<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Motivasi FM &#187; Dunia Blogging</title>
	<atom:link href="http://www.fadlymuin.com/category/dunia-blogging/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.fadlymuin.com</link>
	<description>Motivasi dan Sekitarnya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 06:22:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Keuntungan Tidak Langsung Dari Blogging</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/keuntungan-tidak-langsung-dari-blogging.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=keuntungan-tidak-langsung-dari-blogging</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/keuntungan-tidak-langsung-dari-blogging.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Jan 2011 05:43:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1509</guid>
		<description><![CDATA[Sori mas Agus, saya bukan ingin mencuri tema anda. Kalau di liat dan dilakukan secara kasat mata. Alias biasa-biasa saja. Tentu ngeblog adalah aktifitas yang sangat umum. Biasa saja, tidak ngefek alias adem ayem saja. Tidak ada dampak signifikan maupun strategis bagi si pemilik blog. Singkatnya, biasa saja! Mungkin anda memiliki fikiran yang sama seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fkeuntungan-tidak-langsung-dari-blogging.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fkeuntungan-tidak-langsung-dari-blogging.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Sori mas Agus, saya bukan ingin mencuri tema anda.</p>
<p>Kalau di liat dan dilakukan secara kasat mata. Alias biasa-biasa saja. Tentu ngeblog adalah aktifitas yang sangat umum. Biasa saja, tidak ngefek alias adem ayem saja. Tidak ada dampak signifikan maupun strategis bagi si pemilik blog. Singkatnya, biasa saja!</p>
<p>Mungkin anda memiliki fikiran yang sama seperti diatas. Atau bahkan mungkinpun anda sudah merasakan hal seperti itu? Hehehe..</p>
<p>Memang sih, blog itu biasa banget. Buat saya juga itu ngga ngefek. Di komersilkan juga agag susah. Yang mau pasang link Cuma segelintir internet marketer saja.untuk blog ini saja, mas Habibie pernah mencicipi pasang link disini.<span id="more-1509"></span></p>
<p>Jika kita berharap dapat duit langsung dari pemasangan link seperti itu. Tentu anda setuju bahwa ngeblog agag membosankan. Mau tidak mau, judulnya sudah bukan personal blog lagi. Tapi komersial blog kali yee..</p>
<p>Kita boleh promo habis-habisan lewat tulisan kita yang ciamik. Menyatakan bahwa saya mampu begini dan begitu, dan hal itu membutuhkan energy yang tidak bisa dianggap enteng. Bisa jadi, jika over dosis dan hasil tidak sesuai dengan harapan, maka stress akan mengepung fikiran kita.</p>
<p>Tapi jika kita coba mengkaji dari sudut pandang yang unik. Penuh dengan wawasan emosional yang kritis. Kita akan menemukan banyak hal aneh yang bisa menggiring kita mendapatkan banyak gagasan-gagasan cemerlang.</p>
<p>Pergulatan ide, permainan kata, pencernaan makna, beradu dan bercampur,  seperti Es Teller. Saya yakin, hal tersebut  akan  memberikan satu sensasi baru buat kita.</p>
<p>Sama dengan pergaulan sehari-hari. Namun yang uniknya,  blog seperti memberikan komando tak bersuara kepada kita untuk mengikuti dan menyuarakan apa yang ada didalam hati kita.</p>
<p>Rangkuman dari hal-hal seperti itu, maka tanpa kita sadari. Kita akan menemukan hasrat-hasrat baru, semangat-semangat baru, teman-teman baru. Diskusi baru, wacana baru. Bahkan yang berstatus bujangan mungkin bisa menemukan pacar baru bahkan pasangan baru. Siapa tau?</p>
<p>Saya sendiri mengalami hal-hal aneh yang sulit terungkap. Dan agag njelimet jika saya menceritakannya disini.  Tapi yang jelas, manfaat itu adalah modal mental untuk maju lebih mawas diri, lebih paham akan kualitas diri. kurang dan lebihnya hampir mampu disadari.</p>
<p>Bagaimana dalam bentuk yang kongkrit? Adakah manfaat yang bisa terlihat?</p>
<p>Banyak sebenarnya kawan. Coba perhatikan kemampuan anda berikut ini:</p>
<p>Menulis, meloby, promosi, kepercayaan diri, kepercayaan orang lain, hasrat berbisnis,peluang kerjasama bisnis  dan lain-lain, silahkan anda sebutkan. Saya yakin. Anda tentu memiliki peningkatan, setidaknya dibidang tersebut. Syukur-syukur dibidang lain.</p>
<p>Jadi buat saya, blog tetap mendapat tempat yang sejuk untuk berdialog tentang hal-hal yang prospektif.</p>
<p>Stuja ngga? Bagaimana pendapat anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/keuntungan-tidak-langsung-dari-blogging.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Absen Ngeblog</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/absen-ngeblog.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=absen-ngeblog</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/absen-ngeblog.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2010 05:12:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1482</guid>
		<description><![CDATA[Entah sudah berapa hari saya absen ngeblog. Cukup lama memang. Dan Cukup riweh juga untuk dapat kesempatan nulis. Ada 3 hal yang membuat saya tidak berkesempatan menulis.menyapa dan berkunjung ke blog tetangga. Saudara perempuan saya merit di awal bulan desember. Otomatis saya dan saudara-saudara lain ikut terlibat, bahkan termasuk seksi sibuk. Apalagi keluarga saya dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fabsen-ngeblog.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fabsen-ngeblog.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Entah sudah berapa hari saya absen ngeblog. Cukup lama memang. Dan Cukup riweh juga untuk dapat kesempatan nulis.</p>
<p>Ada 3 hal yang membuat saya tidak berkesempatan menulis.menyapa dan berkunjung ke blog tetangga.</p>
<ul>
<li>Saudara perempuan saya merit di awal bulan desember. Otomatis saya dan saudara-saudara lain ikut terlibat, bahkan termasuk seksi sibuk. Apalagi keluarga saya dari sulawesi pada datang.tante, om, nenek dan saudara-saudara lainnya. Maka mau tidak mau saya pun Tambah sibuk. Karena disamping harus konsen ngurus event. Kita juga harus siap akomodasi dan sebagainya.</li>
