Kesempatan Kerja Hilang, Hanya Karena KTP Mati!

by Fadly Muin on May 16, 2010

Mungkin ini bentuk curhat tersendiri bagi saya. berkaitan dengan situasi yang kebetulan tidak tepat.

Pengalaman ini dialami oleh adik ipar saya, Astria namanya, baru saja lulus dari kuliahnya. Yang ada dibayangannya saat ini adalah bagaimana mendapatkan kerjaan secepat mungkin. Agar tidak merepotkan orang tua lagi.

Upaya untuk mendapatkan kerjaan yang tepat di tumpahkan dengan segenap energinya. Baca koran kompas, hunting di internet dan sebagainya. Singkat cerita terlibatlah ia dalam aktifitas administratif, masuk ke dalam fase ”proses pencarian kerja” bersaing dengan jutaan fresh graduate lainnya.

Suatu ketika ia mendatangi sebuah perusahaan, berdasarkan surat panggilan untuk wawancara. Kantornya terletak di sebuah gedung yang besar. Layaknya sebuah gedung, proses pengamanan administratifpun dilakukan. Dan sampailah ia pada pemeriksaan standart, periksa KTP.

Porses ini memaksa ia untuk kecewa luar dalam. Kecewa hati dan kecewa fisik. Sudah capek-capek mendatangi kantor yang di tuju, tapi hasilnya nihil karena tidak bisa masuk gedung, disebabkan KTP yang sudah kadaluarsa.

“Kok tidak di urus sebelumnya sih?”

“Sudah……”

Nah ini ada masalah kecil yang sungguh sepela tapi tidak mendapatkan empati dari orang-orang yang ”Seharusnya” memiliki jiwa humanis yang tinggi. ”pengurus RT”.

Sebelumnya ia sudah mengurus perpanjangan KTP, tapi surat pengantar dari RT saja mendapatkannya minta ampun. Layaknya birokrasi pemerintahan tingkat tinggi. Ia harus rela dipantulkan kiri kanan. Bak bola pingpong yang tak bisa dideteksi lajunya.

Sampai saat waktu panggilan wawancara tiba, eh perpanjangan KTP pun tak kunjung mendapatkan titik terang. Nekad campur etika. Nekad karena Membawa KTP kadaluarsa, etika karena merasa bertanggung jawab atas lamaran yang dikirimnya.

Alhasil, nekad dan etika positif, harus di jawab dengan balasan yang tidak setimpal.

***

Pengalaman apa yang bisa didapat dari sini?
  • Pertama, terkadang kita sebagai orang yang memiliki peran ”tertentu” tidak menyadari bahwa apa yang kita lakukan, memiliki dampak bagi orang lain. Seperti pengurus RT yang tidak empati dan tidak tanggap betapa pentingnya kepemilikan KTP yang Valid untuk warganya. Dalam kasus ini, adik saya harus kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaannya. Walau tidak ada jaminan ia pasti diterima di tempat itu. Tapi setidaknya kesempatan itu sudah ada dan itu secara tidak langsung telah ditutup oleh kerepotan mengurus KTP dan mungkin juga waktunya yang kurang pas. Antara mengurus KTP dan memenuhi panggilan wawancara
  • Kedua, sebagai manusia biasa, kita tidak pernah tau. Tuhan memberikan jalan yang serba tak terduga dan sulit dibaca kemana arah yang akan dituju. Diperlukan kesabaran dan ekspektasi yang positif untuk terus melangkah. Jika tidak ada kesadaran seperti itu, kita akan mudah lumpuh untuk terus berupaya.
  • Ketiga, Persiapan itu sangat penting. Sekecil apapun, jika hal itu menyangkut hal-hal penting. Sebaiknya benar-benar serius mengurusnya.

Nah, pengalaman kecil ini semoga saja bisa kita petik  manfaatnya. Mudah-mudahan ada diantara anda yang menjadi aktor penting di masyarakat. Maka jelilah melihat nilai-nilai yang akan membawa kebaikan kepada orang lain. Sebab itupun termasuk dalam rangkaian ibadah anda.

Untuk adiku, Astria sabar yah. Mungkin itu bukan jodoh kariermu tri… dan perlu diingat juga, segera mengurus KTP dulu biar bisa masuk gedung lagi .. he he he :)

{ 90 comments… read them below or add one }

zaki May 16, 2010 at 21:26

para ketua RT mestinya baca nih postingan…saya juga udah jelas2 pindah ke Jakarta susahnya minta ampun mo buat KTP…

Reply

fadlymuin May 16, 2010 at 21:39

he he he.. entahlah, harus sabar atau gemes mas..

Reply

zaki | lowongan kerja terbaru May 16, 2010 at 21:46

abis gitu om saya turun tangan…ngomel2 di kantor kelurahan…dia bilang gini “apa emang saya harus ngeluarin “duit” jadinya biar cepet ya…” ehhhh jadi deh hari itu gak pake bayar :p

Reply

fadlymuin May 16, 2010 at 22:09

wah.. galak juga nih? :D
tapi syukuralah waktu itu bisa terselesaikan dengan baik, walau pakai acara “perang” dulu :)

Reply

Agus Siswoyo May 18, 2010 at 22:31

pindah ke Jombang aja mas, yang jadi ketua RT bapak saya. ngurusnya gratis kok. hehehe…

Reply

Maghfur Amin May 19, 2010 at 12:53

Atau ke Malang mas, RT-nya teman main catur saya. Bisa diatur lah semuanya… :)

Reply

fadlymuin May 19, 2010 at 18:34

wah ini juga jaminan mutu nih..:D

Reply

ismail May 19, 2010 at 20:05

Ikutan ach.. ke Lamongan aja mas, mudah diaturnya, Ketua RTnya pak de saya ko’..hi..hi.. [ko' malah jadi tawar menawar gini yach,]

Pokonya semua pasti ada hikmahnya deh mas.

Reply

fadlymuin May 19, 2010 at 18:34

janji yah.. dipermudah?

Reply

2R May 16, 2010 at 21:32

Mengurus KTP skr mmg agak Konyol mas, KTP DKI khususnya, blm lama pengalaman Sy pribadi bln kemarin mw perpanjang Pajak STNK sampe hrs ribut dulu sm orang2 Samsat Komdak gara2 KTP blm kelar, capek mmg kalo urusan sm aparat, btw ane Pejwan aja ya gan !

Reply

fadlymuin May 16, 2010 at 22:03

wah ternyata ada juga dan sangat seru yah pengalamannya mas..?

saya masih belum menemukan kenyamanan dalam pengurus administratif

Reply

delia May 16, 2010 at 21:52

KTP memang sangat penting pak…
dan saat ini memang sangat disayangkan beberapa aparat malah melambat2kan proses begitu tahu kalo kita butuh cepat karena beberapa alasan..:(

Saya punya pengalaman.. ketika menerima seorang karyawan yg KTP nya masih dlm proses pengurusan(tertulis 15 hr lagi) akhirnya saya terima dia dan itupun saya sbg jaminannya (krn saya melihat anak itu bagus) .. namun sampai masa gajian tiba KTP belum siap… akhirnya saya harus berurusan dgn atasan, dept lain :( Alhamdulillah bisa diatasi walaupun saya sempat dianggap kolusi padahal sama sekali gak ada hubungan apa2…….
Jadi report memang bagi HRD untuk menerima karyawan yg gak ada KTP…..
Tips diatas sudah tepat…persiapan itu sangat penting.. tenang aja.. kalo punya potensi pasti dapat yg kerjaan yg baik :)
Salam untuk Astria :)

Reply

fadlymuin May 16, 2010 at 22:07

andaikata, Security gedung itu peringainya seperti mbak lia. mungkin Astria sudah bisa masuk dan melewati proses wawancara itu yah mbak? he he he

sebenarnya saya bisa aja urusin dengan mudah dan cepat (sok Pede)

tapi saya biarin saja sebagai bagian dari proses terjun ke masyrakat langsung.

insyaAllah disampaikan salamnya mbak Lia :)

Reply

Suarakelana May 16, 2010 at 22:36

hehehe…saya juga lagi mangkel neh. Ngurus KTP dan KK, udah nunggunya lama, eh begitu jadi ternyata banyak sekali salah cetak ejaan namanya.
Yah… saya hanya berharap kelak rakyat negri ini menjadi rakyat yg tangguh, karena sudah terbiasa menghadapi berbagai rintangan birokrasi

Reply

fadlymuin May 17, 2010 at 13:51

ternyata ada juga pengalaman ‘menggemeskan’ itu pak… :)
sementara ini saya baru urus akte kelahiran 3 anak saya. terlambat memang karena baru da kesempatan setelah benar-benar stop keluar kota.

ternyata urus akte itu cukup lama juga. bisa 3 bulan. gila..!

