<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Motivasi FM &#187; Sikap Mental</title>
	<atom:link href="http://www.fadlymuin.com/category/sikap-mental/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.fadlymuin.com</link>
	<description>Motivasi dan Sekitarnya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 06:22:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Nikmatnya Jadi Pekerja Metropolis</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/nikmatnya-jadi-pekerja-metropolis.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=nikmatnya-jadi-pekerja-metropolis</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/nikmatnya-jadi-pekerja-metropolis.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 06:51:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1538</guid>
		<description><![CDATA[Kedengarannya aneh. Sebenarnya saya hanya bingung mau kasih judul apa. Untuk sementara biarlah seperti  itu. Lalu apa latar belakang, alasan dan apa maksud dari judul pekerja metropolis tersebut? Gini deh, Coba kita perhatikan realitas sekeliling kita. Jika anda ke mall-mall, disana banyak sekali kafe-kafe. Banyak pula yang menyediakan hotspot gratis. Biasanya, ketika kita datang  sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fnikmatnya-jadi-pekerja-metropolis.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fnikmatnya-jadi-pekerja-metropolis.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Kedengarannya aneh. Sebenarnya saya hanya bingung mau kasih judul apa. Untuk sementara biarlah seperti  itu. Lalu apa latar belakang, alasan dan apa maksud dari judul pekerja metropolis tersebut?</p>
<p>Gini deh,</p>
<p>Coba kita perhatikan realitas sekeliling kita. Jika anda ke mall-mall, disana banyak sekali kafe-kafe. Banyak pula yang menyediakan hotspot gratis. Biasanya, ketika kita datang  sudah ada satu atau dua, bahkan mungkin tempat sudah penuh. Dan pemandangan yang ada tersebar dengan keren, pengunjung yang hadir,  sudah larut bersama layar komputpernya masing-masing.<span id="more-1538"></span></p>
<p>Mereka biasanya sibuk dengan apa yang mereka lakukan didepan monitor. Bahkan, walau dalam satu meja yang di kepung oleh empat atau lima kursi lengkap dengan laptop masing-masing. Mereka seperti terasing satu sama lain. Mereka sibuk dengan apa yang sedang mereka kerjakan.</p>
<p>Seolah, kehadiran orang disekitarnya tidak begitu berarti dibandingkan kealpaan laptop kesayangannya. ringkasnya, mereka sudah sangat  terbiasa dengan gaya hidup seperti itu.</p>
<p>Jadi walaupun mereka sendirian, mereka tidak merasa kesepian. Justru mereka merasa asing, jika ada oang lain disitu, karena mereka seperti mendapatkan kewajiban untuk mengajak si teman bercakap-cakap. Jauh lebih free juka dia hanya berteman dengan laptop kesayangannya.</p>
<p>Oke, kembali ke laptop. Apa hubungannya dengan pekerja metropolis? Apakah realitas seperti itu salah? Menyimpang? Atau menimbulkan penyakit kota yang baru?</p>
<p>Justru, gaya hidup seperti itu, bisa sangat membantu kita. Mari kita liat dari sisi positifnya. Bahwasanya, kita sebenarnya tidak terlalu membutuhkan kantor untuk eksis dimanapun. Karena faktanya, orang lebih senang bekerja di kafe daripada di kantor. Karena di kafe kita merasa lebih bebas, rilex tapi tetap focus dan serius.</p>
<p>Yang kita butuhkan hanyalah  rencana. Kita hanya perlu memilih jalur apa yang ingin kita geluti. Jika sudah dapat jalurnya. Kita tinggal memperkuat dari segi:</p>
<ol>
<li> skill.</li>
<li>Kemampuan management.</li>
<li>Koneksi personalitas  yang bagus</li>
<li>Keuangan yang memadai</li>
</ol>
<p>Nah, dari 4 poin di atas, semuanya harus kita miliki. Setidaknya kita berusaha untuk menggenggam poin itu dalam keadaan terbaik kita. Kita bisa maksimalkan disitu.</p>
<blockquote><p>Jadi walau kita bekerja sendiri. Tapi standar professional sudah bisa kita miliki. Walau kita tidak punya bendera perusahaan. Tapi secara personal pihak-pihak lain sudah mengenal dan mempercayai cara kerja kita. Jadi tinggal mempertahankan dan menjaga hubungan baik saja.</p></blockquote>
<p>Nah itulah mungkin maksudnya apa yang saya sebut pekerja metropolis.</p>
<p>Kita tetap menikmati gaya hidup kota, tapi tidak hanya untuk gaya-gayaan. Tapi memang ada maksud dan rencana yang jelas. Sehingga, kita tidak akan merasa sia-sia mengeluarkan duit untuk nongkrong di salah satu kafe.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/nikmatnya-jadi-pekerja-metropolis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beda isi Beda Harapan</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/beda-isi-beda-harapan.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=beda-isi-beda-harapan</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/beda-isi-beda-harapan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2011 06:58:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1512</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini saya sedang duduk-duduk di Burger &#38; Grill Margonda Depok. Tempat Training CafeBisnis akan diadakan pada hari sabtu nanti. Saya datang untuk memastikan semuanya beres terkendali. Saya toh tidak ingin partner saya dan juga peserta akan kecewa dengan cara kerja saya. mudah-mudahan semuanya berlangsung dengan sukses. Setelah semuanya beres saya diskusikan dengan managernya, sayapun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fbeda-isi-beda-harapan.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fbeda-isi-beda-harapan.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Hari ini saya sedang duduk-duduk di Burger &amp; Grill Margonda Depok. Tempat <a href="http://cafebisnis.com/2011-01/training-cafebisnis-online-jakarta/" target="_blank">Training CafeBisnis</a> akan diadakan pada hari sabtu nanti. Saya datang untuk memastikan semuanya beres terkendali. Saya toh tidak ingin partner saya dan juga peserta akan kecewa dengan cara kerja saya. mudah-mudahan semuanya berlangsung dengan sukses.</p>
<p>Setelah semuanya beres saya diskusikan dengan managernya, sayapun duduk dan memesan burger dan ice tea, kumayan untuk mengganjal rasa lapar disiang hari.</p>
<p>Sambil ditemani laptop, saya coba-coba browsing sambil check email pendaftaran.<span id="more-1512"></span></p>
<p>Nah, disaat saya duduk-duduk dihadapan laptop ini, didepan saya, agag menjauh, seorang tukang parkir juga duduk-duduk sambil melihat-lihat jalan. Tidak jauhlah dengan apa yang saya lakukan. Cuma bedanya saya ditemani laptop, ngga mati gaya gitu deh.</p>
