<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Motivasi FM &#187; Inspirasi</title>
	<atom:link href="http://www.fadlymuin.com/category/insipirasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.fadlymuin.com</link>
	<description>Motivasi dan Sekitarnya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 06:22:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Modal Kepercayaan Membuka Pintu Rejeki</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/modal-kepercayaan-membuka-pintu-rejeki.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=modal-kepercayaan-membuka-pintu-rejeki</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/modal-kepercayaan-membuka-pintu-rejeki.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 06:19:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1590</guid>
		<description><![CDATA[“Jika anda ingin menjadi orang terpercaya, berarti anda harus berani memikul apapun resikonya” Kalimat itu saya dapat dari seseorang yang saya temui di Manado. Namanya Pak Hans, usianya sudah 60-an.   Kalimatnya tidak persis seperti itu, tapi maknanya tidak jauh berbeda. Beliau adalah tokoh masyarakat, sekaligus dianggap sebagai tokoh agama oleh warga sekitarnya. Mungkin karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fmodal-kepercayaan-membuka-pintu-rejeki.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fmodal-kepercayaan-membuka-pintu-rejeki.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<h4>“Jika anda ingin menjadi orang terpercaya, berarti anda harus berani memikul apapun resikonya”</h4>
<p>Kalimat itu saya dapat dari seseorang yang saya temui di Manado. Namanya Pak Hans, usianya sudah 60-an.   Kalimatnya tidak persis seperti itu, tapi maknanya tidak jauh berbeda.</p>
<p>Beliau adalah tokoh masyarakat, sekaligus dianggap sebagai tokoh agama oleh warga sekitarnya. Mungkin karena sikap beliau yang bersahaja, mau menolong dan humanis dalam bergaul.</p>
<p>Semenjak pertemuan pertama saya sewaktu survey lokasi. Sampai dengan pertemuan-pertemuan berikutnya. Saya merasakan atmosfir positif dari obrolan kami.</p>
<p>Sempat saya renungkan sejenak. Apa makna dibalik rasa percaya itu?<span id="more-1590"></span></p>
<p>Dikatakan olehnya, bukan hanya persoalan materi, lalu kita semata-mata bersikap jujur, lantas orang akan percaya sama kita, bukan hanya seperti itu makna kepercayaan menurutnya.</p>
<p>Dalam berbagai sudut kehidupan, rasa percaya ini mutlak dan sangat strategic digunakan sebagai modal untuk eksis dimanapun. Dalam bentuk apapun. Jika seseorang telah mempercayai kita, maka pintu atau peluang lainnya akan terbuka lebar. Karena kita sudah terpercaya.  Orang lain akan yakin, jika suatu “tugas” atau “amanah” Diserahkan kepada kita, maka kecil kemungkinan untuk orang lain akan kecewa. Bukan sombong, tapi orang lain akan percaya bahwa amanah itu akan beres ditangan orang terpercaya.</p>
<p>Walaupun mungkin, disaat kita mempertahankan tahta kepercayaan kita, banyak tantangan yang harus kita hadapi. Untuk itulah kita butuh berjuang untuk melaluinya. Mungkin kita akan merasa rugi, karena mengeluarkan rupiah, tenaga dan waktu yang tidak sedikit.  Tapi implikasinya pada kehidupan berikutnya akan sangat berguna. Jika kita sudah dikenal dalam satu bidang, maka rasa percaya itu akan menggelinding  bagai bola salju. Semakin lama bola itu menggelinding  maka semakin besar peluang kita untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik.</p>
<p>Orang yang pernah bekerjasama dengan kita, akan berbicara positif tentang apa yang sudah kita berikan padanya. Semakin banyak orang yang percaya, semakin berliptgandalah rasa percaya itu.</p>
<p>Jika kondisi seperti itu terus berputar, maka rejeki dan kebahagiaan akan datang dengan sendirinya. Bukan karena mukjizat. Tapi karena apa yang telah kita tanam, kini mulai berbuah.</p>
<p>Memang, perlu juga disadari, membangun image percaya di jaman sekarang belum bisa dikatakan mudah. karena banyak hal yang mempengaruhinya. Orang lain tentu memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Litaratur yang berbeda, referensi yang berbeda, pergaulan yang berbeda dan pengaruh yang berbeda. semua perbedaan ini tentu mempengaruhi cara pandang, sikap apalagi tindakan.</p>
<p>Tapi disitulah tantangannya. Untuk mendapatkan sesuatu yang besar, tentu kita perlu pengorbanan yang besar pula.</p>
<p>Inilah modal yang akan menjadi kunci pembuka rejeki buat  kita. Mau coba?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/modal-kepercayaan-membuka-pintu-rejeki.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Andai Aku Punya Tangan</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/andai-aku-punya-tangan.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=andai-aku-punya-tangan</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/andai-aku-punya-tangan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2010 06:04:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1392</guid>
		<description><![CDATA[Bersyukurlah kita yang terlahir sempurna. Manusia memang diciptakan paling sempurna daripada makhluk lainnya. Namun tidak semua manusia diciptakan utuh, lengkap. Ada saja yang kurang. Bisa dalam bentuk cacat mental atau cacat tubuh. Tuhan tentu memiliki hak penuh untuk menciptakan itu. Alasan bisa kita ketahui, jika mengkaji lebih dalam dari berbagai sisi dengan sudut pandang yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fandai-aku-punya-tangan.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fandai-aku-punya-tangan.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="size-full wp-image-1409 alignleft" title="tangan.jpg" src="http://www.fadlymuin.com/wp-content/uploads/2010/10/tangan.jpg.jpg" alt="" width="168" height="224" />Bersyukurlah kita yang terlahir sempurna. Manusia memang diciptakan paling sempurna daripada makhluk lainnya.</p>
<p>Namun tidak semua manusia diciptakan utuh, lengkap. Ada saja yang kurang. Bisa dalam bentuk cacat mental atau cacat tubuh. Tuhan tentu memiliki hak penuh untuk menciptakan itu.</p>
