Blog, Aku dan Etikanya

by fadlymuin on January 3, 2010

blogKode etik atau tata karma, Prinsipnya sama kok dengan tata karma di dunia nyata. Ada sopan santun, ada bahasa tubuh, ada kalimat-kalimat pantas dan seterusnya. Hanya yang membedakan adalah ruang dan waktunya saja.

Di dunia nyata, kita bisa bersentuhan secara fisik. Kita bisa kontak mata secara langsung, bersalaman dan saling melempar senyum. Sementara di dunia blog, kita berada dalam realitas internet. Yang semuanya di wakili oleh simbol-simbol.

Media komunikasi kita adalah dengan menulis kalimat-kalimat. Kita tidak bisa mengucap langsung. Kecuali kita menggunakan voice chat, tapi dalam konteks internet, kita lebih cenderung mengidentikan komunikasi dengan bahasa symbol saja.

Berkaitan dengan blog. Saya berasumi anda sudah kenal luar dalam apa blog itu. Jadi saya tidak perlu bercuap-cuap untuk menjelaskannya khan….?karena saya ingin buru-buru masuk ke pembahasan tingkat selanjutnya ?

Blog adalah personifikasi dari diri kita. apa dan bagaimana kita membangun dan memperkenalkan blog kita. yah itulah identitas yang sedang kita bangun. Segala aksi dan reaksi adalah implementasi pemikiran dan karakter diri kita yang terwakili oleh blog yang kita bangun tersebut.

Jadi memanfaatkan blog sebagai media aktualisasi, sangat berpengaruh juga terhadap personifikasi (biasa juga di sebut branding), yang sedang atau akan kita bangun melalui blog. Jadi sampai disini semoga saja kita tidak salah langkah dan akhirnya merasa bahwa dunia internet tak ada gunanya. Bahwa blogging tidak memberikan efek positif terhadap diri kita. please deh… jangan berfikir gitu…!

Padahal kesalahan bukan pada internet dan blog anda, melainkan cara kita memperlakukannyalah yang harus kita perbaiki.

Kalau kita coba menarik kesimpulan kecil. Bergaul melalui blog, semestinya kita memiliki pemahaman, bahwa blog itu adalah diri kita. dan kita adalah blog itu. Jadi ada hubungan dialektika. Ada hubungan timbal balik antara kita dan blog. Sehingga blog kita seakan memiliki nyawa tersendiri dimata pembaca.

Saya tertarik mengembangkan wacana ini, karena ada dorongan dari pemikiran-pemikiran diblog – blog yang pernah saya kunjungi, yang kebetulan mengulas persoalan dunia blog yang seakan kehilangan arah. Dan tidak tahu harus masuk kedalam komunitas mana? Kalau istilah saya dulu waktu masih kuliah. “seseorang yang kehilangan habitatnya”. Bingung dan cemas, ketika rombongannya hilang. Persis seperti seekor itik yang terpisah dari gerombolannya.

Sebenarnya tak perlu merasa risau layaknya seekor itik yang kehilangan habitat. Karena blog itu semestinya independent. Membangun blog itu seharusnya diikuti dengan misi yang jelas, “apa dan bagaimana?” itulah pertanyaan yang harus kita jawab. Tak perlu larut dalam penentuan jenis blog.masuk ke komunitas mana. Jadilah pribadi yang independent dan mandiri. Dengan sendirinya, jika watak ini kita kembangkan dan bisa melekat kuat dalam ciri blog yang kita bangun, maka saya yakin, pengikut atau pendukung kita pasti banyak. Dan secara otomatis gairah blogging kita meningkat pesat, berlipat-lipat. Pecaya deh! (tapi jangan lupa untuk terus menulis tiap hari yah )

Maaf kalau saya mengambil contoh diri saya,

Saya sendiri membangun blog ini di awali dengan pandangan yang rabun. Tidak tahu mau saya apakan blog saya ini. Saya mau berbuat apa dengan blog ini. Satu hal yang terlintas di benak saya, saya mau buat blog dan memasang banner-banner affiliate saya di blog ini. Dan saya akan promosikan blog saya supaya ramai. Dengan harapan banner-banner banyak yang klik. Dan saya dapat uang banyak. Nyatanya tidak!

Saya malah larut dalam kesenangan menulis. Saya malah larut mengembangkan gagasan. Coba perhatikan tulisan saya, berapa banyak yang mempromosikan produk-produk tertentu? Di awal-awal mungkin ada. Tapi sekarang saya merasa lebih hidup walau tanpa menyiarkan link-link affiliate saya. Bukan anti pati, tidak! Buktinya banner masih ada kok di sidebare saya.

Jadi masing-masing kita punya maksud dan motivasi tersendiri mendirikan blog. Jadi tak perlu terlalu terpengaruh dengan suara-suara yang tidak sejalan dengan anda. Sepanjang anda sudah merasa menerapkan prinsip-prinsip yang etis dan independent. maju terus….!

Salam blogging!

Bagaimana mengubah blog WordPress menjadi MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Tutorial komplit dilengkapi Software dan Script Siap Pakai Share

{ 31 comments… read them below or add one }

1 agung jatnika January 3, 2010 at 12:53

Menarik sekali tulisannya mas FAdly…
Sebenarnya setiap orang mempunyai alasan tersendiri dalam membuat blog. Bisa sampai jutaan alasan positif yang berbeda dan jelas semua alasannya adalah benar selama yang bersangkutan menyukai apa dilakukan terhadap blognya (dgn catatan alasannya adalah hal yang positif). Justru yang menyedihkan adalah blogging bukan berdasarkan diri sendiri alias takut kehilangan pengunjung atau habitat seperti yg dituliskan diatas.
Beda lagi dgn para pebisnis internet, kebanyakan dari mereka, blogging merupakan sarana utk sekilas mengungkap asrpirasi saja , sedangkan blog/wesite bisnis mereka tetap eksis ada di “belakangnya”. Seperti artikel ini http://www.affiliateblogonline.com/2009/12/02/how-much-did-we-make-on-amazon-this-month/. Dia tdk mengekspos site bisnisnya pada blog dia sendiri.It’s still mistery. So blogging for fun…
Sory yaa ini cuma pendapat saya, dan mohon maaf kalau terlalu panjang…:)
salam…

Reply

2 mashengky.com January 3, 2010 at 23:19

wah boss ecover muncul lagi neh

Reply

3 sumartono January 4, 2010 at 02:21

He..he… kadang kritikannya mas hengky yang bersifat membangun, tapi kadang terasa pedas bagi sebagian netter yang lain itu termasuk melanggar kode etik dunia blogger gak? …(he..he.. intermezo sedikit mas fadly, tidak melanggar kode etik kan?)

Reply

4 fadlymuin January 4, 2010 at 02:45

yang di sebut kode etik itu apa sih? adalah hal-hal yang merusak hubungan secara kronis.. kalau semua itu tidak merusak, saya rasa tidak mengganggu kode etik mas… (intermezonya terjawab khan..?) he he he

Reply

5 agung jatnika January 4, 2010 at 16:40

NAh loh….ada yang tanya tuh mas…hehhehee…
Apa kabar mas martono? lama tak bersua…:).
sory brow Fadly, jadi sapa2an di blog sampeyan…hehehhehe…

Reply

6 fadlymuin January 4, 2010 at 16:49

gapapa mas, lebih bagus khan. jadi blogku bisa makin rame he he he

7 fadlymuin January 4, 2010 at 02:44

iya bener, banyak yg menanti nih boss

Reply

8 agung jatnika January 4, 2010 at 16:39

walah…jadi malu nih..dah lama gak munul…hehhehee…Apa kabar mas Fadly…:)

Reply

9 agung jatnika January 4, 2010 at 16:36

friends are like stars, sometimes bright sometimes dark…halah….
apa kabar gan? masih diFlores kah? hehehhee…

Reply

10 fadlymuin January 4, 2010 at 02:42

saya memperdikis ada yang respon pada rujukan blog for business. makanya saya sudah siapkan 2 artikel untuk kita bermain-main pada wacana itu mas… silahkan di pantau mas agung.

btw: saya harap mas Agung bisa berkiprah lagi seperti dulu, banyak loh yang merindukan .. termasuk saya..

Reply

11 online-business-story.com January 3, 2010 at 14:35

isi dari blog memang tergantung dari tujuan kita membuat blog. walaupun terkadang seiring berjalannya waktu tujuannya jadi sedikit berubah atau totally berubah.

yang jadi menarik adalah ketika kita tetap bisa menulis karena menulis sudah menjadi hobi yang sangat menyenangkan, tetapi juga tetap bisa fokus pada tujuan awal kenapa kita membuat blog.

Saya pribadi, tujuan membuat blog saya yang ini memang untuk monetize. Tapi disaat bersamaan aktivitas menulis dan saling berkomentar ke blog lain sudah menjadi kegiatan yang mennyenangkan. Ini yang namanya bersenang-senang sekaligus menghasilkan. What a wonderfull life, isn’t it ?

Salam Kreatif,
Octa Dwinanda

Reply

12 fadlymuin January 4, 2010 at 02:44

yah mas Octa, dalam mencapai target pasti ada intermezo, hiburan dan fariasi mas. yang terpenting kita tetap menjurus pada orientasi yang ingin kita wujudkan…. bukan begitu mas….?

