Banyak orang yang ingin memulai bisnis dan meninggalkan pekerjaan utamanya. Tapi banyak pula yang mengurungkan niat tersebut karena persoalan klasik, yaitu modal bisnis itu sendiri.
Seperti kita tau, untuk mendirikan sebuah kerajaan bisnis, mutlak memerlukan modal. Baik modal berupa uang atau modal dalam bentuk jasa.
Dan yang sering di bicarakan adalah masalah modal yang berbentuk uang atau barang. Sedangkan modal dalam bentuk jasa, sepertinya kurang di gemari.
Susahnya mendapatkan modal usaha merupakan persoalan tersendiri yang justru bisa menghasilkan ide bisnis baru yaitu, jasa simpan pinjam uang.
Berikut ini ada 3 cara untuk mendapatkan modal bisnis. Tapi untuk yang sudah biasa melanglang buana mencari modal untuk usaha barunya. Langkah ini sudah basi dan umum. Saya tidak pungkiri, memang demikianlah adanya.
Tapi jika anda lupa, ini sekedar untuk mengingarkan saja kok.
Berikut 3 langkah tersebut
- Lupakan Dulu Penampilan Anda
Jika buku raport belum siap untuk di ajukan ke bank, jangan khawatir. Perum Pegadaian siap membantu anda. tinggal kumpulin aja perhiasan berharga anda yang nempel di jari, lengan dan leher anda. Lupakan penampilan anda, lepas saja dulu. Jadikan saja modal bisnis. Jika tidak punya perhiasan atau masih sayang jika perhiasaannya di sekolahkan (istilah pegadaian J ) ya sudah, kendaraan anda saja yang di sekolahkan. Anda tinggal pilih mana yang mau di sekolahin. Jika tidak punya kedua-duanya, kasian deh loh! ( he he he becanda)
- Pinjam Dengan Keluarga
Jika cara nomor 1 memang tidak cocok dengan anda. Silahkan melangkah ke tahap kedua. Keluarga. Cara ini gampang-gampang susah. Karena ini menyangkut kepercayaan keluarga kepada anda. jika selama ini anda memang termasuk orang yang di percaya, cara ini sangat mulus untuk dilakukan. (saya suka menggunakan cara ini karena cara nomor 1 sudah hatam.. he he he)
- Pinjam Kepada Sahabat
Cara ini bisa saja dilakukan. Tapi cara ini biasanya akan menyentuh dimensi psikologis kita. Ada istilah “enak dan Tidak Enak”. Dan hal ini yang paling sering menghambat langkah seseorang untuk memilih cara ini. Sayapun pernah menggunakan cara ini, tapi setelah cara nomor 2 sudah di coba dan kondisi keuangan keluarga tidak mendukung.
Nah itulah langkah-langkah aman untuk mendapatkan modal bisnis. Anda tidak perlu pusing dengan urusan bunga, kecuali cara nomor 1. itupun tidak terlalu besar, karena temponya juga tidak sampai bertahun-tahun.
Silahkan pilih mana yang paling mungkin anda lakukan untuk mendapatkan modal dan memulai bisnis anda.
Pesan saya, jaga kepercayaan yang di berikan. Karena jika anda mengingkari kepercayaan yang di berikan, anda akan kesulitan untuk memperolah bantuan berikutnya.
Nah selamat berburu modal bisnis yah
Share



{ 56 comments… read them below or add one }
soal pinjam meminjam adalah urusan pelik. justru ketika kita tidak punya modal, harus introspeksi, apakah selama ini kita boros? kalo boros, segera lakukan penghematan.
tabunglah uang anda sedikit2. ini akan membantu anda menjadi orang yang disiplin, dan mau berkorban untuk cita2 yang lebih besar.
meminjam modal adalah cara termudah, tapi tidak memberi manfaat yang besar kepada mental dan pikiran kita.
kalau dikatakan pelik, saya setuju mas.