<p>Alasan bisa kita ketahui, jika mengkaji lebih dalam dari berbagai sisi dengan sudut pandang yang lebih terpercaya. Tapi untuk pembahasan seperti itu bisa lain kali saja yah..,</p>
<p>Kalau anda melihat foto di samping, itu saya jepret saat belanja bulanan di suatu super market. Aktifitas rutin yang biasa kami lakukan.<span id="more-1392"></span></p>
<p>Sebenarnya sudah lama saya ingin kenal anak itu. Saya benar benar penasaran. Karena sepertinya dia happy saja. Becanda dengan tukang parkir dan beberapa pedagang disitu. Tanpa ada risih sedikitpun.</p>
<p>Istri saya merasa ngeri, mungkin karena kami selalu bersama anak-anak, jadi belum punya jawaban yang tepat untuk pertanyaan mereka.</p>
<p>“ayah,  tangan anak itu kok ga ada?”.</p>
<p>Saya hanya menjawab sekedarnya, “iya Tuhan belum ngasi tangan buat dia nak”.  Tapi tetap saja jawaban seperti itu belum memuasakan mereka. Mata mereka terus saja mengikuti langkah si anak tersebut.</p>
<p>Pada suatu kesempatan saat berbelanja, saya hanya berdua istri, kesempatan ini tidak saya sia-siakan. Saya hampiri dia. Dan dari obrolan kecil itu saya hanya dapat sedikit info plus kesempatan untuk foto bareng.</p>
<p>Namanya Rai, tinggalnya tidak jauh dari tempat kami bertemu, kira-kira 500 meterlah. Rai selama ini diasuh oleh ibunya. Dia tidak menyebutkan bapaknya. Saya menduga bapaknya tidak ada. Entah kemana.</p>
<p>Saat saya menghampiri Rai, dia sedang asyik memandang para pengunjung yang sibuk berbelanja. Dan saat saya foto bareng beberapa orang memandang kami aneh, terutama satpam di situ. Mungkin mereka berfikir saya salah satu orang gila yang sudah kesambet hantu.</p>
<blockquote><p>Teman, memang anak seperti Rai sudah ditakdirkan untuk tidak memiliki tangan. Hanya saya merasa miris, kok kecacatannya di eksploitasi untuk memeras rasa iba banyak orang untuk mengasihaninya. Tidakah ada cara lain untuk tampil lebih baik.</p></blockquote>
<p>Kalau menurut anda bagaimana?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/andai-aku-punya-tangan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memberi Manfaat Kepada Orang Lain</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/memberi-manfaat-kepada-orang-lain.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=memberi-manfaat-kepada-orang-lain</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/memberi-manfaat-kepada-orang-lain.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2010 08:01:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1380</guid>
		<description><![CDATA[Senang sekali rasanya, jika apa yang kita lakukan sedapat mungkin bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Walau hanya berupa motivasi, pandangan dan pemikiran yang bisa membantunya menyelesaikan masalah. Tetaplah itu merupakan anugerah yang membahagiakan. Sebagai pribadi, kita tentau lebih bangga (tapi jangan narsis yah ) kalau apa yang sudah kita lakukan, bisa berdampak positif bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fmemberi-manfaat-kepada-orang-lain.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fmemberi-manfaat-kepada-orang-lain.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Senang sekali rasanya, jika apa yang kita lakukan sedapat mungkin bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Walau hanya berupa motivasi, pandangan dan pemikiran yang bisa membantunya menyelesaikan masalah. Tetaplah itu merupakan anugerah yang membahagiakan.</p>
<p>Sebagai pribadi, kita tentau lebih bangga (tapi jangan narsis yah ) kalau apa yang sudah kita lakukan, bisa berdampak positif bagi orang lain. Apalagi orang tersebut menyertainya dengan tindakan. Uh… surga rasanya.</p>
<p>Banyak hal yang bisa kita manfaatkan untuk menjadi pribadi bermanfaat.<span id="more-1380"></span></p>
<p><strong><em>Misalnya Menulis di Blog</em></strong></p>
<p>Walaupun alasan orang menulis adalah untuk aktualisasi diri, branding atau segala sesuatu yang menyangkut dirinya sendiri. Tapi isinya tetaplah menyiratkan kepentingan orang lain. Walau kadang bersikap narsis, kelihatan egois karena kelewatan brandingnya. Tapi jika ada yang meresponnya dengan positif, maka saya yakin ia akan merenungi dan memperbaiki niatnya dengan sungguh-sungguh.</p>
<p>Asal benar, dia memang memiliki nurani yang positif untuk menyikapi respon positif dari pembacanya. Bukan malah congkak dan memasukkan balon kedalam dadanya. Maka dunia tulis menulis di dunia maya ini akan semakin sejuk.</p>
<p>Saya yakin anda sudah pernah menerima pengakuan jujur, baik itu dari pengunjung tidak tetap, teman atau pembaca yang diam-diam mengagumi pikiran anda. Jika mau di cari, insyaAllah akan terdokumentasi banyak fakta yang mengatakan bahwa anda memang pribadi yang layak mendapatkan itu.</p>
<p>Itulah bukti, bahwa walau tidak ada kesepakatan tertulis, tidak ada janji sejati, tapi niat untuk menyuarakan hal-hal positif untuk mengajak, kerap kita jadikan pedoman dalam menulis di blog.</p>
<p>Memberi manfaat bagi orang lain adalah semboyan mulia yang hanya bisa dirasakan, tapi tidak bisa di lihat. Hanya kita dan Tuhanlah yang mengetahuinya.</p>
<p>Dengan berpedoman seperti itu, maka apapun yang kita tulis, jika menyangkut kepentingan orang lain, memberi nilai tambah bagi banyak orang, maka tak ada lagi alasan untuk merasa malu untuk menulis.</p>
<p><em><strong>Menulis di blog, secara otomatis, kita memposisikan diri sebagai “Teman Diskusi yang solutif”.</strong></em></p>
<p>Zaman modern sudah menciptakan karakter yang individualistis. Setiap orang berlomba-lomba untuk memenuhi kepentingannya sendiri-sendiri. Kemiskinan dan kekayaan sudah hidup berdampingan tanpa ada rasa risih. Satu sama lain semakin curiga. Kejahatan meningkat, kemacetan menciptakan amarah tersendiri dan masih banyak lagi kondisi yang menciutkan nyali untuk berbagi..,</p>
<p>Pokoknya kalau digali terus, dunia ini semakik ngeri.</p>
<p>Kondisi seperti itu menciptakan suasana yang tidak peduli terhadap sesama. Teman menjadi semakin berbahaya. Saling curiga dan selektif memilih kawan sudah terngiang-ngiang ketika kita akan menjalin hubungan baik.</p>
<p>Akibatnya keterasingan sosial semakin melanda negeri ini. Kita semakin kesepian. Tak ada teman berbagi kecuali hanya keluarga sendiri. Itupun kalau tidak disibukkan dengan pekerjaannya.</p>
<p>Maka menjadi blogger yang rutin berbagi informasi, secara otomatis kita akan membuka diri untuk menjadi  teman diskusi yang solutif. Semakin intens proses itu, maka semakin banyak nilai positif yang kita tularkan.</p>
<p>Makanya jangan sesali takdir anda untuk jadi seorang blogger ? teruslah menulis, teruslah berbagi. Karya anda terus dinanti. KLIK!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/memberi-manfaat-kepada-orang-lain.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Sehat Atau Pornografi</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/internet-sehat-atau-pornografi.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=internet-sehat-atau-pornografi</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/internet-sehat-atau-pornografi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2010 06:42:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1313</guid>
		<description><![CDATA[Saya tidak akan mengusik soal definitive apa itu pornografi dan apa itu internet sehat. Saya sangat yakin seyakin-yakinnya. Pembaca blog ini dan juga pengguna internet pada umumnya sudah memiliki deskripsi dan asumsi yang serupa. Baiklah, Semenjak di gulirkan gaung internet sehat. Saya salah satu dari sekian banyak pengguna internet yang turut mendukung kampanye itu. Kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Finternet-sehat-atau-pornografi.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Finternet-sehat-atau-pornografi.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Saya tidak akan mengusik soal definitive apa itu pornografi dan apa itu internet sehat. Saya sangat yakin seyakin-yakinnya. Pembaca blog ini dan juga pengguna internet pada umumnya sudah memiliki deskripsi dan asumsi yang serupa.</p>
<p>Baiklah,</p>
<p>Semenjak di gulirkan gaung internet sehat. Saya salah satu dari sekian banyak pengguna internet yang turut mendukung kampanye itu.  Kita tentu paham bahwa, iklim internet yang sehat akan jauh memberikan peluang untuk berkarya lebih kondusif didalamnya</p>
<p>Sebab kita paham, asumsi negative tentang internet, sudah cukup jamak dikalangan masyarakat. Sebut saja,  masalah penipuan di internet yang marak diberitakan belakangan ini. Tertipu karena  facebook, penipuan internet yang bersifat buaian kekakayaan dan banyak elemen-elemen negative  lainnya,  yang ikut andil memberikan perspektif di masyarakat bahwa internet itu negatif.<span id="more-1313"></span></p>
<p>Salah satu yang turut memberikan kontribusi aktif adalah pornografi.</p>
<p>Tidak sulit menemukan konten pornografi. Kita tinggal mengetik keyword yang berbau “birahi”, seperti  perempuan, gadis, atau yang sejenisnya dan kita tinggal menambahkan embel-embel dibelakangya, dengan sangat cepat google akan membeberkannya.</p>
<p>Tidak heran, seandainya para orang tua, merasa khawatir akan soal ini. Melihat  kemudahan anak-anak mereka mengakses internet. Arus negative bisa dipastikan, akan sangat cepat membius. Bagaikan virus mematikan bisa sekejap mempengaruhi prilaku anak-anak, atau mungkin orang dewasa sekalipun.</p>
<p>Padahal, tidak semua konten di internet berbau porno. Masih banyak bahkan sangat banyak yang bersifat positif dan memberikan pemikiran-pemikiran mencerhakan. Ini satu tantangan tersendiri bagi kita yang berdiri disisi positif untuk bersaing memberikan kontribusi memadai pada pangguna internet.</p>
<blockquote><p>Makanya saya setuju ketika menkominfo  memberi perhatian khusus terhadap konten pornografi. Ini merupakan angin segar untuk para pengguna dan upaya yang maksimal dalam penggunaan internet. Walau masih akan ada kekurangan disana-sini dalam sosialisasi dan implementasi nantinya.</p></blockquote>
<p>Sebab, internet akan banyak sekali memberikan nilai manfaat kepada kita, jika iklim sehat tetap kita jaga tentunya.</p>
<p>Saya sendiri termasuk yang bergantung kepada internet,  untuk hal pemasaran produk di toko online, yang saya kelolah bersama istri. Belum lagi bisnis saya yang akan menyusul, juga berencana menggunakan internet sebagai media promosi.</p>
<p>Juga para UKM yang kini terdukung untuk memperluas pasar sampai  go internasional. Tentu sangat berharap banyak dari iklmi internet yang sehat. Jika internet sudah terasa sehat, maka peluang pasar tentu akan terbuka semakin lebar. Sebab, orang rumahan yang malas mengakses internet, semakin merasa nyaman untuk mulai menggunakan internet.</p>
<p>Apapun sebenarnya, kegiatan kita bisa di koneksikan ke internet. Baik itu untuk kepentingan bisnis, pengembangan diri maupun jalur-jalur lain yang berpeluang untuk membesarkan diri kita.</p>
<p>Jadi internet yang sehat sangat potensial untuk mengakomodir apa yang kita punya. Apa yang bisa kita jual, apa yang bisa kita sumbangkan dan sebagainya.</p>
<p>Bisa anda bayangkan Jika konten-konten pornografi, menguasai internet. Misalkan kita akan mencari pernak pernik ulang tahun anak gadis kita. Kebetulan kita tidak mengetahui apa yang disenangai gadis berusia 17 tahun misalnya. Maka kita coba hunting di google dengan keyword hobby gadis 17 tahun. Mungkin yang keluar malah konten yang syurr.. hmm</p>
<p>Buyar deh rencana memberikan hadiah, justru yang ada kita mendapatkan hadiah <img src='http://www.fadlymuin.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   (semoga saja tidak yah)</p>
