Maaf. Saya baru muncul. Dan satu judul kalimat yang ingin kusampaikan adalah, selamat tinggal. Pergulatan bathin selama entah untuk berapa ratus waktu, yang sudah kulewatkan tanpa sepatah kata di blog ini. Saya menyesal atas kejadian ini.sungguh !!
Tapi, saya juga harus mengakui, bahwa sulit sekali bagi saya untuk tunduk dan patuh terhadap kesetian untuk hadir di blog ini dalam bentuk tulisan. Waktu saya sudah terjerat oleh pemikiran dan perhatian yang lain. Resiko yang saya tanggung atas ulah saya ini terlalu banyak. Kehilangan banyak sekali input yang senantiasa menyegarkan saya dalam mendengar, membaca, merasa dan terlibat dalam suasana romantic di dunia kata dan makna.
Dalam masa keterasingan itu, saya memang tidak hanya diam dan berpangku tangan. Saya bahkan sering berkeliaran di sekitar blog ini, tentu saja, tanpa meninggalkan jejak. Sebab jari-jari ini terasa kaku oleh sekelimut perasaan yang membuncah bathin. (Agag distorsi nih)
Jujur saja, saya ada niat untuk MENINGGALKAN BLOG INI. Bahkan saya juga sudah merencanakan semacam kalimat perpisahan untuk memutuskan segala bekas yang ada di blog ini. Sebab, dalam perenungan yang cukup, menurut level saya, banyak hal yang kurang pas dengan pengembangan blog ini.
Tagline blog ini misalnya, semakin hari saya merasa semakin menyiksa. Saya merasa sudah lancang dan berani memasang badan dan berbicara banyak tentang motivasi dan sekitarnya. Padahal, mental saya saja masih perlu diuji untuk mengarungi banyak persoalan yang komplikasi dan distorsi disana sini ditengah-tengah aktifitas saya, apalagi berkaitan dengan jenis pekerjaan saya yang terkadang memang bisa jadi sasaran empuk untuk menggoyahkan mental. untuk itu pelan tapi pasti simbol-simbol yang mengandur unsur pengguran dalam memotivasi akan saya pangkas habis.
Saat ini, Ada dua pilihan untuk blog ini.
- Pertama, benar-benar membunuhnya! Menguburnya dan menyiraminya bunga mawar secukupnya, lalu berdoa semoga postingannya selama ini mendapatkan tempat disisi pembaca.
- Kedua, tetap menghidupinya, menyiraminya dengan postingan-postingan segar, tapi dengan memberikkan batas tolak balik. Artinya. Postingan sebelumnya saya anggap sebagai pergulatan blog FM kecil. Dan kini Blog FM mulai beranjak remaja, yang siap untuk membentuk dirinya lebih baik lagi. Lebih segar lagi dan lebih FM bangetlah.
Saya sepertinya lebih condong kepada pilihan kedua, sebab, terkesan lebih arif dan tidak bertindak mubazir. Terlebih penting lagi, saya merasa lebih menghargai apa yang telah saya lakukan selama ini. Bukankah kita perlu belajar terhadap masa lalu?
Namun, pilihan pertama dan kedua sebenarnya tetap terhubung pada benang yang sama merahnya. Sama-sama ingin membentuk blog yang benar-benar lahir dari jiwa yang tulus, jujur dan bersih dari kepentingan-kepentingan yang tidak terukur dari hasrat untuk memuliakan nurani. Saya rindu bercengkrama dengan makna-makna yang bisa mengantarkan saya pada posisi pribadi yang utuh dan menyejukan hati.
Walau masih ada batu yang mengikat kuat pada kaki saya, bathin saya bahkan. Tapi hasrat untuk menciptakan suasana membangun kehidupan bermakna dalam dunia tulis, tetap menyala dan terlihat walau dalam jarak pandang yang cukup jauh. Tapi cukup bagi saya cahaya itu untuk menuntun, menapak padanya.
Bagi saya, tulisan ini terkesan agag awut-awutan, maju-mundur, senggol kiri kanan dalam upaya untuk menciptakan keyakinan besar untuk tetap eksis dengan gaya yang lebih mantap. Tapi biarlah tulisan ini menjadi pembuka awal yang baik untuk saya bersedia tetap mengayuh semangat berbagi dan merasakan udara segarnya blog ini.
Jadi mohon jangan heran jika postingan berikutnya anda merasa hujan telah turun di padang pasir, atau tiba-tiba salju jatuh di kota Jakarta. Semuanya bisa begitu membingungkan kawan.
Akhir kata, ada sebuah Tanya yang ingin kusampaikan,
Apa khabar sobat? Saya hadir lagi. Mari bertukar senyum untuk sama-sama menyambut hari yang lebih baik.

{ 30 comments… read them below or add one }
sabar gan, ini namanya perubahan dari anak anak menjadi remaja… tetap menulis dengan santai, ganti topik boleh, toh blog ini milik agan sendiri…
ditunggu hujan di musim kemarau dan salju di gurun pasir sahara nya gan…
Tks gan
lagi pergolakan bathin yang seru nih… ibratanya kalo pas lagi kopdar di depok mah… lagi bicarain kesemrawutan jakarta nih. hehehe tapi ini adanya di hati.
wahhhhhh ini sebenernya nendang saya juga nih. saya juga udah 2 bulan ini hiir mudik di blog saya, tanpa ngapa-ngapain. kelu
wah kenangan itu.., obrolan kita belum tuntas saat itu khalid
Bagi ane mah yang penting nunggu sajian barunya
)
Salam Sukses Mas Fadly!
kehadiran seolah menjadi beban, kemudian semakin dalam terasa, adanya kita adalah beban dasar.
gelisah, harga diri, pujian,merasa bersalah atau bagga atau apapun sifatnya hanyalah tarian yang kita mainkan untuk peran masing-masing.
motivasi seolah-olah menjadi penyelamat untuk kehidupan kita.
cobalah pisah antara aku dan hidup,yang nyata aku atau hidup, aku memiliki hidup atau hidup memilikiku?