Tapi dalam situasi tertentu, pilihan untuk meminjam tidak dapat di hindari. selanjutnya terserah yang bersangkutan, bagaiamana memperlakukan hutang itu sendiri.. apakah akan dijadikan solusi atau justru menimbulkan masalah baru.
setuju.. sori komentar di atas jadi OOT.. padahal anda sedang membahas cara aman mendapatkan modal usaha..
maaf ya oom… masih ngantuk pas nulis komen wakakaakkkk
untung tidak salah verivy paypal wakaka..
Ketiga saran yang bagus Mas… Kayaknya No.1 lebih efisien,tapi bisnisnya juga harus menjanjikan. agar bisa mengembalikan dan barang tidak ilang. Hidup memang tidak bisa lepas dari hutang, tinggal keberanian mengambil tindakan…
Ketika seseorang memilih untuk berhutang, sebaiknya sudah memperhitungkan manfaatnya dan sudah memiliki rencana penggunaan yang tepat agar tidak kecolongan.. bukan gitu mas Win??
Yoi Sob… Besok adalah hari terakhir ramadhan maka..
Tak lupa ku mengucap mohon maaf lahir dan bathin, semoga amal ibadah kita dapat diterima disisiNya. Dan tali silaturahim kita tetap terjaga…
mas….baru nyoba yang pertama neh, gadai emas buat modal usaha, insyaAllah bisa nutup biaya pemeliharaan dan bisa nebus……kalo ga bisa juga yah dijual ajah, dan kapan2 bisa ngumpulin lagi…..namanya juga usaha…..
ikhlas saja Bunda.. saya dukung deh bisnisnya.
sukses yah
yeah manteb mas…dicoba ah…tapi bener juga mas hengky..harus nabung biar disiplin
selamat mencoba
Tips yang menarik mas, jadi ingat saat pertamakali usaha konvensional maupun yang online semua modalnya hasil pinjaman. Setelah bejalan agak lama alhamdulilah usaha terus berkembang dan sudah bisa diversifikasi. Angsuran jadi terasa makin ringan. Memang benar mas, kalo mau usaha dengan modal hasil pinjaman maka konsukuensinya kita harus siap susah untuk disiplin ngangsur. Karena kepercayaan itu harganya sangat mahal.
Nice info mas,
wah hebat yah mas Ricky, selamat yah mas. sukses selalu.
sebenarnya modal terpenting dalam bisnis adalah “kepercayaan” itu sendiri.
Waaah…bagus sekali idenya,ya…!. saya sangat setuju dengan pendapat anda,tapi sayangnya deposito saya 100 juta sekarang sudah lenyap,sebelumny rencana saya sudah ada mau bikin buka usaha toko Bisnis Online Internet,malahan tidak jadi sampai kini tidak terwujudnya,gara itu masalahnya tadi…jadi saya tidak berani pinjam modal lagi sama ortu,untuk buka usahanya…maka sekarang saya sudah kesulitan cari duit apalagi pinjaman itu nanti bikin ribet,soalnya saya kan sekarang sudah tidak punya apapa lagi…menyedihkan ya,sungguh irions memang… saya bisa hanya berdoa dan sudah pasrah…tunggu harapan saya,modal itu bisa kembalikan lagi buat buka usaha lagi..moga2 ya,
saya berharap positif atas usahanya mbak menik..
memang segala keputusan pasti ada konsekuensinya.
“membuat suatu keputusan memang beresiko, tapi lebih beresiko jika kita tidak mengambil tindakan sama sekali”
salam sukses mbak
oh iya mbak, blognya di atur lagi deh, supaya pengunjung lebih mudah mengakses dan berkomentar
ok?
Jurus pamungkas yang tok cer mas. Dalam kondisi darurat, hutang menjadi satu-satunya pilihan yang rasional. Tapi ya itu..harus rasional juga dengan jadwal pengembalian.
setuju mas. kita harus bijaksananya juga mengkalkuasi masalah hutang piutang ini. karena kalau tidak, bisa2 keuangan kita bisa kacau balau
Hutang modal…?