<p>Jadi poin penting yang ingin saya ungkap adalah, betapa kita menaruh harapan kepada iklmi internet yang sehat. Sebab banyak dan akan banyak kepentingan yang bisa kita implementasikan dalam dunia internet.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/internet-sehat-atau-pornografi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatasi Rasa Bimbang</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/mengatasi-rasa-bimbang.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mengatasi-rasa-bimbang</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/mengatasi-rasa-bimbang.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 00:41:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1201</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya realitas rasa bimbang tidak pernah lepas dari pandangan mata, perasaan hati, gejolak jiwa dan wacana-wacana yang berkembang disekitar kita. Pilihan yang terlalu banyak, produk yang memborbardir, pilihan hidup yang abu-abu. Memicu perasaan, menekannya dan menciptakan suasana dramtis. Sehingga kita lebih mudah merasabimbang yang luar biasa. Bingung menentukan arah dan menetapkan pilihan yang tepat. Banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fmengatasi-rasa-bimbang.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fmengatasi-rasa-bimbang.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Rasanya realitas rasa bimbang tidak pernah lepas dari pandangan mata, perasaan hati, gejolak jiwa dan wacana-wacana yang berkembang disekitar kita.</p>
<p>Pilihan yang terlalu banyak, produk yang memborbardir, pilihan hidup yang abu-abu. Memicu perasaan, menekannya dan menciptakan suasana dramtis. Sehingga kita lebih mudah merasabimbang yang luar biasa. Bingung menentukan arah dan menetapkan pilihan yang tepat.</p>
<p>Banyak sekali kasus-kasus kecil yang menyatakan bahwa pada dasarnya manusia itu terlalu ambisius sehingga rasanya semua ingin di miliki, semua ingin di raup tapi tak seimbang dengan tenaga, kemampuan dan waktu yang juga terbatas.</p>
<p>Jika sudah seperti itu, apa yang terjadi? Bukan hanya bimbang, tapi stress ikut ambil bagian untuk melemahkan semangat kita.<span id="more-1201"></span></p>
<p>Coba perhatikan produk-produk dipasaran bukan hanya banyak, tapi juga sangat fariatif. Semua vendor berlomba-lomba merebut hati konsumen. Yang paling canggih, paling murah dan paling ”keren” memiliki peluang lebih besar merebut hati konsumen.</p>
<p>Perhatikan juga para pemula yang ingin berbisnis, begitu banyak paket bisnis yang membuat ia merasa bingung apakah benar itu sebuah peluang atau malah akan membuatnya rugi dan berantakan.</p>
<p>Misalkan di Bisnis Online, tawarannya sangat menggiurkan. Saking panasnya, bisa jadi tak satupun yang bisa di eksekusi.</p>
<p>Begitupun di Bisnis micro lainnya, yang banyak bermain di sektor informal. Misalnya buka toko, bisnis makanan, sampai pedagang kaki lima. Yang bisa dikemas dengan ”gaya” yang lebih modern. Saking banyaknya tawaran bisnis, kita tambah bingung dan cemas. Justru makin tidak percaya diri. Akhirnya satupun tak pernah bisa di eksekusi.</p>
<p>Dalam hal lain, karir misalnya, bukan rahasia lagi, para pemburu pekerjaan, berlomba-lomba mencari posisi bagus, gaji besar dan tentu saja gengsinya harus ada. Tapi apa yang terjadi jika harapan tak sesuai dengan kenyataan? Bimbang, stress dan semangat yang ala kadarnya untuk mengerjakan seluruh pekerjaan.terasa banget pengaruhnya.</p>
<p>Intinya, rasa bimbang karena begitu banyak pilihan akan sangat menyiksa diri kita. Membuat kita bagai wasit pemain bulu tangkis saja, yang hanya bisa terdiam dan takjub dengan permainan dua atlet yang menakjubkan.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>”Lalu bagaimana mengatasi persoalan ini?”</p>
<p>”Mudah saja sebenarnya.”</p>
<ul>
<li>Yang perlu kita lakukan adalah ”<strong>Perenungan dan Penetapan</strong>”, sebenarnya apa sih Tujuan Anda. Apa sih yang ingin Anda capai?</li>
</ul>
<p>Jika kita sudah menetapkan sebuah tujuan. Maka kemungkinan untuk merasa bimbang akan lebih mudah untuk dikikis. Setidaknya tujuan yang kita buat bisa menjadi semacam panduan dasar. Bisa menjadi ”Peta Biru” kita untuk melangkah lebih jauh dan lebih percaya diri. Bersemangat dan yakin akan setiap keputusan yang diambil.</p>
<p>Tentukan satu saja tujuannya. Jangan terlalu banyak. Sebab itu bisa mengganggu konsetrasi. Mungkin maksud kita bagus, agar bisa lebih elastis. Tapi belum tentu. Bisa jadi justru menetapkan banyak tujuan hanya akan membingungkan. Bukannya menolong malah menambah masalah baru. Cara mudahnya, selipkan prioritas disitu.</p>
<p>Jadi untuk sementara, alangkah bijaksananya untuk menetapkan satu tujuan yang jelas, spesifik dan fokus.</p>
<ul>
<li>Langkah selanjutnya adalah ”<strong>Memberi Motif</strong>”.</li>
</ul>
<p>Maksudnya, berikanlah alasan yang jelas. Kenapa anda memilih tujuan itu. Ikuti kata hati, sesuaikan dengan diri sendiri, realisitis dan mungkin untuk realisasinya. Jawaban-jawaban anda akan sangat menentukan apakah itu benar-benar tujuan yang ingin anda capai.</p>
<p>Hindari untuk menetapkan tujuan yang terlalu muluk. Biar sederhana tapi kita happy melakukannya itu lebih baik, daripada berkesan hebat tapi menyiksa, itu tidak membantu.</p>
<p>Bisa-bisa balik lagi ke rasa bimbang yang baru dan stress yang baru yang lebih berkelas. Tapi judulnya sama saja. Tetap bimbang dan stress.</p>
<p>Selain itu, hindari tujuan yang sentimentil. Misalanya karena ingin menunjukin ke mertua bahwa saya juga bisa, atau nunjukin ke orang lain bahwa saya mampu. Itu bukan tujuan anda. Tapi itu sifat sombong yang kontra-produktif. Arahkan energi untuk kebaikan diri sendiri.</p>
<p>Jika sudah terbiasa, bukan mustahil kita bisa meningkatkan tahapan dan kualitas tujuan yang ingin kita gapai. Selangkah demi selangkah. Pelan tapi pasti. Alon-alon asal klakon.</p>
<p><strong>Jadi kesimpulannya,</strong></p>
<p>Bimbang itu dipicu oleh banyaknya pilihan yang membuat kita merasa sesak. Maka Menetapkan Tujuan yang jelas, spesifik serta memberikan motif-motif yang beralasan, realisits dan mungkin untuk di realisasikan akan sangat membantu kita dari perasaan gunda gulana.. dan memberikan harapan hidup yang lebih jelas, terarah dan tentu saja Happy&#8230;</p>
<p>Semoga membantu yah…</p>
<p>Bagiamana pendapat anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/mengatasi-rasa-bimbang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cobaan Hidup Bisa Datang Dalam Berbagai Wujud</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/cobaan-hidup-bisa-datang-dalam-berbagai-wujud.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=cobaan-hidup-bisa-datang-dalam-berbagai-wujud</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/cobaan-hidup-bisa-datang-dalam-berbagai-wujud.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 03:27:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[cobaan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[menghadapi cobaan hidup. rupa cobaan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1097</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin selama ini kita memandang bahwa cobaan itu hanya perpusat pada kematian, kemiskinan, kekayaan dan hal-hal besar yang menghalangi langkah kita menuju puncak kebahagiaan yang sesungguhnya. Hal-hal kecil dipandang sebelah mata dan hanya merupakan kejadiah yang remeh-temeh. Kita anggap hanya sebagai bagian daripada kejadian-kejadian alamiah.realitas sosial yang wajar. Namun sesungguhnya, apapun kejadian disekitar kita itu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fcobaan-hidup-bisa-datang-dalam-berbagai-wujud.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fcobaan-hidup-bisa-datang-dalam-berbagai-wujud.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Mungkin selama ini kita memandang bahwa cobaan itu hanya perpusat pada kematian, kemiskinan, kekayaan dan hal-hal besar yang menghalangi langkah kita menuju puncak kebahagiaan yang sesungguhnya.</p>
<p>Hal-hal kecil dipandang sebelah mata dan hanya merupakan kejadiah yang remeh-temeh. Kita anggap hanya sebagai bagian daripada kejadian-kejadian alamiah.realitas sosial yang wajar.<span id="more-1097"></span></p>
<p>Namun sesungguhnya, apapun kejadian disekitar kita itu, merupakan bagian dari skenario besar, yang akan dipersembahkan kepada kita. Sebagai sebuah uji coba terhadap pembentukan kepribadian, mental dan spiritual. Menuju <a href="http://www.fadlymuin.com/motivasi-diri/deteksi-kualitas-pertahanan-diri-anda.html" target="_blank">kaulitas diri seutuhnya</a>.</p>
<p>Proses itulah yang nantinya akan membentuk akar-akar psikologis, pemahaman agamis, penerimaan dan sikap kita atas segala macam refleksi kehidupan yang berbalik arah kepada kehidupan keseharian kita.</p>
<p>Cobalah kita sama-sama renungkan.tak perlu mencari <a href="http://www.fadlymuin.com/insipirasi/siapa-yang-salah.html" target="_blank">siapa yang salah</a>. dan siapa yang benar. Cukup renungkan saja. dan disitulah kita akan menemukan basis perbaikan dan niat tulus agar kita dapat <a href="http://www.fadlymuin.com/catatan-harian/perubahan-itu-penting.html" target="_blank">berubah menjadi pribadi yang lebih baik</a>.</p>
<p>Perhatikan sejarah kehidupan kita yang terbentang dibelakang. Apa yang sudah terlalui, dan apa yang sudah terpetik? Akankah ada pengaruhnya terhadap keberadaan kita saat ini? Tentu saja ada. Dan saya yakin anda akan menjawab itu.</p>
<p>Masing-masing orang, karakter, dan pribadi yang terbentuk, tentu saja penerimaan dan cara menyikapinya juga akan sangat berbeda, bahkan mungkin bisa bertolak belakang.  Akan ditentukan oleh lingkungan sosial, keluarga dan diri sendiri. Nantinya semua itu akan terakumulasi dan membentuk sebuah pijakan dan landasan. Bagaimana kita akan bersikap kemudian.</p>
<p>Jadi, kalau kita melihat dari perspektif sebuah cobaan hidup. Kita bisa lebih paham. Bahwa cobaan hidup itu bisa datang dalam berbagai versi, wujud dan cara yang sungguh-sungguh tak terfikirkan oleh kita. Termasuk pengalaman saya terhadap <a href="http://www.fadlymuin.com/catatan-harian/logika-nakal-si-tukang-tambal-ban.html" target="_blank">tukang tambal ban yang nakal</a>. Semua itu akan berpengaruh kuat terhadap kualitas pribadi yang akan terbangun kemudian.</p>
<p>Seperti apakah wujud-wujud cobaan itu?</p>
<p>Tentu saja banyak dan rupa-rupanya sangat sulit diidentifikasi dalam sebuah golongan-golongan cobaan yang besar. Anda tentu bisa meinterpertasikannya sendiri. Namun yang perlu anda perhatikan, bahwa, cobaan itu akan ”menyentuh sisi-sisi kemanusiaan anda”.</p>
<blockquote><p>Misalnya, emosi, nafsu dan egoisme. Semua itu akan di uji kekuatannya oleh apa saja yang akan anda lalui. Entah di pekerjaan, rumah tangga, kampus dan lingkungan dimana anda berada.</p></blockquote>
<blockquote><p>Jadi bersiap-siaplah atas segala kemungkinan. Dan perkuatlah mentalitas untuk mendeteksi semua hal-hal terburuk sekalipun. Sebab apapun itu, kita petik saja hikmahnya, bahwa upaya dibalik cobaan-cobaan itu adalah untuk perbaikan diri kita kedalam. Agar bisa tercapai sebuah kualitas pribadi yang mengagumkan.</p></blockquote>
<p>Untuk saat ini, mungkin tulisan ini tak terlalu penting untuk anda. Namun suatu saat nanti, jika anda menemukan sebuah kondisi yang pelik, dilematis dan susah dimengerti oleh orang lain. Anda akan sadar dan teringat akan tulisan saya ini.</p>
<p>Semoga tetap bersemangat dan menjaga suasana hati agar bisa selalu dalam lingkaran terpelihara.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/cobaan-hidup-bisa-datang-dalam-berbagai-wujud.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>63</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siapa yang salah?</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/siapa-yang-salah.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=siapa-yang-salah</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/siapa-yang-salah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 22:28:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[benar dan salah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=914</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang salah? Pertanyaan seperti ini biasanya hadir ketika seseorang di rundung masalah yang kronis. Njelimet dan tidak adanya titik terang yang memberi keteduhan hati. Sehingga yang muncul adalah kecenderungan untuk mencari sosok yang patut di persalahkan. Anda setuju dengan logika ini? Memang logika seperti itu sangatlah subyektif bagi saya. Itu hanyalah dugaan-dugaan saya terhadap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fsiapa-yang-salah.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fsiapa-yang-salah.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-918" title="ayam atau telur" src="http://www.fadlymuin.com/wp-content/uploads/2010/01/chickenegg-big.jpg" alt="" width="154" height="115" />Siapa yang salah? Pertanyaan seperti ini biasanya hadir ketika seseorang di rundung masalah yang kronis. Njelimet dan tidak adanya titik terang yang memberi keteduhan hati. Sehingga yang muncul adalah kecenderungan untuk mencari sosok yang patut di persalahkan. Anda setuju dengan logika ini?</p>
<p>Memang logika seperti itu sangatlah subyektif bagi saya. Itu hanyalah dugaan-dugaan saya terhadap kondisi yang mungkin terjadi, jika seseorang di kepung oleh situasi yang kompleks dan sulit mendapatan jalan keluar yang cerah.</p>
<p>Namun saya yakin, kondisi seperti itu ada. Kalau anda mengikuti perkembangan kasus bank century dan kasus kasus yang tercium berbau korupsi tersebut. Pasti anda bisa menyimpulkan bahwa di balik pembentukan team pencari fakta oleh anggota dewan, dalam rangka mencari pelaku. “siapa yang salah?”. Di samping modus-modus lain yang mungkin muncul didalam proses pencarian fakta tersebut.<span id="more-914"></span></p>
<blockquote><p>Itu dalam realitas kelembagaan. Bagaimana dalam kehidupan personal individu, apakah dalam konteks mencari siapa yang salah juga bisa terjadi. Sangat bisa!</p></blockquote>
<p>untuk saat ini kita coba ulas dalam konteks perorangan. Mencari tahu siapa yang salah atas kondisi kompleks yang kita alami. Bagi saya merupakan pekerjaan yang hanya akan menonjolkan rasa emosional, frustasi dan fokus pada pengkristalan masalah. Dan hal itu hanya akan memperbesar benteng pertahanan diri, yang menyatakan bahwa “saya begini karena ulah si anu. Makanya si anu harus bertanggung jawab atas hidup saya”.</p>
<p>Tidak menampik, bahwa peran orang lain terhadap kehidupan kita, pasti ada. Setidaknya pengaruh itu ada. Namun orang lain hanyalah unsure kulit saja. sebab, subyek atau actor utamalah yang menentukan hidup ini, yah kita sendiri. bukan si anu.</p>
<p>Melimpahkan kesalahan hanya kepada si “anu”. Sama artinya kita menolak untuk menerima meteri peningkatan kualitas diri. Dengan begitu, bobot-bobot yang akan mendukung perkembangan kita akan terbengkalai dan terbuang sia-sia. potensi sukses yang seharusnya bisa tergali, lewat jalur itu. harus pupus. Ditelan derasanya gelombang arus emosi.</p>
<p>Cara yang bagus dan memerlukan kerendahan hati yang dahsyat. Layaknya semua itu kita kembalikan kepada diri sendiri. menerimanya dengan lapang dada, ikhlas dan yakin bahwa semua ini pasti ada hikmahnya. Kita bisa belajar banyak dari situ. Tapi saya tetap yakin ini bukan pekerjaan mudah. Tapi kalau tidak di mulai, kapan kita bisanya?</p>
<p>Salam sukses untuk anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/siapa-yang-salah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>46</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengertian Tentang Branding</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/pengertian-tentang-branding.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pengertian-tentang-branding</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/pengertian-tentang-branding.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 14:23:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[branding]]></category>
		<category><![CDATA[branding diri]]></category>
		<category><![CDATA[definisi branding]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian branding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=773</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini tindakan Branding Popular yang dilakukan untuk menciptakan brand tertentu kepada pihak tertentu. Baik itu berupa produk, jasa, orang, atau sesuatu yang lain. Branding lewat blog (cari di blogl Arief Maulana) Branding lewat media massa baik elektronik maupun cetak (ingat moment pilpres) Branding lewat buku (baca artikel Edy Zaqeus) Branding lewat iklan (banyak banget [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fpengertian-tentang-branding.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fpengertian-tentang-branding.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="size-thumbnail wp-image-774 alignright" title="branding diri" src="http://www.fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/12/branding-diri-125x97.jpg" alt="branding diri" width="113" height="87" />Berikut ini tindakan <strong>Branding Popular</strong> yang dilakukan untuk menciptakan brand tertentu kepada pihak tertentu. Baik itu berupa produk, jasa, orang, atau sesuatu yang lain.</p>
<ul>
<li>Branding lewat blog (cari di blogl <a href="http://ariefmaulana.com/blogging-for-branding/trackback" target="_blank">Arief Maulana</a>)</li>
<li>Branding lewat media massa baik elektronik maupun cetak (ingat moment pilpres)</li>
<li>Branding lewat buku (baca artikel <a href="http://pembelajar.com/personal-branding-melalui-buku" target="_blank">Edy Zaqeus</a>)</li>
<li>Branding lewat iklan (banyak banget contohnya)</li>
<li>Branding lewat ….. ? (isi sendiri kalau saya tidak mampu menyebutkan lebih banyak lagi)</li>
</ul>
<p><em>berikut penjelaannya<span id="more-773"></span></em></p>
<p>Branding kerap dilakukan guna memberi konteks yang jelas akan “sesuatu”. Branding dilakukan dengan maksud untuk menciptakan pencitraan yang sesuai dengan apa yang diinginkan oleh si empunya maksud. Apakah ia politikus, professional, produk jasa dan sebagainya.</p>
<p>Selama ini, asumsi kita lebih melihat branding sebagai sesuatu yang bersifat eksklusif semata. Gawean yang pantas dilakoni oleh orang-orang tertentu yang berkecimpung di dunia bisnis.</p>
<p>Padahal, kalau kita lihat secara kasat mata saja. sebenarnya tujuan branding itu apa sih? Tak lain adalah untuk melakukan penetrasi kepada khalayak tentang “keberadaan dirinya” atau Keberadaan Produknya”. Diharapkan dengan langkah tersebut, maka akan diperoleh pencitraan yang mengagumkan. Memberi efek “ingat” yang dalam kepada khalayak.</p>
<p>Artinya, kegiatan branding itu adalah sebuah usaha untuk memberi kejelasan yang padat. Menebar pesona yang bersifat positif kepada sebanyak-banyaknya orang. Agar bisa mendapatkan  nilai poin yang lebih dibandingkan yang lain.</p>
<p>Berarti, kalau dalam konteks seperti itu. Siapapun sebenarnya bisa melakukan branding. Tidak penting, apakah ia seorang penulis buku, seorang blogger, seorang pebisnis, seorang karyawan, seorang office boy. Branding tidak pandang bulu.Branding bisa di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan sifat yang lebih personal, independent dan mandiri.</p>
<p>Saya terinspirasi ketika saya bertemu seseorang yang bertukar fikiran dengan saya. Berkaitan adanya rencana pihak management kantor tempat ia bekerja untuk mengadakan  pemilihan karyawan terbaik.</p>
<p><em>Suatu waktu ia bercerita, sebut saja namanya Lisa. Bahwa masing-masing divisi berhak mengajukan 1 karyawan untuk di sertakan sebagai peserta karyawan terbaik. Seleksi dilakukan oleh kepala divisi masing-masing. Dalam kesempatan tertentu ada perkataan si boss yang membuat lisa  kurang sreg. Ketika namanya di ajukan sebagai calon. Si bos lalu berkata  “emang apa yang sudah dilakukan Lisa?”. Kontan, pertanyaan pendek itu, membuat dia sebel, kesel, dan tentu saja  jengkel.</em></p>
<p>Saya fikir. Ketidak percayaan atasan kepada bawahan pasti beralasan. ada unsur sebab akibat yang kuat. Walau terkadang  subyektifitas  bos bisa  saja ada, walau tak terlihat.</p>
<p>Kalau  saja kita memahami makna branding dalam konteks seperti yang terurai di atas. Yatu “upaya untuk memperjelas eksistensi diri”, Keberadaan diri dan kemampuan diri yang sesungguhnya. Tentu kita akan termotivasi meningkatkan kualitas diri, guna menciptakan brand di mata lingkungan kerja kita.</p>
<p>Dengan pemahaman yang kuat mengenai pengertian branding. Maka motivasi kita untuk maju dan berkembang sangat beralasan. kita akan semakin bersemangat menggali potensi-potensi yang kita miliki.</p>
<p>Maka gabungan antara pemahaman tentang branding dan motivasi berubah akan bersinergi dan menghasilkan kristal-kristal jati diri. Yang selanjutnya di kenal sebagai bagian dari skill yang kita miliki. Jika demikian yang terjadi, maka saya yakin kita akan lebih mudah di akui. Setidaknya, kita  berada satu langkah didepan.</p>
<p>Sama halnya dengan lisa, jika ia sadar, bahwa ia mampu di suatu bidang, dan ia mampu mengemasnya agar terlihat bahwa kemampuannya itu melekat kuat pada dirinya. Maka si boss pasti tidak akan bertanya sesuatu  yang membuat ia merasa jengkel.</p>
<p><em>Sebagai wacana berbagi. </em></p>
<p>Mari kita pahami pengertian branding dengan pemahaman yang tidak terlalu rumit, namun bisa memberi efek yang luar biasa. Mulailah memperjelas keberadaan diri anda. Mulailah menebar pesona anda. Dan ikuti dengan upaya-upaya <a href="http://www.fadlymuin.com/pengembangan-diri/cara-gampang-mengembangkan-diri-ala-blogger.html" target="_blank">pengembangan diri</a> yang sesuai dengan “apa yang ingin anda capai”.</p>
<p>Salam Branding!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/pengertian-tentang-branding.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mau berkembang? Kawinlah!</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/mau-berkembang-kawinlah.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mau-berkembang-kawinlah</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/mau-berkembang-kawinlah.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 09:35:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan diri]]></category>
		<category><![CDATA[cara berkembang]]></category>
		<category><![CDATA[kawin untuk berkembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=739</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini adalah reaksi unik saya terhadap artikel baru mashengky yang berjudul “Bosan Ngeblog”. Menurut saya materi artikel tersebut cukup unik. Karena mengangkat hal-hal yang biasa kita rasakan dalam aktifitas seharian. Yaitu perasaan bosan dan cara mengatasinya. Umum banget khan? Saya bilang unik, karena penulisnya mampu memaparkan dengan cara-cara sederhana, yang tidak terpikirkan sebelumnya oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fmau-berkembang-kawinlah.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fmau-berkembang-kawinlah.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-740" title="cincin kawin" src="http://www.fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/12/cincin-kawin.jpeg" alt="cincin kawin" width="111" height="118" />Artikel ini adalah reaksi unik saya terhadap artikel baru mashengky yang berjudul “<a href="http://mashengky.com/blog/bosan-ngeblog.html" target="_self"><strong>Bosan Ngeblog</strong></a>”. Menurut saya materi artikel tersebut cukup unik. Karena mengangkat hal-hal yang biasa kita rasakan dalam aktifitas seharian. Yaitu perasaan bosan dan cara mengatasinya. Umum banget khan?<span id="more-739"></span></p>
<p>Saya bilang unik, karena penulisnya mampu memaparkan dengan cara-cara sederhana, yang tidak terpikirkan sebelumnya oleh orang lain.  namun disitulah letak kekuatannya. Berani menyampaikan apa adanya, lugas, terpercaya dan menyenangkan.</p>
<p>Apa gunanya ide brilian, kalau hanya disimpan dan tidak di komunikasikan. Mending biasa dan umum, tapi di publikasikan. Semangat berbagi harus terpelihara dan di kembangkan, supaya ide-idenya tidak mati suri.</p>
