Ohya mas..
..
Mau protes nih mumpung dikasi kesempatan
Kalo bisa avatarnya jangan itu2 aja mas..
sesekali di ganti.. Jadi penyegaran bukan hanya dari segi tulisan
ditwitter ini juga kan avatarnya ^_^
(Mohon jangan ditimpuk mas Agus….. )
Maklum mbak, saya nggak biasa eksyen di depan kamera. Stock foto juga terbatas. Tapi sarannya oke juga nih, biar nggak ngantuk lihat foto saya. Hehe…
biasanya eksyen di depan cermin mbak lia..
yups…
saya hanya berusaha berimbang melihat blog as dan pribadinya yang sudah menyatu dalam blognya.
Yang saya ingat AS pernah menulis tentang manfaat Ghost Writer dan saya berkomentar disana mengapa bukan dipakai istilah Guest Writer. Bagaimanakah jawabannya…saya belum cek lagi kesana.
Ghost Writer (penulis hantu, penulis bayangan) itu tidak sama dengan Guest Writer (penulis tamu). Dari segi profesi, jelas ghost writer lebih menghasilkan uang.
Posisinya juga beda. Ghost Writer ibaratnya sutradara yang secara kontinyu menyetir arah pemikiran pembaca suatu blog tanpa menunjukkan identitas diri. Apalagi bila blog tersebut adalah milik public figure.
Sebaliknya, penulis tamu menunjukkan keberadaannya temporarily dan tidak banyak mempengaruhi jalannya branding building suatu blog. kalau mau dibahas, banyak sekali deh.
Bisa dikatakan seperti penulis latar ya Mas, tentu insentifnya lebih besar dari penulis tamu khan. Bagaimana syaratnya bisa menjadi Penulis Bayangan itu Mas..MAKASI…
Syarat jadi ghost-writer itu berbeda-beda, tergantung ikut ‘pemilik’ yang mana. Sejauh ini saya sedang mempelajari system salah satu media jasa penulisan. Syarat yang diberikan kepada saya:
1. Punya blog pribadi dan koneksi internet. Dalam artian rajin ngecek email dan update artikel. Kalau malas update blog, justru akan menyusahkan kedua belah pihak.
2. Menguasai salah satu bahasa asing. Standardnya sih Bahasa Indonesia dan English harus bisa. Apalagi kalau bisa bahasa Mandarin, akan menjadi nilai lebih.
3. Siap menerima order sesuai tenggang waktu yang diberikan. Misalnya: 5 artikel harus selesai dalam tempo 48 jam setelah email order diterima.
4. Siap kena sanksi kalau gagal memenuhi deadline penulisan. Denda berupa sejumlah uang.
Dan yang lebih penting, harus lolos verifikasi awal sebagai calon ghost writer.
saat ini saya sedang merancang situs jasa penulisan artikel, kurang lebih syaratnya akan sama.
weih… makin takjub deh.
mudah2an lancar yah mas.. amin
wah sepertinya, obrolannya makin seru nih..
bintang tamunya sudah hadir..
Iya nih, kalau ada yang kasih tempat curhat, ngomongnya bisa gayeng sampai pagi. hehehe…
silahkan di manfaatkan mas..
terus terang sy benar-bener pemula banget di dunia blog, sy mulai bikin blog sejak sebulan yg lalu dan sampai saat ini blog sy blm sempurna, tapi setelah saya buka dan baca artikel yg ditulis oleh mas AS, sy sangat tertarik sekali untuk bisa bikin artikel seperti mas AS, lanjutkan mas bikin artikelnya sy akan selalu baca dan semoga mas AS terus bersinar dan bersinar.
Weeei… selamat datang di dunia blogging. Selamat menemukan dunia aktualisasi diri tanpa batas. Semoga bermanfaat.
selamat bergabung mas..
ditunggu blognya yah
asyiknya baca di AS.com itu, artikelnya sebenarnya motivatif, mencoba memberikan solusi, tapi tidak mengajari dan tidak monoton terhadap masalah2 sosial dan moral yang kalau kita baca antara motivator atau blog satu dengan lainnya ya mirip2, tapi ini beda, mengkondisikan hubungan antara motivasi itu dengan dunia blog, penulisan blog, serba blog, sehingga selalu tepat sasaran terhadap para bloger. hehe.