<p>Tapi saya mikir lagi, apa benar Cuma itu perbedaannya? Kalau tampang jelas saya lebih kerenlah. Hehehe. Ngga kok, gantengan dialah dikit,.</p>
<p>Saya hanya terlintas saja ide bahwa ternyata setiap manusia itu diberi isi otak dan hasrat yang sangat beragam.</p>
<p>Ah itu sih kita juga udah pada tau!</p>
<p>Okelah, daripada saya nganggur ikutan merenung kayak tukang parkir itu, mendingan saya nulis khan?</p>
<p>Tapi kalau anda berkenan untuk membuka wacana ini. Mari kita pikirkan bersama, bahwa ternyata perbedaan isi itu dampaknya sangat strategis dan multi efek.</p>
<p>Perhatikan sisi – sisi mental yang sangat menentukan.</p>
<p>Katakanlah sebagai contoh, si tukang parkir ini, dia hanya duduk dan menunggu kendaraan parkir dan dan berharap mereka cepat pergi supaya ia bisa mendapatkan ongkos parkir. Jika selang waktunya berjarak cukup lama, maka ia akan duduk-duduk lagi sambil menunggu. Begitu seterusnya.</p>
<p>Bukan saya meremehkan profesi tukang parkir, saya yakin anda tidak akan berfikiran sesempit itu khan? Tapi yang ingin saya tekankan, betapa banyak dari kita menyia-nyiakan waktu menunggu itu. Padahal proses yang katanya menunggu itu sebenarnya sangat padat dengan hasrat-hasrat yang berapi-api.</p>
<p>Tapi karena rasa nyaman yang entah seperti apa, kita dibuat bisu dan gagu untuk menjewantahkan hasrat-hasrat mulia yang kita pendam selama menunggu itu.</p>
<p>Lalu saya coba bandingkan dengan manager resto burger &amp; grill yang barusan saya temui. Saya cukup kaget dan terperangah. Ternyata, walau jabatannya sebagai manager, dia juga melakukan pekerjaan sebagai waiter. Dia tidak duduk diam. Tapi dia berusaha menjaga bahwa kondisi di restonya tetap terjaga dan siap menerima tamu. Terlihat dia mondar-mandir memperhatikan situasi, menyambut tamu dan memastikan pesanan mereka.</p>
<p>Selain dari itu, isi kepala ini sangat menentukan masa depan seseorang nantinya. Duduk diam dan menunggu sangat berbeda dengan aktif dan responsive. Dua sisi karakter yang sangat memberikan perbedaan yang cukup menonjol.</p>
<p>Dari ilustrasi itu, saya berfikir. Bahwa sibuk dan diam sebenarnya tidak ada perbedaan secara fisik. Yang membedakan itu adalah isi didalam diri kita ini. Diam tapi misi dan hasrat yang tersalurkan dengan perantara pemikiran dan tindakan nyata, akan jauh memberikan efek yang baik. Dibandingkan terlihat sibuk namun tidak mampu menjembatani hasrat-hasrat didalam dirinya sendiri. Hanya mengikuti alur dan terpaku oleh ritme yang sudah berjalan.</p>
<p>Oleh karena itu, perbedaan isi juga membedakan harapan, tergantung apa isi yang kita tanamkan didalam diri kita selama ini.</p>
<p>Nah, demikian dulu waktu senggan ini saya gunakan. Semoga saja bisa emnambah wacana anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/beda-isi-beda-harapan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memfilter Diri Dari Laju Informasi</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/memfilter-diri-dari-laju-informasi.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=memfilter-diri-dari-laju-informasi</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/memfilter-diri-dari-laju-informasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2010 01:34:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1351</guid>
		<description><![CDATA[Gelombang demokratisasi telah lewat. Saat itu makin kuat terwacanakan dikalangan mahasiswa dan kelompok-kelompok diskusi dimana-mana. Baik dalam wacana public sampai ke lingkaran terkecil dalam obrolan santai diwarung kopi. Tidak Cuma kalangan yang teradopsi secara formal dalam konteks intelektual terpercaya. Di sudut-sudut komunitas informal pun, soal demokrasi, juga terasa hangat. Apa sebabnya? Dunia pers semakin “bebas”. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fmemfilter-diri-dari-laju-informasi.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fmemfilter-diri-dari-laju-informasi.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Gelombang demokratisasi telah lewat. Saat itu  makin kuat terwacanakan dikalangan mahasiswa dan kelompok-kelompok diskusi dimana-mana. Baik dalam wacana public sampai ke lingkaran terkecil dalam obrolan santai diwarung kopi.</p>
<p>Tidak Cuma kalangan yang teradopsi secara formal dalam konteks intelektual terpercaya. Di sudut-sudut komunitas informal pun, soal demokrasi, juga terasa hangat. Apa sebabnya? Dunia pers semakin “bebas”. Ada banyak ruang untuk mengedukasi masyarakat.</p>
<p>Sekarang, soal globalisasi semakin menancap, hampir merata di seluruh belahan dunia. Dunia seakan tak ada jarak lagi. Internet salah satu perangkat yang ikut ambil bagian untuk melancarkan arus informasi itu.</p>
<p>Apa pointya kawan? Informasi!<span id="more-1351"></span></p>
<p>Sekarang ini, sulit rasanya untuk menolak informasi yang berkembang. Bahkan sudah ada kesepakatan yang belum disepakati. “bukan lagi kita yang mencari informasi, tapi informasilah yang mendatangi kita”.</p>
<blockquote><p>Anda memegang dan mengutak-atik HP paling sedikit 5 menit, anda sudah bisa menerima banyak sekali informasi. Naik mobil pun, radio bakhan tv senantiasa menemani perjalanan kita. Belum lagi papan iklan yang tinggi besar dijalan-jalan protocol turut menyemarakkan tata kota yang semakin padat ini.</p></blockquote>
<p>Semua elemen, sepertinya berlomba-lomba mengeluarkan berita terbaiknya. Semua kalangan sepertinya berpacu untuk merebut perhatian paling unggul.</p>
<p>Mungkin hanya tidurlah yang bisa menghentikan kita dari arus informasi yang begitu pesat. Parahnya lagi, kalau anda tergolong insomnia, buka laptop sebelum tidur, bukannya membuat anda ngantuk, justru membuat anda terbelalak dan semakin bergairah menyerap banyak sekali informasi.</p>
<p>Lalu dimana letak persoalannya? Sebenarnya tidak ada masalah kawan. Sebab, informasi itu toh sesuatu yang dicari-cari dan selalu ditunggu-tunggu oleh manusia. Kita selalu haus akan khabar yang baru.</p>
<blockquote><p>Hanya sayangnya, jika kita tidak mampu memilah, mana informasi yang memang kita butuhkan dan mana yang sifatnya hiburan, atau mungkin sebenarnya tidak kita butuhkan.</p></blockquote>
<p>Disitulah letaknya kawan.</p>
<p>Otak ini tak bisa kita hentikan untuk menerima informasi. Yang bisa kita lakukan adalah melakukan filterisasi. Mana yang pantas kita masukan kedalam kantong pengetahuan kita serta mana yang hanya kita perlakukan sebagai hiburan semata.</p>