Reply

13 online-business-story.com January 6, 2010 at 08:52

bungkus… :)

Reply

14 fadlymuin January 6, 2010 at 18:42

karet satu atau karet dua mas?

Reply

15 arkum January 4, 2010 at 02:27

Saya memang melihat ms fadly lebih mencintai aktualisasi pemikiran lewat tulisan daripada menggembar-gemborkan produk affiliate dblognya ms fadly. Ini terlihat memang anda seorang pemulis dan pemikir sejati. Jarang lho ms saya menemukan karakter sprti anda terutama merangkap IM sklgus.Salut dan Maju terus ms fadly!!Smoga idealismenya trus bertahan.

Reply

16 fadlymuin January 4, 2010 at 02:46

amin, dan terima kaish mas Arkum atas supportnya.. jarang juga loh, yang jeli melihat tulisan. seperti anda melihat tulisan saya. terima kasih yah mas. ini adalah vitamin pagi buat saya.

Reply

17 sumartono January 4, 2010 at 02:27

Perasaan semalam saya koment, masih ketahan sama akismet ya mas….?

Reply

18 fadlymuin January 4, 2010 at 02:47

nanti saya periksa mas

Reply

19 soewoeng January 4, 2010 at 08:02

wah hebad
dirimu pantes disebut sebagai bloger…………
lha kalo diriku kan cuman abal abal…
semua yang dirimu katakan eh tulis ding… ngak masuk diriku dalam kriterianya….
tidak punya “misi yang jelas, “apa dan bagaimana?””
lha ngasal je….
makanya selama ini banyak temen yang memangil diriku bloger diriku jadi malu
lha diriku bukan bloger je…
katanya jadi bloger banyak aturannya… seperti yang dirimu tulis
males lah kalo gitu
biarlah teman teman ajah yang jadi bloger dan diriku jadi calon bloger ajah…
lha syaratnya harus gini gitu lho…

Reply

20 fadlymuin January 4, 2010 at 08:44

wah wah wah… dirimu sebenarnya kreatif, titik! tapi dirimu membuat sugesti yang sebaliknya dengan cara yang kreatif..

Reply

21 soewoeng January 4, 2010 at 08:06

apalagi tulisan diriku ngak ngenah semua..
seperti di http://soewoeng.com/2009/12/kaledioskop-2009-berdasarkan-ngelmu-soewoeng/
ampun bos… terlalu banyak bicara disini…
lha wong diriku ini newbies kok ngomong kemana mana ya mas ya…
apalaggi mas kan tukang motivasi….
ntar dibredel jangan jangan tulisan diriku ini

Reply

22 fadlymuin January 4, 2010 at 08:45

lanjutkan saja soewoeng… :)

Reply

23 A9YnD1LV3R January 4, 2010 at 10:28

Dalam dunia blog, branding sangat penting. Saya 1000% setuju banget. Bangun ciri khas diri kita dulu, komunikasi yang baik dengan sesama blogger.
Dan efeknya bisa jadi bukan hanya uang, tapi kita memiliki nama baik dalam hidup kita.

Reply

24 fadlymuin January 4, 2010 at 10:38

saya stuju dengan pendapat anda bro..

Reply

25 tetenw(blog sehat) January 4, 2010 at 15:31

Ikut nimbrung Mas .. kode etik sebagai blogger saya pikir tidak mengikat tapi tetap secara pribadi harus ada batasannya yang tentunya disesuaikan dengan tujuan kita ber-blogger

Reply

26 fadlymuin January 4, 2010 at 16:52

silahkan mas Teten.
memang msalah kode etik ini masih rabun sih kelihatannya mas. saya rasa prinsipnya tidak jauh berbeda dengan sopan santun di dunia lain.. tinggal kita sesuaikan saja dengan aplikasi di dunia online. itu saja kok.

thanks sudah mampir mas,,

Reply

27 IwanKus January 5, 2010 at 09:49

waduh, padahal saya masih suka pasang banner di sidebar dan jarang2 update nih hihihi…

Reply

28 fadlymuin January 5, 2010 at 10:00

he he he… di cek lagi mas.

Reply

29 dani January 12, 2010 at 02:07

Mungkin maksudnya ‘tata krama’ (toto kromo) ya? Atau memang disengaja demikian.

Kadang sulit menyemangati rekan yang baru mulai menulis blog. Apakah sanggup tetap menulis tanpa respon/komentar pengunjung? :)

Reply

30 dani January 12, 2010 at 08:41

maksud saya, ‘karma’ dan ‘krama’ maksudnya memang berbeda atau sama ya? :)

Reply

31 fadlymuin January 12, 2010 at 10:07

saya rasa perlu kesanggupan mental. harus siap menuai artikel tanpa komentar. harus sabar dan tetap menulis terus.. terus sampai mendapat umpan balik yang bergairah

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: