<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Motivasi Mental &#187; peluang sukses</title>
	<atom:link href="http://www.fadlymuin.com/category/peluang-sukses/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.fadlymuin.com</link>
	<description>Tentang Motivasi, Pengembangan Diri dan Bisnis Secara Umum</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 17:02:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Bisnis Sampingan Boleh Asal Serius</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/peluang-sukses/bisnis-sampingan-boleh-asal-serius.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=bisnis-sampingan-boleh-asal-serius</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/peluang-sukses/bisnis-sampingan-boleh-asal-serius.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 14:14:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[peluang sukses]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis sampingan]]></category>
		<category><![CDATA[peluang bisnis sampingan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=700</guid>
		<description><![CDATA[Apapun kegiatan yang dilakukan dengan serius presentasi keberhasilannya lebih besar dibandingkan apabila dilakukan dengan tidak serius. Begitupun dalam bisnis. Walau predikat kegiatannya masih berkonotasi sampingan, tapi apabila dilakukan dengan serius, maka bisnis sampingan memiliki peluang keberhasilan yang jauh lebih besar. Saya berasumsi, bahwa sebagian masyarakat awam, masih memandang kecil terhadap kegiatan usaha atau bisnis sampingan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fpeluang-sukses%2Fbisnis-sampingan-boleh-asal-serius.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fpeluang-sukses%2Fbisnis-sampingan-boleh-asal-serius.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-701" title="bisnis sampingan" src="http://www.fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/10/bisnissampingan.jpg" alt="bisnis sampingan" width="111" height="116" />Apapun kegiatan yang dilakukan dengan <span style="text-decoration: underline;">serius</span> presentasi keberhasilannya lebih besar dibandingkan apabila dilakukan dengan <span style="text-decoration: underline;">tidak serius</span>.</p>
<p>Begitupun dalam bisnis. Walau predikat kegiatannya masih berkonotasi sampingan, tapi apabila dilakukan dengan serius, maka bisnis sampingan memiliki peluang keberhasilan yang jauh lebih besar.<span id="more-700"></span></p>
<p>Saya berasumsi, bahwa sebagian masyarakat awam, masih memandang kecil terhadap kegiatan usaha atau bisnis sampingan yang mungkin sedang dilakoni, atau mungkin masih dalam perencanaan.</p>
<p>Tentu saja pandangan seperti itu, akan menarik logika bisnis yang sempit. Sehingga ia senantiasa menempatkan konteks bisnisnya dalam skala yang kecil.</p>
<p>Padahal jika konteks “Kecil” terhadap bisnis sampingan itu di singkirkan, bukan tidak mungkin, untuk mendapatkan hasil yang luar biasa. Hasil yang di luar perkiraan orang-orang pada umumnya.</p>
<p>Oleh karena itu, sudah sepantasnyalah kegiatan bisnis yang kita rintis  di tempatkan dalam konteks yang proporsional dan terencana. Dan semua itu akan semakin berkualitas jika kita laksanakan dengan penuh keseriusan.</p>
<p>Berkaitan dengan bisnis sampingan, saya meramalkan, bahwa banyak di antara kita yang ingin pindah kuadran dari pekerja menjadi pebisnis. Dari karyawan menjadi boss. Tapi masih ragu dan takut untuk benar-benar beranjak dari status sekarang.</p>
<p>Ada 2 pertimbangan utama :</p>
<ol>
<li>Tidak      Mau  Meninggalkan Zona Nyamannya</li>
<li>Takut  Meninggalkan Zona Nyaman itu</li>
</ol>
<p>Kedua pertimbangan ini tidak mudah untuk menghapusnya dari karakter / mind set seseorang. Karena hal ini sudah menjadi akar dan untuk merubahnya bukanlah pekerjaan mudah. Perlu daya ungkit yang benar-benar pas. Pas di hati pas di Logika.</p>
<p>Nah salah satu alat untuk melakukan mutasi kuadran adalah dengan cara merintis sebuah bisnis dan bisnis itu kita beri judul Bisnis Sampingan. Mengapa? Yah karena pekerjaan utama belum bisa di gantikan 100% oleh bisnis yang baru di bangun tersebut.</p>
<p>Sang aktor tentu perlu waktu untuk membangun kepercayaan dirinya.</p>
<p>kondisi seperti itu masih sangat premature. Jika sang aktor tidak siap dengan factor-faktor yang akan mempengaruhi perjalanan bisnisnya kelak. Maka bisa jadi ia akan gugur sebelum berperang.</p>
<p>Sekali lagi mutasi kuadran ini bukanlah persoalan mudah. Banyak hal yag musti di rubah dan pasti berubah dalam melakukannya. Terutama masalah Mind Set.</p>
<p>Jadi jika kebetulan anda berniat untuk merintis Bisnis Sampingan, maka lakukanlah dengan SERIUS.</p>
<p>Kalau sudah serius pasti berhasil?</p>
<p>Yang serius saja belum tentu berhasil apalagi tidak serius.. setuju tidak?</p>
<blockquote><p>Pribadi yang Melakukan sesuatu dengan antusias dan Serius, peluang keberhasilannya lebih besar dibandingakn dengan pribadi yang melakukan dengan perasaan apatis dan sambil lalu</p></blockquote>
<p>walau keseriusan bukan jaminan, tapi keseriusan mendekati keberhasilan</p>
<p>Selamat Berjuang</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fpeluang-sukses%2Fbisnis-sampingan-boleh-asal-serius.html&amp;t=Bisnis%20Sampingan%20Boleh%20Asal%20Serius" id="facebook_share_button_700" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_700') || document.getElementById('facebook_share_icon_700') || document.getElementById('facebook_share_both_700') || document.getElementById('facebook_share_button_700');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_700') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/peluang-sukses/bisnis-sampingan-boleh-asal-serius.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peluang Bisnis : “Sesuaikan Dengan SELERA Anda”</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/peluang-sukses/peluang-bisnis-%e2%80%9csesuaikan-dengan-selera-anda%e2%80%9d.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=peluang-bisnis-%25e2%2580%259csesuaikan-dengan-selera-anda%25e2%2580%259d</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/peluang-sukses/peluang-bisnis-%e2%80%9csesuaikan-dengan-selera-anda%e2%80%9d.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 07:55:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[peluang sukses]]></category>
		<category><![CDATA[peluang bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[peluang usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=610</guid>
		<description><![CDATA[Bicara Peluang Bisnis tidak ada habisnya. Kegiatan ini memang butuh kejelian dan konsentrasi yang cukup baik. Agar peluang bisnis yang di maksud bisa benar-benar di dapatkan dan di realisasikan menjadi mesin duit. Kemana dan bagaimana memperoleh sebuah Peluang Bisnis yang menjanjikan, bukan pekerjaan mudah. Tapi bagi sebagian orang yang sudah terbiasa dan memiliki jam terbang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fpeluang-sukses%2Fpeluang-bisnis-%25e2%2580%259csesuaikan-dengan-selera-anda%25e2%2580%259d.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fpeluang-sukses%2Fpeluang-bisnis-%25e2%2580%259csesuaikan-dengan-selera-anda%25e2%2580%259d.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-612" title="mencari peluang bisnis" src="http://www.fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/07/hv.jpg" alt="mencari peluang bisnis" width="116" height="77" />Bicara <strong>Peluang Bisnis</strong> tidak ada habisnya. Kegiatan ini memang butuh kejelian dan konsentrasi yang cukup baik. Agar peluang bisnis yang di maksud bisa benar-benar di dapatkan dan di realisasikan menjadi mesin duit.</p>