<p>itulah keceradasan para blogger, seperti yang sudah saya singgung dalam artikel sebelumnya. Yaitu <a href="http://www.fadlymuin.com/pengembangan-diri/cara-gampang-mengembangkan-diri-ala-blogger.html" target="_self"><strong>cara gampang mengembangkan diri ala blogger</strong></a>. Ini salah satu bukti nyata bahwa blogger itu cerdas, cekatan dan kreatif. Seperti yang di perlihatkan oleh mashangky dalam artikel barunya itu.</p>
<p>Biasanya kalau orang mulai bosan, hakikatnya dia sudah tahu, apa yang musti dia lakukan. Setidaknya cara paling cepat, yaitu meninggalkan rutinitas yang membuatnya merasa bosan tersebut. Betul tidak?</p>
<p>Trus apa hungungannya dengan kawin mas? Apa saya harus kawin untuk bisa jadi berkembang? He he he….</p>
<p><em>Kawin……..! Kawin…….! Minggu depan Aku Kawin…</em></p>
<p><em>Kawin……..! Kawin…….! Minggu depan Aku Kawin…</em></p>
<p><em>Kawin……..! Kawin…….! Minggu depan Aku Kawin…</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Jangan terlalu serius dong, sesekali rilex dan bercanda itu salah satu cara untuk berkembang dan menghilangkan rasa bosan.</p>
<p>Yang saya maksud berkembang dengan cara kawin disini. Yaitu hakikat kawin itu sendiri. Kawin adalah penyatuan 2 sumbu. <strong>Anda dan target positif yang ingin anda capai</strong>.</p>
<p>Jadi ketika terjadi perkawinan suci antara anda dan target anda itu, maka semangat luar biasa pasti anda rasakan. Tidak ada lagi rasa bosan, tidak ada lagi rasa frustasi. Yang ada hanyalah cita-cita untuk terus maju merebut impian anda.</p>
<p>Tapi sebaliknya, jika anda belum kawin, yang ada anda akan kecapean untuk mengejar pasangan anda (target positif anda). Waktu anda habis untuk itu. Jadi jika anda sudah merasa menemukan pasangan yang cocok, maka buru-buru cari penghulu untuk mengawininya.</p>
<p>Tak perlu mas kawin emas batangan yang mahal. Cukup komitment yang tinggi untuk berubah dan berkembang ke arah yang lebih baik. Maka niscaya, perkawinan anda akan langgeng dan harmonis. Sampai anda sukses!</p>
<p>Selamat kawin!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/mau-berkembang-kawinlah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Korelasi antara Kebiasan Menulis dan Kesehatan Mental</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/korelasi-antara-kebiasan-menulis-dan-kesehatan-mental.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=korelasi-antara-kebiasan-menulis-dan-kesehatan-mental</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/korelasi-antara-kebiasan-menulis-dan-kesehatan-mental.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 15:13:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[kebiasaan menulis]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan mental]]></category>
		<category><![CDATA[terbiasa menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=724</guid>
		<description><![CDATA[Kebiasaan menulis dan kesehatan mental merupakan suatu keadaan yang sungguh berbeda. Tapi dalam kaca mata anlisis tertentu, ternyata kedua situasi ini sangatlah erat kaitannya. Begini… tapi ini masih prediksi dan analisis saya sekilas pandang loh yah. Jadi kalau nanti anda punya pendapat lain silahkan di sampaikan agar kita bisa diskusikan nanti. Setuju? Lanjut…. Bicara soal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fkorelasi-antara-kebiasan-menulis-dan-kesehatan-mental.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Finsipirasi%2Fkorelasi-antara-kebiasan-menulis-dan-kesehatan-mental.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-725" title="kesehatan mental" src="http://www.fadlymuin.com/wp-content/uploads/2009/12/kesehatan-mental-125x84.jpg" alt="kesehatan mental" width="125" height="84" /><strong>Kebiasaan menulis</strong> dan <strong>kesehatan menta</strong>l merupakan suatu keadaan yang sungguh berbeda. Tapi dalam kaca mata anlisis tertentu, ternyata kedua situasi ini sangatlah erat kaitannya.</p>
<p>Begini…</p>
<p><em>tapi ini masih prediksi dan analisis saya sekilas pandang loh yah. Jadi kalau nanti anda punya pendapat lain silahkan di sampaikan agar kita bisa diskusikan nanti. Setuju? <span id="more-724"></span></em></p>
<p><em>Lanjut….</em></p>
<p>Bicara soal kesehatan mental, biasanya seseorang yang terserang penyakit-penyakit mental, katakanlah depresi ringan, stress, paranoid, bimbang dan lain sebagainya. Bermuara dari tekanan-tekanan social dalam alam realitasnya.</p>
<p>Semakin besar tekanan yang ia terima maka semakin besar pula efek penyakit yang di deritanya.</p>
<p>Dan solusi umum yang biasanya di sarankan oleh para psikolog adalah “melakukan stimulus atau rangsangan agar seorang individu mampu membahasakan perasaannya keluar dari dirinya”. Maksudnya, siapapun yang mengalami tekanan-tekanan emosi yang bersifat kejiwaan. Maka berusahalah untuk mengeluarkan perasaan itu.</p>
<p>Mengeluarkan perasaan bisa di lakukan dengan cara apa saja. Artinya harus ada media untuk membahasakan perasaan terpendam tersebut.</p>
<p>Makanya, bersyukurlah anda-anda para blogger. Karena anda sudah memiliki media aspirasi yang tepat. Tempat untuk menuangkan tekanan-tekanan emosi anda. Apapun yang anda rasakan anda bisa membahasakannya dalam bentuk tulisan di sebuah blog anda.</p>
<p>Semakin pandai anda menuangkan ide anda dalam bentuk tulisan, maka semakin pandai pula anda mengelolah tekanan bathin yang ada didalam jiwa anda.</p>
<p>Begitulah kira-kira korelasi antara kebiasan menulis dan kesehatan mental secara umum. Artinya blogging dan kebiasaan menulis sungguh merupakan kebiasaan yang positif. Jadi selayaknya di lestarikan dan di pelihara dengan baik, agar suatu saat bisa berkembang dan membentuk sebuah profesi baru.</p>
<p>Jadi logikanya begini :</p>
<p>Kesehatan mental itu bisa terpelihara karena adanya media aspirasi yang baik.</p>
<p>Sedangkan blogging dan kebiasaan menulis adalah kegiatan aspiratif yang positif.</p>
<p>Cocok khan??</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/insipirasi/korelasi-antara-kebiasan-menulis-dan-kesehatan-mental.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

