Wow! Saya harus tarik nafas panjang dulu sebelum menuliskan respon saya atas masukan yang begitu berharga dari anda semua.
Itu kesan saya setelah menerima pendapat dari kawan-kawan yang baik hati. Jajak pendapat yang sangat membangun buat saya. Pertama membaca respon komentar dari anda, saya deg-degan campur happy. Karena ini adalah titik tolak pembenahan saya dalam upaya membangun karakter penulisan yang lebih eye catching. Bagaimana Membentuk karakter tulisan yang “gue banget”.
Sengaja saya sedikitpun tidak menjawab komentar-komentar di artikel Jajak Pendapat kemarin. Sebab saya tidak ingin mempengaruhi obyektifitas dan antusias yang berapi-api dari anda untuk menyatakan pendapat. Saya khawatir, jika saya sedikit saja membalas salah satu komentar dari anda. Alur kritisnya bisa berubah dan terpengaruh. Semua saya lakukan semata-mata dalam upaya pembenahan. Sedikitpu saya tidak melakukan bantahan.
Dalam hal ini saya mau merespon komentar-komentar yang memang fokus di “artikel” sebab kemarin memang itulah inti wacana yang kita diskusikan. Mengenai usulan yang bersifat teknis dan atau berhubungan dengan web design. Saya pas dulu. Karena saya sudah merasa cukup puas dengan design saat ini. Jikapun ada yang kurang, saya akan mulai membiasakan diri untuk menyerahkan kepada yang ahli.
Dari keseluruhan Komentar kritis yang saya terima. Saya mendapat beberapa poin inti, yaitu :
- Artikelnya Berat
- Banyak Istilah yang sulit di maknai
- Artikelnya Kepanjangan
Hmm..
Ini tantangan baru buat saya, merubah kebiasaan menggunakan istilah-istilah lama dengan istilah-istilah baru. Berusaha berdiri di antara Pembaca dan Gagasan. Berusaha menjadi jembatan yang bisa menghubungkan antara pemikiran yang kompleks dengan gaya bahasa yang sederhana. Tertantang untuk mengemas tulisan dengan gaya eye catching. Jujur saya masih butuh proses untuk itu. Tapi tetap saya akan berupaya mencapainya.
Mau tidak mau, harus mulai mengganti atau menambah bahan bacaan yang bisa mendukung semua itu. Buku-buku filsafat, psikoanalisis, politik, harus rela tak di sentuh dulu atau di netralisir lagi. Supaya bisa memiliki kerangka menulis yang mewakili.
Mau ga mau juga saya harus merevisi belasan artikel yang sudah saya tulis. Perlu di sesuaikan lagi dengan gaya bahasa baru. wahahaha.. ini nambah kerjaan baru. Tapi tidak mengapa. Justru itulah tujuan saya membuka ruang kritis dalam posting kemarin.
Kedepannya saya akan berusaha menerapkan hasil diskusi kita ini. Walau mungkin masih ada kecerobohan dari saya nantinya. Harap maklum dulu yah. namanya juga proses. Merubah karakter perlu waktu bukan? Tapi tetap saya akan berusaha melakukan pengeditan yang ketat. Konsekuensinya, update artikel akan molor.
Sebab saya pun tak ingin, nantinya tulisan saya berkesan sepela dan dangkal. Jika hal ini sampai terjadi, anda pasti akan merasa bosan dan saya juga tidak akan menemukan kepuasan. Jadi harus tetap berbobot namun bisa di cerna dengan baik.
Ok. Saya rasa cukuplah, selanjutnya kita bisa obrolin di kolom komentar.
Saya ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya atas kesediaan anda semua untuk bekerja sama melakukan perbaikan di blog ini. Untuk teman-teman yang sudah sering ke sini, tapi baru mau berkomentar. Maaf yah kalau anda terkena interupsi. Sudah terjaring dan terjebak dalam moment urung rembug ini.
kalau begitu, selanjutnya tinggal action!
Salam sukses
Share

{ 50 comments… read them below or add one }
pertamax
yeee kurang 1 point lagi tuh: artikel makin mirip blog mashengky :ngakak
he he he.. mirip ramenya mas? :malu :cendol
Beda dengan MH dong, aura yang dibawa aja beda.
Kalau datang ke blog MH harus tebal telinga dalam membaca kata-kata. Kalau ke sini lebih bikin adem hati.
:ngakak
wakakaka.. awas kena batu bata mas
:takut :takut :takut
mas. artikelnya sudah saya terima. sudah fix-kah? sudah siap di publish?