Jujur saja mas, saya merasa belum pantas dipanggil motivator. Saya pribadi aja masih suka moody. Tapi dalam hal menulis sebisa mungkin saya membawa aura positif ke dalam tulisan. Biar yang baik-baik saja yang ditiru pembaca. Yang jelek dari saya mah dibuang saja.
wah ini pengamatan yang bagus mas Hanif…
Eh namanya juga manusia kadang aktif komentar balik kadang juga lupa balas komentar.. yach kita ma’lumin aj…
Saya juga sudah berkunjung ke blog AS memang saya menemukan banyak postingan yang inspiratif banget. sukses dah kita semua
Makasih sudah menyempatkan diri mampir mas. Saya senang kalau tulisan saya bisa membawa manfaat.
ini nih, ciri-ciri orang bijaksana. selalu melihat dua sisi yang berimbang.
makasih mas sudah melebarkan jangkauan silaturahmi.. blog AS memang maknyus
Mas Agus?
Wah emang namanya dah sohor, trus ia juga jadi salahseorang inspirator dalam “program perburuan” yang sedang saya jalani sekarang. Keren dah pastinya!!!
Sukses buat AS dan juga FM :rose:
mas erdien saya lihat juga makin nancap di hati para blogger. komentar2nya selalu mengundang selera baca. justru banyak kandungan hikmah dibalik komentarnya. (sebuah ke-ciri-an yang tak ada tandingannya)
wah, berburu apa nih? kok saya nggak merasa mendukung ya. hehehe…
Hehehe… emang nggak bilang-bilang ama Mas Agus, ntar ketauan malah malu-maluin
nggak masalah, asal rajin bayar royalty fee di belakang.
hahaha…
hmm..tambah sukses, bwnya jangan berkurang dunk :S
ada yang merindukan kehadiran AS nih…
emang jarang mampir yah mas? monggo di ajukan keberatannya
maaf kalau akhir-akhir ini jarang berkunjung, untuk ke depannya saya akan lebih rajin deh…
Demikian bersinarnya blog AS, menurut saya terutama hasil kejelian mas AS mengambil tema utama motivasi blogging. Tema ini bukan sekedar menyentuh pikiran para blogger, tapi rasa/emosi ikut diaduk-aduk.
Ketepatan tema saja tentu tidak cukup. Kelebihan mas AS adalah kemampuannya membaca problem2 seorang blogger dan mengangkatnya menjadi tulisan yang berjiwa. Dua hal inilah yg membuat para blogger merasa dekat dengan blog AS dan merasakan tulisan2nya sebagai “gue banget”.
Untuk konsumsi para blogger, blog AS agak sulit dicari kelemahannya. Tapi utk mas AS pribadi, jangan sampai blog ini menjadi penghambat utk mengaktualisasikan diri pada bidang dan jangkauan pembaca yg lebih luas.
ini komentar kritis dan sangat dewasa. saya suka komen ini.
sepetinya saya sependapat dengan anda Pak Hery. termasuk poin tentang aktualisasi diri pada bidang dan jangkauan pembaca yg lebih luas.. (perlu di bungkus nih)
“Untuk konsumsi para blogger, blog AS agak sulit dicari kelemahannya. Tapi utk mas AS pribadi, jangan sampai blog ini menjadi penghambat utk mengaktualisasikan diri pada bidang dan jangkauan pembaca yg lebih luas.”
saya lagi mikirin kalimat di atas mas…
satu hal yang dapat saya ambil dari sini yaitu ”efek negatif di atas angin”. ini masalah berat mas, sulit untuk di hindari, semakin tinggi orang mendaki gunung akan semakin tinggi angin berhembus, satu cara untuk menghidarinya adalah kritik dari teman yang lain, seperti mas fadly ini, biasanya dengan kritikan manusia akan terhindah dari efek negatif itu mas
tangkapan yang cermat mas Maksum..
memang sulit mas menghindari efek negatif di atas angin. tapi bukan tidak mungkin untuk menghindarinya. sepanjang pondasi kepribadian kuat saya yakin bisa.
kritikan dari teman, hanya pengingat. tentu yg berperan adalah si empunya, si pribadinya.
sepertinya mas fadly harus memberikan kiat-kiat supaya pembaca bisa kuat terhadap efek negatif itu mas, bukan hal yang mudah, tentu ada kan kiat-kiat supaya pondasi kepribadian itu makin kuat, share ya mas
insyaAllah mas..
patut ditunggu artikelnya…
mas Maksum paham banget kondisi psikologis saya. berada pada posisi pusat perhatian memang tidak mudah. selalu ada godaan untuk memanfaatkan popularitas untuk kepentingan pribadi.
selain itu, kontrol sosial juga makin tinggi. kalau saya telat balas komentar saja sudah kena warning. apalagi kalau telat publikasi artikel baru, banyak yang berkoar-koar di facebook dan twitter saya. hahaha…
kontrol sosial ini saya anggap sebagai satu bentuk perhatian mereka terhadap eksistensi blog AS.com. thanks buat supportnya selama ini.