</ul>
<p><span id="more-1482"></span></p>
<ul>
<li>Pas sehari menjelang hari H resepsi. Mertua saya harus masuk rumah sakit. Harus di opname. Saat itu perasaan sangat dilematis banget. Konsentrasi jadi pecah. Padahal malam itu kami sekeluarga sudah berada di lokasi. Kebetulan di lokasi resepsi ada mess penginapan gitu. Jadi untuk mengantisipasi macet dan keterburu-buruan, maka keluarga memutuskan untuk menyewa mess disitu.  Anda bisa bayangkan, disamping harus bantuin suksesi event-nya, mertua saya (eyang) harus diurus dulu. Padahal saya dan istri termasuk panitia yang cukup strategis. Tapi alhamdulillah semua bisa terselesaikan. Walaupun saya dan istri harus bolak balik, rumah sakit- mess.</li>
</ul>
<ul>
<li> Alasan ketiga ini bikin saya jengkel. Modem saya lenyap entah kemana. Kali ini kesalahan ada pada  saya. Saya lupa simpan dimana. Apakah jatuh atau  gimana saya juga lupa. Saya menduka tercecer saat acara persiapan resepsi itu. Mungkin saya kantongin dan karena event seperti itu harus gonta-ganti pakaian. Mungkin disitulah kejadiannya.</li>
</ul>
<p>Jadi gabungan ketiga macam itulah saya jadi merasa riweh. Lelah, letih lesu. Saya jadi kehilangan greget untuk posting.</p>
<p>Saya juga mohon maaf kalau komentar anda jadi terbengkalai. Berkesan di cueikin. Harap maklum yah..Mudah-mudahan sih, kedepan saya bisa lebih nikmat lagi bloggingnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/absen-ngeblog.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa Masih Bertahan Ngeblog?</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/kenapa-masih-bertahan-ngeblog.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kenapa-masih-bertahan-ngeblog</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/kenapa-masih-bertahan-ngeblog.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2010 01:54:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1457</guid>
		<description><![CDATA[Sebutkan satu alasan yang paling anda andalkan, paling cocok dengan diri anda. Kenapa anda masih bertahan ngeblog? Masih rajin menulis artikel, rajin berkunjung ke blog sebelah? ….., Ok! Saya yakin tidak ada jawaban tunggal dan paling mendasar. Sebab kita akan sibuk untuk mencari apa sih selama ini yang saya jadikan pondasi. Sehingga saya kok mau, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fkenapa-masih-bertahan-ngeblog.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fkenapa-masih-bertahan-ngeblog.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Sebutkan satu alasan yang paling anda andalkan, paling cocok dengan diri anda. Kenapa anda masih bertahan ngeblog? Masih rajin menulis artikel, rajin berkunjung ke blog sebelah?</p>
<p>…..,</p>
<p>Ok!</p>
<p>Saya yakin tidak ada jawaban tunggal dan paling mendasar. Sebab kita akan sibuk untuk mencari apa sih selama ini yang saya jadikan pondasi. Sehingga saya kok mau, bersedia, bahkan sampai kening saya berkerut dan kelihat makin tua dan tidak menarik lagi. <img src='http://www.fadlymuin.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <span id="more-1457"></span></p>
<p>Sampai sekarang kok masih bersedia  bertahan menulis, berkomentar, membangun personal branding  dan tetek bengek lain soal blog.</p>
<p>Kalau anda Tanya saya, saya mungkin akan menjawab begini:</p>
<p>“belum ada judul” alias masih abu-abu. Saya juga tidak yakin apakah tujuan ini benar-benar mujarab atau tidak?</p>
<p><em>Sebab begini, kalau kita coba pinjam rumusan, dalam tingkat kebutuhan yang berdasarkan rumus piramida. Kita akan mengetahui, bahwa ternyata ada tingkatan kebutuhan dan alasan kenapa kita ngeblog.</em></p>
<p>Misalnya seperti ini,</p>
<p>Pada awalnya kita terjun ke dunia blog,  bermula karena motivasi untuk menyiapkan slot iklan link affiliasi kita. Karena sudah tergiur oleh produk bisnis online cepat kaya.</p>
<p>Tapi dalam prosesnya, justru  kita menemukan lagi. Bahwa ada komunitas solid di dalam aktifitas ngeblog. Saling mengingatkan, saling mengkritik demi kebaikan dan proses input lainnya. Yang JUSTRU menetralisir upaya branding untuk mendapatkan penjualan tertinggi. Sedikit ironis yah?</p>
<p>Begitu seterusnya. Sampai akhirnya, mungkin kita akan menemukan kendala dalam update blog. Mulai sempoyongan  menulis. Hilang semangat, bangkit lagi dan seterusnya….,</p>
<p>Prosesnya tentu masih panjang yah. Kalau saya urai, maka artikel ini bisa jadi seperti gerbong kereta api.</p>
<p>Tapi intinya, seorang blogger akan mengalami proses pendewasaan nantinya. Dari proses inilah yang nantinya akan menciptakan satu alasan kuat. Apakah bertahan dan terus ngeblog sampai ajal memisahkannya atau berhenti pada waktunya nanti. <img src='http://www.fadlymuin.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Makanya, jawaban saya di atas, saya buat abu-abu, dengan pertimbangan bahwa tidak ada yang tau persis. Apa yang akan terjadi di depan.</p>
<p><strong>Lalu alasan kuat itu mana?</strong></p>
<p>Silahkan anda temukan sendiri jawabannya. Seiring dengan waktu anda akan menemukan alasan kuat versi anda sendiri.</p>
<p>Selamat beraktifitas kembali..!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/kenapa-masih-bertahan-ngeblog.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Internet Sehat] Jangan Takut Posting</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/internet-sehat-jangan-takut-posting.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=internet-sehat-jangan-takut-posting</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/internet-sehat-jangan-takut-posting.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 07:45:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[internet sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1331</guid>
