Mari kita ingat-ingat kembali. Beberapa bulan kebelakang, berapa banyak teman-teman kita yang sering mengunjungi blog kita? Bandingkan dengan sekarang, apakah mereka masih ada atau sudah tidak jelas rimbanya ada dimana?
Mungkin sekarang banyak teman-teman baru datang. Banyak blogger-blogger pendatang baru dengan semangat baru yang masih fresh. Akankah mereka akan bertahan dan tidak mengikuti jejak teman-teman lama yang sudah pergi entah kemana itu?
Apa artinya? Bisa jadi mereka yang hengkang sudah mulai dan mengalami surutnya motivasi ngeblog. Mulai megalami keputusa-asaan yang kronis, sehingga pergi tanpa jejak adalah pilihan terbaik menurutnya.
Memang ngeblog itu tidak sama dengan ”hanya menulis”. Ngeblog lebih dari itu. Banyak konsekuensinya dan dibutuhkan hubungan timbal balik yang sehat. Kita perlu adanya ”teguran dari luar” sebagai penyeimbang kegiatan ngeblog kita.
Teguran dari luar itu bisa dalam bentuk kritik, penolakan pemikiran dan hal-hal lain yang menggoda mental atau menjadikan kita depresi. Teguran itu perlu kita kelolah dengan bijaksana.
Itulah sebabnya dalam ngeblog kitapun dituntut untuk pandai mengontrol emosi. Pandai menempatkan diri. Sama halnya dengan pergaulan pada umumnyalah, dibutuhkan kemampuan bersosial agar eksistensi kita mudah diterima dimana saja.
Nah sekarang bagaimana mengatasi kebuntuan dalam ngeblog yang menyurutkan motivasi itu?
Pertama:
Temukan Aura Blog Anda
Periksa kembali tentang sorotan blog anda. Berada dimanakah blog yang anda kelolah itu? Sudah sesuaikah dengan kepribadian anda. Sebab ini penting, karena erat kaitannya dengan kegiatan menulis. Apa yang anda tulis adalah apa yang anda tau dan apa yang anda minati, selayaknya sejalan dengan blog yang anda kelolah. Jika ini tidak selaras, maka ada keganjalan yang akan mengguncang semangat anda kemudian. Perihal ini pernah saya bahas disini
Kedua :
Atasi Ritme Menulis Anda
Maksudnya, kadang-kadang kita ini sebagai blogger / penulis online. Sudah akrab dengan yang namanya ”krisis ide menulis” makanya jika hal ini masih sering kita alami. Bisa jadi ini akan menjadi cikal bakal yang akan menyurutkan motivasi ngeblog kita. Oleh karena itu penting sekali menjaga ritme menulis kita. Makanya anda perlu benar-benar bisa mengatasi yang namanya krisis ide menulis. Untuk masalah itu sudah pernah dibahas disini
Ketiga :
Buat Satu Folder Khusus Untuk Curhat
Terkait dengan poin ritme menulis diatas. Penting kiranya kita membuat satu folder khusus untuk curhat. Loh kok? Iya folder ini sifatnya pribadi, semacam diary gitu deh. Tidak perlu dipublish. Anda hanya perlu menuangkan kegelisahan saja. Sebuah pelepasan gagasan agar tidak terjadi kemacetan menulis. Ibarat anda terjebak di jalur bus way. Kalau mobil paling depan mogog, maka mobil anda yang ada dibelakangnya tidak akan bisa jalan, kecuali kalau anda bisa mundur. Itupun kalau tidak ada mobil mogog dibelakang anda. Repot khan? Makanya, mobil mogog itu ibarat uneg-uneg kita yang tersembunyi. Biarkan saja dia kelauar dulu. Sediakan wadah khusus untuk menampungnya. Oh iya untuk urusan curhat anda bisa belajar sama Mbak Delia
Keempat :
Kombinasi Cara Berkomentar Anda dan Atur Waktunya.
Ini penting, jika kita melulu bicara dengan model yang begituan melulu. Orang lain juga akan bosan. Akibatnya feedbacknya akan monoton pula. Oleh karena itu perlu juga memberikan bumbu-bumbu penyedap. Selain itu pengaturan waktu perlu juga dipertimbangkan.
Kelima :
Perluaslah Wacana Anda.
Wacana sama halnya dengan ruangan. Jika kita hanya berada disebuah ruangan sempit, tentu saja sumpek dan suhu panas akan menyergap kita. Akibatnya kita susah untuk bernafas. Kita susah untuk berkata-kata yang lebih dinamis dan obrolan kita cenderung garing. Akibatnya blog kita akan berkesan kering dan orang akan kapok untuk datang lagi. Selanjutnya anda tau khan? Motivasi ngeblog akan pupus karena respon pembaca yang sepi.
Ok kira-kira itu dulu deh tips sederhana dari saya. semoga saja ada benarnya dan bisa bermanfaat untuk mengembalikan semangat ngeblog kita yang mulai surut. Terutama buat saya sendiri. Artikel ini sekaligus buat pengingat bagi saya. manakala saya merasa mulai jenuh untuk melanjutkan kegiatan blogging ini.
Bagaimana menurut anda?

{ 57 comments… read them below or add one }
jatah preman dulu gan..
ngeblog harus punya gairah, otak cerdas dan nyali yang kuat gan…
ngeblog bukan cuma sekedar punya blog dan bisa nulis..
betul gan. makanya kalau tidak punya itu, biasanya pelan-pelang hilang..
Mari kita ingat-ingat kembali. Beberapa bulan kebelakang, berapa banyak teman-teman kita yang sering mengunjungi blog kita? Bandingkan dengan sekarang, apakah mereka masih ada atau sudah tidak jelas rimbanya ada dimana?
bisa jadi mereka mereka hilang karena action mas….Tentu saja semangat2 dari anda menuntun mereka ke arah monotize blog.
Yang bisnis pulsa, sibuk ngurus web pulsanya dengan pasang iklan sana dan sini. Maklum saja tiap hari makin ketat saingan..,,,,, yang bisnis adsense sibuklah ngurusin adsensenya…… ya sibuk affliates sibuklah ngurusin jual belinya entah di twitter, forum dsb…… hihihih….. Ya klo yang hilang beneran saya nggak tau mas…… bukan tukang survey seh….
amin.. semoga saja begitu mas. harapan saya juga begitu. semoga yah
Semua perlu modal imajinasi yang teguh dan semangat komitmen diri yang kukuh, dengan dukungan blog yang penuh inspirasi ini.
semangat dan komitmen itu yang perlu dipertegas mas.. mantapslah
Kombinasi cara berkomentar juga mempengaruhi ya pak ? trims pak.. bertambah lagi pengetahuan lia
btw akhirnya spesialisai blog lia ditemukan juga ya pak…. Mengenai curhat ternyata… wkekekekeke…
semoga motivasi hati ini tidak surut…. ^_^
betul mbak lia. berkomentar sama halnya dengan merespon. reaksi kita akan mencerminkan dan akan menentukan pantulan apa yang akan kita terima. semakin fariatif maka semakin dinamislah kita..
maaf yah kalau prasangka saya meleset tentang spesialisasi itu ^_^
Oke deh.. mulai saat ini mencoba untuk menulis komentar jitu.. wekekekek….
Nggak meleset kok pak… awalnya bikin blog memang tujuannya untuk menampung aspirasi/curhatan
krn dengan mendengar keluh kesah orang lain bisa membuat kita lebih bijaksana.. (menurut lia
) … sebagai newbie mudah2an tetap eksis nggak ngilang2
biar curhat tapi curhatnya pakar psikologi…hmmm
banyak kandungan emasnya
begitu terang datang, berkilaunya menyebar dimana-mana
Saya jg mengalami pasang surut dalam ngeblog mas… tapi biasanya kl lagi males ngeblog, saya melakukan blog walking ….
iya safari blogging memang cukup membantu memberikan inspirasi. supaya wacana tidak mentok. trims komentarnya bro..
terimakasih, masukan yang sangat berarti buat saya. yg sulit adalah mengatur ritme nulis apalagi kalau banyak aktifitas offline yg sangat menyita waktu
sama mas, saya pun masih terus berusaha menjaga ritme menulis. sebab kalau mentok, bisa-bisa frustasi. jadi penting sekali untuk menjaganya. jangan sampai lepas he he he
hemm wajib saya baca yang ini… soalnya lagi loyo ngeblog..
nah gitu dong rief…
mungkin bisa ditambah dengan sesekali menulis sesuatu yg diluar tema sentral niche blog kita….bisa menjadi bahan penyegaran motivasi untuk menulis,,,,bagaimana mas fadly???
bisa juga begitu sebagai fariasi..
oh iya mas, link artikelnya saya hapus yah. agag kurang nyaman pemandangan nih. sori yah
ini kayaknya semacam jamu ngeblog mas ya, biar kuat joss
betul..betul mas. biar kuat lagi
Nah, bakul jamunya dah datang. Jamu Pasutrisatu lagi.