<p>Kemana dan bagaimana memperoleh sebuah <a href="http://www.fadlymuin.com/belajar-bisnis/toko-online-bisnis-rumahan-yang-menjanjikan.html" target="_blank"><strong>Peluang Bisnis yang menjanjikan</strong></a>, bukan pekerjaan mudah. Tapi bagi sebagian orang yang sudah terbiasa dan memiliki jam terbang yang tinggi, hal ini justru bukanlah masalah. Bagi mereka <a href="http://www.fadlymuin.com/belajar-bisnis/ingin-buka-usaha-berfikirlah-simple.html" target="_blank">bisnis adalah pekerjaan simple!</a><span id="more-610"></span></p>
<p>Jika kita mau memahami lebih dalam. Sebenarnya peluang bisnis itu ada dimana-mana. Tanpa kita sadari, peluang itu selalu bertebaran dimanapun kita berada. Hanya saja, tidak semua orang mau melakukan itu. Dan tidak semua orang sanggup melakukan itu.</p>
<p>Saat kita bertemu seseorangpun kita bisa dengan cepat menangkap peluang yang ada. Caranya bisa bermacam-macam, tergantung usaha dan niat kita untuk lebih dalam mencermati benda-benda yang kita temui disekitar kita.</p>
<p>Seperti saat saya memutuskan untuk memproduksi <strong>kaos anak-anak</strong> yang di hiasi gambar-gambar kartun berbahan flannel. Hal itu berawal dari melihat anak kecil. <em>Sesederhana itu kah</em>? yah ! Simple khan?</p>
<p>Dari situ bisa di kembangkan kemudian,  sedikit demi sedikit.  Sampai akhirnya jadilah: <a href="http://unakunik.com" target="_blank"><strong>Kaos Flanel Anak-Anak.</strong></a></p>
<p>Awalnya produk itu hanyalah kaos biasa, hanya karena ini sudah bicara bisnis, makanya sedapat mungkin di kemas lebih kreatif, agar memiliki nilai lebih dan  nilai jual di pasaran.</p>
<p>Nilai lebihnya adalah : gambarnya identik dengan anak-anak, bahannya terbuat dari flannel warna-warni, bisa pakai nama pribadi lagi. Yang lebih berkesan personal dan tidak pasaran, jualannya lewat internet.</p>
<p>Itu hanyalah contoh bahwa selagi kita mau dan kita niat untuk melakukannya, insyaAllah saya yakin bisa berjalan dengan baik kok.</p>
<p>Seperti pertanyaan yang biasa di terima <a href="http://mashengky.com/bisnis/bisnis-untuk-newbie-sebaiknya-cari-mentor.html/trackback" target="_blank"><strong>mashengky</strong></a>: “<em>Mas hengky…bisnis apa yang cocok untuk saya</em>?” saya bisa memahami, kenapa mas Hengky bingung menjawabnya. Karena bisnis yang cocok bagi seseorang, yang tau dan paham hanyalah yang bersangkutan sendiri. Karena dialah yang akan menjalankan bisnis itu.</p>
<p>Oleh karena itu jika anda sudah menemukan secercah Peluang Bisnis dan anda masih ragu untuk melakukannya, mungkin saran berikut ini berguna bagi anda : Landasan pemikirannya begini :</p>
<p><strong><em>“setiap orang seleranya berbeda-beda. Maka dari itu, jika ingin berbisnis, sesuaikanlah bidang bisnis itu dengan selera anda sendiri, Bukan selera orang lain”</em></strong></p>
<p>Bagaimana dengan pangsa pasarnya?</p>
<p>Inilah dilema yang di alami pebisnis pemula. Menyelaraskan antara keinginan dan pasar. Memang…  pasar itu penting! Walau kita suka dengan bisnis yang akan kita jalankan tapi tidak ada yang respon, percuma! Bisnis kita akan tandus, kering dan akhirnya punah.</p>
<p>Sebaliknya, walau ada pasar tapi anda tidak selera menjalankannya, sama juga. Anda bisa tergilas dan terjungkal oleh competitor yang progresif.</p>
<p>Jalan satu-satunya anda harus menyesuaikan antara keinginan anda dan pasar yang akan anda bidik. Harus ada keseimbangan. Itu saja.</p>
<p>Jika di awal anda sudah bingung. Menentukan bisnis saja sudah bingung apalagi menjalankannya. Agar tetap termotivasi, silahkan gunakan landasan yang saya sarankan di atas. Seiring dengan waktu, secara alamiah, jiwa kreatif anda akan terpanggil. Otomatis!</p>
<p>Selamat mencoba!</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fpeluang-sukses%2Fpeluang-bisnis-%25e2%2580%259csesuaikan-dengan-selera-anda%25e2%2580%259d.html&amp;t=Peluang%20Bisnis%20%3A%20%E2%80%9CSesuaikan%20Dengan%20SELERA%20Anda%E2%80%9D" id="facebook_share_button_610" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_610') || document.getElementById('facebook_share_icon_610') || document.getElementById('facebook_share_both_610') || document.getElementById('facebook_share_button_610');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_610') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/peluang-sukses/peluang-bisnis-%e2%80%9csesuaikan-dengan-selera-anda%e2%80%9d.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memahami Kembali Arti Peluang Usaha</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/peluang-sukses/memahami-kembali-arti-peluang-usaha.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=memahami-kembali-arti-peluang-usaha</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/peluang-sukses/memahami-kembali-arti-peluang-usaha.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 17:06:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[peluang sukses]]></category>
		<category><![CDATA[entreprenuer]]></category>
		<category><![CDATA[kesempatan bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[melihat peluang]]></category>
		<category><![CDATA[mencari peluang]]></category>
		<category><![CDATA[peluang]]></category>
		<category><![CDATA[peluang usaha]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=548</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana sebenarnya anda memaknai arti sebuah peluang usaha? Apakah selama ini anda memaknai bahwa peluang usaha itu benar-benar Sebuah Peluang yang menjanjikan?  Dan apakah Peluang tersebut dapat memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anda, untuk merebut semua manfaat yang ada didalamnya? Tentu saja itu adalah harapan yang paling ideal! Bahwa sebuah peluang usaha itu, esensinya adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fpeluang-sukses%2Fmemahami-kembali-arti-peluang-usaha.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fpeluang-sukses%2Fmemahami-kembali-arti-peluang-usaha.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><strong> </strong></p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-549" title="peluang usaha" src="http://www.fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/06/afasf-104x125.jpg" alt="peluang usaha" width="104" height="125" />Bagaimana sebenarnya anda memaknai arti sebuah peluang usaha? Apakah selama ini anda memaknai bahwa peluang usaha itu benar-benar <strong>Sebuah Peluang</strong> yang menjanjikan?  Dan apakah Peluang tersebut dapat memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anda, untuk merebut semua manfaat yang ada didalamnya?</p>
<p>Tentu saja itu adalah harapan yang paling ideal!</p>
<p>Bahwa sebuah peluang usaha itu, esensinya adalah asas manfaat. Semua kondisi yang di tawarkan kepada anda, adalah penawaran terhadap sebuah aktifitas bisnis yang pantas untuk anda geluti dan tentu saja bisa memberikan keuntungan yang luar biasa kepada anda.<span id="more-548"></span></p>
<p>Dengan catatan, jika peluang usaha yang dimaksud benar-benar  di manfaatkan dan di kemas sedemikian rupa sehingga bisa memberikan manfaat yang di harapkan.</p>
<p>Lalu bagaimana jika hal itu berlaku sebaliknya. Dengan menggunakan logika terbalik. Bahwa tidak semua peluang usaha yang anda anggap tepat, benar-benar bisa klop dengan apa yang anda harapkan.</p>
<p>Karena perlu juga di garis bawahi, bahwa peluang usaha adalah sebuah ruang kreasi yang independent dan mandiri. Dan bukanlah sebuah kegiatan yang ikut-ikutan demi mengikuti sebuah trend dan gaya hidup semata.</p>
<p>Misalkan ada teman anda yang berbisnis yy anda ikutan juga bisnis yy. karena menurut teman anda, bisnis yy adalah Peluang Usaha! Bisnis ini sangat menjanjikan dan prospektif. Padahal belum tentu bisnis yy cocok dengan anda.</p>
<p>Mengapa saya katakan demikian, sebab saya merasakan dan menyimak selama ini,  baik dari perbincangan dengan teman-teman, lingkungan dan juga dari wacana-wacana yang berkembang di masyarakat. Saya merasakan bahwa sebagian dari mereka masih menempatkan hakikat peluang usaha, sebagai suatu lahan usaha yang sengaja disediakan untuk seseorang. Bukan sebagai ruang kosong yang bisa di isi dengan  kreatifitas dan inovasi.</p>
<p>Seandinya sebuah pertanyaan saya coba lontarkan kepada anda, begini&#8230; <strong></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Jika anda ingin berjualan suatu produk, apakah anda akan berjualan di tempat yang tidak ada pesaingnya? Atau anda akan berjulan berdekatan dengan pedagang lain yang produknya serupa dengan produk milik anda?</p>
<p>Sebab masih banyak yang berpendapat bahwa  saya ingin berjualan produk tertentu,  karena disini belum ada orang yang menjual produk tertentu tersebut.</p>
<p>Jika anda ingin berjualan computer, dimana tempat berjualan yang anda pilih. Apakah berjualan di glodok yang notabene semua pedagang disitu berjualan computer. Atau anda akan berjualan di tanah abang, yang rata-rata pedagang disana berjualan baju-baju grosiran. Mana yang anda pilih?</p>
<p>Sekarang, jika saya bertanya lagi kepada anda, jika anda ingin membeli computer, kemanakah anda akan pergi, apakah ke glodok atau ke tanah abang?</p>
<p>Sekarang anda pasti sudah bisa menebak dan mengangguk-anggukan kepala. Kemana arah pembicaraan ini bukan  ?</p>
<p>Pesannya adalah, setiap detik adalah peluang, dan anda memiliki kesempatan di celah-celah hentakan itu untuk melihat dan mengambil peluang itu. <strong>Hanya Jika anda <span style="color: #ff0000;">Serius</span><em><span style="color: #ff0000;">!</span></em></strong></p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fpeluang-sukses%2Fmemahami-kembali-arti-peluang-usaha.html&amp;t=Memahami%20Kembali%20Arti%20Peluang%20Usaha" id="facebook_share_button_548" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_548') || document.getElementById('facebook_share_icon_548') || document.getElementById('facebook_share_both_548') || document.getElementById('facebook_share_button_548');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_548') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/peluang-sukses/memahami-kembali-arti-peluang-usaha.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Mendekati Kesuksesan</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/peluang-sukses/bagaimana-mendekati-kesuksesan.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=bagaimana-mendekati-kesuksesan</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/peluang-sukses/bagaimana-mendekati-kesuksesan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 18:56:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fadlymuin</dc:creator>
				<category><![CDATA[peluang sukses]]></category>
		<category><![CDATA[cara sukses]]></category>
		<category><![CDATA[harga sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fadlymuin.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Apakah anda tahu berapa harga kesuksesan? Seandaianya saja kesuksesan itu berwujud benda, dan bisa di pajang di supermarket. Pasti barangnya akan laris manis layaknya membeli sayuran. Namun sayangnya, kesuksesan tidak dijual bebas. Pertanyaan yang tepat adalah bagaimana membayar harga kesuksesan? Menurut saya ada beberapa nilai yang perlu kia bayarkan untuk mendapatkan kesuksesan. Beberapa dia antaranya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fpeluang-sukses%2Fbagaimana-mendekati-kesuksesan.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fpeluang-sukses%2Fbagaimana-mendekati-kesuksesan.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-69" title="sukses" src="http://fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/01/bola.jpg" alt="sukses" width="128" height="81" /></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="color: #333399;">Apakah anda tahu berapa harga kesuksesan? </span></strong></p>
<p class="MsoNormal">Seandaianya saja kesuksesan itu berwujud benda, dan bisa di pajang di supermarket. Pasti barangnya akan laris manis layaknya membeli sayuran. Namun sayangnya, kesuksesan tidak dijual bebas.</p>
<p class="MsoNormal">Pertanyaan yang tepat adalah bagaimana membayar harga kesuksesan?</p>