		<description><![CDATA[Hari sabtu baru-baru ini, saya ikut acara ngabuburit dan buka puasa bersama, yang diselenggarakan “internet sehat”. Sayapun mengetahui acara ini justru dari mas Hakim, lewat twitter. Dan kita harus mendaftarkan diri dan juga alamat blog kita, di komunitas deblogger. Ada beberapa teman yang rencananya mau ikut. Tapi ternyata disana hanya saya, Mas Hakim dan Imam. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Finternet-sehat-jangan-takut-posting.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Finternet-sehat-jangan-takut-posting.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Hari sabtu baru-baru ini, saya ikut acara  ngabuburit dan buka puasa bersama, yang diselenggarakan “internet sehat”.</p>
<p>Sayapun mengetahui acara ini justru dari mas <a href="http://abdulhakim.web.id/" target="_blank">Hakim</a>, lewat twitter. Dan kita harus mendaftarkan diri dan juga alamat blog kita, di komunitas <a href="http://deblogger.org/2010/08/19/ngabubur-it-bersama-internet-sehat-dan-deblogger/" target="_blank">deblogger</a>. Ada beberapa teman yang rencananya mau ikut. Tapi ternyata disana hanya saya, Mas Hakim dan <a href="http://imamz.net/" target="_blank">Imam</a>.</p>
<p>Sekilas cerita pertemuan disana..,</p>
<p>Yang pertama datang adalah Imam, blogger pemalu dan kalem. Setelah itu saya. Ternyata acaranya sudah akan dimulai. Syukurlah saya tidak telat banget. Saya hampir tak kebagian tempat. Saya cari tempat duduk sekenanya. Tak lama kemudian, ada yang menyapa. “Mas Fadly? Saya Imam mas”. Akhirnya saya dapat teman duduk deh.<span id="more-1331"></span></p>
<p>Tak lama kemudian, ada dua orang lagi masuk ruangan dengan gaya celingak-celinguk, sambil senyum-senyum lebar.</p>
<p>Dan salah satu diantaranya langsung menyergap saya sambil mengulurkan tangannya, “Mas Fadly Yah?” dengan tak kalah sigapnya langsung saya remes tangannya, iya! “Saya Hakim mas!”.</p>
<p>Akhirnya jadilah kita peserta ngabuburit yang penurut.</p>
<p>Ternyata, kami salah satu “titik komunitas” diantara komunitas yang sudah eksis. Blogger depok. Jujur saja, saya merasa asing disitu. Tapi saya fikir ini adalah ruang untuk mengetahui, kehidupan offline sebagian kecil komunitas dari keluarga besar blogger yang ada. Jadi saya cukup terhibur untuk itu.</p>
<p>Dalam acara ini, ada satu pesan besar yang bisa saya petik. Motivasi berkiprah di dunia internet tentu saja ada. Dan ini sudah di jelaskan panjang lebar oleh mas <a href="http://ilmanakbar.dagdigdug.com/" target="_blank">Ilman Akbar</a>. Tapi saya lebih tertarik dengan pesan yang dibawakan oleh pihak <a href="http://ictwatch.com/internetsehat/2010/08/18/ikuti-ngabubur-it-internet-sehat-7-kota-jangan-takut-tetap-posting/" target="_blank">internet sehat</a>.</p>
<blockquote><p>Saat ini, mereka sedang gencar sosialisasi Motivasi besar berinternet, khususnya blogging. Yaitu <strong>“Jangan Takut Posting”.</strong></p></blockquote>
<p>Awalnya saya cukup mengeryitkan kening. Buat apa takut? Dan apa pula yang dijadikan alasan memelihara ketakutan itu. Tapi setelah dijelaskan, saya jadi paham.</p>
<p>Ini ada hubungannya dengan sikap pemerintah untuk “menertibkan internet”. Dengan kata lain, pemerintah bermaksud membersihkan internet dari konten-konten yang tidak senonoh. Konten-konten jorok dan menyesatkan.</p>
<p>Pokoknya, pemerintah ingin pengguna internet itu jadi bebas dari konten yang tidak seharusnya.</p>
<p>Nah, awalnya saya fikir pihak internet sehat, akan mendukung mentah-mentah maksud itu. Tapi ternyata saya salah. Dalam acara itu dijelaskan, bahwa ada problem pada pelaksanaannya. Bahwa untuk memblokir situs-situs tidak sehat, hampir mustahil.</p>
<p>Teknologi di jawab dengan teknologi. Semakin cerdas dan semakin banyak celah. Jadi akan sulit dan biayanyapun cukup besar.</p>
<p>Saya cenderung sependapat dengan itu. Apalagi, solusi yang ditawarkan pihak internet sehat, bukan pada pemblokiran. Tapi lebih kepada “perang” konten. Jika kita benar-benar mendukung iklim internet yang sehat, maka Kita di anjurkan untuk membanjiri internet dengan konten yang positif, bermanfaat dan memiliki efek positif jangka panjang.</p>
<p>Gelombang inilah yang nantinya akan meredam perspektif negative tentang internet.</p>
<p>Saya fikir sikap dari &#8220;pihak  internet sehat&#8221; cukup bijaksana..</p>
<p>Bagaimana menurut anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/internet-sehat-jangan-takut-posting.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>66</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog Punya Nyawanya Sendiri</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/blog-punya-nyawanya-sendiri.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=blog-punya-nyawanya-sendiri</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/blog-punya-nyawanya-sendiri.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 19:29:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1324</guid>
		<description><![CDATA[Terdorong oleh pertanyaan novianto di twitter. Tentang sebuah pemikiran. Pertanyaannya kira-kira begini: “pentingkah sesorang memiliki alasan untuk ngeblog?” Bisa jadi ada yang menjawab dengan lantang, “Penting!” Bisa juga dengan jawaban angin lalu, “ah tidak penting-penting amat….” Kedua jawaban ini tentu dilatari alasan masing-masing. Bahkan dulu saya pun tergugah untuk membuat artikel motivasi blogging. Dalam konteks [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fblog-punya-nyawanya-sendiri.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fblog-punya-nyawanya-sendiri.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Terdorong oleh pertanyaan <a href="http://noviantosyahmud.co.cc/" target="_blank">novianto</a> di twitter. Tentang sebuah pemikiran. Pertanyaannya kira-kira begini:</p>
<blockquote><p>“pentingkah sesorang memiliki alasan untuk ngeblog?”</p></blockquote>
<p>Bisa jadi ada yang menjawab dengan lantang, “Penting!”</p>
<p>Bisa juga dengan jawaban angin lalu, “ah tidak penting-penting amat….”</p>
<p>Kedua jawaban ini tentu dilatari alasan masing-masing. Bahkan dulu saya pun tergugah untuk membuat artikel motivasi blogging. Dalam konteks memotivasi,artikel saya tentang <a href="http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/blog-sebagai-alat-transformasi-kepribadian.html" target="_blank">transformasi pemikiran lewat blog</a>, saya fikir masih bisa di andalakan untuk memicu semangat dan memberikan kekuatan dasar untuk membangun blog.</p>