Ini lagi edit di dashboard blog ini mas. Tunggu bentar ya…
kayaknya udah bolak balik berapa kali mas? tumben nih dapat pertamax?
yang sudah ada tidak usah di revisi mas. biar terukir dalam sejarah bahwa terlihat ada perubahan dalam gaya penulisan dari sejak pertama ngeblog sampai suatu saat nanti…. Ini bisa jadi memori yang menyenangkan
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
kalau artikel yang sudah publish tidak akan saya edit lagi mas. tapi artikel yang masih di folderku mungkin akan saya edit-edit dikitlah..
makasih mas octa,
menyenangkan bisa komentar di blog ini..sukses selalu mas
makasiih mas ahmad
semoga ke depan bisa semakin jos mantab surantab.. hehe..
dan semoga saya juga bisa menyusul agar bisa membuat artikel yang berbobot..
salam sukses buat mas fadly.. hehe..
amin…
semoga bloggingnya makin mantap mas
Sip mas, bisa menerima semua masukan dari temen-temen untuk perbaikan blog fadlymuin.com kedepan.
semoga semua rencana bisa tercapai mas,
amin mas Rick
salah tulis di beberapa kalimat mas fadly hehehe… semoga dengan komentar dari pengunjung tersebut akan membuat blog mas fadly makin oke :cendol
tks rief. kamu memang motivator cilik..
motivator cilik ? hehehe baru nulis satu post motivasi mas :ngakak.. insya allah nanti kedepan akan ada kategori motivasi deh :cendol
Sorry mas, kemarin gak sempat kasih pendapat. Di tulisan ini saya rasakan mas fadly udah seperti duduk ngobrol bareng dgn kami kok. Enggak seperti sebelumnya, dimana mas seperti sedang membacakan makalah ilmiah di podium, jauh di depan sana.
Selamat bertransformasi, he..he…he…
saya ga kebayang, membaca makala ilmiah di podium yang megah.. wakakaka.
terima kasih pak atensinya yang sangat dalam. sangat memotivasi saya
Saya sependapat dengan Mas Octa, Saya fikir biarkan saja tanpa ada revisi, nanti pun akan mengalir dengan sendirinya. yg penting Semangat nya yg perlu dijaga…Semoga Sukses mas Fadly.
Keep Posting With Your Smile’
Rafi
siplah… mas Rafi, terima kasih
saya numpang lewat aja kalo gitu
*Amin…*
semoga transformasi ini bisa membawa anda, saya, dan semua yang baca blog ini kearah yang lebih baik y mas
manstap.. semoga saja mas febri
semoga ini membawa perbaikan ke arah yang lebih maju.
Salam Untung Nyata!
saya harap juga begitu
Selamat mas fadly, ada selangkah lebih maju.
Jujur saja saya iri dengan anda yang mau terbuka blak-blakan untuk mau dikritik oleh rekan2 lain. Ini prinsip pembelajaran yang sangat bagus mas.
Smoga blognya tambah sukses dan bermanfaat bagi yg lain :cendol
makasih mas arkum.
satu kata satu perbuatan. itu kata JK. saya fikir hal itu pantas kita teladani. walau untuk mencapai predikta seperti itu, butuh ketahanan mental yang cukup
wah ketinggalan jajak pendapat neh….
kalo gitu saya tunggu mas kejutan selanjutnya dari FM.com
Jangan kaget ya mas…
:rate
telay dikit, bisa ketinggalan kereta mas
untungnya kereta di indonesia sudah biasa telat.. wakakakaka
ehm ehm.. kunjungan rutin nih
…
salam kenal mas….. siap grak
salam kenal juga mas richo
pastinya perubahan untuk mengikuti perkembangan dan menjadi lebih mak nyuss lagi…..
maknyuss dan ngejoss…
tks yah mas richo
Sepanjang niat berubahnya untuk lebih baik lagi ke depannya, saya pasti akan mendukung Mas. Masalah bobot, saya kira itu tidak tergantung kepada gaya bahasa atau kalimat yang digunakan. Gaya ringan nan sederhana tetap bisa berbobot sepanjang kita menyajikannya secara mendalam atau terfokus (tidak terlalu melebar atau meluas).
Sukses terus buat Mas Fadly.
saya rasa saya akan mengarah kesitu mas iskandar. nanti kita lihat, kolaburasi antara penulis dan pembaca. harapan saya, bisa bertemu di ruang baca yang nyaman.
terima kasih atensinya mas iskandar
Oke deh mas fadly, ditunggu artikel-artikel berikutnya…
ok bang habib… makasih……
Keknya aq dah koment di artikel ini deh. Kok ga ada yah? Jangan2 ga lolos sensor.
Oke ini penilaian saya.
Inti artikel disini bagus mas, hanya saja kadang bahasanya terlalu berat dan terkesan aga mbulet. Jadi butuh lebih dari 1x baca untuk paham.
Ini penilaian pribadiku. Mudah-mudahan bisa jadi masukan, ga hanya untuk mas tapi terutama untuk saya sendiri.
mas arief komen di artikel sebelumnya yang berjudul “Interupsi : Jajak Pendapat” dan itu sudah saya baca.
kalau sekarang khan artikelnya “Interupsi: jajak pendapat sudah Saya Terima” Mirip tapi tak serupa mas :malu
Hahaha… Beda artikel yah ternyata. Duh mata ini kesliwer. Wkwkwk
Kalo soal ini, abang pasti sudah tahu apa pendapat saya…
jangan paksa saya berandai-andai mas khery.. :maho
tapi kalau dirasa seperti itu, saya akan merujuk pda artikel anda tentang “gaya bahasa” itu.. thanks sobat
xszxz :cendol
:rate sukses mas..
Pembelajaran untuk kita semua, sang empunya dan pembaca. Yang satu memberi kemudahan yang satu meningkatkan kemudahan.