Terus terang saja, sampai sekarang saya masih menghindari cara ini. Takut nggak bisa bayar, bang..!
He..he..he…
hmm.. gitu yah?
memang butuh keberanian dan perasaan baik untuk melakukan itu mas Agus. kalau takut jangan deh, nanti malah menjalankan bisnis malah ragu2. bisa2 apa yg di khawatirkan benar2 terjadi.
pak gmana cara dapat modal untuk bisnis ol..saya anak pelajar kelas 2 smk.08996614159
pinjam ortu aja dulu…
kalo buat pebisnis yang sdh berjalan dg sukses di suatu jalur biasanya masalah mencari modal ini tak sulit karena banyak pihak yg percaya utk memberikan pinjaman.
tp bagi yg masih merintis dan terlihat belum pasti prospeknya (oleh org lain) ,sy rasa ini masalahnya , kita berlu membuat konsep yg lebih baik dan meyakinkan supaya org lain percaya, dan juga kita sendiri makin yakin menjalankannya…
itu pengalamanku dulu ketika merintis bisnis, emg sulit cari modal dr pinjaman, yg akhirnya aku putuskan utk berjibaku mengandalkan skill tok…dan setelah bisnis jalan baru org menawarkan pinjaman tanpa diminta, hehe…met ramadhan aja fadli…semoga bisnisnya semakin sukses dan maju…
kepercayaan itu sendirilah sebenarnya modal utama kita bang iwan. apalagi di tunjang dengan skill yang memadai. saya yakin dengan modal itu, kita bisa kok melangkah dengan optimis..
saya malah sampai jual tanah dalam memulai bisnis Mas, takut kalau minjam nggak sanggup bayar tepat waktu bisa berabe biarpun ama saudara sendiri..
kalau saya jadi mas rudy, tanahnya tidak saya jual mas, justru sayang. tanah bisa di manfaatkan dan di jadikan asset agunan.
kepercayaan itu sangatlah mahal harganya, jika sudah pernah hutang ,dan orangnya MBULETS, nah,,, itu jangan harap deh dapat pinjaman yg kedua.. tapi jangan ngegampangin hutang.. takutlah pada hutang.. semoga
jangan takut sama hutang dong, takut sama keteledoran hutang he he he
Dalam dunia bisnis pinjam dam meminjamkan adalah hal biasa. Bahkan pengusaha kelas kakappun bukan berarti tidak punya hutang.
Yang penting adalah punya komitmen untuk mengembalikannya tepat waktu.
Oh ya mas, salah satu postingnya saya senggol di blogku. Silahkan dicek ya…
rasionalitas dengan perhitungan yang matang, hutang justru akan menolong kita, bener begitu mas…………?
oh iya, tks loh bonus senggolannya
hehe.. untuk urusan hutang kalau tidak kepepet sebaiknya jangan.. tapi klo sudah dengan perencanaan matang ya dan untuk akselarasi bisnis sih sah2 saja..
segan yah mas?
tentu saja sebelumnya sudah dengan pertimabangan yang matang dan terinci mas. kalau tidak itu sama saja menjerumuskan diri, tul ga?
Menarik sekali informasinya mas Fadly. Meminjam memang bukan perkara yang sulit namun juga bukan perkara yang mudah. Amat banyak orang-orang yang kesulitan modal namun banyak yang gagal mendapatkanya, apalagi kalau kita berbicara tentang bagaimana mendapatkan modal dari perbankan.
kalau ke perbankan yang terpenting buku raportnya harus bagus mas, sekaligus butuh agunan penunjang
Utang untuk bisnis kenapa tidak?
Dibandingkan dengan utang untuk beli motor lebih baik untuk bisnis donk.
Tapi kebanyakan orang kayaknya takut banget kalau yang namanya berhutang (untuk usaha).
Takut ga bisa bayar, atau gak bisa nyicil.
Berbeda kalau utang buat beli motor baru (kredit) wah gak punya duit pun kadang diusahain bener2 smapai pol..
Padahal kata pak Purdhi E Chandra, untuk menjadi pengusaha harus mau membiasakan diri dengan hutang.
Dan berhutang jauh lebih bgus daripada menjual aset. Dengan berhutang kita jadi termotivasi untuk mengembalikan uang tersebut sehingga kita menjadi lebih bersemangat dalamberusaha.
mas Beny, kerangka berfikir anda, yahud juga
hanya memang, aplikasi di lapangan pasti akan mengalami benturan psikologis. tapi jika kita tetap memiliki motivasi untuk mewujudkan impian, saya yakin, semua itu akan berjalan nyaris tanpa gangguan. salut untuk anda
wah tips bagus neeh mas.
Thanx for share
buat yang bingung cari modal, ini bisa di gunakan mas
Saya biasa memakai cara no 1 mas.. terkadang 2
tinggal polih yang cocok mas dhani… yang penting bisnisnya lancar yah…
Ramadhan telah membasuh sang hati
dari noda dan jelaga.
Saatnya meraih rahmat
dan ampunan-Nya.
Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga.
Mohon dibukakan pintu maaf
yang sebesar-besarnya.
Selamat Hari Raya
Idul Fitri 1 Syawal 1430 H.
Minal Aidin wal faidzin.
Taqobalallahu Minnaa wa Minkum.
minal aidin walfaidin juga “Abula”
Mohon Maaf Lahir dan Batin yach
sama-sama.. mohon maaf yah
Tips kecil tapi berguna banget. Kepercayaan memang hal yang utama untuk urusan pinjam-meminjam.
Salam kenal.
menjaga kepercayaan sama halnya melatih kita untuk selalu bersikap JUJUR. dan kejujuran akan memberi efek rohani yang sangat bermanfaat bagi kehidupan kita..
untuk cara 2 dan 3, biar orang percaya tentu pengajuannya harus dengan konsep bisnis yang jelas. Kalau ada bagi hasil, pembagiannya juga harus dipikirkan untuk kebaikan kedua belah pihak. Tidak enak juga kalo cuma minjem tapi konsep bisnisnya aja kurang jelas.
Saya punya teman yang memulai usaha 100juta, tapi hanya mengeluarkan uang 10 juta. 90jutanya di dapat dari teman-temannya.
Waktu itu dia hanya maju kedepan forum, lalu menjabarkan ide bisnisnya. Banyak yang tertarik dan percaya dan akhirnya dapat deh sisa modal yang 90juta.
Intinya, konsep bisnisnya jelas dan kepercayaan.
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
berarti ada penawaran khusus yang dilakukan dengan cara presentasi. cukup berani, karena menggunakan moment yang tiba2 dan hasilnya juga luar biasa. salut untuk itu.
saya rasa langkah seperti itu bisa di ikuti, dengan catatan punya konsep yang jelas dan punya keberanian yang full.
KAlau untuk mendapatkan pinjaman modal kan lebih enak ke bank
Pakai aja semua cara diatas ! soal cara mengembalikan asal usahanya bener pasti balik , kuncinya di pengelolaan usaha ….
:thanks2
Pinjam ke saudara atau keluarga lebih enak.
mas saya udah nyoba yang no 2 tapi saya gagal dalam menjalankan usahanya (alias bangkrut)….dan skrg saya sedang merintis lagi dari nol,saya g berani pinjem ortu lagi..karena malu, nah saya berbisnis dalam berjualan hardware computer…sekarang saya mau nyoba yang no 1..tapi saya kurang berani utk pinjam ke bank…terlalu banyak takut nya mas..takut g kebayar lah.,.dsb…solusi yang bagus harus gmn ya mas?????? trims
salam kenal mas Insan
solusinya sih perlu menambah keberanian. caranya dengan mulai berkalkulasi kembali. berhitung lagi. itu aja sih pendapat saya
oya lupa…salam kenal bwt semua nya..semoga sukses selalu dalam berbisnis…
mas kalo gk ketiga tiganya trus gimana,pengennya modal bisa dipinjam lewat institusi tapi persyaratan diperingan..suwun
{ 1 trackback }