<p>Pada saat itu, saya termasuk orang yang menjawab dengan lantang.<span id="more-1324"></span></p>
<p>Namun dalam konteks yang lebih matang, saya rasa pemikiran itu masih perlu di bangun  lagi. Akar-akarnya masih perlu di perkuat untuk memberi landasan yang lebih paten. Mengapa sih kita harus ngeblog? Apa sih fungsinya, manfaatnya untuk perkembangan saya apa dan seterusnya. Kunci jitu para jurnalis yaitu 5W + 1 H perlu kita gunakan.</p>
<blockquote><p>Pengalaman saya selama ini, saya merasakan ada sesuatu yang berbeda dengan blog. Blog ini khan media. Hanya media. Tergantung kita untuk digunakan sebagai apa dan untuk kepentingan apa?</p></blockquote>
<p>Namun saya ingin menitik beratkan pada blog sebagai individu, karakter,sifat. Atau apapun itu,  yang mencerminkan bahwa blog itu di hidupkan oleh seseorang,  yang dilatarbelakangi oleh kehidupan sosialnya selama ini.</p>
<p>Tidak heran, ragam blog bertumbuh dengan karakter dan warna kepribadian yang semuanya unik. Masing-masing ingin memindahkan kehidupan alam nyatanya ke lingkungan jagat maya ini melalui blognya.</p>
<p>Apakah untuk kepentingan branding, berekspresi, pelampiasan, latihan menulis dan sebagainya. semua ingin mengambil posisi yang unik dalam satu komunal yang sangat luas.</p>
<p>Prinsipnya sebenarnya sama dengan kehidupan kita sehari-hari. Ada kelompok, ada obrolan, ada gossip ada perbedaan pendapat, ada pertengkaran, ada persahabatan. Semuanya berbaur dan kadang-kadang berbentur pun bisa. Sebab yang tertuang dalam setiap postingan adalah sesutu pemikiran berdasarkan karakter si pemilik. Subyektifitas tentu saja kental disini. Karakter personal sangat memainkan peranan.</p>
<p>Jikapun terdapat perbedaan pendapat, kita bisa membantah lewat kolom komentar, atau membuat postingan sendiri dengan argumentasi yang padat.</p>
<blockquote><p>Intinya, dunia blogging adalah penyederhanaan realitas nyata kedalam realitas yang bisa kita rasakan lewat layar monitor. Dan dari situ kita bisa melihat kehidupan yang lain. Sebab sudah dilakukan penyaringan berekspresi, besosial dan macam-macam tingkah laku yang lebih terukur.</p></blockquote>
<p><strong>“Blog mempunya nyawa tersendiri?”</strong></p>
<p>Oh iya, blog memang mempunyai nyawa tersendiri. Sebab di blog tertuang semacam pemikiran yang belum tentu bisa tertuang dalam realitas nyata. Bisa jadi kita pendiam dalam bersosial, tapi di blog kita terlihat begitu agresif, begitupun sebaliknya.</p>
<p>Artinya, yang berkomunikasi di sini adalah benar-benar isi yang ada di dalam hati kita, emosi, logika dan perpaduan dari semuanya. Disini melebur, saling memberi dan menerima. Membaur menjadi sebuah pemahaman yang “unik”.</p>
<p>Gerakan tubuh tidak terlalu diperlukan disini. Yang dirasakan hanyalah ungkapan lewat apa yang kita tulis, serta respon apa yang kita rasakan. Proses inilah nantinya yang akan memberikan sinergi dan membentuk nyawanya sendiri. Memberikan efek psikologis kepada kita.</p>
<p>Oke, saya sadar ini pemikiran belum tentu bisa diterima oleh semua kalangan. Bisa jadi saya di anggap telalu menjadikan keadaan terlihat begitu kompleks, ribet.</p>
<p>Sori kawan, ini hanya sumbang gagasan. Jika  dianggap masuk akal, silahkan di serap dan dipahami. Jika dianggap berlebihan silahkan di palingkan.</p>
<p>Ngeblog untuk berbagi. Merajut asa untuk menghidupkan suasana, setuju?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/blog-punya-nyawanya-sendiri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>65</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tukeran Link Sebenarnya Tidak Penting</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/tukeran-link-sebenarnya-tidak-penting.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tukeran-link-sebenarnya-tidak-penting</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/tukeran-link-sebenarnya-tidak-penting.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 02:20:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1297</guid>
		<description><![CDATA[Yang terpenting itu adalah eksistensi anda sebagai individu di dunia maya. Apa yang ingin anda bangun, apa yang ingin anda capai dan anggapan apa yang anda inginkan, dari pengguna internet yang mendatangi blog anda. Jelas, kalau dari sudut pandang webmaster, pandangan saya yang mengatakan link itu tidak penting, pastilah mengalami penolakan keras. Memang, bahwasanya link [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Ftukeran-link-sebenarnya-tidak-penting.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Ftukeran-link-sebenarnya-tidak-penting.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Yang terpenting itu adalah eksistensi anda sebagai individu di dunia maya. Apa yang ingin anda bangun, apa yang ingin anda capai dan anggapan apa yang anda inginkan, dari pengguna  internet  yang mendatangi blog anda.</p>
<p>Jelas, kalau dari sudut pandang webmaster, pandangan saya yang mengatakan link itu tidak penting, pastilah mengalami penolakan keras. Memang, bahwasanya link itu penting untuk memperkuat posisi web/blog kita dimata mesin pencari.</p>
<p>Makanya tidak heran, jika banyak orang berburu link, jualan link dan sebagainya. Tujuannya jelas, merebut posisi bergengsi dimata mesin pencari.</p>
<p>Namun sekali lagi, dari sudut pandang yang berbeda.<span id="more-1297"></span></p>
<p>Saya menganggap link itu tidak penting! Yang terpenting itu manusianya, individunya, pelakunya, alias siapa pelopor  dibalik link itu.</p>
<p>Beberapa hari lalu, saya memasang link salah satu pengunjung setia blog FM ini. <a href="http://udinhamd.com/2010/07/blogger-2-inchi-masuk-blogroll-blog-motivasi-mental/" target="_blank">Udin Hamd</a>. Responnya sangat antusias, gembira dan berapi-api. Apa sebab saya memasangnya? Padahal mas Udin ini tidak meminta secara terang-terangan, tapi mengharap iya.  Dari usia blognya juga belum genap setahun.</p>