Wow, saya suka banget dengan gaya review mas Fadly kali ini. Buat mas Agus, saya salut banget dengan gebrakan anda dalam membentuk karakter dan membangun image. Kontes menulis kemaren adalah bukti terbesarnya. Untuk hal-hal positif, saya setuju dengan uraian mas Fadly di atas.
Untuk masukan/saran, hmm..apa yach. Mungkin kalau memberikan komentar pada topik tentang wacana blogging bisa lebih dimaksimalkan lagi mas. Mas Agus bisa manfaatkan branding blog ini dalam berkomentar pada topik blogging. Biar pembaca komentar mas Agus makin mempercayai otoritas mas Agus dalam topik blogging.
Maksud saya, ketika topik artikel yang kita baca tergolong topik yang kita kuasai dan juga senangi, maka berikanlah komentar terbaik di situ. Gitu aja deh.
Satu lagi, mengemas artikel kontroversial jika mengandung kritikan pada sebagian blogger hendaknya diupayakan agar tidak malah menimbulkan antipati. Walau maksud kita baik, tidak semua pembaca sudi menerima masukan bagus kita tersebut jika penyampaiannya kurang berkenan bagi mereka.
Selebihnya, semangat mas Agus sangat patut untuk ditiru oleh blogger-blogger Indonesia.
bener2 pandangan yang lengkap, komplit mas is.
apresiasi dan krtikan yang proporsional. mudah-mudahan bisa sama2 membangun yah…
terima kasih saran mas Is. sebisa mungkin saya membalas komentar berdasarkan pengetahuan terbaik saya. tapi nggak semua komentar saya perlakukan begitu. karena adakalanya komentar cuma bilang: setuju, like it, bla..bla…bla…
dan satu lagi nih, saya justru khawatir kalau komentar saya balas dengan lengkap nanti memunculkan anggapan menggurui. hahaha…
Maksud saya bukan ketika membalas komentar di blog sendiri lho mas, tapi ketika berkomentar di blog lain..hehehe
oke deh, makasih sarannya…
Ups, sedikit ralat pada paragraf kedua komentar saya di atas. Maksudnya bukan blog ini, tapi blog mas Agus (baris ke-3 paragraf kedua).
he he he.. dimaklumi kok mas
Mas AS, Emang mengalami kemajuan yg sangat cepat dan pesat. Bagaimana ia yg mendambakan komentator saat di blogspot dan skrg kebanjiran komentar yg hampir kewalahan kelihatannya, mgkin bukannya kewalahan krn kita kan tidak tahu kesibukannya offline seperti apa serta profesi skrg sbgi ghost writter yg kebanjiran order sampai menggaet blogger lain untuk bergabung dan menyiapkan obsesi besar menuju bukan sekedar ghost writter tapi The Real Writter.
Dan mempunyai target atau cita-cita yang sangat mulia yaitu mau 100% berkecimpung di dunia penulisan dalam waktu dekat…
Semoga tercapai obsesi yg dicanangkan.
Semoga bisa feedback dan tidak over confindence
saya menanti gebrakan mas Udin juga nih..
mungkin kalau blogger 2 inci sudah berubah jadi 10 inci bisa lebih optomal yah?
terima kasih tambahan opininya mas ..
kalimat terakhir itu yang saya takutkan mas. pengalaman waktu jadi juara cerdas cermat saat SD lalu over pede. akhirnya kalah di level berikutnya.
saya selalu menanti kritik dan saran mas Udin supaya saya tetap berada di jalur ideal. thanks ya sudah mengingatkan.
Moga tambah bersinar aja ASnya,,,
makasih doanya…
tadi sebelum mmpir kesini
juga mmpir kerumah pak agus siswoyo
wahh mau juga dunt di repiew punyaku hahha
kalau yang terakhir itu, langsung kontak mas Fadly aja mas…
kalau layak, insyaAllah saya repiu
hmmm
jadi pingin liad juga rumahnya pak agus
hehhe
makasih
Makasih sudah mampir ke blog saya mas.
Mas komentar tetap di atas tolong hapus, ini lagi ngajarin teman ngeblog pakai laptopku. Jadi datanya kacau balau deh…
komentar tetap mana mas?