<p>Jika tidak begitu, maka kita akan memasukan semua informasi yang acak-acakan.akibatnya konflik bathin bisa terjadi. Akibatnya stress akan menyertai kita.</p>
<p>Coba kita kaji keabsahannya..,</p>
<p>Coba kita perhatikan orang yang memiliki jabatan tinggi dengan karyawan biasa disalah satu perusahaan. Perhatikan, kira-kira siapa yang memiliki peluang stress lebih tinggi? Tentu saja si bossnya dong.</p>
<p>Sebab, ia akan lebih banyak menyerap soal-soal yang menyangkut urusan kantor. Apalagi hal itu menyangkut langkah strategis untuk kemajuan perusahaan. Sementara karyawan biasa, “mungkin” tuntutannya hanya melakukan rutinitas semata.</p>
<p>tapi bukan berarti saya mengatakan, bahwa si boss tidak mampu memfilter proses input data dari bawahan. Bukan itu yah. Tapi lebih kepada tuntutan bahwa sebagai atasan sudah selayaknya dia menerima laporan dari bawahan.</p>
<p>Dan, mungkin saja dalam proses itu banyak hal yang tidak sesuai dengan perencanaannya. Sehingga terjadi “kekacauan” untuk membuat satu keputusan.</p>
<p>Nah, hal itu bisa kita sesuaikan dengan kehidupan pribadi kita.</p>
<p>Sebagai orang awam, saya rasa melakukan filterisasi terhadap informasi yang kita terima, cukup memadai untuk mengkondisikan diri ini sebagai sosok yang bijak dalam menyikapi banyak hal.</p>
<p>Tidak semua informasi bisa menciptakan stabilitas emosi kita. Sehingga kita lebih memiliki keteguhan hati untuk bersikap. Jadi bijaksanalah menyerap segala informasi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/memfilter-diri-dari-laju-informasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenali  4 Ketakutan Anda Untuk Memulai Bisnis</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/kenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/kenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 14:12:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[jenis ketakutan]]></category>
		<category><![CDATA[ketakutan bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[memulai bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[takut di tolak]]></category>
		<category><![CDATA[takut gagal]]></category>
		<category><![CDATA[takut memulai]]></category>
		<category><![CDATA[takut mencoba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=681</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu pintu sukses adalah dengan cara berbisnis. Cara ini dipercaya lebih cepat dan lebih besar memberikan penghasilan atau pendapatan kepada seseorang. Membangun aktifitas di dunia bisnis bukanlah perkara mudah, karena banyak unsure yang perlu di kombinasikan di dalamnya, sebagai penunjang keberhasilan seseorang yangingin  menggelutinya. Sebaliknya, walau begitu banyak orang mangagungkan dunia bisnis ini sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fkenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fkenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-682" title="memulai bisnis" src="http://www.fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/09/images.jpg" alt="memulai bisnis" width="87" height="101" />Salah satu pintu sukses adalah dengan cara berbisnis. Cara ini dipercaya lebih cepat dan lebih besar memberikan penghasilan atau pendapatan kepada seseorang. Membangun aktifitas di dunia bisnis bukanlah perkara mudah, karena banyak unsure yang perlu di kombinasikan di dalamnya, sebagai penunjang keberhasilan seseorang yangingin  menggelutinya.</p>
<p>Sebaliknya, walau begitu banyak orang mangagungkan dunia bisnis ini sebagai portal pencetak orang-orang sukses, tapi masih banyak yang ragu dan takut untuk menceburkan diri didalamnya. Dengan berbagai pertimbangan subyektif.<span id="more-681"></span></p>
<p>Sejauh ini, saya melihat bahwa, walaupun ketakutan untuk terjun di dunia bisnis itu terkesan subyektif, namun bisa di generalkan menjadi  4 ketakutan dasar dalam memulai bisnis.</p>
<ol>
<li>Ketakutan Untuk Mencoba: walau bagaimanapun besarnya keinginan untuk berbisnis, tapi  jika kita sendiri takut untuk mencoba. Semua impian tidak akan pernah terwujud. Impian untuk menjadi orang sukses akan berubah menjadi catatan sejarah yang akan using termakan waktu.</li>
<li>Ketakutan Ditolak : dalam berbisnis, kita tentu di tuntut untuk memiliki produk, baik berbentuk barang maupun berbentuk jasa, atau system sekalipun. Jika kita sendiri sudah memendam perasaan takut produk kita tersebut di tolak. Baik penolakan secara personal, maupun penolakan pasar (alias tidak laku). Maka kita tidak akan pernah tau, produk kita bakal laku atau tidak. Intinya jika mau berbisnis, di tolak itu bagian dari penyempurnaan produk.</li>
<li>Takut  Jika nantinya GAGAL : Gagal dalam berbisnis sudah sering kita dengar.tapi kenapa kata GAGAL ini masih menjadi monster yang menakutkan? Jawabannya pasti berfariasi. Tergantung dengan pengalaman masing-masing kita sesuai dengan kondisi saat itu. Tapi jika kita tidak pernah melakukan langkah pertama (mencoba) kita tidak akan pernah paham arti kegagalan yang sesungguhnya.</li>
<li>Takut Kehilangan : ini ada kaitannya dengan Takut Gagal. Karena kegagalan biasanya di artikan dengan kebangkrutan. Kehilangan seluruh modal bisnis yang mungkin saja kita dapatkan dari pinjaman.  Kombinasi antara kegagalan dan kehilangan ini masih menjadi unsure yang mengerikan. Bayangan malapetaka sudah membayangi seseorang sebelum benar-benar melaksanakan paket bisnis yang akan di bangunnya.</li>
</ol>
<p>Kesimpulannya:</p>
<p>Sampai kapanpun, niatatan untuk berbisnis tidak akan pernah terlaksana, jika empat perasaan takut di atas, masih kita biarkan bersemayam di jiwa kita.  solusinya adalah kita harus BERTINDAK!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/kenali-4-ketakutan-anda-untuk-memulai-bisnis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bugarkan Mental Anda</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/bugarkan-mental-anda.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bugarkan-mental-anda</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/bugarkan-mental-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 08:15:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[mental]]></category>
		<category><![CDATA[mental bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[mental bugar]]></category>
		<category><![CDATA[mental sehat]]></category>
		<category><![CDATA[mental sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=553</guid>