<blockquote><p>Jujur saja, saya merasa senang melihat responnya yang seperti itu. Justru dari situlah saya mendapatkan ide menulis ini. Bahwa sebenarnya jika kita dengan tenang melakukan blogging. Rajin menulis, blogwalking dan merspon komentar dengan baik. Saya yakin citra diri kita dimata “pengamat”, bisa bagus. Pengamat disini bisa siapa saja.</p></blockquote>
<p>Artinya, jika kita sudah mendapatkan “pencitraan alamiah” maka dengan sendirinya, orang lain akan dengan senang hati memasang link milik kita. Tanpa tedeng alin-aling ikhlas memajang link kita dib logroll kesayangannya.</p>
<p>Jika anda sudah menyadari hal seperti itu. Maka saya yakin motivasi anda untuk menyebarkan link seluas-luasnya akan redup dan tergantikan dengan upaya keras untuk membenahi diri sendiri, meningkatkan pemahaman blogging, mematuhi etika dan sebagainya.</p>
<p>Lambat laun semua itu akan memberikan aura positif dalam setiap sepak terjang anda di internet. Coba saja amati blogroll saya, siapa tau tiba-tiba link anda nempel disitu..</p>
<p>Tapi jika anda masih penasaran oleh pendapat saya, silahkan tambahkan pemikiran anda di kolom komentar. Bagaimana?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/tukeran-link-sebenarnya-tidak-penting.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>72</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogging Memberi 3 Efek “Gila”</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/blogging-memberi-3-efek-%e2%80%9cgila%e2%80%9d.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=blogging-memberi-3-efek-%25e2%2580%259cgila%25e2%2580%259d</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/blogging-memberi-3-efek-%e2%80%9cgila%e2%80%9d.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 13:10:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1290</guid>
		<description><![CDATA[Saya tidak bakat dengan yang begituan! Ada juga yang bilang, jangan terlalu larut disitu deh. kalimat-kalimat seperti itu saya dapat dari pengalaman narablog, hasil dari blogwalking. Yah, masih banyak ternyata masyarakat kita yang menganggap blogging itu adalah aktifitas yang diperuntukkan hanya untuk sebagian orang. Padahal, blogging itu bisa dilakukan oleh siapa saja, tanpa terkecuali. Hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fblogging-memberi-3-efek-%25e2%2580%259cgila%25e2%2580%259d.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fblogging-memberi-3-efek-%25e2%2580%259cgila%25e2%2580%259d.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Saya tidak bakat dengan yang begituan! Ada juga yang bilang, jangan terlalu larut disitu deh.  kalimat-kalimat seperti itu saya dapat dari pengalaman narablog, hasil dari blogwalking.</p>
<p>Yah, masih banyak ternyata masyarakat kita yang menganggap blogging itu adalah aktifitas yang diperuntukkan hanya untuk sebagian orang.</p>
<p>Padahal, blogging itu bisa dilakukan oleh siapa saja, tanpa terkecuali. Hanya jika anda mengerti caranya mengetik, konek dengan internet dan mulai deh. Tapi sudahlah, biarlah komunitas itu terbentuk secara alamiah.</p>
<p>Sekarang, mari kita simak efek-efek Gila hanya dari aktifitas blogging.</p>
<p>Ternyata, saya menemukan fenomena menarik dari aktifitas blogging ini. Antara lain,<span id="more-1290"></span></p>
<ul>
<li>Efek Gila Bisnis.</li>
</ul>
<p>Hanya karena blogging, seseorang bisa terkena imbas Gila Untuk berbisnis. Khususnya bisnis online. Sebab melalu jendela bloglah ia menemukan banyak sekali informasi seputar bisnis. Apa saja itu? Banyak deh pokoknya. Saya fikir ini positif, yang terpenting kita bisa memahami bahwa bisnis yang kita gilai itu masuk kategori wajar.</p>
<ul></ul>
<p>Artinya wajar, bisnis tersebut dilakoni melalu proses sebagaimana layaknya kita membangun sebuah bisnis. Blog hanyalah alat peledak yang memberikan efek kegilaannya. Contohnya liat aksi kawan saya yang berencana mengikuti <a href="http://mashengky.com/blog/mashengkycom/ngobrol-seputar-bisnis-online-di-indonesia-boot-camp-2010.html#more-3165" target="_blank">Boot Camp</a> selama 3 hari di Jakarta.</p>
<p>Saya katakan gila, karena biayanya tergolong cukup fantastis, dan eventnya  pun tergolong bergengsi, sebab dimotori oleh orang-orang yang gila bisnis interent..perkawinan inilah yang memberikan getaran kegilaan.</p>
<ul>
<li>Efek Gila Menulis.</li>
</ul>
<p>Blog memang indentik dengan menulis. Sebab untuk melakukan update konten, dibutuhkan syarat untuk menuliskan sesuatu di halaman terakhir. Tapi sebanrnya secara alamiah, kita bisa mendapatkan skill menulis itu.</p>
<p>Makanya ada yang benar-benar bergairah dan nafsu luar biasa untuk menulis setiap saat, untuk mendapatkan skill itu. Tapi ada juga yang mampet karena tidak mengerti cara menulis yang runut, sistematis dan focus pada tema yang ingin di bicarakannya.</p>
<ul></ul>
<p>Namun karena sudah terkena efek ngeblog. Makanya kegilaannya untuk menulis terus termotivasi.  Bahkan rela untuk ikut kursus-kursus tertentu yang berkaitan dengan menulis. Saya termasuk korban dari efek kegilaan ini.</p>
<ul>
<li>Efek Gila Branding.</li>
</ul>
<p>Kalau baca artikelnya Mas <a href="http://romisatriawahono.net/2008/11/24/10-kiat-personal-branding-lewat-blogging/" target="_blank">Romi Satria Wahono</a> kita akan semakin paham tentang kekuatan blog sebagai  alat yang mujarab untuk melakukan personal branding. Makanya banyak narablog yang memanfaatkan blognya untuk mengangkat pamor personalitasnya.</p>
<p>Banyak yang membicarakan diri sendiri dalam konteks untuk mengungkit citra dirinya. Kadang-kadang terperosok pada kenarsisan. Sebab agag tipis bedanya bahkan cenderung sulit dipisahkan antara narsis dan branding.</p>
<ul></ul>
<p>Tapi terlepas dari itu, saya menangkpan maksud dari itu adalah upaya untuk mengangkat nama di jagat maya ini. Ini pun termasuk dalam kategori Efek kegilaan dari blogging.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Nah cukup dulu deh,  Kira-kira jika menyerap tulisan di atas dan disesuaikan dengan blog anda, kira-kira anda termasuk gila yang mana?</p>
