
Pernah saya menulis status di facebook kurang lebih seperti ini “tidak bisa jauh-jauh dari internet, walau sehari saja”. dan ada tanggapan sahabat saya yang pada awalnya saya tanggapi biasa saja. ia mengatakan bahwa “khan internet sudah dalam genggaman”. Saya fakir-fikir bener juga yah.
Mungkin saat menulis status itu, otak saya masih jadul. Berfikir bahwa internet itu adalah nyalain pc atau laptop lalu konek ke internet. Padahal, nyalain handphone saja, seketika kita sudah online. Oh.. dunia semakin rapat dan sempit rupanya.
Betul sekali dan saya tak mampu membantah jawaban sahabat saya itu. Bahwa internet memang sudah dalam genggaman. Sekarang masalahnya apakah kita sudah menggunakan internet secara maksimal? Hmm..
Menurut saya, internet bersifat dualisme. Tinggal kita memilih mau di bawah ke arah mana tingkah laku kita dalam berinternet. Produktif, atau sebaliknya? Konstruktif, atau Destruktif? Hmm dua sisi yang saling bertolak belakang. Setragis itu kah? Entahlah… tapi apapun yang sifatnya kesia-siaan jelas akan merugikan diri kita sendiri. begitupun dalam hal penggunaan internet. Jika di gunakan dalam semangat yang kosong. Maka hasilnya akan nyaring. Alias kosong.
Ini salah satu tulisan saya yang tidak terlalu berkesan bagi saya pribadi. Namun saya menganggap ide angin lalu ini pantaslah menjadi santapan wacana kita kali ini. Mengingat betapa menariknya membahas “sesuatu” yang berjibun ada di internet.
Lalu bagaimana memaksimalkan penggunaan internet?
Saya akan coba menjawab. Dengan menyentuh beberapa aspek online yang pernah saya singgahi berikut ini:
- Blog
- Toko Online
- Bisnis Online.
- Blog
Dari ketiga wilayah yang pernah saya singgahi. Blog-lah yang paling mengesankan buat saya. Sebab karakternya yang sangat dinamis Sangat menantang saya untuk turun dan menceburkan diri jauh kedalam. Walau pada mulanya banyak fikiran berbau “larangan” yang menghantui. Namun ternyata, hasrat saya terlalu kuat untuk di tumbangkan.
Banyak perubahan dari efek blogging yang saya rasakan. Salah satu yang paling terasa adalah “Menulis”. Blog sangat membantu saya menyalurkan kebutuhan saya akan aktualisasi diri. Dari blog pulalah saya bisa banyak berkenalan dengan banyak orang yang satu ide. Dari bloglah saya merasakan umpan balik yang sangat imajinatif. Memperkaya saya akan ilmu-ilmu yang sebelumnya masih gelap buat saya. Dan masih banyak lagi efek positif yang terlalu banyak untuk saya sampaikan. Mengenai hal ini pernah saya tulis dalam artikel berjudul “Blog sebagai wahana penyadaran diri”.
- Toko Online
Toko Online, salah satu media untuk saya mendistribusikan produk-produk bisnis saya. Dari sini saya mulai belajar bagaimana meng-online-kan sebuah bisnis. dan ternyata banyak sekali yang perlu di ketahui dan harus di pelajari. Agar sebuah toko online bisa eksis dan menjadi perantara yang produktif. Dan alhamdulillah, walau tidak bombastis. Tapi saya bisa merasakan manfaatnya. Tinggal menggenjot dan memoles sedikit lagi. Maka saya yakin toko online saya akan mampu bersaing, melebihi sekarang.(akhirya bisa promo juga saya
) Makanya saya tetap berpendapat bahwa Bisnis Lewat Toko Online Masih Cukup Menjanjikan.
- Bisnis Online
Yang saya maksud dengan bisnis online. Sama dengan kebanyakan pengetahuan kita tentang bisnis online pada umumnya. Bisnis yang seluruh aktifitas dan produknya tidak berbentuk fisik. Disinilah cikal bakal saya terjun dan tergiur akan nikmatnya berenang di lautan internet. Mind set cepat kaya dan serba otomatis, sangat jitu memprovokasi hasrat saya untuk terjun di dalamnya. Tapi ternyata saya salah besar! Bisnis online, yah sama dengan kebanyakan bisnis lainnya. Yang membedakannya hanyalah ruangannya saja.