Keren deh Mas AS, mudah-mudahan saya bisa seperti Mas AS bisa menginspirasi banyak orang dengan tulisan-tulisan kita. Selamat.
setiap orang adalah unik. punya cara masing-masing untuk mencapai kesuksesan. dan semua orang berpeluang bisa melebihi pencapaian saya.
iya memang keren mbak, apalagi senyumnya kayak pepsoden
petik saja positifnya mbak. yang terpenting mencintai menulis dan bersosialisasi.. insyaAllah bisa kok
saya sudah teken kontrak dengan perusahaan pasta gigi, bulan depan akan muncul iklannya di tivi. hahaha…
TV Mana mas :alay
wahhh gak nyangka ketemu disini
:sungkem
Blogger TV siaran Jawa Timur. hahaha…
artis dan aktor lagi ngobrol nih..
@ mas Fadly:
Sutradaranya nggak boleh komen ya. wakakakak….
review yang sangat bagus mas fadly,,,wah patut ditiru neh cara penyajiannya hehehe
Kalau mau belajar menulis di mas fadly, bisa beli ebooknya lewat unakunik dot com mas. Hehehe…
silahkan di coba mas..
saya cuma bisa mengatakan “I Like This Post!” seperti komentar mas agus belakangan ini di blog saya wkwkwkwk
Senjata makan tuan nih. Hahaha…
komentar apa tuh…
hehehe rajin baca komentarnya mas agus di blog saya mas… wkwkwkwk….
Saya tahu Blognya Mas AS dari blog ini, cuma penyakit lama saya sering kumat, kalau terlena dengan artikel, begitu selesai mabur begitu saja.
Karena buat saya berkunjung tidak harus berkomentar, apalagi jika dalam rangka “curi ilmu”; Pis Mas Agus.
Kalau menjawab komentar, mungkin mas Agus punya pertimbangan sendiri, apalagi sebagai blogger part timer, tentu tidak banyak waktu. Ini juga saya alami diblog saya Mas Fadly, kalau sedang tugas luar ( masuk ke desa-desa ) ya terpaksa tidak balas
iya sih, ini juga jadi semacam tantangan pemicu gairah. mungkin suatu waktu bisa menemukan “gaya” yg cocok.
Nggak masalah mas, itu wajar saja kok. Kalau saya pantau webstat saya, hanya 10 persen pengunjung yang meninggalkan komentar di blog saya. Sisanya adalah para pemburu ilmu.
mas, tidak pasang plugin auto reply yah..?
sepertinya belum mas…
iya saya bisa rasakan karakter itu dari mas Aldy. lebih mengutamakan isi daripada kemasan.
awalnya saya mengira blog mas agus itu dah lama berdiri,karena artikel2nya yang maknyus..eh ternyata nubi juga..saya hampir lupa kapan pertama kali berkenalan dg mas agus di dunia blogging
ohya saran nih mas agus,kalo bisa pasang plugin email notifier dong
terima kasih sarannya, ini pula yang banyak dikeluhkan beberapa teman blogger. segera saya pasang.
berarti bener nih, mas agus mampu mensejajarkan diri dengan cepat..
Wah jadi terus semangat nih mas.
sip deh, idealnya memang begitu mas…
And the conclusion is…
Terima kasih review kali ini mas. Banyak masukan positif saya dapat. Bukan tentang pujian yang cenderung membuat terlena, tetapi bagaimana menyerap kelemahan yang selama ini tidak terlihat dan mengubah menjadi perbaikan untuk eksistensi ke depan. Thanks ya…
syukurlah kalau ini bisa bermanfaat mas. saya senang sekali bisa melakukan ini…
mudah-mudahan makin cerah yah mas AS…
saat saya nulis ini, saya lihat sudah ada 111 komentar !
waw banyak banget !
jadi saya mau ngaish kritikannya saja deh, karena yang positifnya yang bagi saya iya, banget, sudah disampaikan oleh para komentator sebelumnya. saya setuju akan kelebihan-kelebihan yang disampaikan teman-teman kok.
nah untuk negatifnya atau mungkin disebutnya mengingatkan kali ya :
1. jangan lupa, banyak yang mantep juga blognya…tapi mungkin memang Allah yang memberikan izin untuk bisa setenar sekarang. Walaupun jelas-jelas akibat dari usaha mas Agus yang keras juga dalam memanage dan menulis.
2. Ingatlah kapan mas Agus saat mulai-mulai ngeblog….,jangan sampai sombong sama pendatang baru. soalnya kalau saya nangkepnya mas Agus sombong.
3. yang terakhir nich ya :
ceritain donk mas…keinginannya di bisnis olnline, mau terjun di bidang apa ??? ptr ? ppc ? affiliate ? product creation ? sharing jadi artikel yo mas..,
wah.. ternyata masih ada masukan nih mas Agus..
kok terlambat datang sih mas Khalid..?
pesan pentingnya adalah, intropeksi diri lebih dalam, lebih jauh dan lebih legowo.. gitu yah mas?