<p>Silahkan dipilih dan disesuaikan yah..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/blogging-memberi-3-efek-%e2%80%9cgila%e2%80%9d.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>61</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Ultah Blog iwankus</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/selamat-ultah-blog-iwankus.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=selamat-ultah-blog-iwankus</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/selamat-ultah-blog-iwankus.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 15:19:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1285</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya genap sudah setahun usia blog iwankus.com tepat pada tanggal 12 Juli 2010. Tak terasa, teman-teman sejawat sudah mulai pada berumur. Tak terasa pula sudah setahun full mulai rutin menulis, update dan menuangkan gagasan-gagasan segar. Saya mengenal iwankus dari blogwalking. Tidak ada peristiwa khusus pada awal perkenalan. Yang saya lihat tulisan-tulisannya memancarkan kesederhanaan. Tapi disitulah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fselamat-ultah-blog-iwankus.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fselamat-ultah-blog-iwankus.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Akhirnya genap sudah setahun usia <a href="http://iwankus.com/setahun-blog-iwankus-com/" target="_blank">blog iwankus.com </a>tepat pada tanggal 12 Juli 2010.  Tak terasa, teman-teman sejawat sudah mulai pada berumur. Tak terasa pula sudah setahun full mulai rutin menulis, update dan menuangkan gagasan-gagasan segar.</p>
<p>Saya mengenal iwankus dari blogwalking. Tidak ada peristiwa khusus pada awal perkenalan. Yang saya lihat tulisan-tulisannya  memancarkan kesederhanaan. Tapi disitulah kekuatannya, selain itu selalu berupaya mengikuti lingkar suasana. Selalu berupaya masuk dalam komunitas. Dengan kata lain, tak mau ketinggalan informasi.</p>
<p>Puncak keakrabannya, saat mas iwan berminat untuk <a href="http://iwankus.com/interview-with-fadly-muin/" target="_blank">wawancara saya</a>. Senang campur grogi, sebab entah apa yang ingin di cari dari mas iwan. Ternyata, itu salah satu ciri dari blog ini. Ingin membari kesan unik, tapi tetap informatif dan memberikan manfaat.<span id="more-1285"></span></p>
<p>Dalam prosesnya, blog iwan kus termasuk blog yang adem-adem aja. Ibarat air laut, tergolong yang tenang  damai dan menyejukkan. Namun sesekali mencoba untuk meniupkan angin ombak, tapi tidak signifikan.</p>
<p>Sekali-kalinya saya ingat, waktu mas iwan  mengangkat tema tentang menanti lounching produk <strong>mr.action</strong> dari JS, saat itu komentarnya langsung membludak. Tapi setelah itu kembali adem lagi seperti semula</p>
<p>Secara keseluruhan blog iwankus termasuk blog yang bagus, hanya memang, masalah update artikelnya yang masih belum bisa memuaskan penggemarnya. Dengan kata lain, update artikelnya masih belum konsisten.</p>
<p>Tapi kita berharap setelah melewati usia setahun, blog iwankus akan ngacir dengan kecepatan ekstra. Oh iya menurut mas iwan, ada rencana mau adain kontes, kita tunggu saja yah..</p>
<p>Ok deh, selamat ultah blog iwankus. Selamat yah mas..</p>
<p>Sukses deh buat mas iwankus</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/selamat-ultah-blog-iwankus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>53</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogging Yang Prospektif</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/blogging-yang-prospektif.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=blogging-yang-prospektif</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/blogging-yang-prospektif.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 15:48:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1245</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana sih ngeblog yang berprospek? ngeblog tapi dengan tujuan-tujuan tertentu. Untuk kalangan blogger, sudah ada semacam kesepakatan umum yang tak terucapkan secara formal. Tapi ada satu pemahaman yang membuat para blogger bertahan.apa itu? Salah satunya adalah&#8221;kesenangan menulis dan berbagi informasi dan bergaul secara baik&#8221;. Seorang blogger dituntut agar secara alamiah, memiliki rasa &#8220;haus&#8221; akan menulis. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fblogging-yang-prospektif.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Fblogging-yang-prospektif.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Bagaimana sih ngeblog yang berprospek? ngeblog tapi dengan tujuan-tujuan tertentu.</p>
<p>Untuk kalangan blogger, sudah ada semacam kesepakatan umum yang tak terucapkan secara formal. Tapi ada satu pemahaman yang membuat para blogger bertahan.apa itu?</p>
<p>Salah satunya adalah&#8221;kesenangan menulis dan berbagi informasi dan bergaul secara baik&#8221;.</p>
<p>Seorang blogger dituntut agar secara alamiah, memiliki rasa &#8220;haus&#8221; akan menulis. Siapapun yang mengambil peran didunia blogging, mau tidak mau dia harus menulis. Kecuali yang bersangkutan aktor copypaste. itu lain yah. Tapi yang perlu dipahami bahwa, menulis adalah makanan pokok blogger.</p>
<p>Nah, kaitannya dengan kegiatan menulis. hal yang sangat diuntungkan buat para blogger adalah kesempatannya yang terbuka lebar untuk berlatih menulis, baik  di blognya sendiri maupun di blog tetangga.<span id="more-1245"></span></p>
<p>untuk lebih memahami maksud dari blogging berporspek, coba kita analisa tulisan yang menarik dari tiga sahabat kita,</p>
<ul>
<li>MH mengangkat wacana tentang <a href="http://mashengky.com/blog/motivasi/essay-atau-blogging.html" target="_blank">essay dan sekedar blogging</a>. Disitu disinggung sedikit tentang style penulisan yang condong kearah serius dan proffesional atau sekedar blogging-ria. Dari tulisan MH, sangat bagus untuk sedikit memainkan peran aktif seorang blogger. apakah mau menciptakan jalur khusus yang nantinya bisa membarikan efek yang menguntungkan, atau tidak pernah peduli bahkan tidak pernah terfikirkan akan hal itu.</li>
</ul>
<ul>
