Ketika seseorang menjadi penentu sebuah event kompetitif. Tentu saja banyak hal yang membuatnya selalu terjaga. Tersadar dan menyoroti setiap kejadian yang berseruak. Sama halnya dengan saya, dan juri yang lain Mashengky dan Mas Arief Maulana ketika menjadi juri kontes menulis, yang diadakan rekan kita, Mas Agus Siswoyo.
Banyak hal yang yang telah menyita perhatian Juri yang begitu besar. Sebab salah satu kewajiban kami adalah memberikan penilaian yang obyektif, substantif dan target dari sudut pandang setiap tulisan yang terbit.
Dan itu tak tanggung-tanggung. Secara reguler artikel terbit hampir seminggu penuh. Hanya di beri jeda oleh tulisan pemilik blog sendiri. Namun setidaknya, saat itu, kami bisa menggunakan waktu untuk libur menilai.
Memang sih, tidak sebegitu dramatisnya. Membaca artikelnya memang adalah pekerjaan santai. Menyenangkan, karena banyak sekali pemikiran-pemikiran segar dari para kontestan. Menurut saya. mereka semua sangat bergairah. Saya sangat apresiatif untuk itu.
Mudah-mudahan saja, semangat menulis itu, tidak pupus seiring dengan berakhirnya kontes. Toh pada dasarnya para kontestan adalah juga para blogger yang mau tidak mau mereka di tuntut untuk menulis. Jadi kontes yang di adakan mas Aini adalah semacam doppping untuk menggoyang kepala kita agar tidak terlena oleh kefakuman menulis.
Untuk para pesertanya. Ada beberapa yang membuat saya terkesan. Terutama nyawa dari setiap tulisan itu. Bukan dari yang lain-lain. Tapi dari jiwanya. Saya mencoba meresapi aura tulisannya. Walau hal semacam itu sulit sekali mendeskripsikannya. Namun ada pendekatan yang saya rasa bisa kita gunakan.
Yaitu seberapa besar tulisan itu mampu membuat getaran-getaran yang membuat kita terhenyuh dan membenarkan ucapan-ucapan penulisnya. Siapakah mereka? Saya rasa kita tidak perlu menyebut nama.. ok? Tapi saya merasakan ada beberapa.
Inilah pengalaman dan pendapat saya tentang kontes menulis yang diadakan mas Agus. Semoga saja kita semua bisa memetik manfaat dari event edukatif itu..
Ok selamat menulis!

{ 33 comments… read them below or add one }
Menilai sesuatu selalu terasa menyenangkan mas. Apalagi objek yang dinilai adalah sesuatu yang kita sukai (tulisan/artikel). Untuk sementara ini saya cukup sebagai penilai non qualified saja. Saya sendiri punya satu jagoan kalau diukur dari getaran tulisannya
iya mas.. kalau disenangi, bebannya terasa lebih ringan. cuma yah itu, bacanya harus lebih kritis dari biasanya..:D
seharusnya mas is, pantas menjadi juri loh..
sebenernya saya belum pantas jadi juri, wong ngeblog aja masih acak2an hahahaha…
tapi apa (kata) pelacur.. mungkin jatah saya tahun ini jadi juri sebelum di jurikan…
he he he..
sama sih mas. kita cuma menuangkan lebih banyak energi untuk memilih. itu saja sih menurutku. soal pantas tidaknya, saya rasa mh pantas kok.. kalau ngeblog itu khan soal pribadi gan..
Meski ngeblog acak-acakan, konsep bisnisnya maknyus kok…
gimana kalo para juri melanjutkan kontes ini di blog masing2 secara bergantian?
wah.. belum terfikir mas.. he he he
Cuma bisa manggut-maggut saja mas Fadly.
manggut-manggut lebih elegan daripada geleng-geleng mas Aldy… he he he
Ha…ha…Mas Fadly bisa saja,
Belum pernah punya pengalaman menjadi juri online Mas, kalau jadi wasit futsal sih sudah biasa
Acara kontes tsbt keren banget.. sayang lia agak sedikit terlambat mengikutinya.. hehehe…
Semakin penasaran siapa yang Menang…wuitttttttttt
iya. kalau ikut khan makin seru mbak lia..
oh iya khan sudah di umumkan tuh pemenangnya
Heheheheh iya pak.. lia sudah lihat..
Prediksi lia pun tidak salah..
Tulisan pak SK sangat berbobot
u dukungan kontesnya, sekali lagi makasih banyak mas..sukses selalu u anda dan keluarga
ah… sudahlah jangan terlalu berlebihan bro.. nanti saya cabut lagi nih dukungannya.. he he he. enjoy saja boss.
di optimalkan saja mas ahmad. semoga menang!
ada lomba menulis rupanya, semoga membawa manfaat yang sebanyak-banyaknya
iya nih bang..:) semoga saja begitu. amin!
ngomong2 apa khabar nih? lama sekali kita tidak saling mengunjungi..
Baru tahu ne ada lomba menulis, masih bisa gak ya ikutan.?
wah sudah selesai mas. pemanangnya sudah di umumkan..
Mas Fadly dan 2 rekan lainnya sangat pantas menjadi juri kontes tersebut. Tidak perlu diragukan komitmen bloggingnya.
trims mas agus..
yang jelas kita semua mendapat nilai manfaat dari event itu..
Lega ya mas……dpt byk pelajaran, krn membaca lebih detil drpada pembaca yg lain, sampai bisa merasakan aura sang penulis
iya bun.. lega banget. beres deh tugas..
aura tulisannya biasanya terasa kalau lagi benar-benar fokus. dan juga memang rangkaian kalimatnya mengalir seperti air..
Lebih lengkap lagi, detail dan puyeng. Apalagi waktu ada yang bikin onar. Hahaha…
“Menilai” Apalagi yang dinilai adalah tulisan, artikel, tidak terbayang susahnya.
Pasti tidak semudah menilai jawaban ujian Matematika atau Fisika, apalagi yang menggunakan LJK.
Saya pernah diminta menilai hasil desain dan animasi media dengan flash. Mungkin pertanggungjawabannya lebih berat dari itu.
iya mas. paramaternya lebih longgar, intuisi dan emosi lebih banyak bermain..
lumayan ya mas dapet pengalaman ikut jadi juri
Info lomba menulisnya baru tahu belakangan jadi belum ikut, juga baru mulai ngeblog, moga lomba season 2 nya masih ada, dan mas Fadly masih jadi jurinya
wah hebat nih mas bisa jadi juri lomba hehehe….btw, kualitas tulisan pasti sangat subjektif penilaiannya btw, apa standar/kriteria penulisan artikelnya mas??? btw, boleh tukeran link gak mas fadly, tema blog kita senafas
iya subyektif tentu bermain. namun tetap menggunakan pendekatan obyektif. yaitu seberapa besar para pembaca merasa manfaatnya, hal itu terlihat dari komen2nya..
tukeran linknya nanti dulu yah mas..:)
semoga ada yang nyelenggarain lagi, jadi semangat ingin menulis. hehe…
Foto yang di sidebar kok ganti Mas!
Kelihatannya lebih kurusan dan agak kusut Mas, apa gara-gara kecapean jadi juri? Hehehe…
Soalnya saya lebih suka lihat foto yang sebelumnya Mas
Hhhmm…kapan2 ikutan ah itung2 belajar nulis…