Motivasi Bisnis Lewat Toko Online

by fadlymuin on June 10, 2009

toko-onlineMengapa buku-buku tentang Motivasi Bisnis semakin banyak yang beredar di toko-toko buku? Apakah karena kebutuhan masyarakat terhadap buku motivasi bertambah tinggi atau penulis tema Motivasi yang semakin banyak?

Menurut saya jawaban yang pantas adalah: Motivasi Bisnis itu perlu! Apapun alas an semakin banyaknya beredar buku-buku motivasi atau wacana motivasi, yang bisa anda peroleh. Baik dari media cetak maupun elektronik.

Dalam berbisnis, dan sepanjang pengetahuan saya hal yang tersulit sekaligus popular adalah Peluang dan Ide Bisnisnya. Kedua hal ini masih menjadi kendala kenapa seseorang masih mengurungkan niatnya untuk berbisnis. Tak lain karena tidak ada peluang dan tidak ada ide yang  dirasa cocok untuk di eksekusi.

Dengan kata lain, masih perlunya rangsangan yang dahsyat untuk menumbuh kembangkan mental seseorang agar terdorong untuk bertindak lebih cerdas, progresif dan terarah.

Sebelum kita berbicara tentang Toko Online. Ada baiknya anda memahami 3 landasan  umum, mengapa seseorang memilih untuk berbisnis, yaitu :

Landasan  Financial : mengapa factor financial  masih mewarnai motivasi seseorang dalam berbisnis? rasional dan normal-normal saja, seseorang termotivasi berbisnis oleh factor finacial. Tidak ada yang aneh. Ini adalah refleksi kehidupan. Bahwa dalam realitasnya uang dan harta masih memegang peranan penting dalam mensejahterakan serta menjamin kelangsungan hidup seseorang.

Landasan Sosial : ini landasan  penting yang sering di lupakan. Terkadang kita lupa bahwa kita hidup di tengah-tengah komunitas social yang begitu heterogen. Jika seorang individu tidak mampu mengambil peranan dalam komunal yang heterogen tersebut. Hasilnya adalah keterasingan [alienasi]

Mengapa ini saya jadikan sebagai factor tumbuhnya motivasi seseorang dalam berbisnis. Tentu ada kaitannya. Bahwa berbisnis adalah bagian dari elemen social itu sendiri. Suatu ruang kehidupan yang memeiliki peranan penting. Dan ikut mempengaruhi atau mewarnai kehidupan social secara umum.

Seseorang tentu ingin memiliki status social yang pantas dan cocok. Yang membuatnya merasa tidak malu untuk mengakui status sosialnya tersebut. Salah satu status itu adalah Pebisnis, pengusaha, usahawan, dan lain sebagainya. Apapun profesi / status yang ingin di sandangkan, yang pasti seorang individu butuh peranan itu. Agar siapapun dia, akan merasa menyatu dan menjadi bagian dari elemen social itu sendiri. (huh… panjang deh..)

Landasan  Spiritual : ini menarik!

Factor spiritual ini bisa menjadi factor utama, bisa juga menjadi factor yang terakhir. Mengapa seseorang termotivasi untuk berbisnis? mungkin di awal berbisnis, bisa saja factor utamanya dan mungkin juga masih merupakan factor satu-satunya adalah Factor financial / keuangan. Namun seiring dengan bergulirnya waktu. Terpaan dan pengalaman manis pahitnya berbisnis. Bisa merubah paradigma seseorang dalam menempatkan hakikat bisnis itu sendiri.  Sehingga ia merasa perlu muatan-muatan spiritual yang bisa menunjang pembentukan mental yang lebih proporsional terhadap kelangsungan bisnis yang ia bangun.

Lalu apa hubungannya dengan Toko Online?

Tentu saja masih ada hubungannya. Tapi Toko online disini porsinya hanya sebagai wujud dari sekian banyak jenis bisnis yang ada, dan masing-masing orang bebas untuk memilihnya. Toko Online adalah salah satu jenis bisnis atau sebagai  representasi dari ketiga Landasan umum di atas.

Jika di ibaratkan dengan musik. Toko online hanyalah sebuah alat instrumen sedangkan ketiga factor di atas adalah nadanya. Dan playernya adalah Anda!

Semakin matang anda mengenal alat instrumentya dan semakin tinggi pemahaman anda terhadap nadanya, maka permainan anda akan semakin enak untuk di nikmati. :)

Jika di implentasikan secara nyata. bahwa diperlukan pemahaman yang mendalam terhadap ketiga Landasan  di atas, sehingga apapun jenis alat instrument yang dipilih, jika pemahaman terhadap nilai-nilai kehidupan telah dipelihara dengan baik, maka peluang untuk menghasilkan kehidupan yang berkualitas, akan lebih terbuka lebar.

Lalu bagaimana dengan anda? sudahkah anda termotivasi untuk berbisnis?

Bagaimana mengubah blog WordPress menjadi MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Tutorial komplit dilengkapi Software dan Script Siap Pakai Share

{ 46 comments… read them below or add one }

1 Ahmad N June 10, 2009 at 22:50

Yang PertamaXXXX..
Ya Mas Saya agaknya Sudah Termotivasi untuk berbisnis, tetapi secara Jujur baru belajar beradaptasi dan bersosialisasi dunia baru ini :)
Mungkin Toko Online kayaknya Instrument Mas Fadly ya… :)
Sukses Mas…

Reply

2 fadlymuin June 10, 2009 at 23:43

Saya senang jika Anda sudah termotivasi Mas Ahmad. Sekarang jagalah energi motivasi itu agar tetap berada dalam garda depan perjuangan anda! Toko Online itu salah satu Alat untuk menghasilkan nada-nada harmonis. bisa jadi di kemudian hari diperlukan alat baru untuk menciptakan irama musik yg lebih baik… :)

Thanks sudah pertama

Reply

3 wellsen June 11, 2009 at 06:36

Wah..
Mas Fadly pemusik/seniman nih kayak nya :)
hehehe..
Salam kenal mas :)

Reply

4 fadlymuin June 11, 2009 at 08:04

Dulunya… skrg udah insyaf! he he he

Reply

5 habibie reza June 12, 2009 at 09:28

kenapa mesti insyaf mas fadly.. :D

6 fadlymuin June 12, 2009 at 12:51

Mas Habibie… masalahnya itu bukan pilihan hidupku mas :D

7 Ahmad N June 12, 2009 at 16:16

nah ntu yang masih susah.. baru mau ngumpulin Garda2 yg laen.. soalnya ga mau di barisin di depan..hehe.. :)
Saya juga mau cari irama yang baru..

Reply

8 Umar Puja Kesuma June 10, 2009 at 23:27

Diantara ketiga motivasi bisnis di atas, menurut saya poin nomor satu tetap yang paling tangguh. Artinya, jika poin lain dihapus toko online masih bisa eksis dan terus berkembang. Namun bila poin nomor satu yang dihapus…hmmm…alamat bisnis bisa jadi kehilangan ruhnya.

Namun demikian, saya sepakat analogi Mas Fadly tentang nada,instrumen, dan pemain tersebut. Harus ada harmonisasi di antara ketiganya.

Salam Istimewa

Reply

9 fadlymuin June 10, 2009 at 23:45

Pandangan yang sangat realistis Mas Umar. Memang demikianlah adanya.
Yang tersulit khan menciptakan harmonisasi, supaya irama kehidupan kita tidak FALS dan mengeluarkan nada-nada sumbang:D

Salam Hangat Teristimewa!

Reply

10 M. Ansori June 11, 2009 at 01:07

Menurut saya ketiga landasan tersebut memang harus saling mendukung agar diperoleh keberhasilan yang harmonis. Keberhasilan dalam dimensi horisontal sekaligus vertikal.

Reply

11 fadlymuin June 11, 2009 at 02:14

dan.. Harmonisasi itu akan berefek pada pembentukan suara hati yang mulia.

Reply

12 Peluang Bisnis-Ricky June 11, 2009 at 02:49

3 Landasan memulai bisnis yang mantap mas fadly, saya suka sekal analogi tentang music diatas…Alangkah mantapnya jika ketiganya ditambahkan sebuah group yang sanggup menutupi kekurangan masing-masing player, sehingga bisa menampilkan sebuah pertunjukan yang dasyat dalam sebuah team..
Nice info mas,

Ricky
Businessman

Reply

13 fadlymuin June 11, 2009 at 03:51

Apa perlu kita bikin group bareng mas Rick? :)
Di petik aja hikmahnya Mas. yang jelek? Buang!

Thanks Sobat

Reply

14 Ricky June 12, 2009 at 14:38

Sepakat mas fadly, seperti kata pak joko salah satu cara untuk sukses yaitu kita tetap harus berada dijalur yang tepat kan..hehe..Toko online kapan mas lounching, ditunggu lho gebrakannya :)

salam sukses

Reply

15 aditya permana June 11, 2009 at 03:26

mas, saya seorang inet marketing yg masih sekolah smp. menurut mas apa wajar ya orang seperti saya?

Reply

16 fadlymuin June 11, 2009 at 03:49

apanya yang aneh? merencanakan masa depan, harus di mulai dari sekarang. Jalan terus Aditya!

Reply

17 Sumartono June 11, 2009 at 04:12

3 landasan dalam bisnis tersebut adalah faktor yang saling terkait dan tidak bisa dipisahkan, khususnya bagi Hamba Allah yang tingkat spiritualnya sudah seimbang.
Sebab tanpa uang, tanpa status sosial bagaimana mungkin bisa berjuang untuk kepentingan agama? Untuk zakat, untuk yatim piatu dan untuk beramal lainnya.

Terimakasih Mas, sungguh menyadarkan saya tentang pentingnya landasan dalam berbisnis. Apapun jenis dan bidang bisnis kita.

Reply

18 fadlymuin June 11, 2009 at 04:42

Hebatnya lagi karena anda lebih cerdas dalam menyelami makna artikel ini. Dahsyat Mas Sumartono!

Bagaimana perkembangan bisnisnya Mas?

Reply

19 wellsen June 11, 2009 at 06:47

Artikel yang bagus sekali mas :)
Landasan finansial tentu menjadi motivasi utama sebagian besar orang yang terjun ke dunia bisnis..
Dan landasan sosial melengkapi yang pertama karena sifat dasar setiap manusia adalah butuh pengakuan(status sosial)

namun tanpa landasan yang ketiga, sering kali orang menjadi bersaing secara tidak sehat. Saling jegal, saling menjatuhkan, menghalalkan segala cara dan tidak kenal lagi kata moral.

kombinasi ketiga landasan menghasilkan simfoni yang indah dan harmonis.
Hmm..setuju :)

Reply

20 fadlymuin June 11, 2009 at 06:53

Motivasi Bisnis seseorang tentu bertahap, seiring dengan waktu. jika sudah sampai pada tahap spiritual itulah, seorang pebisnis sudah masuk ke ranah kesempurnaan.

Thanks sudah mampir Wellsen

Reply

21 Arswino Sonata June 11, 2009 at 07:07

Halo Mas Fadly,

Point no 3 landasan spiritual sering terlupakan oleh orang-orang, apalagi jika orang tsb masih pada tahap-tahap awal menjadi seorang pebisnis. Namun seiring dengan berjalannya waktu, seperti yang Mas Fadly utarakan, jika point no 1 dan 2 sudah terpenuhi, orang akan mulai memasukkan landasan spiritual kedalam bisnisnya.
Mantap artikelnya Mas. :)

Salam sukses luar biasa.

Reply

22 fadlymuin June 11, 2009 at 13:52

Justru itu Mas Arswino, tahap-tahap itu perlu kita renungkan dan dijadikan landasan secara menyeluruh dan utuh. agar kedepan kita lebih siap menghadapi segala tantangan.

Salam ACTION!

Reply

23 Arief Maulana June 11, 2009 at 23:52

Sangat termotivasi mas…
Malah kelebihan motivasi deh kayanya. Pengennya bangun banyak bisnis sekaligus… Kemarin aja sempat beli domain sama hosting lagi…

hahaha…

Reply

24 habibie reza June 12, 2009 at 09:32

Me too..
telalu banyak motivasi bisa bahaya juga ternyata, bisa bikin ngga fokus ngerjain target yang sekarang karena buru2 pengen segera mengerjakan target selanjutnya. waduh, piye ki.. :D

Reply

25 Budi Warsana June 12, 2009 at 01:41

Landasan finansial tentunya menjadi landasan primer untuk memenuhi kebutuhan yang sampai saat ini belum tergantikan dengan yang lain yang selanjutnya landasan sosial dan spiritual menjadi satu tarikan nafas untuk memuliakan diri dengan memberikan maslahat sebesar-besarnya kepada lingkungan disekitar dan masyarakat umumnya, terimakasih Mas Fadly yang selalu memberikan pencerahan..Salam

Reply

26 fadlymuin June 12, 2009 at 12:37

Realitasnya memang begitu mas Budi.. Makanya kita perlu transformasi feeling untuk itu..
Salam Sobat!

Reply

27 habibie reza June 12, 2009 at 09:34

Dari blog mas arief ke mas fadly, atau sebaliknya. Motivasi dan perilaku bisnis yang kita anut memang harus sesuai koridor yang dicontohkan Rasulullah SAW, meraih sukses financial dengan manfaat sebanyak mungkin ke sebanyak orang. :D

Reply

28 fadlymuin June 12, 2009 at 12:53

Mas Habibie ikutan juga dong.. supaya kita selalu berada dalam satu lingkaran kebahagiaan.. :)

Reply

29 menik June 12, 2009 at 09:59

Wah…hebat skali,menelurkan banyak ide-ide mas memang cemerlang dan brilian kayae gak kurang habis idenya ya…kalahkan aku kali,ne..heheh.. artikel mas sangat bagus dan bermanfaat dalam beri motivasi dan support dorongan bagi pemulaan bisnis seperti saya,agar bisa bergairah menginspirasikan gagasan maupun kreatif bisa berkarya yang menghasilkan artikel-artikel sebagus mas Fadly,ya… saya kan masih dalam proses mencarikan ide dan kreatif yang disesuakan bidang saya,samapai sekarang masih terkendala karena berhubungan sementara ini jam terbang saya banyak mengetes murid-murid bagian B (tuna rungu)sedang testing dan meriksa hasil soal ulangan,disamping proses pelajari BBI,sabar lah ya…tunggu blog saya,insyaalloh akhir semester ini ada lonngweek…Terina kasih atas email setiap rutin,senang ngebaca artikel mas,selalu sukses terbesar…best lah,dan gak lupa salam kenal hangat buat istri mas fadly,ya…

Reply

30 fadlymuin June 12, 2009 at 12:55

Saya tertarik dengan profesi mbak menik, mengajar murid tuna rungu bukanlah pekerjaan mudah. butuh pengetahuan lebih untuk itu.

jangan putus asa, soal ide sudah di bahas di bbi kok. jadi mbak menik tinggal ikutin aja panduannya. saya tunggu blognya yah… :)

Reply

31 syafree June 12, 2009 at 13:04

alhamdulillah… motivasi saya ketiga-tiganya masuk….

baru pertama kali berkunjung ni mas Fadly. Salam kenal ya

Reply

32 fadlymuin June 12, 2009 at 14:28

Salam Kenal juga Mas Syafree :)
mantap deh kalo ketiga2nya udah masuk, Dahsyat!

Reply

33 Menik June 12, 2009 at 13:40

Alhamdulillah…terimakasih atas dukungan moral dan respon mas Fadly sangat positif !. Hal ini amat melegakan saya,sebelumnya tadi sempat meragukan ide saya yang berkaitan problem kecacatan tuna rungu,selama bertahun-tahun yang saya sudah selidiki perilaku dan kepribadian satu ini sangat berbeda jauh dengan orang normal,Ok…insyaalloh,dengan doa restu Alloh,saya akan tuangkan hal tersebut dengan pas berhubungan profesi dan pekerjaan saya semacam ini memang tidak la mudah,ya skali lagi…terima kasih banyak atas usulan mas Fadly…

Reply

34 fadlymuin June 12, 2009 at 14:29

siplah… kalau udah kabarin yah..

Reply

35 mr.barterfisik June 12, 2009 at 17:16

motivasi ibarat bahan bakar. so akan lebih baik bila ditambahkan dengan action, lebih bijaknya learning by doing. salam kenal mas :D ditunggu kunjungan ke blog saya yang masih anget :mrgreen:

Reply

36 fadlymuin June 13, 2009 at 01:24

Lebih mantap lagi Kalau kita katakan bahwa motivasi itu Alat Pembakar. jadi prinsipnya motivasi itu sudah ada di dalam diri masing2. masalhnya kenapa motivasi kita tidak menyala? karena kehabisan bahan bakar. setuju ga? :)

Reply

37 Agung Jatnika June 13, 2009 at 00:50

Uraian yang bagus sekali mas Fadly, setiap berkunjung kesini selalu mendapat informasi yg berharga disertai dengan gaya bahasa yang sangat bagus sekali…3 landasan yg wajib dimiliki para “pemain dunia maya”
salam….

Reply

38 fadlymuin June 13, 2009 at 01:25

Makasih Mas Agung.
ya memang demkianlah adanya.

Bagaimana toko permatanya? keren tuh mas! moga sukses yah

Reply

39 Jamal June 13, 2009 at 07:00

Dari 3 landasan diatas ketiganya sangat berhubungan erat dan harus saling terkait, kalau kita maerambah dunia bisnis pasti yang kita cari uang/harta, kalau udah punya harta status ditonjolkan,yang ke 3 yaitu spiritual harus itu, kita diajarkan berdo’a – berusaha – baru pasrah, kalau menurut saya landasan spiritual ini taruh didepan sendiri, sebagai faktor utama,jadi kalau kita mau maju selalu ada kontrol sebagai hamba yang menjalankan perintah Tuhannya.

Sukses selalu mas Fadly

Reply

40 fadlymuin June 13, 2009 at 12:10

Seharusnya demikian Mas Jamal, tapi kita harus realistis. kekuatan manusia biasa untuk langsung memahami nilai-nilai spiritual sebelum berbisnis masih terbatas. perlu stimulus yang lain untuk menghantarkannya sampai pada titik spiritualitas yang di inginkan. dan stimulus itu adalah landasan 1 dan 2 itu :D

Salam Sukses Juga Mas JamaL.

Reply

41 Adi F. Paputungan June 13, 2009 at 07:44

Pemaparan yg bagus sekali. Memotivasi saya untuk semakin konsen & fokus di bisnis online. Thks mas Fadly.

Reply

42 fadlymuin June 13, 2009 at 12:13

semoga sukses yah Adi :)

Reply

43 winarno June 13, 2009 at 09:49

Landasan yang bagus Mas,satu sama lain keterkaitan. Trs keyakinan mo terjun kedunia bisnis masuk landasan mana Mas?

Reply

44 fadlymuin June 13, 2009 at 12:14

kolaborasikan ketiga landasan di atas Mas Win… insyaAllah maknyuss.. :)

sukses yah

Reply

45 zams June 15, 2009 at 01:46

PEmaparan yang ok mas fadly dan menurut saya klo faktor finansial masih mendominasi (spt saya ) dalam berbisnis berarti masih dalam tahapan awal karena kadang orang berbisnis karena faktor yang lain seperti mas ungkapkan yaitu spiritual dan sosial (aktualisasi diri). Orang yang sudah cukup kuat segi finansialnya pasti larinya ke aktualisassi diri di masyarakat dan selanjutnya ke faktor spiritual

Reply

46 fadlymuin June 15, 2009 at 02:40

sepanjang pengetahuan dan pengalaman saya sih, memang seperti itu mas Zam..
Namun yang terpenting, kita mengerti dan menyadari step-stepnya. :) seperti yg di lakukan oleh mas Zam

sukses terus mas

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: