<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Motivasi Mental &#187; Sikap Mental</title>
	<atom:link href="http://www.fadlymuin.com/category/sikap-mental/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.fadlymuin.com</link>
	<description>Tentang Motivasi, Pengembangan Diri dan Bisnis Secara Umum</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 17:02:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Kenali  4 Ketakutan Anda Untuk Memulai Bisnis</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/kenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=kenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/kenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 14:12:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[jenis ketakutan]]></category>
		<category><![CDATA[ketakutan bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[memulai bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[takut di tolak]]></category>
		<category><![CDATA[takut gagal]]></category>
		<category><![CDATA[takut memulai]]></category>
		<category><![CDATA[takut mencoba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=681</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu pintu sukses adalah dengan cara berbisnis. Cara ini dipercaya lebih cepat dan lebih besar memberikan penghasilan atau pendapatan kepada seseorang. Membangun aktifitas di dunia bisnis bukanlah perkara mudah, karena banyak unsure yang perlu di kombinasikan di dalamnya, sebagai penunjang keberhasilan seseorang yangingin  menggelutinya. Sebaliknya, walau begitu banyak orang mangagungkan dunia bisnis ini sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fkenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fkenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-682" title="memulai bisnis" src="http://www.fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/09/images.jpg" alt="memulai bisnis" width="87" height="101" />Salah satu pintu sukses adalah dengan cara berbisnis. Cara ini dipercaya lebih cepat dan lebih besar memberikan penghasilan atau pendapatan kepada seseorang. Membangun aktifitas di dunia bisnis bukanlah perkara mudah, karena banyak unsure yang perlu di kombinasikan di dalamnya, sebagai penunjang keberhasilan seseorang yangingin  menggelutinya.</p>
<p>Sebaliknya, walau begitu banyak orang mangagungkan dunia bisnis ini sebagai portal pencetak orang-orang sukses, tapi masih banyak yang ragu dan takut untuk menceburkan diri didalamnya. Dengan berbagai pertimbangan subyektif.<span id="more-681"></span></p>
<p>Sejauh ini, saya melihat bahwa, walaupun ketakutan untuk terjun di dunia bisnis itu terkesan subyektif, namun bisa di generalkan menjadi  4 ketakutan dasar dalam memulai bisnis.</p>
<ol>
<li>Ketakutan Untuk Mencoba: walau bagaimanapun besarnya keinginan untuk berbisnis, tapi  jika kita sendiri takut untuk mencoba. Semua impian tidak akan pernah terwujud. Impian untuk menjadi orang sukses akan berubah menjadi catatan sejarah yang akan using termakan waktu.</li>
<li>Ketakutan Ditolak : dalam berbisnis, kita tentu di tuntut untuk memiliki produk, baik berbentuk barang maupun berbentuk jasa, atau system sekalipun. Jika kita sendiri sudah memendam perasaan takut produk kita tersebut di tolak. Baik penolakan secara personal, maupun penolakan pasar (alias tidak laku). Maka kita tidak akan pernah tau, produk kita bakal laku atau tidak. Intinya jika mau berbisnis, di tolak itu bagian dari penyempurnaan produk.</li>
<li>Takut  Jika nantinya GAGAL : Gagal dalam berbisnis sudah sering kita dengar.tapi kenapa kata GAGAL ini masih menjadi monster yang menakutkan? Jawabannya pasti berfariasi. Tergantung dengan pengalaman masing-masing kita sesuai dengan kondisi saat itu. Tapi jika kita tidak pernah melakukan langkah pertama (mencoba) kita tidak akan pernah paham arti kegagalan yang sesungguhnya.</li>
<li>Takut Kehilangan : ini ada kaitannya dengan Takut Gagal. Karena kegagalan biasanya di artikan dengan kebangkrutan. Kehilangan seluruh modal bisnis yang mungkin saja kita dapatkan dari pinjaman.  Kombinasi antara kegagalan dan kehilangan ini masih menjadi unsure yang mengerikan. Bayangan malapetaka sudah membayangi seseorang sebelum benar-benar melaksanakan paket bisnis yang akan di bangunnya.</li>
</ol>
<p>Kesimpulannya:</p>
<p>Sampai kapanpun, niatatan untuk berbisnis tidak akan pernah terlaksana, jika empat perasaan takut di atas, masih kita biarkan bersemayam di jiwa kita.  solusinya adalah kita harus BERTINDAK!</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fkenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis.html&amp;t=Kenali%20%204%20Ketakutan%20Anda%20Untuk%20Memulai%20Bisnis" id="facebook_share_button_681" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_681') || document.getElementById('facebook_share_icon_681') || document.getElementById('facebook_share_both_681') || document.getElementById('facebook_share_button_681');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_681') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/kenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bugarkan Mental Anda</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/bugarkan-mental-anda.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=bugarkan-mental-anda</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/bugarkan-mental-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 08:15:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[mental]]></category>
		<category><![CDATA[mental bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mental bugar]]></category>
		<category><![CDATA[mental sehat]]></category>
		<category><![CDATA[mental sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=553</guid>
		<description><![CDATA[Memiliki mental yang sesuai dengan kualifikasi orang sukses, menjadi dambaan setiap orang yang ingin mencapai predikat sukses. Hanya saja tidak semua orang benar-benar mau mendesign atau memformat mentalnya agar benar-benar memiliki kualifikasi proporsional, yang bisa mendukung cita-citanya menuju kesuksesan. Banyak definisi Mental sukses yang beredar dalam wacana intelektual di masyarakat. Ada yang mengatakan mental sukses [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fbugarkan-mental-anda.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fbugarkan-mental-anda.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-555" title="mental positif" src="http://www.fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/06/fdf.jpeg" alt="mental positif" width="116" height="116" />Memiliki mental yang sesuai dengan kualifikasi orang sukses, menjadi dambaan setiap orang yang ingin mencapai predikat sukses. Hanya saja tidak semua orang benar-benar mau mendesign atau memformat mentalnya agar benar-benar memiliki kualifikasi proporsional, yang bisa mendukung cita-citanya menuju kesuksesan.</p>
<p>Banyak definisi Mental sukses yang beredar dalam wacana intelektual di masyarakat. Ada yang mengatakan mental sukses harus kuat, tahan banting, kokoh dan lain sebagainya.<span id="more-553"></span></p>
<p>Tidak ada yang salah dengan prediksi-prediksi Mental sukses tersebut. Hanya saja, tidak ada salahnya anda berfikir kritis kembali tentang konteks Mental sukses tersebut.</p>
<p>Hemat saya, agar seseorang bisa lebih bermental adaptif atau bahasa gaulnya, lebih supel dalam meniti jalan suksesnya. Diperlukan suatu Kebugaran Mental.</p>
<p>Bukan hanya Fisik saja yang butuh kebugaran, Mental juga perlu bugar dong. Coba saja bayangkan, apa jadinya jika anda tidak pernah berolahraga sama sekali. Anda tidak peduli dengan kondisi tubuh anda, anda tidak mengatur pola makan anda. Sikat sana sikat sini.</p>
<p>Mungkin awal-awalnya belum menimbulkan efek yang mengkhawatirkan. Tapi tunggulah beberapa tahun kemudian, (maaf) bukannya mendoakan, tapi biasanya yang sudah-sudah, seseorang baru bisa terdeteksi setelah masuk rawat inap <img src='http://www.fadlymuin.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   Semoga saja anda tidak termasuk didalamnya.</p>
<p>Coba fakir-fikir lagi sudah berapa banyak orang-orang terdekat anda yang pernah mengalami sakit, yang disebabkan  karena pola hidup yang tidak sehat. Betapa menyedihkan dan menyesalnya kita melihat kenyataan itu. Bener tidak?</p>
<blockquote><p>Nah sama halnya dengan polah Pembentukan mental yang tidak sehat. Efeknyapun bisa berdampak negatif terhadap formula kehidupan anda. Yang jelas pembentukan mental yang keliru, akan menghasilkan mental yang keliru pula.apalagi kalau sudah terkena <a href="http://www.fadlymuin.com/2009/01/daftar-virus-mental-yang-merusak-masa-depan-dan-bagaimana-mengatasinya-1/" target="_blank">virus mental</a>. lebih gawat lagi. Penyembuhannyapun harus  lebih intensif. Sebaliknya, pembentukan mental yang baik, akan menghasilkan mental yang baik pula.</p></blockquote>
<p>Lalu bagaimana sebenarnya mental yang baik dan mental yang keliru itu? Di paragraph atas sudah saya singgung. Bahwa sudah banyak beredera wacana intelektual yang di cetuskan oleh orang-orang yang dahsyat. Dan saya yakin semua itu berorientasi pada kemuliaan mental yang di harapkan. Silahkan anda berburu wacana  yang syarat ilmu itu. (sesekali beli buku berkualitas, gapapa khan&#8230;:D )</p>
<p>Saat ini saya hanya ingin menekankan, bahwa <strong>mereformasi pembentukan mental, sangat diperlukan!</strong> Karena di dalam mental yang sehat, terdapat aksi yang sehat pula.(maksa ga sih <img src='http://www.fadlymuin.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Nah apakah anda sudah siap melatih kebugaran mental anda?</p>
<p>Yuk kita berbagi&#8230;</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fbugarkan-mental-anda.html&amp;t=Bugarkan%20Mental%20Anda" id="facebook_share_button_553" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_553') || document.getElementById('facebook_share_icon_553') || document.getElementById('facebook_share_both_553') || document.getElementById('facebook_share_button_553');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_553') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/bugarkan-mental-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MAU JADI PENGUSAHA? JUST DO IT!</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/mau-jadi-pengusaha-just-do-it.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=mau-jadi-pengusaha-just-do-it</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/mau-jadi-pengusaha-just-do-it.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 06:38:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[bob sadino]]></category>
		<category><![CDATA[cara bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreuner]]></category>
		<category><![CDATA[memulai usaha]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[tips wiraswasta]]></category>
		<category><![CDATA[trik usahawan]]></category>
		<category><![CDATA[usahawan]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=536</guid>
		<description><![CDATA[Baik.. Kita tinggalkan sejenak pembicaraan tentang Cahaya Di Ujung Lorong. sekarang mari kita coba bicara tentang Pengusaha! Anda tau Bob Sadino khan? figur yang selengean tapi bisa jadi Pengusaha Sukses!! Sebagian orang melihatnya kagum sekaligus heran. Kok bisa yah dia jadi pengusaha? padahal orangnya bandel dan terkesan tidak serius. Cara berpakaiannyapun tidak modis. sukanya pake [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fmau-jadi-pengusaha-just-do-it.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fmau-jadi-pengusaha-just-do-it.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Baik..</p>
<p>Kita tinggalkan sejenak pembicaraan tentang <a href="http://www.fadlymuin.com/2009/05/cahaya-di-ujung-lorong/" target="_blank">Cahaya Di Ujung Lorong</a>.<br />
sekarang mari kita coba bicara tentang <strong>Pengusaha</strong>!</p>
<p>Anda tau <strong>Bob Sadino</strong> khan? figur yang selengean tapi bisa jadi <strong>Pengusaha Sukses!!</strong> Sebagian orang melihatnya kagum sekaligus heran. Kok bisa yah dia jadi pengusaha? padahal orangnya bandel dan terkesan tidak serius. Cara berpakaiannyapun tidak modis. sukanya pake celana pendek kemana-mana.<span id="more-536"></span></p>
<p>Pendiri kem Chick ini sudah menjadi icon entrepreneur indonesia. Kesuksesannya di capai bukan karena rencana matang. Tapi justru karena keterpurukan dan tekanan keuangan yang tragis. Apa yang di alaminya ternyata tidak membuatnya cengeng dan berjiwa <a href="http://www.fadlymuin.com/2009/05/pengemis-sebagai-motivasi-atau-media-kritik/" target="_blank">Pengemis</a>.</p>
<p>Tidak pernah ada niat dan gambaran yang jelas bahwa suatu saat Bob Sadino akan mencapai posisi seperti sekarang ini. Yang ia tau hanyalah bertahan hidup.</p>
<p>Baru saja kemarin saya jalan-jalan lagi ke Toko Buku Gramdia. Ada satu buku tentang Bob Sadino yang menarik hati saya.</p>
<p>Judulnya juga nyeleneh &#8220;<strong>Belajar Goblok dari Bob Sadino</strong>&#8220;. ayo siapa yang mau belajar goblok dari Om Bob? he he he.. silahkanbaca bukunya.</p>
<p>Salah satu yang di angkat dalam buku tersebut adalah <strong>3 alasan kenapa kebanyakan orang gagal, bahkan tidak pernah bisa menjadi pengusaha!</strong> Yaitu:</p>
<ul>
<li><strong>Takut!</strong></li>
</ul>
<p><em>menurut Om Bob, seseorang tidak akan bisa dan tidak akan pernah bisa menjadi pengusaha kalau rasa takut masih mendekap dalam diri seseorang. Bagaimana ia bisa bergerak kalau melakukan sesuatu saja takut. Mau nyebrang takut ketabrak mobil, mau naik pesawat takut jatuh, mau naik kapal laut takut tenggelam. Jadi kalau mau jadi pengusaha JANGAN TAKUT!</em></p>
<ul>
<li><strong>BANYAK BERHARAP!</strong></li>
</ul>
<p><em>Bagi anda mungkin ini agag bertentang dengan karakter santun seseorang. yah itulah Om Bob, blak-blakan dan apa adanya.</em></p>
<p><em>Menurutnya, kebanyakan orang gagal terlalu banyak berharap. Tapi pada kenyataannya, apa harapan mereka bisa terealisasi? Tidak! karena mereka hanya sibuk berharap tanpa di barengi dengan tindakan nyata. jadi kalau mau jadi pengusaha, Bertindaklah. LAKUKAN!</em></p>
<ul>
<li><strong>BELENGGU!</strong></li>
</ul>
<p>Banyak orang terbelenggu oleh fikirannya. yang tanpa dia sadari belenggu tersebut adalah hasil pemikiran orang lain yang ia serap dan ia simpan rapat-rapat di dalam otaknya. yang akan menjadi SAMPAH! tanpa berusaha untuk mencoba menerapkan dalam tindakan. Apakah fikiran tersebut benar-benar bisa di buktikan dengan tindakan nyata?</p>
<p>Jadi menurut om Bob, jika ingin jadi pengusaha, Patahkan belenggu itu. Dan Bertindaklah!</p>
<p>Sekian dari Om Bob!<br />
Salam Hangat,</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fmau-jadi-pengusaha-just-do-it.html&amp;t=MAU%20JADI%20PENGUSAHA%3F%20JUST%20DO%20IT%21" id="facebook_share_button_536" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_536') || document.getElementById('facebook_share_icon_536') || document.getElementById('facebook_share_both_536') || document.getElementById('facebook_share_button_536');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_536') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/mau-jadi-pengusaha-just-do-it.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>42</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benarkah Motivasi Alamiah Lebih Jitu?</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/benarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=benarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/benarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 06:12:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi alami]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi ampuh]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi dasar]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi jitu]]></category>
		<category><![CDATA[prinsip motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadlymuin.com/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kita kembali ke konsep dasar motivasi. Kita pasti akan bertemu dengan definisi dasar motivasi, yaitu : suatu dorongan / rangsangan yang mampu menggerakkan kita untuk melakukan sesuatu. Sebagai contoh, motivasi anda untuk blogging, berkarir, berbisnis. Bisa dipastikan, bahwa semua itu bisa terjadi,  karena adanya dorongan-dorongan motivasi yang anda terima. Sehingga anda mau melakukannya dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fbenarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fbenarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-371" title="motivasi alamiah" src="http://fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/03/org-tua.jpeg" alt="motivasi alamiah" width="100" height="131" />Kalau kita kembali ke konsep dasar motivasi. Kita pasti akan bertemu dengan <strong>definisi dasar motivasi</strong>, yaitu : suatu dorongan / rangsangan yang mampu menggerakkan kita untuk melakukan sesuatu. Sebagai contoh, motivasi anda untuk blogging, berkarir, berbisnis. Bisa dipastikan, bahwa semua itu bisa terjadi,  karena adanya dorongan-dorongan motivasi yang anda terima. Sehingga anda mau melakukannya dengan penuh antusias.<span id="more-370"></span></p>
<p>Saat ini perkembangan ilmu motivasi semakin bergairah. Banyak cara dilakukan untuk mempengaruhi seseorang dalam melakukan sesuatu. Namun kita jangan lupa bahwa semua pola fakir yang mengandung unsure motivasi, tetap berpedoman pada hakikat motivasi itu sendiri. Jadi secara alami, pada prinsipnya semua manusia itu sudah melakukan aktivitasi motivasi terhadap orang-orang yang dikasihinya. Ataupun orang lain yang mungkin butuh dorongan semangat.</p>
<p><strong>Untuk itulah, terkadang motivasi alamiah itu justru lebih ampuh. Mengenai sasaran. Karena diungkapkan dengan penuh cinta kasih</strong>. Bukan sekedar teori &#8211; teori ilmiah yang membuat si penerima motivasi merasa di gurui atau malah tidak paham dengan teori tersebut.</p>
<p>Motivasi Alamiah banyak beredar disekitar kita, hanya terkadang kita kurang bisa mencernanya. Kemungkinan disebabkan karena dua hal:</p>
<ul>
<li>kita kurang peka menerima sinyal motivasi alamiah tersebut</li>
</ul>
<ul>
<li>kita menganggap remeh motivasi alamiah tersebut, karena perkembangan ilmu pengetahuan yang begitu pesat sehingga membuat kita menolak pemikiran yang kita anggap dangkal tersbut.</li>
</ul>
<p>Siapa saja yang biasa memberikan motivasi alamiah?</p>
<p>Orang yang biasa dan paling sering memberikan motivasi alamiah adalah para orang tua kita sendiri. walau kadang-kadang kita menerimanya sebagai sebuah peraturan. Bahkan mungkin bertentangan dengan hati dan logika kita.  Tapi percayalah, kalimat-kalimat mereka mengandung unsure motivasi yang sangat kuat. Karena di ucapkan berdasarkan pengalaman hidup yang tidak bisa di anggap enteng.</p>
<p>Untuk bisa memahami ini, diperlukan intropeksi diri yang jujur. Sambil memikirkan kembali adakah ucapan-ucapan para orang tua kita selama ini, yang terlewatkan begitu saja.</p>
<p>Keampuhan motivasi alamiah ini cenderung lebih jitu. Hal ini dikarenakan ada unsur mendasar didalamnya, yaitu kasih-sayang. Yang tidak bisa diputuskan begitu saja.</p>
<p>Kandungan kasih sayang para orang tua, terpancar dari cara-cara mereka mengorganisir anak-anaknya selama ini. Benar-benar luar biasa.</p>
<p>Sebagai bukti, bagaimana mereka menanamkan nilai-nilai luhur didalam mental kita. anda bisa merasakannya sekarang. Bagaimana mereka memberikan kita <a href="http://fadlymuin.com/2009/03/kunci-sukses-yang-terlupakan/" target="_blank"><strong>kunci-kunci sukses</strong></a>. walau kita tidak menyadarinya.</p>
<p>Perhatikanlah dan renungkanlah lebih dalam, Bagaimana kita memiliki kepercayaan diri, dan bisa berekspresi seperti sekarang ini. Bagaimana mereka mengajarkan sekaligus mencontohkan cara bertahan hidup. Itu semua  karena konsep-konsep dasar yang telah ditanamkan didalam diri kita.</p>
<p>Oleh karena itu, konsep motivasi alamiah cenderung lebih dahsyat. Makanya sering-seringlah berkomunikasi dengan orang tua. Jangan pernah lupakan mereka.</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fbenarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu.html&amp;t=Benarkah%20Motivasi%20Alamiah%20Lebih%20Jitu%3F" id="facebook_share_button_370" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_370') || document.getElementById('facebook_share_icon_370') || document.getElementById('facebook_share_both_370') || document.getElementById('facebook_share_button_370');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_370') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/benarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekuatan impian, Pentingkah Bagi Anda?</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/kekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=kekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/kekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 18:51:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[bekerja]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan impian]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi usaha]]></category>
		<category><![CDATA[yakin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadlymuin.com/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[Kekuatan impian, apaan sih? Bahasanya langit-langit banget deh! Baik, kita coba berlari-lari dulu disekitar apa itu impian. Tolong yang lebih paham, atau ingin menyumbangkan fikiran tentang apa itu impian, Bantu saya yah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan para pengunjung blog ini. Untuk saat ini saya tidak mengarah pada penjelasan secara harfiah, namun saya coba melihat dari sisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fkekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fkekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><img class="alignright size-full wp-image-304" title="mobil mercy" src="http://fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/02/mercy.jpeg" alt="mobil mercy" width="194" height="101" />Kekuatan impian</strong>, apaan sih? Bahasanya langit-langit banget deh!</p>
<p>Baik,  kita coba berlari-lari dulu disekitar apa itu impian. Tolong yang lebih paham, atau ingin menyumbangkan fikiran tentang apa itu impian, Bantu saya yah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan para pengunjung blog ini.</p>
<p>Untuk saat ini saya tidak mengarah pada penjelasan secara harfiah, namun saya coba melihat dari sisi imajinasi dan pemaknaan secara filosofis.<span id="more-298"></span></p>
<p><strong>Impian lebih kita kenal dari kata mimpi</strong>, yang berarti bunga tidur. Yang bisa dirasakan ketika seseorang sedang tidur. Kalau kata <strong>Sigmun Freud</strong>, mimpi itu adalah realitas alam bawah sadar manusia. Nah, ketika kita sudah bangun, maka realitas mimpi itu tidak lagi mampu hadir dalam penglihatan kita. Hilang sirna.</p>
<p>Makanya ada orang yang suka sebel kalau saat mimpi indah, terus ada yang bangunin. Huh&#8230;. Sebelnya bukan main deh. Apalagi mimpinya jadi orang kaya, pasti lebih kesal lagi tuh.</p>
<p>Tapi kalau hidup bahagia dan menjadi orang kaya hanya bisa dirasakan dikala tidur, apalah gunanya? Ngga bisa dirasakan dalam alam nyata. Percuma saja. Makanya pesan orang tua saya, jangan kelamaan tidur, karena yang kelihatan cuman gelap. Dan itu selalu saya ingat sampai sekarang.</p>
<p>Sobat&#8230;.</p>
<p>Dalam kehidupan sehari-hari kita tak luput dari impian hidup yang menyenangkan. <a href="http://fadlymuin.com/motivasi/motivasi-bisnis/sudah-siapkah-anda-mulai-berbisnis.mental.html" target="_blank"><strong>Mulai berbisnis</strong></a> dan Bisa hidup nyaman, bahagia serta berkecukupan. Dan itu sangat alamiah. Sah-sah saja.  Namun terkadang impian itu hanya bersifat bualan emosional belaka. Hanya menjadi hayalan yang tak berguna dan sering mendapat cemooh. Jangan suka ngayal deh, nanti kesambet loh&#8230; begitu kira-kira godaan orang-orang disekitar kita ketika melihat kita sedang terdiam. Ntah itu saat kita berfikir beneran, menghayal atau lagi ada masalah serius dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Teman setia saya adalah fikiran saya, </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>dan penghibur kami adalah impian.</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><br />
</strong></p>
<p>Tahukah anda sebenarnya impian itu adalah penggerak langkah anda selama ini. Hanya saja anda tidak menyadari, karena anda masih suka membungkusnya dengan kalimat-kalimat yang sinis.</p>
<p><strong><em>Misalnya;</em></strong></p>
<ul>
<li>Sinis         : Dalam keadaan susah seperti ini kalau ngga kerja mau makan apa?</li>
</ul>
<ul>
<li>Impian   : Saya harus mendapatkan pekerjaan yang lebih baik! Demi masa depan yang lebih baik!</li>
</ul>
<p>Coba anda perhatikan perbedaannya. Sebenarnya impian anda adalah <strong>mendapat pekerjaan yang baik demi masa depan  yang lebih baik</strong>.</p>
<p>Jika anda terbiasa menggunakan kalimat-kalimat  yang berorientasi pada impian, <a href="http://fadlymuin.com/motivasi/motivasi-mental/yakin-adalah-modal-dasar-meraih-impian.mental.html" target="_blank"><strong>saya yakin</strong></a>, setiap hari akan berkurang orang-orang yang berfikiran negatif dan sinis.</p>
<p>Melakukan sesuatu hal, karena keinginan untuk meraih sesuatu, akan lebih menyenangkan. Daripada melakukan sesuatu karena terpaksa. Dan melakukan Sesuatu karena terpaksa, sungguh memuakkan dan menyedihkan.</p>
<p><strong>Kenapa impian menjadi penting bagi anda?</strong></p>
<p>Jika anda mau sedikit merenungkan. Bahwasanya impian itu bisa anda kemas dalam sebuah tindakan nyata. Penuh energi dan semangat yang tiada henti. Sekali lagi, Hanya jika anda mau melakukannya.</p>
<p>Banyak di antara kita merasa kehilangan gairah hidup, hampa dan tak bernilai. Semua itu karena hilangnya gambaran tentang kebahagiaan, yang bisa di capai kelak, dimasa yang akan datang.</p>
<p>Jika seseorang hanya menjalani hidup seadanya dan hanya untuk bertahan hidup. Bekerja dan berdagang hanya untuk mencukupi hidup apa adanya. Buat saya, ini adalah kehidupan yang tidak bergairah. Tidak harmonis dan romantis.</p>
<p>Mungkin selama ini anda sudah bisa hidup cukup dengan penghasilan anda selama ini. Namun anda tetap mengakui, bahwa hidup anda tidak bergairah. kemungkinan anda telah  kehilangan impian yang sesungguhnya.</p>
<p>Jika anda ingin menjadikan hidup anda lebih bergairah. Memiliki kekuatan yang tidak anda duga sebelumnya, maka mulailah menggali impian paling kuat yang anda pendam selama ini. Karena anda tidak akan pernah tahu, bagaimana kekuatan impian itu bekerja jika anda tidak menerapkannya.</p>
<p>Pendapat yang umum berkembang tentang orientasi sebuah impian adalah harta. Bagi saya itu tidak sepenuhnya bisa diterima. Lalu bagaimana dengan orang yang sudah mencapai titik itu, memiliki harta yang cukup, bahkan berlebih. Mungkin impiannya adalah memiliki waktu yang luang untuk selalu berkumpul dengan keluarga, bisa berbagi dengan orang lain dan sebagainya.</p>
<p>Begitu banyak impian yang bisa kita gali yang kemudian mampu memberikan kita kekuatan baru untuk memulai hidup ini, sekali lagi jika anda mau melakukannya.</p>
<p>Baiklah, cukup sampai disini dulu. Saya tidak ingin menyempitkan pemahaman anda tentang kekuatan impian. saya yakin anda memiliki impian yang berbeda dengan orang lain. Saya hanya berusaha merangsang anda untuk mengingat dan memahami impian anda. syukur-syukur jika anda termotivasi.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan anda, apakah anda sudah memiliki impian?</p>
<p>Kita obrolin yuk&#8230;.</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fkekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda.html&amp;t=Kekuatan%20impian%2C%20Pentingkah%20Bagi%20Anda%3F" id="facebook_share_button_298" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_298') || document.getElementById('facebook_share_icon_298') || document.getElementById('facebook_share_both_298') || document.getElementById('facebook_share_button_298');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_298') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/kekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Resiko Hidup Mutlak Anda Hadapi</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/resiko-hidup-mutlak-anda-hadapi.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=resiko-hidup-mutlak-anda-hadapi</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/resiko-hidup-mutlak-anda-hadapi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 17:53:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[kegagalan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[ketakutan]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[resiko hidup]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadlymuin.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[Apa sih resiko hidup itu?. Resiko Hidup seperti apa yang harus kita hadapi? Kenapa kata Resiko Hidup begitu mengerikan bagi kalangan tertentu. Sebab sebuah kondisi hidup yang mengandung resiko, di dalam fikiran sebagian orang, itu adalah kondisi yang sangat mengerikan. Resiko Hidup tersebut bisa mengakibatkan malapetaka yang teramat hebat bagi kelangsungan hidup selanjutnya. Padahal sebenarnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fresiko-hidup-mutlak-anda-hadapi.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fresiko-hidup-mutlak-anda-hadapi.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-289" title="resiko hidup" src="http://fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/02/images.jpg" alt="resiko hidup" width="125" height="94" />Apa sih resiko hidup itu?.</strong></p>
<p><strong>Resiko Hidup seperti apa yang harus kita hadapi?</strong> Kenapa kata <strong>Resiko Hidup</strong> begitu mengerikan bagi kalangan tertentu. Sebab sebuah kondisi hidup yang mengandung resiko, di dalam fikiran sebagian orang, itu adalah kondisi yang sangat mengerikan. Resiko Hidup tersebut bisa mengakibatkan malapetaka yang teramat hebat bagi kelangsungan hidup selanjutnya.<span id="more-284"></span></p>
<p>Padahal sebenarnya hidup ini <img title="More..." src="http://fadlymuin.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" width="1" height="1" />senantiasa dilingkari oleh segenap resiko. Hanya saja selama ini sebagian orang tidak menyadarinya. Karena dimata mereka, <strong>resiko hanyalah sebuah Situasi-Akibat. Situasi yang extrim, mengerikan dan perlu dijauhi, bahkan sejauh-jauhnya.</strong> Segitu menakutkannya resiko, sampai-sampai kata resiko identik dengan akibat fatal yang hanya bermakna negatif.</p>
<p>Banyak orang ingin merasakan kesenangan hidup dan <strong><a href="http://fadlymuin.com/motivasi/peluang-sukses/bagaimana-mendekati-kesuksesan.mental.html" target="_blank">menggapai kesuksesan</a>.</strong> Namun enggan menerima segala resikonya. Baginya kesenangan hidup bisa diperoleh dengan berbagai cara, asal tidak mengandung resiko hidup yang mengerikan itu. Maka tak jarang mereka menggunakan cara-cara yang menyimpang. Sebagai fakta sosial, tindakan korup serta kejahatan sosial terus meningkat, meraja-lela dimana-mana. Rasa aman sudah menjadi barang langkah sekarang ini. Suap-menyuap sudah membudaya dan menjadi aktifitas yang menyenangkan.</p>
<p>Kondisi seperti itu hanyalah sebagian kecil prespektif lain dari ketakutan seseorang untuk mengambil sebuah resiko hidup. Padahal jika di fikir-fikir, tindakan-tindakan menyimpang tersebut, mengandung resiko yang sangat luar biasa. Melebihi resiko hidup sesungguhnya, yang selama ini mereka takutkan. Korupsi, suap-menyuap, rampok, jembret dan lain sebagainya, resikonya hukuman penjara / hukuman mati bahkan pengasingan sosial. Kalaupun lolos, hidupnya tidak tentram, selalu gundah dan tidak teratur.</p>
<p>Namun kenapa toh jalur seperti itu tetap saja menjadi pilihan hidup. Cari kerja susah, makan susah, terpaksa dan lain-lain selalu menjadi alasan klasik yang melegalkan tindakannya. Hal ini tak lain berkaitan dengan penyakit atau <a href="http://fadlymuin.com/motivasi/motivasi-mental/daftar-virus-mental-yang-merusak-masa-depan-dan-bagaimana-mengatasinya-1.mental.html"><strong>virus mental</strong></a> yang telah membelenggu dirinya selama ini.</p>
<p>Didalam kehidupan ini sering sekali kita dihadapkan oleh berbagai <a href="http://fadlymuin.com/motivasi/motivasi-sikap/pilihan-hidup-ada-di-tangan-anda.mental.html"><strong>pilihan hidup</strong></a>. Dan pilihan-pilihan tersebut terkadang membuat kita bingung, gentar, ragu-ragu yang semua itu sangat mempengaruhi masa depan kita.</p>
<p>Disinilah letak kekuatan diri seseorang. Kekuatan untuk memilih Ketika ia dihadapkan oleh beberapa pilihan. Mana pilihan yang paling ideal serta mampu kita lakukan.</p>
<p>Dalam situasi seperti itu, terkadang kita lupa tips menentukan jalan hidup. Saya, anda dan juga sebagian yang lainnya, masih terbiasa melihat unsur kesulitannya saja. Tidak melihat dari unsure kebaikannya.</p>
<p><em>Perumpamaannya seperti ini:</em></p>
<blockquote><p><strong>jika anda melihat sebuah gunung, anda tidak akan pernah tahu obyek apa yang berada dibalik gunung tersebut. karena pandangan anda terhalang oleh gunung.</strong></p></blockquote>
<blockquote><p>Nah gunung itu adalah <strong>mental anda</strong> sedangkan obyek dibalik gunung itu adalah <strong>keinginan anda</strong>. karena selama ini anda selalu terhalang oleh mental anda, maka keinginan anda tidak akan pernah tercapai.</p></blockquote>
<p>Selama ini Anda hanya melihat gunung yang tinggi dan sulit, bahkan sangat beresiko untuk di raih, anda tidak pernah melihat keinginan anda yang berada dibalik gunung itu.</p>
<p>Rekan-rekan, jika anda ingin menikmati kehidupan yang anda inginkan, maka <strong>resiko hidup mutlak anda hadapi.</strong> Jika anda tetap enggan menerima segala konsukuensi dari pilihan hidup anda, maka JANGAN menuntut banyak atas perubahan hidup yang ideal menurut ukuran anda.</p>
<p>Namun saya berharap artikel ini memberi dampak yang luar biasa bagi kemajuan mental siapa saja yang membacanya. Oleh karena itu, saya berteriak kepada anda! mari kita sama-sama, dakilah gunung itu! Mari kita raih obyek dibalik gunung itu. Sebab segala pilihan hidup yang sudah kita tetapkan, Tentu mengandung resiko yang setimpal. Namun dibalik keberanian kita menerima resiko itu, ada hadiah yang telah menanti kita. yaitu <strong>impian hidup yang sangat kita idam-idamkan.</strong></p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fresiko-hidup-mutlak-anda-hadapi.html&amp;t=Resiko%20Hidup%20Mutlak%20Anda%20Hadapi" id="facebook_share_button_284" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_284') || document.getElementById('facebook_share_icon_284') || document.getElementById('facebook_share_both_284') || document.getElementById('facebook_share_button_284');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_284') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/resiko-hidup-mutlak-anda-hadapi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MOTIVASI MENULIS DEMI PENGEMBANGAN DIRI</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/motivasi-menulis-demi-pengembangan-diri.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=motivasi-menulis-demi-pengembangan-diri</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/motivasi-menulis-demi-pengembangan-diri.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 02:05:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[cara menulis]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan diri]]></category>
		<category><![CDATA[tehnik menulis]]></category>
		<category><![CDATA[tips menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadlymuin.com/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[MOTIVASI dan MENULIS adalah kata yang sangat biasa dan umum kita dengar. Tapi coba kita gabungkan menjadi MOTIVASI MENULIS. Maknanya akan memberikan efek yang berbeda. Bahkan memberikan penekanan yang lebih spesifik. Akan sebuah aktifitas menulis. Rekan-rekan sekalian, seperti yang kita tahu, bahwa dengan menulis, banyak sekali manfaat yang bisa kita petik. Dengan menulis, cakrawala berfikir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fmotivasi-menulis-demi-pengembangan-diri.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fmotivasi-menulis-demi-pengembangan-diri.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-235" title="Motivasi Menulis." src="http://fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/02/images2.jpg" alt="Motivasi Menulis." width="111" height="74" /><strong>MOTIVASI</strong> dan <strong>MENULIS</strong> adalah kata yang sangat biasa dan umum kita dengar. Tapi coba kita gabungkan menjadi <strong>MOTIVASI MENULIS</strong>. Maknanya akan memberikan efek yang berbeda. Bahkan memberikan penekanan yang lebih spesifik. Akan sebuah aktifitas menulis.</p>
<p>Rekan-rekan sekalian, seperti yang kita tahu, bahwa dengan menulis, banyak sekali manfaat yang bisa kita petik. Dengan menulis, cakrawala berfikir kita akan semakin luas, tajam dan kritis. Terbiasa menulis, akan melatih otak dan membentuk pola fakir yang visioner. Kesemua itu akan mengarah pada pengembangan diri seutuhnya.<span id="more-236"></span></p>
<p>Akan tetapi ada saja kendala yang biasa menghadang kita untuk mulai menulis. Tidak bakat dan tidak tahu cara menulis, adalah alasan klasik yang senantiasa menghadang untuk kita tetap menulis.</p>
<p>Jika anda mengalamin kendala dalam hal menulis coba tanyakan kembali ke diri anda, apa yang mendorong anda menulis dan manfaat apa yang bisa anda dapatkan dari menulis. Kemungkinan besar pertanyaan tersebut bisa membantu anda. pertanyaan dasar tersebut mampu menggugah ego kita. agar mau dan tetap melakukan aktifitas menulis.</p>
<p>Beberapa alasan umum yang mendorong kebanyakan orang untuk menulis adalah:</p>
<ul>
<li><strong>Menulis Untuk Mengisi waktu</strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Menulis Guna Up date blog</strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Menulis Untuk Memberikan informasi</strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Menulis Untuk Tujuan Komersil</strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Menulis karena memang Sudah Tugas</strong></li>
</ul>
<ul>
<li>Dan lain-lain&#8230;</li>
</ul>
<p>Anda berada dimana?</p>
<p>Relatiflah, masing-masing orang punya alasan sendiri-sendiri.</p>
<p>Saya sendiri mengalami kendala saat awal-awal mulai blogging. Sulit sekali rasanya menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Menyusunnya kata demi kata, paragraph demi paragraph, melakukan improvisasi, wah lumayan deh bikin kening mengkerut. Apalagi ada gangguan-gangguan kecil. Anaklah merengek, perutlah lapar, dan lain sebagainya.</p>
<p>Namun seiring dengan waktu, rasanya aktifitas menulis sudah merupakan bagian dari kegiatan sehari-hari.</p>
<p>Sebenarnya banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh dari menulis. Dan yang paling membawa manfaat menonjol, kita akan menerima efek positif yang luar biasa. Yaitu demi pengembangan diri.</p>
<p><strong>Pengembangan Diri penting sekali</strong>. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Baik itu untuk kepentingan di dunia kerja, bisnis, maupun aktifitas sosial lainnya. Namun sekiranya anda tidak yakin dan tidak puas. Anda juga boleh menengok artikel lain yang berhubungan dengan menulis. Namun saya yakin, muaranya menuju pada alasan  &#8220;<strong>pengembangan diri</strong>&#8220;.</p>
<p>Coba deh kita lihat, para blogger. Lihat tulisan-tulisannya. Coba perhatikan artikelnya di awal-awal ngeblog. Bandingkan dengan tulisan paling terahirnya. Saya yakin, kualitas penulisannya akan jauh lebih baik. Karena unsur latihan dan pengembangan diri sangat memainkan peranan, bagi  seseorang untuk tetap termotivasi menulis.</p>
<p>Bagi anda yang belum tergerak untuk mulai menulis. saran saya, mulailah menulis dari sekarang. Tidak perlu sempurna, yang penting mulai saja dulu. Pelan tapi pasti, kualitas penulisan anda akan menjadi lebih baik. Percaya deh!</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fmotivasi-menulis-demi-pengembangan-diri.html&amp;t=MOTIVASI%20MENULIS%20DEMI%20PENGEMBANGAN%20DIRI" id="facebook_share_button_236" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_236') || document.getElementById('facebook_share_icon_236') || document.getElementById('facebook_share_both_236') || document.getElementById('facebook_share_button_236');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_236') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/motivasi-menulis-demi-pengembangan-diri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>YAKIN ADALAH MODAL DASAR MERAIH IMPIAN</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/yakin-adalah-modal-dasar-meraih-impian.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=yakin-adalah-modal-dasar-meraih-impian</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/yakin-adalah-modal-dasar-meraih-impian.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 06:45:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[asaz manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[formula]]></category>
		<category><![CDATA[formula bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[income]]></category>
		<category><![CDATA[joko susilo]]></category>
		<category><![CDATA[keyakinan]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[modal dasar]]></category>
		<category><![CDATA[smuo]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[yakin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadlymuin.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Manfaatkan keyakinan untuk meraih Impian anda. Keyakinan bisa dijadikan modal dasar untuk meraih impian anda. karena keyakinanlah begitu banyak orang yang tiba-tiba berubah menjadi lebih baik, lebih sukses, berhasil dan bahagia. Perubahan itu bukanlah karena suatu kebetulan, perubahan yang instant dan tanpa melakukan apa-apa. Melainkan karena adanya suatu rangkaian tindakan, yang terjadi sebelumnya, karena dorongan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fyakin-adalah-modal-dasar-meraih-impian.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fyakin-adalah-modal-dasar-meraih-impian.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-232" title="tower telecomunication" src="http://fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/02/dsc00171-300x225.jpg" alt="tower telecomunication" width="180" height="135" /></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Manfaatkan keyakinan untuk meraih Impian anda.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Keyakinan bisa dijadikan modal dasar untuk meraih impian anda. karena keyakinanlah begitu banyak orang yang tiba-tiba berubah menjadi lebih baik, lebih sukses, berhasil dan bahagia. Perubahan itu bukanlah karena suatu kebetulan, perubahan yang instant dan tanpa melakukan apa-apa. Melainkan karena adanya suatu rangkaian tindakan, yang  terjadi sebelumnya, karena dorongan keyakinan yang luar biasa.</p>
<p>Apakah  benar dengan keyakin anda bisa mewujudkan impian? Tentu saja bisa! Walaupun keyakinan itu bersifat abstrak dan sulit sekali untuk membuktikannya. Karena tidak ada definisi mengikat, yang mampu membenarkan. Bahwa keyakinan itu benar-benar senjata ampuh untuk meraih impian.<span id="more-220"></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Keyakinan itu sifatnya absrtak, tidak bisa di jamah dan di sentuh. Ia hanya bisa di rasakan. Perasaan yang mendorong anda untuk melakukan sesuatu dengan energi yang luar biasa besar. Seakan-akan anda tidak peduli dengan keadaan anda. Di fikiran anda hanya tersisa nafsu positif yang membara untuk meraih impian.</p>
<p>Namun demikian, keyakinan yang tersimpan rapih didalam alam bawah sadar anda, tidak serta merta membawa anda pada impian yang membahagiakan. Anda tentu perlu membuktikan, bahwa keyakinan anda benar-benar ada. Keyakinan anda benar-benar membantu anda merealisasikan impian terdalam anda.</p>
<p>Sebagai contoh dalam artikel teman saya, Mas Umar. dikisahkan bagaimana beliau mampu <a href="http://bisnisguru.blogspot.com/2009/02/tips-paling-ampuh-mendongkrak-income_08.html" target="_blank"><strong>mendongkrak incomenya hingga mencapai 700%</strong></a>. Semua itu karena dilandasi keyakinan yang dibuktikan keampuhannya.</p>
<p>Keyakinan yang dibuktikan dengan tindakan, berkaitan dengan mental positif seseorang. Karena tanpa dorongan yang positif keyakinan itu justru akan mengarah pada tindakan yang justru membahayakan bagi hidup anda.</p>
<p>Sebagai contoh</p>
<p><strong>Orang Pertama</strong>: Seseorang  yakin mampu me-<strong>Rampas sejumlah Uang di Bank BCA</strong>. Keinginan tersebut didukung dengan energi keyakinannya yang luar biasa. iapun mempersiapkan segala sesuatunya. Mengatur team yang solid, peralatan tempur yang mendukung dan lain sebagainya. Dengan persiapan yang matang, akhirnya ia berhasil merampas sejumlah uang di Bank BCA.</p>
<p><strong>Orang Kedua</strong>: Seseorang yakin akan mampu merubah hidupnya dari bisnis online. Walaupun situasi saat itu begitu terpuruk tak ada UANG, tidak ada ALAT, tidak ada SKILL dan lain sebagainya. Tapi dengan modal keyakinan yang luar biasa. Ia mampu membuktikan bahwa keyakinan positifnya bisa membawanya ke gerbang kesuksesan. Dalam kasus ini saya coba contohkan <a href="http://jokosusilo.com" target="_blank"><strong>Joko Susilo</strong></a>. Seseorang yang dengan latar belakang ekonomi yang biasa-biasa saja, bahkan cenderung sekarat. Skill di bidang teknologipun tidak ada.  Tapi dengan modal dasar keyakinan yang kuat. <strong>Beliau mampu merubah kondisi ekonominya</strong>. <strong>Mempelajari internet</strong> secara mendalam. Sekarang beliau telah menikmati hasilnya. Melalui produk <a href="http://formulabisnis.com/?id=fadlymuin" target="_blank"><strong>SMUO (Sitem Mesin Uang Otomatis)</strong></a> yang diciptakannya  beliau benar-benar membuktikan bahwa produknya mampu menjadi mesin pencetak otomatis di dunia online.</p>
<p>Itu hanya sekilas contoh, tinggal bagaimana kita ingin mewujudkannya dan dengan cara apa kita ingin mewujudkan keyakinan itu. Semua itu bergantung dari dorongan-dorongan dalam diri kita. Apakah dorongan itu posotif atau negative. Akan kelihatan pada saat anda mewujudkannya nanti.</p>
<p>Kisah-kisah sederhana di atas memberikan pesan kepada kita semua, bahwa <strong>keyakinan dan impian yang positif</strong>, jika dipadukan <strong>mampu merubah hidup kita</strong> yang biasa-biasa saja, menuju kehidupan yang luar biasa.</p>
<p>Jika anda ingin meraih impian. Maka perteballah keyakinan anda. Kemaslah keyakinan anda dalam suatu tindakan nyata yang konsisten.</p>
<p><strong>Percayalah! keyakinan adalah modal dasar untuk meraih impian.</strong></p>
<p>Saya tau, dalam hati anda bertanya, apakah <strong>Fadly sudah membuktikan keyakinannya mampu meraih impiannya</strong>? Kok bisa-bisanya Fadly merangkai kata-kata yang begitu manis dan memukau. Mana buktinya?</p>
<p>Teman, jika tidak keberatan, ada satu kisah yang saya rasa bisa mewakili perkataan saya di atas Begini kisahnya&#8230;.. (kayak dongen, he he he)</p>
<p>Suatu ketika, kantor tempat saya bekerja (<a href="http://fadlymuin.com/2009/02/curhat-apakah-saya-mampu-menjadi-motivator/" target="_blank"><strong>baca kisah saya sebelumnya</strong></a>) mengalami tantangan, sehingga tidak mampu menggaji karyawan. Otomatis karyawan mencari sumber penghasilan lain, termasuk saya. dengan lapang dada saya terima kenyataan itu. Dengan modal skill yang ada, saya akhirnya berpetualang mencari sumber-sumber penghasilan lain.</p>
<p>Suatu ketika saya ditawarkan <strong>Proyek Survey Audit</strong>. Pekerjaan ini meliputi foto (harus dari ujung atas tower) dan menggambar konstruksinya. Tools yang dibutuhkan adalah GPS, Kompas, Camera, meteran dan alat tulis. Sebenarnya pekerjaan ini beda divisi dengan pekerjaan saya sebelumnya (SITAC) tapi karena masih berbau komunikasih jadi mungkin teman saya enjoy aja nawarkan ke saya.waktu itu lokasi yang di tawarkan adalah wilayah Sumatra. Yang terbagi dalam beberapa wilayah: Batam, Riau dan sekitarnya. Sebanyak 40 lokasi. (satu lokasi saya di bayar 900.000,- potong PPh)</p>
<p>Tidak ada Down Payment. Saya akan dibayar kalau seluruh pekerjaan selesai dalam bentuk fix-report. Data foto dan autocad. Team saya terdiri dari 3 orang. Dan dalam hal ini saya yang menjadi leadernya. Yang notabene dua orang anggota team saya berumur 10-15 tahun di atas saya. bisa anda bayangkan kan&#8230;</p>
<p>Lalu dimana letak pembuktian keyakinannya?</p>
<p>Masalahnya saat saya ditawarkan pekerjaan tersebut, uang dan tools tidak ada. Perusahaanpun tidak punya. Kalaupun ada, uang itu adalah saldo perputaran bisnis kaos saya bersama istri. itupun tidak cukup. Teman yang menawarkanpun tidak punya tools yang bisa kami gunakan. Estimated saya kami akan menghabiskan anggaran separuh dari nilai proyek, sekitar 20 juta. Dan benar saja, kami menghabiskan total biaya sebesar 22.juta.</p>
<p>Pada saat itu otak saya bekerja semaksimal mungkin. Dalam hati saya Cuma satu, <strong>saya yakin proyek ini bisa  saya realisasikan dan saya bisa mendapatkan keuntungan dari situ</strong>. walau sebagian teman-teman ada yang memperingati saya, untuk tidak menerima proyek itu. mengingat daerah sumatra cost-nya tinggi. tapi pendapatnya saya tepis, dengan argumentasi, saya bisa dapat profit 50% dari proyek ini. Akhirnya saya maju terus.</p>
<p>Saya teringat kalimat Reobert T Kiyosaki, bahwa lebih mudah meminjam uang daripada menghasilkan uang. Saya beranikan diri untuk meminjam. Orang pertama yang saya pinjami adalah saudara-saudara saya, tapi sayang waktunya tidak tepat. Sayapun beralih ke teman-teman. Dan ketemu dengan teman yang bergaji tinggi. Beliaupun meminjamkan saya sebesar 10 juta (thanks friend). Masih kurang memang. Tapi saya yakin ada factor X yang akan membantu saya.</p>
<p>Lalu saya diskusikan sama istri. Kebetulan istri saya masih memegang kas dari <strong><a href="http://www.kepiqunik.multiply.com" target="_blank">Bisnis KAOS</a> </strong>kami, sebesar 10 juta. Saya katakan padanya, jika saya kekurangan dana, tolong kas itu di transfer ke saya nanti saya ganti..istripun mengamini permintaan saya.</p>
<p>Sekarang masalahnya, saya juga perlu meminjam tools dan perusahaan. Ketemu juga. Tools dan perusahaan  saya pinjam dari kakak. Alhasil semua sudah dipenuhi. Sekarang tinggal kesiapan team. Saya kumpulkan team, lalu saya diskusikan tentang kesiapan kita dari segi financial, tools dan legalitas. Meraka paham dan bersedia turun kelapangan di bawah komando saya.</p>
<p>Berangkatlah kami ke lokasi dan menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu. Setelah selesai survey kamipun kembali ke rumah masing-masing. Sesuai dengan perjanjian di SPK, Setelah fix-report,  invoice saya terbayar. Tiba saatnya membayar hutang-hutang  secara lunas, keuntunganpun saya bagi tiga. Alhamdulillah beres.</p>
<p>Pointnya adalah <strong>saya yakin dan saya membuktikannya</strong>. Kalau saya bisa, anda pasti juga bisa. Jika anda merasa yakin jangan biarkan suara-suara negative menghambat langkah anda.</p>
<p>Selamat Berjuang Kawan!</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fyakin-adalah-modal-dasar-meraih-impian.html&amp;t=YAKIN%20ADALAH%20MODAL%20DASAR%20MERAIH%20IMPIAN" id="facebook_share_button_220" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_220') || document.getElementById('facebook_share_icon_220') || document.getElementById('facebook_share_both_220') || document.getElementById('facebook_share_button_220');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_220') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/yakin-adalah-modal-dasar-meraih-impian.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Curhat : Apakah saya mampu menjadi MOTIVATOR?</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/curhat-apakah-saya-mampu-menjadi-motivator.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=curhat-apakah-saya-mampu-menjadi-motivator</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/curhat-apakah-saya-mampu-menjadi-motivator.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 05:58:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[branding]]></category>
		<category><![CDATA[education]]></category>
		<category><![CDATA[motivator]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[personalitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadlymuin.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Saat pertama blogging, ada perasaan dilema yang saya alami. dilema itu dimulai pada komitmen untuk membangun sebuah blog yang spektakuler. Dan kemampuan yang saya rasa masih terbatas. Dalam hati saya berfikir, bagaimana cara untuk blogging yang baik dan benar. Sehingga saya bisa mencapai kepuasan batin yang sesungguhnya. Mungkin perasaan ini pernah juga dialami oleh sebagian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fcurhat-apakah-saya-mampu-menjadi-motivator.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fcurhat-apakah-saya-mampu-menjadi-motivator.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-214" title="alternatif bisnis" src="http://fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/02/jagel1-225x300.jpg" alt="alternatif bisnis" width="225" height="300" />Saat pertama <strong>blogging</strong>, ada perasaan dilema yang saya alami. dilema itu dimulai pada komitmen untuk membangun sebuah blog yang spektakuler. Dan kemampuan yang saya rasa masih terbatas. Dalam hati saya berfikir, bagaimana cara untuk blogging yang baik dan benar. Sehingga saya bisa mencapai kepuasan batin yang sesungguhnya.<br />
Mungkin perasaan ini pernah juga dialami oleh sebagian rekan-rekan yang lebih dahulu terjun di dunia blogging daripada saya. Atau ada yang belum terjun namun berfikiran sama dengan saya. Dalam kesempatan ini saya hanya ingin berbagi perasaan dengan anda sekalian.<img title="More..." src="http://fadlymuin.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" width="1" height="1" /></p>
<p>Kenapa saya memutuskan untuk blogging dan memilih tema Motivasi? Tak lain karena ada hal-hal yang ingin saya capai, sama halnya dengan cita-cita anda.</p>
<p>Saya berfikir, bahwa dengan blogging, saya bisa mendapatkan beberapa manfaat, yaitu <strong>education, branding dan membangun bisnis</strong>.</p>
<p>Setelah merasakan dorongan seperti itu, kebingunanpun muncul ketika akan memulai blogging. Tema apa yang ingin saya kembangkan, sehingga nantinya saya mampu membangun <strong>personalitas diri</strong> saya.<span id="more-227"></span><br />
Akhirnya saya memutuskan untuk mengangkat tema motivasi. Karena menurut saya tema motivasilah yang paling dekat dengan skill saya. Dan saya menyenangi tema ini. Dengan modal pengetahuan umum dan pengalam hidup, serta latar belakang pendidikan dibidang social. Serta gemar membaca buku-buku motivasi popular dan psikoanalisis. Ada sedikit rasa percaya diri.</p>
<p>Tapi lagi-lagi saya gundah. Sebagai seorang melankolis yang sempurna, sesekali saya masih sering terganggu oleh kekhawatiran yang saya ciptakan sendiri. Bahwa untuk memulai sesuatu, haruslah mempelajarinya lebih dalam dan sempurna. Agar diperoleh rumusan yang pasti dan dapat di andalakan.</p>
<p>Apapalagi jauh didalam fikiran saya mengatakan. Bahwa apakah saya bisa mempertanggungjawabkan semua artikel-artikel motivasi yang saya sajikan. Sementara bukti-bukti nyata keberhasilan dan kesuksesan saya belum bisa di buktikan di puncak kesuksesan.</p>
<p>Jujur saja, fikiran seperti itu sangat mengganggu saya. Dan terkadang membuat saya ingin berpaling dari komitmen saya untuk blogging.</p>
<p>Saya bukanlah siapa-siapa dan belum berarti apa-apa, jika porsi yang saya jadikan patokan adalah orang-orang sukses yang sudah memiliki sejarah pengalaman hidup yang terbilang sukses dan bisa di jadikan panutan.</p>
<p>Walau demikian, sebagai manusia biasa saya juga ingin memperbaiki diri dengan segala implementasinya. Baik itu dari segi financial, social, maupun spiritual. Dan saya menemukan bahwa melalui blogging saya bisa meraih itu semua. Walaupun saya masih merasa banyak kekurangan disana-sini. Tapi menurut hemat saya, semua itu bisa diperbaiki, secara berkesinambungan. Melalui networking yang baik. Dan kesediaan membuka diri untuk senantiasa belajar.</p>
<p>Akhirnya saya mulai mengumpulkan fakta-fakta yang bisa membangun kepercayaan diri saya. Bahwa apa sih yang sebenarnya yang pernah saya lakukan sehingga saya begitu berani memposisikan diri sebagai blogger yang mengusung tema motivasi. Apakah saya layak disebut motivator?</p>
<p>Beberapa fakta yang saya kumpulkan adalah sebagai berikut:</p>
<ol type="1">
<li><strong>Pengalaman di organisasi      internal kampus</strong>, serta terlibat jauh di dalamnya, membuat saya      memiliki kemampuan mengorganisir team yang bisa di andalkan. Dan bisa      diterapkan di dunia kerja.</li>
<li><strong>Beberapa kali terlibat      dalam lobby-lobby bisnis yang berbuah manis</strong>. Waktu itu masih bersifat      membantu bisnis keluarga. Walaupun demikian saya mencoba melakukan sebaik      mungkin (waktu itu saya masih kuliah). Alhamdulillah tidak mengecewakan</li>
<li><strong>Pernah mengorganisir      teman-teman seangkatan</strong> untuk bikin pagelaran musik kedaerahaan taraf      lokal. Dan seluruh biaya operasional saya yang tanggung, dari hasil bisnis      pengadaan barang. Waktu itu saya baru lulus kuliah. Saya menyurat ke      gubernur Jakarta,      pada waktu itu masih dijabat oleh Bang Yos. Alhasil, saya di disposisikan      ke Dinas Kebudayaan. Karena tema yang saya angkat adalah budaya Betawi. Saya berhasil mendapat bantuan dana      sebesar 15 juta. Namun karena keterbatasan saya dalam mengorganisisir. Akhirnya      acara tersebut belum bisa direalisasikan. Dan bantuan danapun tidak jadi      di turunkan. Tapi saya bangga pernah mencobanya. Karena dari situlah saya      menimbah pengalaman yang tak ternilai.</li>
<li><strong>Pernah aktif di bisnis      Tour and Travel di daerah saya, Sulawesi</strong>. Walaupun ini masih usaha      orang tua. Tapi peran saya waktu itu berhasil menciptakan system yang      komputerise. Dengan modal kemampuan lobby yang ada. Saya temui Distrik      Manager salah satu maskapai penerbangann tersebut. saya komunikasikan      bagaimana solusi untuk mengatasi keterbatasan system yang di miliki para      travel. Alhasil saya berhasil mendapat bantuan. Berupa seperangkat      computer dan system yang mempermudah kami melakukan booking tiket dan      komunikasi lain seputar travel. Poin yang saya timbah disini adalah,      inisiatif! Jika kita mau mengambil tindakan, niscaya akan ada hasil yang      setimpal.</li>
<li><strong>Menimbah hikmah dari      pengalaman bisnis yang lumayan pahit</strong>. Ada beberapa bisnis nyata yang pernah saya geluti, beberapa di      antaranya:</li>
</ol>
<blockquote>
<ul type="disc">
<li><strong>Jualan Roti dan keripik</strong> yang saya produksi sendiri. Dan saya turun tangan sendiri loh. Tapi ini      tidak berlangsung lama, karena saya masih taraf pencarian produk yang      cocok. Saya memasarkannya      melalui kantor-kantor teman dan warung-warung jalanan. Saya berharap      menemukan formula dan sistemmnya, setelah itu saya berencana merekrut      orang untuk menjalankan system tersebut.</li>
<li>Pernah <strong>bisnis Jagung Gelas</strong>. Dengan      menggunakan gerobak mini dan lucu. Waktu itu saya punya satu unit. Produk      saya adalah jagung manis yang di kemas dalam gelas mini. Gerobak saya      rancang sendiri, lalu saya bayar tukang untuk mengerjakannya. Sementara      bahan bakunya saya beli di hypermarket. Setelah jalan kurang lebih enam      bulan, penjualan tidak menggembirakan, relative merosot turun kebawah.      sayapun gulung tikar, ahirnya gerobak saya jual ke teman.</li>
<li>Pernah juga <strong>bisnis Pulsa</strong>. Modalnya      saya pinjam dari Bank sebesar 30juta, dan perjanjian angsuran selama 3      tahun. (pada saat itu saya paling suka berhutang, mungkin setelah membaca      buku Robert T Kiyosaki). Istri saya ketakutan minta ampun. Tapi saya berkeras, kita harus      action! Dalam situasi seperti ini. Ada 2 hal yang saya lawan, pertama      ketakutan istri saya, kedua ketakutan saya sendiri. Tapi alhamdulillah      saya berhasil melawannya. Walaupun tidak berjalan sesuai dengan harapan. Tapi      saya berhasil meminimalisir kerugian dan pada ahirnya angsuran Hutangpun      lunas. Dan usaha itu saya tutup.</li>
</ul>
</blockquote>
<p>Setelah mengalami beberapa pengalaman pahit manisnya action di dunia nyata. Saya mengalami tekanan mental yang luar biasa. Saya dihantui rasa bersalah yang tiada tara (ceilee&#8230;) gairah untuk mulai lagi terasa hilang sirna. Traumatic yang lumayan panjang. Selama kurang lebih setahun, saya tidak melakukan apa-apa.</p>
<p>Sampai akhirnya saya memutuskan untuk kerja, di bidang telekomunikasi. Dan disitulah dimulai karir saya. Posisi saya waktu itu adalah SITAC (site Aqcuitition). Kerjaannya adalah bagaimana membebaskan sebuah lahan, untuk di bangun sebuah tower operator seluler. Mulai dari hunting, survey sampai dengan mengurus legalitasnya. Semua harus di urus sampai beres. Sampai Tower berdiri dan tidak ada masalah tuntutan warga maupun pemda.</p>
<p>Setelah mulai kerja, perasaan traumatic itu perlahan terkikis. Saya mulai mencari terobosan-terobosan baru untuk mulai lagi terjun di dunia bisnis. Sampai akhirnya saya menemukan sebuah <a href="http://formulabisnis.com/?id=fadlymuin" target="_blank"><strong>formula bisnis</strong> <strong>di internet</strong></a>. Yang membuka fikiran saya, bahwa ternyata di dunia online bisa juga kita melakukan aktifitas bisnis yang real. Maka lahirlah Blog ini sebagai pertanda bahwa saya serius ingin merealisasikan tujuan itu.</p>
<p>Melalui fakta interaktif di atas. Serta motivasi internal maupun external. Saya putuskan untuk tetap berjalan di jalur yang saya percaya dapat memberikan peluang yang sangat luas kepada saya. Semua kejadian itu saya padukan dan saya renungkan. Dan seakan-akan saya mendapatkan energi yang membuat saya merasa yakin sepenuhnya untuk bisa melakukannya. Dan berhasil dibidang ini.</p>
<p>Begitulah kawan, sekedar curahan hati saya kepada anda sekalian.</p>
<p>Tujuan saya berbagi cerita dengan anda bukanlah untuk pamer atau tujuan negatif lainnya. Tujuan ini tak lain hanyalah untuk share kepada anda. Dan berharap kita bisa sama-sama memetik manfaatnya.</p>
<p>apakah anda tertarik untuk menceritakan curahan hati anda juga? menurut saya tidak ada salahnya sesekali kita mengungkapkan siapa sebenarnya diri kita. karena dari situlah kita bisa intropeksi diri, sekaligus merekatkan persahabatan.</p>