Reply

delia May 17, 2010 at 22:23

wahhh maaf pak lia tiba2 ingat abah..
kemarin pas perpanjangan KTP skalian KK baru , ternyata KK nya juga salah cetak.. ya udah deh… abis itu kantor kena semprot ama babah…
ternyata kadang2 kekerasan juga bagus…
petugas ketakutan dan Alhamdulillah hari itu juga langsung diganti…. :D …..
yahh tapi dari peristiwa itu lia menyesali bahwa system KTP aja bisa gak konsisten… :(

Reply

fadlymuin May 18, 2010 at 07:43

Abah galak juga yah Mbak Lia..? :)
selama ini untuk berurusan dengan birokrasi perijinan, saya blm menggunakan cara ini. sebab kebanyakan saya membawa kepentingan perusahaan :D

untuk urusan lainnya, saya lebih kompromis :) tapi tetap menjaga jarak. agar tidak terjadi pungli..

Reply

delia May 19, 2010 at 02:31

Emang galak :D

Kalo membawa nama perusahaan ya cara ini sangat tidak dianjurkan pak.. hehehe…

Kalo lia.. jika urusan dengan mereka biasanya lebih kependekatan personal (lia suruh orang lain :D ).. kan ada budget entertain dari perusahaan.. jadi lebih membeli makanan ringan, nanyain kabar, kalo ada acara dikantor ngundang mereka.. Alhamdulillah pungli bisa diminimalisir dan urusan lebih dipermudah :)

Gede Lumbung May 16, 2010 at 23:40

Waduh..
Bener-bener bikin jengkel juga tuh ketua RT`nya..
Perlu dikasi uang pelicin dulu kali yaw..
Hehehe…
Ternyata sistem birokrasi di atas maupun di bawah sama aja, sama-sama bikin rakyat kecil menderita..
Salam kenal mas…

Reply

fadlymuin May 17, 2010 at 13:52

he he he..
mungkin belum ketemu ritme yang pas saja kali mas.
saya masih berprasangka baik kok

Reply

Mastyo May 17, 2010 at 05:40

Di negeri ini kalo dipersulit kenapa dipermudah sudah menjadi moto, visi dan missi, bagi aparatur negara dari bawah sampai atas kenap sih tidak punya sense of helping , serve from thr heart…?padahal sudah enak digaji, pensiun, apa sdh ciri aparat pemerintah gitu? ada lho mas bikin akte saja keliru,nama bapaknya orang lain…hhahaha… padahal sdh dikasih catatan jelas, surat nikah juga ada yg pernah keliru, nama di KTP salah, tanggal lahir salah…yang mengherankan gitu kok dulu ya lolos seleksi penerimaan CPNS sih ?negara yang APES!

Reply

fadlymuin May 17, 2010 at 14:13

harusnya memang gitu yah mas..
ada rasa empati dan tenggang rasa. bahwa urusan administratif itu harusnya mudah. tapi kok justru yg ada di kepala, betapa ribetnya dan malas kita untuk mengurus apapun yang menyangkut administrasi yg berhubungan dengan birokrasi.

akhirnya orang akan bangga kalau merasa punya koneksi yang bagus..

Reply

maria May 17, 2010 at 06:01

waktu aku baru pingah rumah, dapat panggilan interview ,setelah surat panggilan saya terima dari pak RT , ternyata udah terlambat seminggu . dasar gak jodoh jadi pegawaibaru, ya kecewa berat.

Reply

fadlymuin May 17, 2010 at 14:14

pasti rasanya kurang nyaman. tapi kadang-kadang kita perlu melemaskan otot saraf untuk rasa yg lebih nyaman

Reply

Khalid Abdullah May 17, 2010 at 06:10

Daelah dah !!!!!

Pak RT pak RT…. nyusahin warga amat ya..

iya mas…di negeri ini birokrasi susah, seakan-akan sudah negara yang majuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu bagt. padahal mah…..,

majunya gak tapi nyulitinnya iya.

semoga segera sadar para pemilik peran “tertentu” itu.