<li>Suara kelana : menyinggung juga soal <a href="http://suarakelana.wordpress.com/2010/06/23/salah-satu-cara-menulis/" target="_blank">style penulisan</a>, tapi lebih kearah pendefinisian gaya-gaya menulis di blog masing-masing.  Apakah mau yg kalem, meletup-letup atau urakan. Namun semua itu dalam kerangka menciptakan style, masalah isi tentu saja semua bermanfaat. tapi yang ditekankan pada tulisan Pak Hery adalah, bagaimana seorang blogger mampu memproduksi sebuah tulisan yang memiliki &#8220;ciri kuat&#8221;. alhasil, diharapkan ciri kuat itu bisa membentuk sang penulis untuk lebih padat dalam menghasilkan tulisan.</li>
</ul>
<ul>
<li>Agus Siswoyo : menyinggung tentang  <a href="http://agussiswoyo.com/2010/06/28/tulisan-antologi-gado-gado-tapi-tetap-idealis/" target="_blank">tulisan antology</a>, yaitu tulisan yang berkesan campur aduk, tapi memiliki benang merah.kalau boleh saya simpulkan, disitu di singgung mengenai upaya seseorang untuk membangun blognya dengan target agar secara keseluruhan, apapun yang kita tuangkan didalam blog, bisa menghasilkan suatu pemikiran. pinjam istilah Mas Tukul, &#8220;kristalisasi pemikiran&#8221;.</li>
</ul>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Bagi saya, pendapat tiga sahabat saya ini sangat bagus kita jadikan semacam pijakan, untuk menciptakan gaya ngeblog yang prospektif.</p>
<p>Maksudnya?</p>
<p>Begini, jika durasi ngeblog kita begitu panjang dan tak terbatas, kenapa tidak kita jadikan blog sebagai media untuk mengasah kualitas menulis. Mencari gaya menulis yang suatu saat bisa mencipatakan ciri tersendiri, berisi dan pada akhirnya<a href="http://www.fadlymuin.com/category/motivasi-menulis" target="_blank"> </a><strong><a href="http://www.fadlymuin.com/category/motivasi-menulis" target="_blank">tulisan memiliki daya gugah kuat</a></strong>.</p>
<p>Bukan tidak&#8217;mungkin, suatu saat aktivitas ngeblog  kita akan bertemu dalam suasana yang lebih matang. Ototmatis independensi tulisan akan menajam, intelektulitas makin menonjol, lebih kritis, kepercayaan diri makin ok dan lain sebagainya.</p>
<p>Jadi sekali lagi coba deh kita sama-sama merenung. Apakah blog yang kita bangun,  sudah dikelolah dengan maksud yang terarah. Atau memang just blogging dan tak peduli dengan begituan, lain soal yah.</p>
<p>Tapi saya yakin, siapaun ingin mendapat manfaat dari buah karya bloggingnya selama ini.</p>
<p>akhir kata selamat membangun blog prospektif anda!</p>
<p>*saya mau nonton argentina vs german dulu&#8230;:D</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/blogging-yang-prospektif.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Mempopulerkan Blog Yang Langgeng Sepanjang Masa</title>
		<link>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/tips-mempopulerkan-blog-yang-langgeng-sepanjang-masa.html?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tips-mempopulerkan-blog-yang-langgeng-sepanjang-masa</link>
		<comments>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/tips-mempopulerkan-blog-yang-langgeng-sepanjang-masa.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 05:26:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fadly Muin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fadlymuin.com/?p=1250</guid>
		<description><![CDATA[Memang, sejatinya tips mempopulerkan blog diperuntukan untuk para pemula. Tapi, tidak menutup kemungkinan tips ini berlaku untuk kawan-kawan blogger yang sudah cukup matang mencicipi asam manis kehidupan online. Sebab, pengalaman dilapangan, ternyata saya masih menemukan blogger yang sebenarnya usia perjalanannya di perbloggingan sudah cukup matang, tapi ternyata masih mengkal dalam hal-hal tertentu. Sebab masih berfikiran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Ftips-mempopulerkan-blog-yang-langgeng-sepanjang-masa.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.fadlymuin.com%2Fdunia-blogging%2Ftips-mempopulerkan-blog-yang-langgeng-sepanjang-masa.html&amp;source=fadlymuin&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Memang, sejatinya tips mempopulerkan blog diperuntukan untuk para pemula. Tapi, tidak menutup kemungkinan tips ini berlaku untuk kawan-kawan blogger yang sudah cukup matang mencicipi asam manis kehidupan  online.</p>
<p>Sebab, pengalaman dilapangan, ternyata saya masih menemukan blogger yang sebenarnya usia perjalanannya di perbloggingan sudah cukup matang, tapi ternyata masih mengkal dalam hal-hal tertentu. Sebab masih berfikiran “digitalistik”, alias menganggap blog itu hanya halaman computer semata yang bisa terhubung dengan banyak orang.</p>
<p>Masih belum melihat bahwa blog itu punya nyawa dan bisa menciptakan efek kehidupan. Sebagian masih menganggap bahwa blog itu tak ubahnya seperti rumah kosong yang tak berpenghuni. Yang bisa digunakan untuk mempopulerkan “tujuan-tujuan jangka pendek semata”.</p>
<p>Rada emosi nih mas?<span id="more-1250"></span></p>
<p>Ah tidak, Cuma saya mencoba to the point saja.</p>
<p>Memang sih… Ada alasan subyektif yang mendorong saya menuliskan tips ini. Sebuah kasus kecil, saya alami ketika YM lagi ON tempo hari.</p>
<blockquote><p>Seorang menyapa dan saya membalasnya dengan wajar. Obrol-punya obrol, yang bersangkutan langsung ngajak tukeran link. Tapi dia sendiri tidak tau nama blog saya. Menurut saya ini ganjil.</p>
<p>Saya hanya jawab dengan halus,” tidak dulu deh mas”. Tapi si pemburu link tetap berusaha merayu saya. Dan anda tau, apa yang diucapkannya? <strong>Tinggal pasang link aja kok susah banget sih bos?</strong> Seperti biasa saya hanya senyum-senyum.Lalu saya Tanya, anda sudah berapa lama blogging? 8 bulan bos (lagi-lagi dia memanggil saya dengan sebutan bos. Panggilan yang kurang ramah untuk kesan pertama)</p>
<p>Seharusnya, selama 8 bulan ngeblog, anda sudah tau tata cara bertukeran link, jawab saya. Ternyata, orang yang YM sama saya tidak mengerti sodara-sodara. Dia balik bertanya, dengan pertanyaan yang membingungkan  “maksudnya?”</p></blockquote>
<p>Sudahlah.. tadinya dengan menyinggung seperti itu, saya berharap dia mengerti secara etis. Bahwa sewajarnya ada proses.</p>