<p><strong>Selamat Berjuang Kawan!</strong></p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fcurhat-apakah-saya-mampu-menjadi-motivator.html&amp;t=Curhat%20%3A%20Apakah%20saya%20mampu%20menjadi%20MOTIVATOR%3F" id="facebook_share_button_227" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_227') || document.getElementById('facebook_share_icon_227') || document.getElementById('facebook_share_both_227') || document.getElementById('facebook_share_button_227');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_227') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/curhat-apakah-saya-mampu-menjadi-motivator.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DAFTAR VIRUS MENTAL YANG MERUSAK MASA DEPAN Dan  Bagaimana Mengatasinya ( 2 )</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/daftar-virus-mental-yang-merusak-masa-depan-dan-bagaimana-mengatasinya-2.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=daftar-virus-mental-yang-merusak-masa-depan-dan-bagaimana-mengatasinya-2</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/daftar-virus-mental-yang-merusak-masa-depan-dan-bagaimana-mengatasinya-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 10:40:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[intropeksi]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[menal]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<category><![CDATA[virus mental]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadlymuin.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Terima kasih anda masih setia mengikuti blog ini. Seseuai janji saya di posting sebelumnya. Maka berikut ini sederet daftar virus mental yang perlu anda ketahui lengkap dengan resep obatnya.. Mental Pemalas. Perubahan apa yang anda harapkan dari mental seorang pemalas? Mental pemalas, tidak akan menolong anda dalam mewujudkan impian anda. mental malas hanya akan menarik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fdaftar-virus-mental-yang-merusak-masa-depan-dan-bagaimana-mengatasinya-2.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fdaftar-virus-mental-yang-merusak-masa-depan-dan-bagaimana-mengatasinya-2.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-165" title="virus mental 2" src="http://fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/01/rt1.jpg" alt="virus mental 2" width="123" height="105" />Terima kasih anda masih setia mengikuti blog ini. Seseuai janji saya di <a href="http://fadlymuin.com/2009/01/daftar-virus-mental-yang-merusak-masa-depan/" target="_blank">posting sebelumnya</a>. Maka berikut ini sederet daftar virus mental yang perlu anda ketahui lengkap dengan resep obatnya..</p>
<p><strong>Mental Pemalas. </strong>Perubahan apa yang anda harapkan dari mental seorang pemalas? Mental pemalas, tidak akan menolong anda dalam mewujudkan impian anda. mental malas hanya akan menarik anda ke dalam sutuasi kehidupan yang suram. Tidak ada tindakan, tidak ada keteraturan, tidak ada tujuan.</p>
<p><em>Solusinya,</em> <strong>bangun motivasi diri</strong> anda. hidupkan imajinasi anda. kumpulkan segala hasrat positif dalam diri anda. cari sesuatu yang benar-benar ingin anda wujudkan. Lalu biarkan hasrat positif merasuki diri anda, sehingga <span id="more-162"></span>perasaan itu mampu menggeser mental pemalas tersebut.</p>
<p><strong>Tidak Mau Usaha</strong>. Kebanyakan orang hanya bisa memuji  keberhasilan seseorang. Sambil berharap bahwa seandainya iapun bisa mencapai keberhasilan yang sama. Tanpa adanya usaha yang mendukung terciptanya keinginan itu. Hanya sebatas ingin. Saya berharap ini tidak terjadi pada anda.</p>
<p>Untuk mengatasinya, maka anda berlu menanamkan dalam mental anda, bahwa untuk mendapatkan sesuatu sesuai dengan yang anda inginkan. Maka anda perlu <strong>membayar harganya</strong>. Anda perlu usaha yang kongkrit. Jika anda ingin berhasil di dunia bisnis, maka anda perlu terjun ke dunia itu dan melakukan hal-hal yang mendukung perkembangan bisnis anda. Tidak mudah memang. Tapi demi sebuah keinginan yang tulus dan mulia, <strong>anda mutlak harus berusaha</strong></p>
<p><strong>Suka jadi penonton dan gemar mengkritik.</strong> Nah ini bagian dari virus mental juga. Terbiasa jadi penonton dan mengkritik. Jika seseorang berhasil ia melihat kenapa ia bisa berhasil, dimana kesalahannya. Dimana sisi negatifnya. Tanpa melihat bahwa orang lain bisa sukses karena usaha yang gigih. jika orang lain belum berhasil. Ia akan mengkritiknya habis-habisan. Dengan obsesi bahwa orang tersebut patut di persalahkan. Tanpa memberikan dorongan-dorongan motivasi yang membangun.</p>
<p>Cara mengatasinya. <strong>Mulailah membiasakan diri bertindak</strong>. Memberi contoh. Dan usahakanlah bahwa anda memang pantas mendapatkan pujian yang tulus. Namun perlu diingat, anda melakukannya bukan atas dasar sombong dan unjuk kebolehan. Melainkan karena orientasi positif yang memang ingin anda gapai.</p>
<p><strong>Takut gagal</strong>. Biasanya virus mental ini di idap oleh orang yang tidak percaya, bahwa pengalaman adalah guru paling bijaksana. Ingin sekali coba langsung berhasil. Tidak berani mencoba. Terlalu lama menimang-nimang untung ruginya. Dan selalu saja berahiran bahwa nantinya dia akan rugi. Orang takut gagal biasanya, telah terpatri dalam otaknya, bahwa apapun yang dia lakukan tidak akan bisa membuahkan hasil.</p>
<p>Anda perlu pahami, bahwa seorang ahli perlu berpuluh-puluh bahkan ratusan jam  untuk mencoba. Untuk mencapai mendekati kesempurnaan, <strong>diperlukan proses</strong>. Perlu latihan yang terus menerus, sampai akhirnya bisa mencapai apa yang di kehendaki.</p>
<p><strong>Mental Pengekor.</strong> Anda harus menjauhi mental seorang pengekor. Yang hanya bisa mengikuti saja. Karena jika anda mengidap virus mental pengekor, anda akan kehilangan jati diri. Anda tidak akan terbiasa mandiri untuk memperjuangkan sesuatu yang menurut anda baik untuk dilakukan. Apa kata orang lain, anda ikuti, yang belum tentu cocok untuk anda.</p>
<p>Belum ada kata terlambat, jika anda selama ini memang mengalami mental pengekor, maka <strong>bergeraklah lebih cepat. </strong>Bergerak cepat bukan berarti terburu-buru.<strong> </strong>Anda juga perlu melakukan persiapan-persiapan yang memadai. dengan bergerak cepat, anda memiliki kemungkinan untuk memimpin. Bahkan orang lain akan mengekor kepada anda.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Ingin Cepat Kaya.</strong> Siapa sih yang tidak ingin cepat kaya. Punya rumah bagus, mobil mewah, fasilitas super lengkap. Tapi apakah ada cara yang super, yang bisa membuat orang kaya seketika? Tanpa melakukan sesuatu yang diperlukan? Kalau ada, saya juga mau dong. Tapi saya jamin itu tidak ada.</p>
<p>Atasi mental instant tersebut dengan cara, mulai <strong>menghargai jeripayah anda</strong>. berapapun tingkat prestasi yang telah anda capai, hargailah. Jangan menstigma diri anda. lihatlah gelas setengah penuh, bukan setengah kosong. Kumpulkan segala usaha anda, gabungkan dan perbaiki. Lakukan terus menerus sampai anda mencapai hasil yang gemilang.</p>
<p><strong>Selalu Merasa Benar dan Menyalahkan Orang Lain. </strong>Virus mental ini sangat berbahaya, karena mampu membutakan hati dan logika seseorang. Virus ini akan membentuk pribadi yang dingin, sombong dan egois. Bayangkan saja, orang seperti ini selalu merasa dialah yang paling benar, sementara orang lain salah.  Apakah anda bisa terima jika anda di posisi yang selalu salah? Tentu tidak khan&#8230;.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Makanya, jika virus ini terlanjur melekat di mental anda. maka anda perlu segera<strong> intropeksi diri. </strong>Pendapat anda memang penting, tapi orang lain juga penting.dengan intropeksi diri, insting anda akan semakin tajam. Hati anda akan semakin peka. Kabar baiknya, anda akan mudah memahami suatu persoalan dari berbagai sudut pandang, sehingga solusi yang anda utarakanpun akan terdengar logis dan mudah diterima. Terbiasa intropeksi diri, akan menjadikan mental anda, mental yang bertanggung jawab terhadap keputusan dan ucapan yang anda utarakan.</p>
<p>Bagaimana menurut anda, apakah ada virus yang menjangkiti mental anda? saya berharap tidak!</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fdaftar-virus-mental-yang-merusak-masa-depan-dan-bagaimana-mengatasinya-2.html&amp;t=DAFTAR%20VIRUS%20MENTAL%20YANG%20MERUSAK%20MASA%20DEPAN%20Dan%20%20Bagaimana%20Mengatasinya%20%28%202%20%29" id="facebook_share_button_162" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_162') || document.getElementById('facebook_share_icon_162') || document.getElementById('facebook_share_both_162') || document.getElementById('facebook_share_button_162');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_162') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/daftar-virus-mental-yang-merusak-masa-depan-dan-bagaimana-mengatasinya-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