Hahaha…
Hmm, saya sangat tertarik dengan poin tentang Kombinasi Cara Berkomentar Anda.
Saya juga melihat beberapa blogger terkesan kurang kreatif dalam memberikan/menuliskan komentar. Dari dulu kok begitu melulu modelnya? hehe. Gak heran kalo ikatan emosional dan respek pemilik blog (termasuk pengunjung lain) kurang sekali pada blogger model begitu.
Gak harus panjang lebar sih, tapi sebaiknya memang perlu divariasikan atau dikembangkan. Pokoknya gimana biar tidak ada kesan monoton deh. Salah satu bumbu penyedapnya mungkin dengan mencoba berguyon jika sebelumnya selalu serius. Atau sebaliknya. Atau campur saja keduanya jadi satu. Lihat topiknya juga sih. Kata-kata yang dipilih juga sebaiknya tidak klise, seperti nice post, mantabs, de es be
Nais pos itu udah terlalu pasaran soalnya..he he. Tips lain yang mas Fadly tulis juga bagus banget untuk diterapkan.
mudah-mudahan saja kiat ini bisa sedikit memberikan kesegaran mas is..
kalau cara berkomentar itu khan refleksi minat kita terhadap pengembangan opini dari artikel yang kita baca. jadi sangat sangat memainkan peranan, komentar itu.
nice posting, tks bro dan apa lagi yah mas? he he he
komeng2ku monoton gak yah.. ? xixixix..
apakah koment dimaksud seperti :
nice info, keep posting, you’ve got the point, yap.
Hahahaha…
terima kasih mas tipsnya, sekarang sayamalah lagi krisis ide….
sama-sama mas, kalau mau lebih mengeksplore ide menulis. liat saja di kategori “motivasi menulis” siapa tau saja bisa membantu
tulisan ini sungguh mengingatkan saya..mas..
yah.. mungkin salah satu dari orang-orang yang kata mas fadly katakan “pergi entah kemana” saya termasuk di dalamnya.. hihi..
insyallah beberapa hari lagi kan kembali… menyapa semua sahabat..
matur nuwun mas… atas motivasi ini…
he he he… mudah-mudahan tidak bikin ngambek yah crit
iya nih. saya perhatikan sudah berapa hari belum ada update. komentar jarang dibalas..:)
mudah-mudahan semangat lagi crit..cihuiii!!
masih sibuk garap tugas kul mas… jadi sementara off dulu.. hehe…
kalau semangat sih masih menggebu mas.. cuman ya gitu deh..
Maaf ikutan nimbrung…..:)
Sukses ya crit Kuliahnya
tadi komen di blog AS gak sengaja ada mirip2nya dgn pembukaan artikel ini
oya, ritme menulis ini kayaknya tantangan terberat saya mas. Kadang ide dan mood enggak datang bersamaan. Ide datang tapi lagi nggak mood, males menulisnya. Sebaliknya pas lagi mood eh si ide gak muncul2
saya kalau dalam kondisi seperti itu mas, biasanya tak tulis dulu ide artikel sama point2 penting yang mau disampaikan. Sehingga pas mood dateng, tinggal merangkai kata aja
bisa diterapkan keknya neh mas… karena yg bisa disimpan cuma ide, kalo mood enggak, hehe…
tantangan kia semua deh kayaknya pak hery..
saya biasanya kalau mood lagi ga nyaman. saya cari aktifitas lain dulu. mencoba mencari ide dengan “sudut pandang” yang jelas. dan mulai menulis sampai tuntas. besoknya baru deh saya baca lagi dan saya edit.
saya balik lagi lah tujuannya ngeblog di awal apa.
Apakah pure berbagi atau bagaimana. Mengingat awal ngeblog dulu, ketika tujuan monetize malah sedikit responnya. Begitu tujuan diarahkan ke semangat berbagi, respon mulai banyak.
Dan respon dari pembaca ini bisa menjadi satu energi tersendiri untuk menulis dan menulis lagi. Apalagi bila satu artikel dihargai betul, maka biasanya akan semangat untuk membuat artikel selanjutnya ada.
sepertinya itu pilihan terbaik mas. memang kalau semangat berbagi lebih menonjol, pembaca akan merasa lebih nyaman untuk berkunjung.
senang rasanya, itikad itu hadir kembali mas..
Apalagi kalo blog dah bisa menghasilkan, mungkin itu salah satu motivasi juga
wah kalao blog penghasil uang yang dimaksud, saya kurang berenergi untuk memberikan motivasi.
tapi kalau blog dijadikan sarana pengembangan kualitas diri, saya sangat apresiatif..
Khusus berkaitan dengan variasi komentar, memang komentar yang tidak itu-itu juga bisa mendatangkan yang tidak begitu-begitu juga. Ibarat mancing ikan, jika umpannya hanya secuil biji nasi, yang nyangkut ikan kecil. Jika umpannya sepotong kecil tahu, yang nyangkut ikan bawal. Jika umpannya adonan telor dan mie instant, yang nyangkut pun ikan gurame. Ibaratnya mungkin seperti itu
masalah komentar ini memang “cukup menggoyang kalbu” yang penting pintar-pintarnya kita saja menempatkan suasana..
Rajin blogging mas,biar tambah semangat lagi
Kalau saya terinspirasi dari film Julie & Julia. Dimana gairah sangat diperlukan, apalagi blogging.
Karena saya menyukai apapun yang berbau motivasi dan inspirasi, saya menjadwalkan bahwa blog saya bulan ini membahas tentang kisah sukses. Bulan pertama saya lakukan sangat efektif mas untuk kepuasan batin saya, selain saya juga termotivasi, dapat juga membagikan informasi ke warga blogshpere yang lain.
wah kalau gitu sudah ok dong?
tinggal menjaga konsistensi saja khan kalau gitu.
Wahh.. mas… sungguh tulisan yang sangat mencerahkan bagi saya yang sedang semangat kembali blogging… go blogger… !!
wah nama kita mirip nih mas fadly…
semoga semangatnya tak pupus ditelan waktu yah
Saya hanya mencoba menulis yang saya ketahui dan pahami saja mas. Sehingga ritmenya bisa “sedikit” terjaga, walau sesekali lepas kontrol juga.
justru menulis di butuhkan khan untuk menyalurkan pengetahuan
kalau masalah lepas kontrol, asal untuk menyalurkan pengetahuan yang “gila” sih boleh juga tuh mas
mungkin mereka malas mas….
kaya saya yang malas update blog sendiri….
kerjaannya baca update-an orang lain.
updatenya untuk blog sendiri dong mas..
Kalau ide sudah menthok, paling-paling lari ke sosial media. Dari update kawan-kawan, saya biasanya menemukan topik unik yang layak diangkat ke blog.
tidak heran kalau idenya fresh terus mas..
makanya blog AS penuh terus
Saya setuju sekali pak …
Tidak bisa dipungkirinya … maraknya jejaring sosial macam FB dan Twitter membuat sebagian Narablog menjadi agak jarang up date … dan juga jarang blog walking tentu …
Memang diperlukan “Writting Endurance” ketahanan menulis yang prima untuk memelihara kesinambungan tulisan di Blog kita …
Jujur … perasaan mandeg itu sering saya temui … ide buntu, males blogging dan sebagainya …
Maka Kiatnya … adalah …
Jika Ide lagi jos-josnya … mungkin lebih enak kalau mengumpulkan tulisan kita di MS Word dulu … sebelum di postingkan … Dengan terkumpul banyak tulisan kita … maka kita masih tetap siap sedia stok tulisan manakala … Urat Males lagi nulis nongol …
Salam saya Pak …
ya..ya..
keasyikan bersosialisasi lewat internet semakin terdukung dengan kehadiran FB Tweet dan lainnya. sebenarnya bagus untuk promosi blog khan pak. tapi kalau terlena bukan tidak mungkin kehilangan gaiarah untuk ngeblog lagi.
saya suka dengan istilah “ketahanan menulis” itu pak..
artinya motivasi kita harus kuat untuk memiliki keahanan itu yah..? sip..sip.. tks pak NH
Saya sekarang sudah punya jadwal posting untuk blog. Dalam seminggu saya mengupdate blog 2-3 kali.
banyak blogger menginginkan itu, anda sudah melakukannya. salut
{ 2 trackbacks }