<p>Dan cara-cara seperti itu bukan saja menjemukan, tapi sifatnya tidak berkesan dan menutup peluang untuk menjalin hubungan persahabatn yang panjang.</p>
<p>Saya lebih menghargai cara mas <a href="http://ideproduk.com/produkblog/" target="_blank">ismail</a> yang memang secara sopan meminta linknya di sertakan di sidebare blog ini. Walau belum saya penuhi, mas ismail tetap berbesar hati.</p>
<p>Banyak macam, tingkah para blogger yang senang berburu link.</p>
<blockquote><p>Ada juga yang hobby menitip link di akhir komentar. Jujur saja, untuk cara seperti  ini, saya pernah melakukan diawal-awal ngeblog. Tapi setelah saya fikir-fikir lagi, selain menyusahkan buat saya sendiri. Nantinya saya akan dicap komentator tendensius. Dan saya tak ingin mendapatkan predikat itu.</p></blockquote>
<p>Lagipula, jika kita berkomentar khan sudah otomatis ada alamat web atau  link yang sudah disiapkan yang bisa kita isi sesuka hati kita. Kenapa lagi harus menitipkan link di akhir komentar. Buat apa coba?</p>
<p style="text-align: center;">******</p>
<p>Temans, itu hanya pengalaman kecil yang masih saya dapatkan dalam proses mengelolah blog ini. Saya yakin anda juga punya pengalaman menarik seputar  “pemburu link”. silahkan nanti bisa di bagi-bagi ceritanya di kolom komentar.</p>
<p>Kali ini saya ingin sekali berbagi tips, karena terinspirasi oleh si pemburu link tadi. Bagaimana membangun blog yang populer plus dengan karakter tokoh si empunya blog. Untuk yang lebih mapan dan berpengalaman, mohon maklumi tips ini, jika ada kekurangan yah. Sekalian boleh tambahkan.</p>
<ul>
<li>Pertama, Perbaiki Niat Anda.</li>
</ul>
<p>Ini adalah titik awal yang sangat menentukan warna karakter anda di dunia blogging. Niat yang baik untuk berbagi informasi, atau berbagi pengalaman dan lain sebagainya. Akan sangat berpengaruh pada cara anda menulis, blogwalking dan ekspektasi anda terhadap link</p>
<ul>
<li>Kedua, Belajarlah Menulis.</li>
</ul>
<p>Di internet sangat banyak kiat dan tips tentang menulis. Untuk soal ini saya sarankan anda mengunjungi webnya  <a href="http://www.jonru.net/" target="_blank">Bang Jonru</a>. Jika perlu ikutlah salah satu kelas berbayarnya. Tapi kalau belum cukup alokasi dananya. Mencari yang gratisan juga banyak dan solutif kok. Sebab, kecakapan menulis ini sangat diperlukan dalam dunia blogging. Karena melalui menulislah anda bisa menciptakan personifikasi diri anda lewat pemikiran-pemikiran yang memang “gue banget”.</p>
<p>Mau tidak mau, kemampuan menulis ini akan sangat berpengaruh terhadap semangat anda ngeblog, update artikel. Dari sinilah dimulai penciptaan image anda. Jadi belajar  menulis itu sangat penting.</p>
<ul>
<li>Ketiga, Peliharalah dan perluaslah  komunitas anda</li>
</ul>
<p>Walau tidak ada kesepakatan tertulis. Didunia blogging juga ada komunitas yang diakui secara tak terungkap. Coba saja perhatikan komentator blog ini mayoritas orangnya ya itu-itu saja. Pembaca lain mungkin ada, tapi kadang enggan berkomentar  dan merasa cukup membaca dan mengambil manfaatnya saja.</p>
<p>Komunitas ini sangat penting, sebab dari sanalah kita mendapatkan gairah tersendiri untuk tetap memiliki semangat berbagi. Lambat laun, jika niat dan kecakapan menulis kita sudah klop, maka kita bisa eksis sebagai individu independen, walaupun kita berada dalam suatu kominitas tertentu.</p>
<p>Jika komunitas anda sudah solid, maka mulailah memperluasnya. Mulailah bergaul dengan blogger-blogger lain. Ini sangat penting sebagai pondasi-pondasi jangka panjang di dunia blogging.untuk cara bergaul di dunia blogging, saya sarankan blog <a href="http://agussiswoyo.com/" target="_blank">AS</a> bisa dijadikan pelajaran.</p>
<ul>
<li>Keempat, Konsisten Blogwalking</li>
</ul>
<p>Ada korelasi kuat  dengan poin ketiga diatas. Dengan kita konsisten blogwalking, maka mau tidak mau, kehadiran kita terakui dan terasa. Bahwa kita ada dan memiliki dedikasi yang penuh untuk bersahabat.</p>
<ul>
<li>Kelima, Berikan Komentar yang berkualitas</li>
</ul>
<p>Saya dan kawan-kawan lainnya, sudah sering membahas soal komentar berkualitas ini. Benang merahnya adalah, memberikan komentar yang berhubungan dengan artikel yang dikomentari, memperdalam dan memperluas cengkraman berwacana. Sehingga apapun yang kita komentari terasa memiliki rasa dan jiwa yang membuat si empunya blog merasa simpatik kepada kita. Sebab artikelnya di hargai dan diwarnai sedemikian rupa.</p>
<ul>
<li>Keenam, Peliharalah Blog anda dengan baik</li>
</ul>
<p>Walau agag nyeleneh, kawan kita, <a href="http://mashengky.com/arsip-blog" target="_blank">MH</a> pernah membahasnya dengan sederhana namun mampu memberikan efek sadar. Bahwa blog pada intinya bagaikan tubuh yang perlu dirawat sedemikian rupa. Agar selalu tampil cantik /  ganteng, tampil prima berenergi. Siap dengan segala tantangan maya di luaran sana. (silahkan cari sendiri yah, saya lupa judul artikelnya)</p>
<p>Nah itulah kira-kira tips untuk mempopulerkan blog anda.</p>
<p style="text-align: center;">*****</p>
<p>Selaian dari keenam tips di atas, saya rasa memang masih banyak tips dan kiat-kiat jitu. Terutama yang berhubungan dengan persoalan teknis. Saya memang tidak membahas soal itu. Untuk masalah teknis web saya merekomendasikan anda berkunjung ke blognya mas <a href="http://aldymy.name/" target="_blank">Aldy</a> dan mas <a href="http://kafegue.com/" target="_blank">Iskandaria</a> yang memang lebih sering membahas soal-soal teknis komputer dan internet.</p>
<p>Saya “merasa” lebih kompeten membahasnya dari sisi humanistic. Sebab, seperti yang saya singgung di atas, bahwa blog itu memiliki jiwa. Dia hidup dan mengandung rasa.</p>
<p>Jadi cobalah membangun blog dari sisi humanitasnya. Saya yakin dengan begitu anda akan menemukan kehidupan yang berbeda.</p>
<p>Ok semoga blog anda makin popular.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.fadlymuin.com/dunia-blogging/tips-mempopulerkan-blog-yang-langgeng-sepanjang-masa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>61</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