Semua pada akhirnya kembali kepada pilihan kita masing-masing. Di bidang manakah yang ingin kita geluti dan tekuni secara serius. Apapun pilihan kita, pasti ada konsekuensi yang harus kita terima.
Kembali ke masalah internet yang di maksimalkan. Tentu jika kita ingin memaksimalkan penggunaan internet. Kita perlu memilah-milah di ruang mana yang pantas kita singgahi dan berkiprah di dalamnya. Dan bagaimana cara yang tapat melakukannya. Apalagi seperti kata sahabat saya di atas. Internet sudah dalam genggaman. Tinggal mau di fungsikan untuk apa. Itu saja khan?
Tentu, ketiga elemen yang saya sebutkan di atas. Bukanlah patokan yang baku. Masih banyak ruang yang bisa di maksimalkan penggunaannya di internet. Yang terpenting, ada niat dan niatnya untuk memaksimalkan nilai-nilai positif yang kita Miliki dan bisa di salurkan dengan baik lewat internet.
Selamat berinternet !!!

{ 54 comments… read them below or add one }
gw gak bisa pake internet lewat media apapun selain PC atau Laptop
yang penting bisa pake internet yang baik…
Sekarang informasi tidak lagi sulit dicari dan dikendalikan ms, cukup dengan teknologi terutama HP, semua ada dalam genggaman. Sy pun jg merasakannya, sambil kerja jg bisa jawab comment temen2, trus FB, tentunya bener2 sela waktu kerja. :cendol
Kalo nggak disiplin…wah tinggal diSP tuh sy, pdhl biasanya yg buat SP jg sy….hehehehe :hammer
kalau tidak bisa menselaraskan antara kemajuan teknologi dan karakter penggunaan. maka hasilnya tentu lebih tidak maksimal.. artikel ini hadir sebagai pengingat saja mas.. semoga bisa membantu
Trims atas pengingatannya. Tulisan anda srng menyadarkan sy kok ms. :cendol
Wadujh kena spam mas komennya barusan :
Iya nih, satpam mas Fadly galak banget…
semenjak ganti thesis nih.. satpamnya makin beringas
setuju mas…. sangat disayangkan jika pakai internet cuma buat main FB doang…. he… :cendol
tapi faktanya, penjualan BBM meningkat karena adanya fb
Karakter artikel blog mas Fadly seperti ini ya. Jadi nggak melulu motivasi mental…
:bingung
hidup perlu warna mas… agar tidak monoton. yah begini inilah tulisan saya mas
oh, gitu ya…
diversifikasi artikel ceritanya?
pengamatan yang jeli mas Agus.
saya kira ,saya sudah sangat memaksimalkan internet dalam genggaman saya,tapi ISP nya yang tidak maksimal dalam memberikan pelayanan kepada saya.
berarti itu masalah teknis yang perlu solusi teknis pula.. coba saja cari tips2nya mas
masih berusaha maksimal dg pc, soale lom punya yg lain
sama dong mas…
sebenarnya yang paling berperan tentu yang menggenggam…
internet hanyalah alat…
bisa dipegang pake tangan kanan maupun kiri…
mas saya sudah posting dan sudah kirim link-nya via email…
makash mas iwan… semoga artikelnya bermanfaat dan bisa menang mas
itu artinya manusianya kudu di setting dulu dong mas
Salam kenal ini merupakan kunjungan perdana saya. Maaf saya belum dapat merespon artikelnya. Tapi mungkin di kunjungan berikutnya. Selamat Malam. …Lelang keperawanan di dunia maya
maksimal tuh ukurannya apa ya? income 50 juta sebulan kek saya? atau lebih?
saatnya jalan2 ke eropa lagi neh wkwkwkwk
fleksible mas..
ukurannya yah mendekati hal-hal yang akan memberikan manfaat lebih kepada diri sendiri..
bisa saja ukurannya income 50 juta (btw ini serius boss 50jt?? bagi2 dong! wakakaka ) atau memberikan kekayaan bathin dan hal-hal lain yang memang masuk dalam daftar manfaat.
hehe…ide angin lalu jadi sebuah hidangan yang hangat dan mewah,dpt dinikmati brsma pula.
sy sndri blom memaksimalkannya,kdg msh senang main2.
(hmm…ky ABG aja neh sari) :hammer aoooowwwwww
he he he.. kayak ABG atau mau di sebut ABG mbak sari??
ayolah.. mari sama-sama kita maksimalkan potensi yang ada..
kayaknya saya yang Toko Online itu kurang saya geluti dengan baik deh Mas
kalo masalah maksimal, tentu lebih maksimal dengan teknologi yang bukan genggam .
internet dalam genggaman itu kurang srek ajah buat saya .
paling cuma buat update status ajah sama nge twit
Thanks
Imamz
tidak semua harus di geluti mas imam. pilih saja yang paling dekat di hati dan memiliki potensi jitu terhadap kebaikan diri sendiri
bahkan banyak para pemasar internet baru pd tahap memaksimalkan penjualannya, belum pemanfaatannya. sayang sekali….
pengamatan yang kritis pak.. saya perlu belajar untuk hal satu ini
betul tuh mas, internet bagaikan pedang bermata dua. kalau tidak hati-hati menggunakannya kita bisa terluka.
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
berarti bersikap hati-hati adalah upaya mulia untuk mengatasinya dong mas?
bener mas online di hp juga jadi.
tapi saya juga pernah ditanya
“Mas bisa nggak bikin blog pake HP?” hehehe
pasti jawabnya panjang lebar deh
Kalau buat blog lum tau ya, tapi kalau buat WEB statis pakai HP bisa banget. Murid2q dah banyak yang bisa buat tuh, hehe…
Saat internet dalam genggaman, serasa tidak ada batas ruang dan waktu. Dunia pun seolah ada dalam genggaman.
kapanpun dimanapun bisa online
tapi kalau tidak mengarah pada peningkatan kualitas diri, atau untuk keperluan yang lebih produktif. buat apa? betul ga mas umar?
Yups…betull kuadrat, Mas. Malah buang2 waktu dan doku… Waktu habis…dompetpun kempis…
Jika niat baik dan caranya baik, Insya Allah internet yang ada di genggaman ini pun bakal mencapai hasil yang maksimal.
Hallo mas Agy (akhirnya bisa mengucap nama anda dengan lugas)
bener banget. niat akan menjawab dan memperjelas output kita mas..
NIAT BAIK, CARA BAIK terkadang belum juga membuahkan hasil yang BAIK, apalagi sambutan yang BAIK…
untuk yang begini, saatnye konsul ke ahli motivasi mental, hehe…
Saya perlu belajar nih soal toko online sama Pak Fadly. Saya mulai tertarik untuk menjamah hal ini. Soal yang ketiga, saya sependapat. Bisnis online itu ternyata tidak mudah juga. Sampai saat ini, saya belum menemukan formula yang pas. Salah-salah coba, takutnya mati duluan sebelum berkembang…
saya sebenarnya senang sama bisnis berskala home industry mas. ketika itu, entah mengapa saya tertarik sama bisnis online. mungkin karena begitu kuatnya “pengaruh” yang di tawarkan plus lemahnya pengetahuan saya di bidang bisnis onine. namun akhirnya saya justru menjadi akrab dengan internet dan akhirnya terjun ke blogging sampai sekarang.
semenjak itulah, saya merasa perlu memiliki toko online sebagai jembatan bisnis saya. untuk bisnis online, sepertinya akan saya tinggalkan mas
benar sekali mas fadly,internet merupakan ladang uang yang siap kita tuai kapan pun kita mau.Kita harus bisa mengoptimalkan internet untuk menghasilkan uang.
yang penting tau caranya.. iya ngga?
Semoga toko online-nya makin maju ya Mas. Kalo saya masih ngakses internet lewat PC dan laptop aja, belum pernah lewat Hape, soalnya HP saya masih jadul :malu
sama dong sama saya, hp jadul juga :cendol makasih doanya mas iskandar
heeem… klo internet sudah bisa digenggam berarti orang yang tidak bisa menggemgam internet sudah sangat ketinggalan.. seperti harus ada gerakan mengenal internet nih di indonesia :iloveindonesia
internet cuma sarana, positif atau negatifnya tinggal hati manusia yang bakal mengarahkannya.
jangan di balik yah mas? sip..sip..
Jika saya sendiri masih lebih menyukai berinternet di komputer dan menghindari dengan menggunakan perangkat telepon seluler. Lebih nyaman sepertinya
Kalo blogging, kadang pake hape, seperti skrg ini, meski hape jadul. Toko online belum punya, yang itu harus serius, sulit kali ya kalo lewat hape..
tergantung selera sih. api kalau saya masih nyaman lihat monitor yang gede. lebih nyaman untuk kerja
makasih mbak isnuansa, sudah mampir