Lalu siapa yang sesungguhnya menentukan?
Kalau kau sungguh sungguh, kau akan tau, dan akan sangat luar biasa
ternyata gak cuma saya yang merasa seakan kekeringan.
Saya juga sedang menapak lagi, meski kadang tidak sekuat dulu. sehari berlari lalu istirahat 4-5 hari bahkan lebih.
jangan patah semangat mas FM,terus terang selama saya mengunjungi blog mas FM ada motivasi yang saya dapatkan,saya harap mas FM kembali seperti dulu yang mau menuangkan kata-kata motivasi yang membangun pembacanya.
Saya juga sempat terpikir untuk meninggalkan blog saya bro dikarenakan sibuk mengejar $ dari internet… Akan tetapi berdasarkan saran dari rekan-rekan blogger maka saya urungkan niat tersebut..
Memang tagline blog seperti motivasi, tips blogging bisa menjadi bumerang juga bagi narablog… (menurut pandangan saya pribadi)
Jangan Menyerah kawan…
Tidak mudah memang… Apa kabar mas Fadly.. lama tidak bersua.. Saya ada sebuah cerita.. ada tiga orang anak, ditanya oleh gurunya apa cita-cita mu? anak pertama jawab saya mau jadi dokter.. anak kedua saya mau jadi guru.. berbeda dgn anak ke tiga… dia menjawab saya mau jadi BLOGGER Tangguh… sang guru aneh, kemudian bertanya lagi kenapa begitu? sang anak menjawab, saya akan pebisnis online lewat blogger yang sukses dan punya jiwa sosial… jika sudah berhasil, saya mau buat portal tentang kesehatan biar dokter bisa posting diportal itu… dan saya mau buat portal pendidikan supaya guru tetap berkarya dan kaya….
hehehehe…. itu joke saja mas… intinya Blogger tetap dibutuhkan, dan tetap eksis mas…. salam….
makasih mas Boy buat ilustrasinya…
saya sangat terhibur dan termotivasi.
mungkin saat ini saya butuh cuit sejenak.
suatu saat saya akan kembali lagi mas….
Mas, nggak sayang dengan pencapaian selama ini?
thanks mas …
sempat kaget juga membaca judulnya mas…. tapi alhamdulillah tidak “seburuk” yang saya pikirkan..
saya tunggu artikel-artikel yang FM bangetnya mas
Waw baru bertamu udah tercengang nih ane bang, tadi nyebrang jalan om jomru dan mendarat disini, jadi teringat chanting amba niti saat menulis batik truntum, reunian hati dan realitas, dan kembali rujuk raja dan ratu, ya nanti saya mampir kesini lagi buat baca artikel nya.. by newbie bloger
memang mas yang namanya dunia penulisan itu wajar kalau kita merasakan yang seperti ini…
dan saya yakin bahwa semua blogger pasti merasakan hal yang sama,,,
saya harap mas fadly membatalkan niatnya untuk pensin blog
Tetaplah menjadi yang terbaik.
Ada banyak pergulatan bathin dalam diri seorang blogger dalam meramaikan blognya. Saya sendiri tetap fokus nulis meskipun tulisan nya hanya cocok untuk di konsumsi diri sendiri. Mungkin ini yang manjadi penyemangat diriku dalam menulis, pokoknya nulis dan nulis. Karena kecil bagi kita sangat besar manfaatnya bagi orang lain yang sedang membutuhkan
Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
Mantap. Keputusan yg arif, hehe…. Ditunggu tulisan berikutnya. Saya kepengen tahu kira-kira perbedaan dengan tulisan-tulisan yg kemarin sejauh apa, hehe….
Salam
saya harap mas fadly jangan off dulu dari blogging
thank Gan info and articles on your blog nice and helpful, hope and greetings selaludan successful bloggers,
pakabar Fadly…menurutku bicara motivasi diri kan bisa luas dan dalam kemana-mana, dari surabaya, nganjuk, madiun, tegal..
, tidak mesti bermerek/mengandung kata “motivasi” atau berkata “saya motivasi kamu” , mungkin melihat anak kecil lagi pipis juga bisa meberikan motivasi sangat berharga buat orang tertentu…
…dst ..dst…
Atau kalo males nulis…blog ini dibikin forum aja fadly..biar orang pada berdiskusi sendiri2
thanks bro responnya…
akan ane pikirkan
apa kbr mas
baik boss
Terimakasih Artikelnya bermanfaat dan Infonya menambah Ilmu pengetahuan. Harus dicoba. Semoga berhasil
Apa khabar mas untuk saat ini?…
Sampai kapan mas FM akan bangun dari tidur pulasnya, apakah menunggu sang putri/peri bijaksana yang membangunkannya?…
sabar bozz…
tks untuk supportnya
boleh di coba tipsnya dan artikelnya