Reply

Khalid Abdullah May 17, 2010 at 06:11

oia mas, mas perlu install dan gunakan plugin ini mas…

baca sendiri ya mas…semoga berguna banget.

http://www.blogodolar.com/cara-menampilkan-seluruh-postingan-suatu-kategori-dalam-satu-halaman/

Reply

fadlymuin May 17, 2010 at 14:15

he he he.. iya nih mas.
saya juga bingung bagaimana harus bersikap..

Reply

mh May 17, 2010 at 06:41

bahkan seorang berjiwa entrepreneur pun harus tertib administrasi. kalo katepe mati, gimana bisa pinjam duit ke bank? hehehe…
tapi bagi yg berbisnis online, ktp mati bukan halangan, yg penting punya duit buat bayar domain dan hosting..

Reply

fadlymuin May 17, 2010 at 14:17

wah ini penting mas.
apalagi kalau sudah berurusan sama Bank. harus lengkap dan harus benar data yang masuk. kalau tidak, bisa gigit jari..:)

enaknya di bisnis online, tidak terganggu oleh urusan administrasi seperti itu. apalagi urusan ktp.

Reply

mh May 17, 2010 at 21:39

lah kalo bisnis online tapi gak ada ktp, berarti gak bisa buka rekening bank dan gak bisa daftar paypal dong mas? hihihih…

Reply

fadlymuin May 18, 2010 at 07:44

kan bisa diganti dengan SIM untuk sementara gan.. sambil menunggu KTP jadi :D

Reply

Mastyo May 17, 2010 at 21:42

Priiiit…priiiittt… antri parkir yang lurus….nol yah….no hand rem…

Reply

fadlymuin May 18, 2010 at 07:45

he he he.. bisa saja nih mas Tyo..

Reply

tetenw(blog sehat) May 17, 2010 at 06:46

KTP memang sangat penting karena itu adalah identitas kita …

Reply

fadlymuin May 17, 2010 at 14:17

betul sekali mas

Reply

ago May 17, 2010 at 09:33

Wah,, harus cepat-cepat urus KTP, nih,, soalnya KTP yang lama masih pakai alamat lama walaupun masih berlaku,,,,

Reply

fadlymuin May 17, 2010 at 14:20

denger-denger, harus diperbaharui, walau ktp belum mati.

Reply

siteja May 17, 2010 at 11:19

jangan cuma nyalahi pak rt, pak rt gak digaji, trus hubungan rt sama masyarakat, atau loe nya sama masyarakat .biasanya kalau rt ribet pasti rakyatnya minta ganti. atau loe nya yang nyalon jadi rt he …. he ….. kalau jadi rt aku juga ogah!!!!. bener disalahi, apalagi salah pasti disalah1000x. oke?

Reply

fadlymuin May 17, 2010 at 14:22

he he he… oh gitu yah??
makasih yah infonya

Reply

iskandaria May 17, 2010 at 17:45

Wah, ini kayaknya Pak RT atau yang mewakili Pak RT..hehehe. Walaupun gak digaji, tetap tidak ada alasan mempersulit urusan orang lain. Belajar empati deh kalo gitu (memposisikan diri kita sendiri ketika dipersulit urusannya).

Reply

bundadontworry May 17, 2010 at 12:31

Intinya kita hrs selalu well prepared ya Mas,dlm melakukan sesuatu hal ,kitapun perlu dukungan tanpa birokrasi yg njlimet dan malah banyak merugikan dr pada manfaatnya.
terimakasih Mas krn telah berbagi
salm

Reply

fadlymuin May 17, 2010 at 14:21

betul bunda. persiapan dini sangat penting dan perlu. sebab kita tidak pernah tau, kapan kita benar-benar membutuhkan “apa yg sudah kita siapkan” itu.

Reply

Blog Pengembangan Diri | Tips Sukses | Motivasi | Inspirasi | Blogger Tutorial | Download Gratis May 17, 2010 at 15:20

tambahan mas, kita pun harus selalu yakin bahwa setiap kejadian apapun itu pasti ada hikmah dibalik itu, ada blessing in disguise mas :D

Reply

fadlymuin May 18, 2010 at 07:46

tentu saja ini tambahan yang wajib.. terima kasih mas

Reply

iskandaria May 17, 2010 at 17:41

Kayaknya Pak RT harus baca tulisan ini nih, biar jiwa humanismenya bisa bangkit dan tercerahkan :-)

Pengalaman yang sangat pahit kalau begitu. Secara tidak sadar, perilaku kita ternyata bisa merugikan hidup/masa depan orang lain. Andai saja para birokrat sadar, bahwa mempermudah urusan orang lain pada haikatnya akan membantu dirinya sendiri dalam hidup ini. Karma positif pasti akan terbalas dengan karma positif pula. Begitu pun sebaliknya.