		<description><![CDATA[Memiliki mental yang sesuai dengan kualifikasi orang sukses, menjadi dambaan setiap orang yang ingin mencapai predikat sukses. Hanya saja tidak semua orang benar-benar mau mendesign atau memformat mentalnya agar benar-benar memiliki kualifikasi proporsional, yang bisa mendukung cita-citanya menuju kesuksesan. Banyak definisi Mental sukses yang beredar dalam wacana intelektual di masyarakat. Ada yang mengatakan mental sukses [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fbugarkan-mental-anda.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fbugarkan-mental-anda.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-555" title="mental positif" src="http://www.fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/06/fdf.jpeg" alt="mental positif" width="116" height="116" />Memiliki mental yang sesuai dengan kualifikasi orang sukses, menjadi dambaan setiap orang yang ingin mencapai predikat sukses. Hanya saja tidak semua orang benar-benar mau mendesign atau memformat mentalnya agar benar-benar memiliki kualifikasi proporsional, yang bisa mendukung cita-citanya menuju kesuksesan.</p>
<p>Banyak definisi Mental sukses yang beredar dalam wacana intelektual di masyarakat. Ada yang mengatakan mental sukses harus kuat, tahan banting, kokoh dan lain sebagainya.<span id="more-553"></span></p>
<p>Tidak ada yang salah dengan prediksi-prediksi Mental sukses tersebut. Hanya saja, tidak ada salahnya anda berfikir kritis kembali tentang konteks Mental sukses tersebut.</p>
<p>Hemat saya, agar seseorang bisa lebih bermental adaptif atau bahasa gaulnya, lebih supel dalam meniti jalan suksesnya. Diperlukan suatu Kebugaran Mental.</p>
<p>Bukan hanya Fisik saja yang butuh kebugaran, Mental juga perlu bugar dong. Coba saja bayangkan, apa jadinya jika anda tidak pernah berolahraga sama sekali. Anda tidak peduli dengan kondisi tubuh anda, anda tidak mengatur pola makan anda. Sikat sana sikat sini.</p>
<p>Mungkin awal-awalnya belum menimbulkan efek yang mengkhawatirkan. Tapi tunggulah beberapa tahun kemudian, (maaf) bukannya mendoakan, tapi biasanya yang sudah-sudah, seseorang baru bisa terdeteksi setelah masuk rawat inap <img src='http://www.fadlymuin.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   Semoga saja anda tidak termasuk didalamnya.</p>
<p>Coba fakir-fikir lagi sudah berapa banyak orang-orang terdekat anda yang pernah mengalami sakit, yang disebabkan  karena pola hidup yang tidak sehat. Betapa menyedihkan dan menyesalnya kita melihat kenyataan itu. Bener tidak?</p>
<blockquote><p>Nah sama halnya dengan polah Pembentukan mental yang tidak sehat. Efeknyapun bisa berdampak negatif terhadap formula kehidupan anda. Yang jelas pembentukan mental yang keliru, akan menghasilkan mental yang keliru pula.apalagi kalau sudah terkena <a href="http://www.fadlymuin.com/2009/01/daftar-virus-mental-yang-merusak-masa-depan-dan-bagaimana-mengatasinya-1/" target="_blank">virus mental</a>. lebih gawat lagi. Penyembuhannyapun harus  lebih intensif. Sebaliknya, pembentukan mental yang baik, akan menghasilkan mental yang baik pula.</p></blockquote>
<p>Lalu bagaimana sebenarnya mental yang baik dan mental yang keliru itu? Di paragraph atas sudah saya singgung. Bahwa sudah banyak beredera wacana intelektual yang di cetuskan oleh orang-orang yang dahsyat. Dan saya yakin semua itu berorientasi pada kemuliaan mental yang di harapkan. Silahkan anda berburu wacana  yang syarat ilmu itu. (sesekali beli buku berkualitas, gapapa khan&#8230;:D )</p>
<p>Saat ini saya hanya ingin menekankan, bahwa <strong>mereformasi pembentukan mental, sangat diperlukan!</strong> Karena di dalam mental yang sehat, terdapat aksi yang sehat pula.(maksa ga sih <img src='http://www.fadlymuin.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Nah apakah anda sudah siap melatih kebugaran mental anda?</p>
<p>Yuk kita berbagi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/bugarkan-mental-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MAU JADI PENGUSAHA? JUST DO IT!</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/mau-jadi-pengusaha-just-do-it.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mau-jadi-pengusaha-just-do-it</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/mau-jadi-pengusaha-just-do-it.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 06:38:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[bob sadino]]></category>
		<category><![CDATA[cara bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[entrepreuner]]></category>
		<category><![CDATA[memulai usaha]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[tips wiraswasta]]></category>
		<category><![CDATA[trik usahawan]]></category>
		<category><![CDATA[usahawan]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=536</guid>
		<description><![CDATA[Baik.. Kita tinggalkan sejenak pembicaraan tentang Cahaya Di Ujung Lorong. sekarang mari kita coba bicara tentang Pengusaha! Anda tau Bob Sadino khan? figur yang selengean tapi bisa jadi Pengusaha Sukses!! Sebagian orang melihatnya kagum sekaligus heran. Kok bisa yah dia jadi pengusaha? padahal orangnya bandel dan terkesan tidak serius. Cara berpakaiannyapun tidak modis. sukanya pake [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fmau-jadi-pengusaha-just-do-it.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fmau-jadi-pengusaha-just-do-it.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Baik..</p>
<p>Kita tinggalkan sejenak pembicaraan tentang <a href="http://www.fadlymuin.com/2009/05/cahaya-di-ujung-lorong/" target="_blank">Cahaya Di Ujung Lorong</a>.<br />
sekarang mari kita coba bicara tentang <strong>Pengusaha</strong>!</p>
<p>Anda tau <strong>Bob Sadino</strong> khan? figur yang selengean tapi bisa jadi <strong>Pengusaha Sukses!!</strong> Sebagian orang melihatnya kagum sekaligus heran. Kok bisa yah dia jadi pengusaha? padahal orangnya bandel dan terkesan tidak serius. Cara berpakaiannyapun tidak modis. sukanya pake celana pendek kemana-mana.<span id="more-536"></span></p>
<p>Pendiri kem Chick ini sudah menjadi icon entrepreneur indonesia. Kesuksesannya di capai bukan karena rencana matang. Tapi justru karena keterpurukan dan tekanan keuangan yang tragis. Apa yang di alaminya ternyata tidak membuatnya cengeng dan berjiwa <a href="http://www.fadlymuin.com/2009/05/pengemis-sebagai-motivasi-atau-media-kritik/" target="_blank">Pengemis</a>.</p>
<p>Tidak pernah ada niat dan gambaran yang jelas bahwa suatu saat Bob Sadino akan mencapai posisi seperti sekarang ini. Yang ia tau hanyalah bertahan hidup.</p>
<p>Baru saja kemarin saya jalan-jalan lagi ke Toko Buku Gramdia. Ada satu buku tentang Bob Sadino yang menarik hati saya.</p>
<p>Judulnya juga nyeleneh &#8220;<strong>Belajar Goblok dari Bob Sadino</strong>&#8220;. ayo siapa yang mau belajar goblok dari Om Bob? he he he.. silahkanbaca bukunya.</p>
<p>Salah satu yang di angkat dalam buku tersebut adalah <strong>3 alasan kenapa kebanyakan orang gagal, bahkan tidak pernah bisa menjadi pengusaha!</strong> Yaitu:</p>
<ul>
<li><strong>Takut!</strong></li>
</ul>
<p><em>menurut Om Bob, seseorang tidak akan bisa dan tidak akan pernah bisa menjadi pengusaha kalau rasa takut masih mendekap dalam diri seseorang. Bagaimana ia bisa bergerak kalau melakukan sesuatu saja takut. Mau nyebrang takut ketabrak mobil, mau naik pesawat takut jatuh, mau naik kapal laut takut tenggelam. Jadi kalau mau jadi pengusaha JANGAN TAKUT!</em></p>
<ul>
<li><strong>BANYAK BERHARAP!</strong></li>
</ul>
<p><em>Bagi anda mungkin ini agag bertentang dengan karakter santun seseorang. yah itulah Om Bob, blak-blakan dan apa adanya.</em></p>
<p><em>Menurutnya, kebanyakan orang gagal terlalu banyak berharap. Tapi pada kenyataannya, apa harapan mereka bisa terealisasi? Tidak! karena mereka hanya sibuk berharap tanpa di barengi dengan tindakan nyata. jadi kalau mau jadi pengusaha, Bertindaklah. LAKUKAN!</em></p>
<ul>
<li><strong>BELENGGU!</strong></li>
</ul>
<p>Banyak orang terbelenggu oleh fikirannya. yang tanpa dia sadari belenggu tersebut adalah hasil pemikiran orang lain yang ia serap dan ia simpan rapat-rapat di dalam otaknya. yang akan menjadi SAMPAH! tanpa berusaha untuk mencoba menerapkan dalam tindakan. Apakah fikiran tersebut benar-benar bisa di buktikan dengan tindakan nyata?</p>
<p>Jadi menurut om Bob, jika ingin jadi pengusaha, Patahkan belenggu itu. Dan Bertindaklah!</p>
<p>Sekian dari Om Bob!<br />
Salam Hangat,</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/mau-jadi-pengusaha-just-do-it.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>42</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benarkah Motivasi Alamiah Lebih Jitu?</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/benarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=benarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/benarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 06:12:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi alami]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi ampuh]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi dasar]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi jitu]]></category>
		<category><![CDATA[prinsip motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadlymuin.com/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kita kembali ke konsep dasar motivasi. Kita pasti akan bertemu dengan definisi dasar motivasi, yaitu : suatu dorongan / rangsangan yang mampu menggerakkan kita untuk melakukan sesuatu. Sebagai contoh, motivasi anda untuk blogging, berkarir, berbisnis. Bisa dipastikan, bahwa semua itu bisa terjadi,  karena adanya dorongan-dorongan motivasi yang anda terima. Sehingga anda mau melakukannya dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fbenarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fbenarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-371" title="motivasi alamiah" src="http://fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/03/org-tua.jpeg" alt="motivasi alamiah" width="100" height="131" />Kalau kita kembali ke konsep dasar motivasi. Kita pasti akan bertemu dengan <strong>definisi dasar motivasi</strong>, yaitu : suatu dorongan / rangsangan yang mampu menggerakkan kita untuk melakukan sesuatu. Sebagai contoh, motivasi anda untuk blogging, berkarir, berbisnis. Bisa dipastikan, bahwa semua itu bisa terjadi,  karena adanya dorongan-dorongan motivasi yang anda terima. Sehingga anda mau melakukannya dengan penuh antusias.<span id="more-370"></span></p>
<p>Saat ini perkembangan ilmu motivasi semakin bergairah. Banyak cara dilakukan untuk mempengaruhi seseorang dalam melakukan sesuatu. Namun kita jangan lupa bahwa semua pola fakir yang mengandung unsure motivasi, tetap berpedoman pada hakikat motivasi itu sendiri. Jadi secara alami, pada prinsipnya semua manusia itu sudah melakukan aktivitasi motivasi terhadap orang-orang yang dikasihinya. Ataupun orang lain yang mungkin butuh dorongan semangat.</p>
<p><strong>Untuk itulah, terkadang motivasi alamiah itu justru lebih ampuh. Mengenai sasaran. Karena diungkapkan dengan penuh cinta kasih</strong>. Bukan sekedar teori &#8211; teori ilmiah yang membuat si penerima motivasi merasa di gurui atau malah tidak paham dengan teori tersebut.</p>
<p>Motivasi Alamiah banyak beredar disekitar kita, hanya terkadang kita kurang bisa mencernanya. Kemungkinan disebabkan karena dua hal:</p>
<ul>
<li>kita kurang peka menerima sinyal motivasi alamiah tersebut</li>
</ul>
<ul>
<li>kita menganggap remeh motivasi alamiah tersebut, karena perkembangan ilmu pengetahuan yang begitu pesat sehingga membuat kita menolak pemikiran yang kita anggap dangkal tersbut.</li>
</ul>
<p>Siapa saja yang biasa memberikan motivasi alamiah?</p>
<p>Orang yang biasa dan paling sering memberikan motivasi alamiah adalah para orang tua kita sendiri. walau kadang-kadang kita menerimanya sebagai sebuah peraturan. Bahkan mungkin bertentangan dengan hati dan logika kita.  Tapi percayalah, kalimat-kalimat mereka mengandung unsure motivasi yang sangat kuat. Karena di ucapkan berdasarkan pengalaman hidup yang tidak bisa di anggap enteng.</p>
<p>Untuk bisa memahami ini, diperlukan intropeksi diri yang jujur. Sambil memikirkan kembali adakah ucapan-ucapan para orang tua kita selama ini, yang terlewatkan begitu saja.</p>
<p>Keampuhan motivasi alamiah ini cenderung lebih jitu. Hal ini dikarenakan ada unsur mendasar didalamnya, yaitu kasih-sayang. Yang tidak bisa diputuskan begitu saja.</p>
<p>Kandungan kasih sayang para orang tua, terpancar dari cara-cara mereka mengorganisir anak-anaknya selama ini. Benar-benar luar biasa.</p>
<p>Sebagai bukti, bagaimana mereka menanamkan nilai-nilai luhur didalam mental kita. anda bisa merasakannya sekarang. Bagaimana mereka memberikan kita <a href="http://fadlymuin.com/2009/03/kunci-sukses-yang-terlupakan/" target="_blank"><strong>kunci-kunci sukses</strong></a>. walau kita tidak menyadarinya.</p>
<p>Perhatikanlah dan renungkanlah lebih dalam, Bagaimana kita memiliki kepercayaan diri, dan bisa berekspresi seperti sekarang ini. Bagaimana mereka mengajarkan sekaligus mencontohkan cara bertahan hidup. Itu semua  karena konsep-konsep dasar yang telah ditanamkan didalam diri kita.</p>
<p>Oleh karena itu, konsep motivasi alamiah cenderung lebih dahsyat. Makanya sering-seringlah berkomunikasi dengan orang tua. Jangan pernah lupakan mereka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/benarkah-motivasi-alamiah-lebih-jitu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekuatan impian, Pentingkah Bagi Anda?</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/kekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/kekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 18:51:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[bekerja]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan impian]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi usaha]]></category>
		<category><![CDATA[yakin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadlymuin.com/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[Kekuatan impian, apaan sih? Bahasanya langit-langit banget deh! Baik, kita coba berlari-lari dulu disekitar apa itu impian. Tolong yang lebih paham, atau ingin menyumbangkan fikiran tentang apa itu impian, Bantu saya yah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan para pengunjung blog ini. Untuk saat ini saya tidak mengarah pada penjelasan secara harfiah, namun saya coba melihat dari sisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fkekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fkekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><img class="alignright size-full wp-image-304" title="mobil mercy" src="http://fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/02/mercy.jpeg" alt="mobil mercy" width="194" height="101" />Kekuatan impian</strong>, apaan sih? Bahasanya langit-langit banget deh!</p>
<p>Baik,  kita coba berlari-lari dulu disekitar apa itu impian. Tolong yang lebih paham, atau ingin menyumbangkan fikiran tentang apa itu impian, Bantu saya yah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan para pengunjung blog ini.</p>
<p>Untuk saat ini saya tidak mengarah pada penjelasan secara harfiah, namun saya coba melihat dari sisi imajinasi dan pemaknaan secara filosofis.<span id="more-298"></span></p>
<p><strong>Impian lebih kita kenal dari kata mimpi</strong>, yang berarti bunga tidur. Yang bisa dirasakan ketika seseorang sedang tidur. Kalau kata <strong>Sigmun Freud</strong>, mimpi itu adalah realitas alam bawah sadar manusia. Nah, ketika kita sudah bangun, maka realitas mimpi itu tidak lagi mampu hadir dalam penglihatan kita. Hilang sirna.</p>
<p>Makanya ada orang yang suka sebel kalau saat mimpi indah, terus ada yang bangunin. Huh&#8230;. Sebelnya bukan main deh. Apalagi mimpinya jadi orang kaya, pasti lebih kesal lagi tuh.</p>
<p>Tapi kalau hidup bahagia dan menjadi orang kaya hanya bisa dirasakan dikala tidur, apalah gunanya? Ngga bisa dirasakan dalam alam nyata. Percuma saja. Makanya pesan orang tua saya, jangan kelamaan tidur, karena yang kelihatan cuman gelap. Dan itu selalu saya ingat sampai sekarang.</p>
<p>Sobat&#8230;.</p>
<p>Dalam kehidupan sehari-hari kita tak luput dari impian hidup yang menyenangkan. <a href="http://fadlymuin.com/motivasi/motivasi-bisnis/sudah-siapkah-anda-mulai-berbisnis.mental.html" target="_blank"><strong>Mulai berbisnis</strong></a> dan Bisa hidup nyaman, bahagia serta berkecukupan. Dan itu sangat alamiah. Sah-sah saja.  Namun terkadang impian itu hanya bersifat bualan emosional belaka. Hanya menjadi hayalan yang tak berguna dan sering mendapat cemooh. Jangan suka ngayal deh, nanti kesambet loh&#8230; begitu kira-kira godaan orang-orang disekitar kita ketika melihat kita sedang terdiam. Ntah itu saat kita berfikir beneran, menghayal atau lagi ada masalah serius dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Teman setia saya adalah fikiran saya, </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>dan penghibur kami adalah impian.</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><br />
</strong></p>
<p>Tahukah anda sebenarnya impian itu adalah penggerak langkah anda selama ini. Hanya saja anda tidak menyadari, karena anda masih suka membungkusnya dengan kalimat-kalimat yang sinis.</p>
<p><strong><em>Misalnya;</em></strong></p>
<ul>
<li>Sinis         : Dalam keadaan susah seperti ini kalau ngga kerja mau makan apa?</li>
</ul>
<ul>
<li>Impian   : Saya harus mendapatkan pekerjaan yang lebih baik! Demi masa depan yang lebih baik!</li>
</ul>
<p>Coba anda perhatikan perbedaannya. Sebenarnya impian anda adalah <strong>mendapat pekerjaan yang baik demi masa depan  yang lebih baik</strong>.</p>
<p>Jika anda terbiasa menggunakan kalimat-kalimat  yang berorientasi pada impian, <a href="http://fadlymuin.com/motivasi/motivasi-mental/yakin-adalah-modal-dasar-meraih-impian.mental.html" target="_blank"><strong>saya yakin</strong></a>, setiap hari akan berkurang orang-orang yang berfikiran negatif dan sinis.</p>
<p>Melakukan sesuatu hal, karena keinginan untuk meraih sesuatu, akan lebih menyenangkan. Daripada melakukan sesuatu karena terpaksa. Dan melakukan Sesuatu karena terpaksa, sungguh memuakkan dan menyedihkan.</p>
<p><strong>Kenapa impian menjadi penting bagi anda?</strong></p>
<p>Jika anda mau sedikit merenungkan. Bahwasanya impian itu bisa anda kemas dalam sebuah tindakan nyata. Penuh energi dan semangat yang tiada henti. Sekali lagi, Hanya jika anda mau melakukannya.</p>
<p>Banyak di antara kita merasa kehilangan gairah hidup, hampa dan tak bernilai. Semua itu karena hilangnya gambaran tentang kebahagiaan, yang bisa di capai kelak, dimasa yang akan datang.</p>
<p>Jika seseorang hanya menjalani hidup seadanya dan hanya untuk bertahan hidup. Bekerja dan berdagang hanya untuk mencukupi hidup apa adanya. Buat saya, ini adalah kehidupan yang tidak bergairah. Tidak harmonis dan romantis.</p>
<p>Mungkin selama ini anda sudah bisa hidup cukup dengan penghasilan anda selama ini. Namun anda tetap mengakui, bahwa hidup anda tidak bergairah. kemungkinan anda telah  kehilangan impian yang sesungguhnya.</p>
<p>Jika anda ingin menjadikan hidup anda lebih bergairah. Memiliki kekuatan yang tidak anda duga sebelumnya, maka mulailah menggali impian paling kuat yang anda pendam selama ini. Karena anda tidak akan pernah tahu, bagaimana kekuatan impian itu bekerja jika anda tidak menerapkannya.</p>
<p>Pendapat yang umum berkembang tentang orientasi sebuah impian adalah harta. Bagi saya itu tidak sepenuhnya bisa diterima. Lalu bagaimana dengan orang yang sudah mencapai titik itu, memiliki harta yang cukup, bahkan berlebih. Mungkin impiannya adalah memiliki waktu yang luang untuk selalu berkumpul dengan keluarga, bisa berbagi dengan orang lain dan sebagainya.</p>
<p>Begitu banyak impian yang bisa kita gali yang kemudian mampu memberikan kita kekuatan baru untuk memulai hidup ini, sekali lagi jika anda mau melakukannya.</p>
<p>Baiklah, cukup sampai disini dulu. Saya tidak ingin menyempitkan pemahaman anda tentang kekuatan impian. saya yakin anda memiliki impian yang berbeda dengan orang lain. Saya hanya berusaha merangsang anda untuk mengingat dan memahami impian anda. syukur-syukur jika anda termotivasi.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan anda, apakah anda sudah memiliki impian?</p>
<p>Kita obrolin yuk&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/kekuatan-impian-pentingkah-bagi-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Resiko Hidup Mutlak Anda Hadapi</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/resiko-hidup-mutlak-anda-hadapi.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=resiko-hidup-mutlak-anda-hadapi</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/resiko-hidup-mutlak-anda-hadapi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 17:53:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[kegagalan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[ketakutan]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[resiko hidup]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadlymuin.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[Apa sih resiko hidup itu?. Resiko Hidup seperti apa yang harus kita hadapi? Kenapa kata Resiko Hidup begitu mengerikan bagi kalangan tertentu. Sebab sebuah kondisi hidup yang mengandung resiko, di dalam fikiran sebagian orang, itu adalah kondisi yang sangat mengerikan. Resiko Hidup tersebut bisa mengakibatkan malapetaka yang teramat hebat bagi kelangsungan hidup selanjutnya. Padahal sebenarnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fresiko-hidup-mutlak-anda-hadapi.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fresiko-hidup-mutlak-anda-hadapi.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-289" title="resiko hidup" src="http://fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/02/images.jpg" alt="resiko hidup" width="125" height="94" />Apa sih resiko hidup itu?.</strong></p>
<p><strong>Resiko Hidup seperti apa yang harus kita hadapi?</strong> Kenapa kata <strong>Resiko Hidup</strong> begitu mengerikan bagi kalangan tertentu. Sebab sebuah kondisi hidup yang mengandung resiko, di dalam fikiran sebagian orang, itu adalah kondisi yang sangat mengerikan. Resiko Hidup tersebut bisa mengakibatkan malapetaka yang teramat hebat bagi kelangsungan hidup selanjutnya.<span id="more-284"></span></p>
<p>Padahal sebenarnya hidup ini <img title="More..." src="http://fadlymuin.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" width="1" height="1" />senantiasa dilingkari oleh segenap resiko. Hanya saja selama ini sebagian orang tidak menyadarinya. Karena dimata mereka, <strong>resiko hanyalah sebuah Situasi-Akibat. Situasi yang extrim, mengerikan dan perlu dijauhi, bahkan sejauh-jauhnya.</strong> Segitu menakutkannya resiko, sampai-sampai kata resiko identik dengan akibat fatal yang hanya bermakna negatif.</p>
<p>Banyak orang ingin merasakan kesenangan hidup dan <strong><a href="http://fadlymuin.com/motivasi/peluang-sukses/bagaimana-mendekati-kesuksesan.mental.html" target="_blank">menggapai kesuksesan</a>.</strong> Namun enggan menerima segala resikonya. Baginya kesenangan hidup bisa diperoleh dengan berbagai cara, asal tidak mengandung resiko hidup yang mengerikan itu. Maka tak jarang mereka menggunakan cara-cara yang menyimpang. Sebagai fakta sosial, tindakan korup serta kejahatan sosial terus meningkat, meraja-lela dimana-mana. Rasa aman sudah menjadi barang langkah sekarang ini. Suap-menyuap sudah membudaya dan menjadi aktifitas yang menyenangkan.</p>
<p>Kondisi seperti itu hanyalah sebagian kecil prespektif lain dari ketakutan seseorang untuk mengambil sebuah resiko hidup. Padahal jika di fikir-fikir, tindakan-tindakan menyimpang tersebut, mengandung resiko yang sangat luar biasa. Melebihi resiko hidup sesungguhnya, yang selama ini mereka takutkan. Korupsi, suap-menyuap, rampok, jembret dan lain sebagainya, resikonya hukuman penjara / hukuman mati bahkan pengasingan sosial. Kalaupun lolos, hidupnya tidak tentram, selalu gundah dan tidak teratur.</p>
<p>Namun kenapa toh jalur seperti itu tetap saja menjadi pilihan hidup. Cari kerja susah, makan susah, terpaksa dan lain-lain selalu menjadi alasan klasik yang melegalkan tindakannya. Hal ini tak lain berkaitan dengan penyakit atau <a href="http://fadlymuin.com/motivasi/motivasi-mental/daftar-virus-mental-yang-merusak-masa-depan-dan-bagaimana-mengatasinya-1.mental.html"><strong>virus mental</strong></a> yang telah membelenggu dirinya selama ini.</p>
<p>Didalam kehidupan ini sering sekali kita dihadapkan oleh berbagai <a href="http://fadlymuin.com/motivasi/motivasi-sikap/pilihan-hidup-ada-di-tangan-anda.mental.html"><strong>pilihan hidup</strong></a>. Dan pilihan-pilihan tersebut terkadang membuat kita bingung, gentar, ragu-ragu yang semua itu sangat mempengaruhi masa depan kita.</p>
<p>Disinilah letak kekuatan diri seseorang. Kekuatan untuk memilih Ketika ia dihadapkan oleh beberapa pilihan. Mana pilihan yang paling ideal serta mampu kita lakukan.</p>
<p>Dalam situasi seperti itu, terkadang kita lupa tips menentukan jalan hidup. Saya, anda dan juga sebagian yang lainnya, masih terbiasa melihat unsur kesulitannya saja. Tidak melihat dari unsure kebaikannya.</p>
<p><em>Perumpamaannya seperti ini:</em></p>
<blockquote><p><strong>jika anda melihat sebuah gunung, anda tidak akan pernah tahu obyek apa yang berada dibalik gunung tersebut. karena pandangan anda terhalang oleh gunung.</strong></p></blockquote>
<blockquote><p>Nah gunung itu adalah <strong>mental anda</strong> sedangkan obyek dibalik gunung itu adalah <strong>keinginan anda</strong>. karena selama ini anda selalu terhalang oleh mental anda, maka keinginan anda tidak akan pernah tercapai.</p></blockquote>
<p>Selama ini Anda hanya melihat gunung yang tinggi dan sulit, bahkan sangat beresiko untuk di raih, anda tidak pernah melihat keinginan anda yang berada dibalik gunung itu.</p>
<p>Rekan-rekan, jika anda ingin menikmati kehidupan yang anda inginkan, maka <strong>resiko hidup mutlak anda hadapi.</strong> Jika anda tetap enggan menerima segala konsukuensi dari pilihan hidup anda, maka JANGAN menuntut banyak atas perubahan hidup yang ideal menurut ukuran anda.</p>
<p>Namun saya berharap artikel ini memberi dampak yang luar biasa bagi kemajuan mental siapa saja yang membacanya. Oleh karena itu, saya berteriak kepada anda! mari kita sama-sama, dakilah gunung itu! Mari kita raih obyek dibalik gunung itu. Sebab segala pilihan hidup yang sudah kita tetapkan, Tentu mengandung resiko yang setimpal. Namun dibalik keberanian kita menerima resiko itu, ada hadiah yang telah menanti kita. yaitu <strong>impian hidup yang sangat kita idam-idamkan.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/resiko-hidup-mutlak-anda-hadapi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MOTIVASI MENULIS DEMI PENGEMBANGAN DIRI</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/motivasi-menulis-demi-pengembangan-diri.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=motivasi-menulis-demi-pengembangan-diri</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/motivasi-menulis-demi-pengembangan-diri.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 02:05:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap Mental]]></category>
		<category><![CDATA[cara menulis]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan diri]]></category>
		<category><![CDATA[tehnik menulis]]></category>
		<category><![CDATA[tips menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadlymuin.com/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[MOTIVASI dan MENULIS adalah kata yang sangat biasa dan umum kita dengar. Tapi coba kita gabungkan menjadi MOTIVASI MENULIS. Maknanya akan memberikan efek yang berbeda. Bahkan memberikan penekanan yang lebih spesifik. Akan sebuah aktifitas menulis. Rekan-rekan sekalian, seperti yang kita tahu, bahwa dengan menulis, banyak sekali manfaat yang bisa kita petik. Dengan menulis, cakrawala berfikir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fmotivasi-menulis-demi-pengembangan-diri.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fsikap-mental%2Fmotivasi-menulis-demi-pengembangan-diri.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-235" title="Motivasi Menulis." src="http://fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/02/images2.jpg" alt="Motivasi Menulis." width="111" height="74" /><strong>MOTIVASI</strong> dan <strong>MENULIS</strong> adalah kata yang sangat biasa dan umum kita dengar. Tapi coba kita gabungkan menjadi <strong>MOTIVASI MENULIS</strong>. Maknanya akan memberikan efek yang berbeda. Bahkan memberikan penekanan yang lebih spesifik. Akan sebuah aktifitas menulis.</p>
<p>Rekan-rekan sekalian, seperti yang kita tahu, bahwa dengan menulis, banyak sekali manfaat yang bisa kita petik. Dengan menulis, cakrawala berfikir kita akan semakin luas, tajam dan kritis. Terbiasa menulis, akan melatih otak dan membentuk pola fakir yang visioner. Kesemua itu akan mengarah pada pengembangan diri seutuhnya.<span id="more-236"></span></p>
<p>Akan tetapi ada saja kendala yang biasa menghadang kita untuk mulai menulis. Tidak bakat dan tidak tahu cara menulis, adalah alasan klasik yang senantiasa menghadang untuk kita tetap menulis.</p>
<p>Jika anda mengalamin kendala dalam hal menulis coba tanyakan kembali ke diri anda, apa yang mendorong anda menulis dan manfaat apa yang bisa anda dapatkan dari menulis. Kemungkinan besar pertanyaan tersebut bisa membantu anda. pertanyaan dasar tersebut mampu menggugah ego kita. agar mau dan tetap melakukan aktifitas menulis.</p>
<p>Beberapa alasan umum yang mendorong kebanyakan orang untuk menulis adalah:</p>
<ul>
<li><strong>Menulis Untuk Mengisi waktu</strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Menulis Guna Up date blog</strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Menulis Untuk Memberikan informasi</strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Menulis Untuk Tujuan Komersil</strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Menulis karena memang Sudah Tugas</strong></li>
</ul>
<ul>
<li>Dan lain-lain&#8230;</li>
</ul>
<p>Anda berada dimana?</p>
<p>Relatiflah, masing-masing orang punya alasan sendiri-sendiri.</p>
<p>Saya sendiri mengalami kendala saat awal-awal mulai blogging. Sulit sekali rasanya menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Menyusunnya kata demi kata, paragraph demi paragraph, melakukan improvisasi, wah lumayan deh bikin kening mengkerut. Apalagi ada gangguan-gangguan kecil. Anaklah merengek, perutlah lapar, dan lain sebagainya.</p>
<p>Namun seiring dengan waktu, rasanya aktifitas menulis sudah merupakan bagian dari kegiatan sehari-hari.</p>
<p>Sebenarnya banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh dari menulis. Dan yang paling membawa manfaat menonjol, kita akan menerima efek positif yang luar biasa. Yaitu demi pengembangan diri.</p>
<p><strong>Pengembangan Diri penting sekali</strong>. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas. Baik itu untuk kepentingan di dunia kerja, bisnis, maupun aktifitas sosial lainnya. Namun sekiranya anda tidak yakin dan tidak puas. Anda juga boleh menengok artikel lain yang berhubungan dengan menulis. Namun saya yakin, muaranya menuju pada alasan  &#8220;<strong>pengembangan diri</strong>&#8220;.</p>
<p>Coba deh kita lihat, para blogger. Lihat tulisan-tulisannya. Coba perhatikan artikelnya di awal-awal ngeblog. Bandingkan dengan tulisan paling terahirnya. Saya yakin, kualitas penulisannya akan jauh lebih baik. Karena unsur latihan dan pengembangan diri sangat memainkan peranan, bagi  seseorang untuk tetap termotivasi menulis.</p>
<p>Bagi anda yang belum tergerak untuk mulai menulis. saran saya, mulailah menulis dari sekarang. Tidak perlu sempurna, yang penting mulai saja dulu. Pelan tapi pasti, kualitas penulisan anda akan menjadi lebih baik. Percaya deh!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/sikap-mental/motivasi-menulis-demi-pengembangan-diri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