<p class="MsoNormal">Menurut saya ada beberapa nilai yang perlu kia bayarkan untuk mendapatkan kesuksesan. Beberapa dia antaranya adalah <em>hasrat, komitment dan waktu. </em>Nilai – nilai lain pasti diperlukan, namun saya ingin kita mensederhanakan diskusi kita. Agar kita lebih sederhana menyikapi arti sebuah kesuksesan. Tidak perlu terlalu rumit.<span id="more-73"></span></p>
<p class="MsoNormal">Kembali ke laptop…. Mengacu dari nilai-nilai yang di maksud di atas. Secara sederhana, Anda tinggal menentukan, anda mau ahli dan sukses dibidang apa. Lalu bayarlah harganya. Beres deh. Tapi, mungkin anda berguman dalam hati, apakah <span> </span>memang segampang itu! Ok, saya bisa meraskan gejolak hati anda. Memang benar,<span> </span>untuk membayar harga kesuksesan tidak semudah membalikan telapak tangan. Karena itulah pemikiran ini saya tuangkan.agar kita bisa sedikit <a title="mendobrak mental kita" href="http://fadlymuin.com/2009/01/mendobrak-potensi-diri/" target="_blank"><strong><span style="color: blue;">mendobrak mental kita</span></strong></a></p>
<p class="MsoNormal">Sampai saat ini, saya belum mendengar definisi secara lengkap dan absolute. Tentang apa itu sukses. Apakah sukses itu kaya, terhormat, disukai banyak orang, popular atau apa? Terlalu banyak definisi abstraktif yang sering kita baca selama ini. Tak jarang membuat kita bingung, sampai akhirnya kita terduduk diam dan tidak melakukan apa-apa.</p>
<p class="MsoNormal">Jika itu terjadi, saran saya cobalah baca buku-buku tentang makna sukses, yang di bahas oleh pakar-pakar. Yang memang berkcimpung di bidang itu. Tapi untuk mempersingkat waktu anda. dalam kesempatan ini saya akan coba menjembatani kebingungan itu.</p>
<p class="MsoNormal">Menurut saya, sukses itu adalah pencapaian <strong><span style="color: #333399;">posisi mental yang ideal</span></strong>. Setidaknya dalam ukuran yang realistis. Yang bisa di cernah dalam batas-batas normatif manusia. (semoga anda tidak tambah bingung…)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Mengacu pada<span> </span>nilai-nilai mental yang ideal itulah. Banyak<span> </span>motivator yang menulisakan makan-makna sukses dan cara mencapainya dengan caranya masing-masing. Semua itu bertujuan menggiring kita untuk mendekat pada gerbang kesuksesan. Karena jika anda sudah mencapai atau setidaknya<span> </span>mendekati<span> </span>pada gerbang sukses. Anda baru<span> </span>bisa memahami dan memaknai sukses itu sendiri.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"><em>Baiklah, berikut<span> </span>ini beberapa cara yang akan membantu anda mendekati gerbang kesuksesan.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"><strong><span style="color: #333399;">Diperlukan Hasrat yang Besar Untuk Sukses </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;">Untuk meraih sukses, hal pertama yang perlu kita tanamkan di dalam diri kita, adalah Hasrat. Bisa juga kita sebut keinginan, niat atau apalagi yang semakna dengan hasrat. Itulah langkah awal yang perlu kita tanamkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;">Sebagian orang mengatakan bahwa niat itu gampang. Eit.. nanti dulu. Memang niat hanyalah keinginan yang lahir dari dalam hati kita. Namun perlu anda ketahui, bahwa niatan itu juga di pengaruhi oleh hal-hal yang tidak kita sadari. Beberapa di antaranya; pesimis, malas, iri, ingin buru-buru. Sampai akhirnya kehilangan niat dan hasrat yang kuat untuk meraih sukses.<strong><br />
</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;">Oleh karena itu, bersihakan niat anda dari segala gangguan-gangguan psikologis seperti itu. Tanamkan hasrat yang kuat untuk memulai.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"><strong><span style="color: #333399;">Mau sukses &#8211; Perlu Komitmen Tinggi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;">Setiap pencapaian yang luar biasa merupakan hasil dari ribuan pencapaian biasa yang tidak pernah dilihat atau dihargai orang. Setiap pencapaian besar adalah hasil dari ratusan dan mungkin ribuan jam upaya menyakitkan, persiapan, belajar, dan latihan yang hanya diketahui oleh sedikit sekali orang.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;">Namun jika anda sudah komit dan bersedia membayar harganya, anda ahirnya akan menuai hasilnya. Saat anda benar-benar mempercayai prinsip latihannya, maka anda akan semakin bersemangat. Karena anda percaya bahwa semakin lama anda harus bekerja untuk mencapai ketinggian, semakin besar imbalan yang akan anda terima nantinya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;">Orang-orang sukses adalah mereka yang bekerja keras dimalam hari sementara teman-teman mereka bersosialisasi, menonton televisi, atau membuang – buang waktu dengan hiburan yang membunuh waktu.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;">
<blockquote>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="color: #333399;"> Untuk Mencapai Kesuksesan Diperlukan Waktu</span></strong></p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;">Untuk mencapai predikat orang Sukses, kita perlu memiliki keahlian khusus di bidang tertentu. Rasanya saya belum menemukan orang sukses tanpa keahlian khusus yang ia miliki.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;">Sementara itu untuk mencapai posisi ahli dalam bidang apapun, memerlukan waktu. Bahkan waktu yang terbilang panjang. Butuh berbulan-bulan dan bertahun-tahun kerja keras pada diri sendiri untuk mewujudkannya. Apakah anda bersedia melakukannya?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"><strong> </strong>Anda perlu menyadari, bahwa tidak ada sukses yang instant. Anda perlu komit untuk<span> </span>menginvestasikan berapapun waktu, yang di perlukan untuk menjadi unggul, dalam bidang yang ingin anda capai. <span> </span>Dan dalam menjalankan prosesnya, bersabarlah. Karena sesuatu yang berharga, dibutuhkan waktu yang panjang, sesuai dengan tingkatan yang ingin anda capai.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;">Dewasa ini banyak orang dalam bisnis masa kini berfikir, bahwa mereka dapat memulainya dari atas. Mereka tergesa-gesa dan tidak mau repot untuk menguasai dasar-dasar pekerjaan mereka. Mereka tidak menyadari bahwa sukses jangka panjang adalah hasil langsung dari menjadi benar-benar unggul dalam pekerjaan yang mereka geluti.</p>
<p class="MsoNormal">Banyak<span> </span>orang yang melakukan pekerjaannya namun tidak benar-benar peduli untuk menjadi yang terbaik dibidang mereka. Mereka puas mengekor dibelakang. Seperti pembalap<span> </span>rata-rata dalam perlombaan road race. Mereka tidak benar-benar melihat dirinya mampu menang<span> </span>dan mereka tidak sungguh-sungguh peduli. Mereka lebih memilih keselamatan daripada pencapaian. Mereka tidak benar-benar ingin <strong><span style="color: blue;">menjadi pemenang</span></strong></p>
<p class="MsoNormal">Sebagai penutup. Satu pertanyaan yang akan membantu anda.</p>
<p class="MsoNormal">Apa yang harus benar-benar saya kuasai untuk mencapai gerbang sukses?</p>
<p class="MsoNormal">
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fpeluang-sukses%2Fbagaimana-mendekati-kesuksesan.html&amp;t=Bagaimana%20Mendekati%20Kesuksesan" id="facebook_share_button_73" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; margin: 5px 0; height:15px; border:1px solid #d8dfea; color: #3B5998; background: #fff url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top right;">Share</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_73') || document.getElementById('facebook_share_icon_73') || document.getElementById('facebook_share_both_73') || document.getElementById('facebook_share_button_73');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_73') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/peluang-sukses/bagaimana-mendekati-kesuksesan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