Hukum aksi-reaksi ini yang mesti lebih dihayati sehingga perilaku kita bisa lebih mengarah pada hal-hal positif.

Reply

fadlymuin May 18, 2010 at 09:15

sepenuhnya saya tidak menyudutkan pak rt mas is. hanya saja memang ada sedikit faktor disitu.

dan alangkah mulianya, jika niat kita untuk membantu orang lain dengan otoritas yg kita miliki bisa tersalurkan..

trims masukannya mas

Reply

Khery Sudeska May 17, 2010 at 20:40

Saya juga tidak ingin terlalu menghakimi. Hanya saja, di saat bangsa ini memerlukan langkah-langkah yang cepat untuk menggesa kemajuan, persoalan sepele tapi mustahak seperti KTP ini malah justru menjadi penghambat.

Saya kira, pihak terkait perlu memikirkan persoalan ini dengan serius, agar tidak menjadi hambatan ruang gerak setiap warga negara yang ingin menapak kemajuan dalam hidup. Kemajuan setiap warga negara efeknya juga kepada kemajuan bangsa dan negara.

Posting yang introspektif, Bang! :)

Reply

fadlymuin May 18, 2010 at 09:17

pertama, apa khabar dulu mas Khery?
lama tak berkomunikasi nih.

tepat, ini bukan bentuk penghakiman. hanya saja mencoba mencairkan situasi kaku yang kerap terjadi di lingkungan birokrasi. hingga ke level terendah sekalipun.

memang, untuk pembenahan, perlu keseriusan komprehensif supaya secara merata bisa teratasi. tapi memang kita perlu sabar untuk itu.. kecuali secara keseluruhan pihak terkait saling mendukung

trims mas

Reply

Aldy May 19, 2010 at 09:14

[*bisik-bisik*], Mas Fadly sipembalap masih ada ya….

Reply

fadlymuin May 19, 2010 at 18:33

he he he… iya nih mas Aldy :D

Reply

Agung Prasetyo May 17, 2010 at 20:53

Alhamdulillah di kota saya tepat waktu menyelesaikan KTP saya mas. Semoga ketepatan waktu ini juga didapat warga lain dan seluruh Indonesia.

Reply

fadlymuin May 18, 2010 at 09:18

alhamdulillah mas..

Reply

Iwan Kus May 17, 2010 at 21:27

itu baru KTP
belum yang lain ;)

Reply

mh May 17, 2010 at 21:41

kalo gitu ane ke TKP aja gan.. kan dibalik2 sama tuh KTP TKP PTK PKT TPK KPT hihihih

Reply

fadlymuin May 18, 2010 at 09:21

jangan terlalu pesimis juga mas..
ini hanya kebetulan kok (positif thinking.. he he he)

Reply

Aldy May 17, 2010 at 21:52

Cara simpel tapi culas, bikin saja dua KTP sekaligus ( I do that ).
Dari pada ribet, atau… do it with your money. [sok linggis neh Mas Fadly ]

Reply

fadlymuin May 18, 2010 at 09:23

saya pernah lakukan itu, punya 2 ktp di kota yg berbeda.
tapi kalau soal money, rasa-rasanya saya sudah pernah juga dengan memberikan tips (halus nih)

Reply

Aldy May 19, 2010 at 09:10

Sebenarnya ini cara yang tidak sehat Mas :( tapi mau bagaimana lagi ? bikin KTP kok lebih sulit dari bikin Paspor.
Fenomena (?) ini, kayaknya berlaku hampir di seluruh daerah yang memberikan rekomendasi untuk membuat KTP kadang bergaya seperti penguasa.
Ada cara lain yang simpel Mas, jika pak RT-nya susah kompromi, minta bantuan istri untuk menghubungi istrinya pak RT, saya garansi 100% cespleng [*garuk-garuk kepala, sambil merenung*]

Reply

fadlymuin May 19, 2010 at 18:36

kalau cara pintas itu blm pernah saya lakukan mas..
sejak kejadian itu, istriku jadi kurang respek :D

Reply

aldy May 20, 2010 at 16:23

Sebaiknya jangan deh :D

evan May 18, 2010 at 08:34

saya adalah termasuk orang yg sering bepindah-pindah kota tempat kerja,,contohnya ya sekarang ini saya masih di surabaya, minggu depan saya di sudah mutasi ke jakarta. bagaimana dengan KTP saya? “Emang gw pikirin hehehe…”, saya masih pake KTP daerah asal saya yaitu KTP/SIM A/SIM C asli dari makassar semua,, yang penting punya KTP atau tanda pengenal,, yang beribet itu pas mau buka rekening bank aja hehehe …

Reply

fadlymuin May 18, 2010 at 09:25

kalau sudah masuk ke dalam sih, memang kadang urusan administratif tidak terlalu musingin mas.

masalahnya kalau baru mau masuk ini, identitas harus jelas.
apalagi kalau urusan Bank, harus jelas.

Reply

ahmed fikreatif May 18, 2010 at 11:59

kalao masalah KTP, sy sepakat..

tp kalao masalah Gagal KERJA gara2 KTP mati,,
hmm ya gitulah jalan takdirnya..
hehehehe

Allah tahu Yang Maha Terbaik Buat Kita

salam kenal
dan salam juga buat Astria ya…
:D hikz hikz

Reply

fadlymuin May 20, 2010 at 17:39

iya saya pun mengamini hal itu. bahwa kadang-kadang kita ini tidak menyadari, sekecil apapun kerikil itu. sebenarnya sudah di gariskan. jadi ikhlas saja.. bukan begitu mas Ahmed?

Reply

ada akbar kontes May 18, 2010 at 21:25

wew/ //
harus perlu ditegesin pak RTnya
kalo saya jadi ponakan bapak ,saya uda marah – marah duluan ma pak rt.heheheh

Reply

Ahmad IM-bisnis May 18, 2010 at 22:20

selama ini saya merasa gak ada kesulitan ya ngurus KTP, apa krn dah kenal lama ma pengurusnya..?
so sepertinya kita perlu gaul juga ma petinggi lingkungan kita biar mudah urusannya
tak kenal maka tak ada sayang

Reply

fadlymuin May 19, 2010 at 18:37

selamat mas kalau gitu..
andai kejadian ini menimpaku secara langsung. mungkin ceritanya akan beda..

Reply

satrya May 18, 2010 at 22:50

Pengalaman adik ipar mas hampir mirip dengan saya, padahal pekerjaan itu sangat saya harapkan. Tapi karena KTP kadaluarsa gagalah sudah saya dapat pekerjaan itu :( (

Reply

fadlymuin May 19, 2010 at 18:39

saya bisa merasaan kekeceaan itu mas :)

Reply

Andre May 19, 2010 at 02:24

Lama tak berkunjung kemari nih mas Fadly..hehe..
Harusnya ketua RT kan ngemong warganya ya mas.. Tapi tetangga saya yang kebetulan orang mampu, biaya untuk ngurus KTP juga lebih tinggi.. Wah..wah,, jadi value seorang pemegang KTP Indonesia hanya sebatas uang untuk ngurus itu saja…
Jadi muncullah fenomena KTP berganda… :(

Reply

fadlymuin May 19, 2010 at 18:42

selama ini jawabatan RT dijadikan semacam kutukan. tidak seperti jawaban politis lainnya.

itulah sebabnya kepengerusan rt cenderung ala kadarnya.
intinya KTP itu penting. apalagi dengan adanya program sensus pednuduk..:)

Reply

ali mustika sari May 19, 2010 at 09:21

pak rt pak rw pak kades dan perangkat desa harus baca artikel ini…hehhee…

Reply

fadlymuin May 19, 2010 at 18:42

sip.. mudah2an nyantol :D

Reply

Erdien May 19, 2010 at 17:55

Kalo di Bandung (Kelurahan Isola-Sukasari) gampang tuh ngurus KTP, hehehe… soalnya banyak kenalan dulu pas aktif di ORMAS.
:)

Tapi sekarang di DPK, ngurus KTP dah 4 bulan ngga direspon, harus pake duit dulu
Ah.. males jadinya :)

Reply

fadlymuin May 19, 2010 at 18:43

balik lagi ke sistem pungli dan pemerasan halus yah mas?

Reply

Agus Siswoyo May 19, 2010 at 18:11

artikel ini patut dibaca pihak-pihak yang terkait dengan kepengurusan KTP. warisan ORBA masih berurat nadi di mayarakat…

Reply

fadlymuin May 19, 2010 at 18:44

tul!
ternyata serapan alam bawah sadar bekerja dengan sempurna mas

Reply

Ricky May 19, 2010 at 19:16

Budaya UUD memang sudah merambah sampai tingkatan RT ya mas. Kalo di tempat saya orang-orang kaya itu (pak RT) biasanya cuma minta fulus aja….

Solusinya laporkan saja ke satgas penegak hukum ato KPK. Tapi kalo mau proses lebih cepat ya ke wartawan aja..hehe..

Reply

fadlymuin May 19, 2010 at 19:30

dalam konteks kasus di atas, tidak sejauh itu sih mas.. ini hanya masalah ketidak-pedulian saja antar sesama warga..

tidak terlepas juga, adik saya kurang bisa berdialog dengan cermat, mungkin.

Reply

Ricky May 19, 2010 at 19:17

Budaya UUD memang sudah merambah sampai tingkatan RT ya mas. Kalo di tempat saya orang-orang kaya itu (pak RT) biasanya cuma minta fulus pelicin aja….

Solusinya laporkan saja ke satgas penegak hukum ato KPK. Tapi kalo mau proses lebih cepat ya ke wartawan aja..hehe..

Reply

ismail May 19, 2010 at 20:09

Saya jadi kepikiran kualitas penduduk indonesia yang mayoritas inginnya menjadi “Pekerja”. Alasannya ada saja, “cari kerja susah lah”, mau buka usaha ga’ ada modal lah.. [inilah mental2 pekerja masyarakat indonesia.

Saya telisik sedikit ya mas. Kenapa tidak memulai belajar dari dulu belajar dengan giat dengan tujuan “Membuka lapangan kerja sendiri” biar ga’ pusing2 cari kerja.

Proses memang penting tapi yang paling penting adalah “KEMAUAN”. Orang indonesia itu “KEMAUANNYA UNTUK KERJA” lebih dominan ketimbang “KEMAUANNYA UNTUK MEMBUKA LAPANGAN KERJA”. Alasannya takut gagal, inilah sebenarnya penyakit kita..

he..he.. just my opinion

Reply

fadlymuin May 20, 2010 at 10:02

pendapat yang hebat mas ismail..
saya sudah pernah mengupas soal ini di artikel sebelumnya. tentang berbisnis atau bekerja.. silahkan di baca kalau belum.

Reply

TuSuda May 19, 2010 at 20:40

Sekiranya KTP diartikan “Kerja Tanpa Pamrih” pasti urusannya jadi cepat selesai ya Mas. Saya yakin pasti ada yang seperti itu…

Reply

fadlymuin May 20, 2010 at 10:03

kepentingan umum harus dikedepankan bli..
sama halnya dengan jiwa sosial dokter yang harus lebih utama dari materi.. setuju khan bli?

Reply

TuSuda May 20, 2010 at 18:49

Iya Mas, jiwa sosial itu tertantang oleh rasa kemanusiaan…

Reply

budiarnaya May 20, 2010 at 14:10

memang benar sekali , sebelum melakukan sesuatu hedaknya diperhitungkan terlebih dahulu apa yang menjadi persyaratan utamanya, kadang hal kecil bisa dijadikan “alasan” untuk menolak kita bekerja, pernah terjadi kepada diri saya heeee

Reply

fadlymuin May 20, 2010 at 17:46

rasanya jengkel tapi tak berdaya yah mas?
yah.. itulah pengalaman. kita perlu menerima bahwa hal di luar dugaan bisa menjadi penghalang langkah kita

Reply

Asop May 21, 2010 at 17:40

Ah ini pelajaran buat saya juga. :)

Reply

Iklan Gratis May 22, 2010 at 10:11

Kalau KTPnya sudah mati ya dperpanjang biar bisa cari kerja di tempat lain

Reply

dafiDRiau May 24, 2010 at 15:28

Semoga Adiknya cepat dapat kerja y Mas..???

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: