by Fadly Muin on January 18, 2012
Hallo Apa khabar Teman?
Seperti seorang pemula rasanya, memulai menulis lagi setelah lama terdiam, membuat saya merasa sangat kikuk. Apakah seperti itu adanya, jika sesuatu yang dulu sering kita lakukan, tanpa merasa aneh. Kini harus merasa ganjil ketika memulainya kembali?
Celakanya, yang saya rasakan memang seperti itu. Setelah sekian lama tertidur dari ektifitas blogging dan menulis, ada rasa enggan untuk memulai lagi. Mungkin karena efek cuaca bathin dari kefakuman itu, membuat inspirasi ide begitu terasa kelabu.
Setiap kali hendak menulis, selalu terhenti oleh perasaan yang tak karuan. Seperti seorang perjaka yang akan menemui seorang gadis impiannya. Deg-degan campur rasa yang nano-nano. Maka otak yang biasa mengkritik mulai bekerja dengan sempurna. Semua kosa kata yang sudah tertuang tidak lahir berdasarkan seleksi intelktual yang dirasa ideal. Rasanya kita seperti berkata, bahwa ’itu bukan tulisan yang saya inginkan’. Lanjut…
by Fadly Muin on August 18, 2011
Maaf. Saya baru muncul. Dan satu judul kalimat yang ingin kusampaikan adalah, selamat tinggal. Pergulatan bathin selama entah untuk berapa ratus waktu, yang sudah kulewatkan tanpa sepatah kata di blog ini. Saya menyesal atas kejadian ini.sungguh !!
Tapi, saya juga harus mengakui, bahwa sulit sekali bagi saya untuk tunduk dan patuh terhadap kesetian untuk hadir di blog ini dalam bentuk tulisan. Waktu saya sudah terjerat oleh pemikiran dan perhatian yang lain. Resiko yang saya tanggung atas ulah saya ini terlalu banyak. Kehilangan banyak sekali input yang senantiasa menyegarkan saya dalam mendengar, membaca, merasa dan terlibat dalam suasana romantic di dunia kata dan makna. Lanjut…
by Fadly Muin on July 31, 2011
Menentukan pilihan memang bukan perkara sepele. Hal ini akan mengikutsertakan banyak pihak dalam diri kita masing-masing.
Diluaran sana akan, banyak obyek yang berubah jadi subyek. Dan hal itu sangat berperan terhadap sesuatu yang kita pilih. Karena “mereka” ini menyangkut ide, gaya hidup, kesejahteraan hidup, suka cita dan rasa tentram dihati terhadap apa yang kita pilih.
tidak sedikit dari kita terpaksa memilih jalan hidup yang relatif, bahkan mungkin sangat menonjol nilai kontradiksinya terhadap diri seseorang, setidaknya yang bisa kita rasakan lewat lubuk hati. “Ah ada ketidakpuasan, ada ketidakcocokan dan sebagainya…”
Setelah membaca artikel pendek pak jamil azzaini. “Tentang menentukan pilihan”. Saya merasa salah satu diantara sekian orang yang benar-benar tersudut.
Lanjut…
by Fadly Muin on July 25, 2011
Alhamdulillah, pelatihan menulis yang rencana dilaksanan di Tupperware Home tanggal 23 juli 2011 telah terlaksana dengan baik. Memang target 20 peserta yang saya canangkan, tidak tercapai. Tapi justru dengan peserta yang sedikit, rasanya komunikasi antara trainer dan peserta, terasa lebih padat.
Para peserta merasa lebih bebas bertanya dan tidak canggung.
Pelatihan kali ini menggunakan tempat di Tupperware Home, sebuah SOHO (small Office Home Office) yang sangat nyaman untuk dijadikan tempat berkumpul. Lanjut…
by Fadly Muin on July 11, 2011
Pelatihan “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat” Hadir Kembali!
TAHUKAH ANDA?
Penghalang terbesar SuKSES seseorang adalah kegagalan mereka dalam memunculkan Rasa Percaya Diri. Penyebab kegagalan seseorang adalah KETAKUTAN ketika akan MEMUTUSKAN perubahan dalam hidup.
TAHUKAH ANDA?
Banyak penulis yang belum juga sukses karena belum percaya diri. Merasa belum layak, merasa tulisannya jelek, tidak berani mengirim naskah ke media dan lain-lain??
PADAHAL, percaya diri merupakan salah satu kunci sukses bagi siapa saja yang hendak berhasil. Percaya diri merupakan salah satu kunci sukses bagi Anda yang ingin menjadi PENULIS HEBAT.
Karena itu, bekali diri dengan Workshop Luar Biasa yang akan melejitkan rasa percaya diri Anda sebagai penulis. Juga, Anda akan belajar banyak tentang cara menjadi penulis yang produktif. Lanjut…
by Fadly Muin on June 23, 2011
Sebenarnya malas juga mulai menulis lagi. Stress oleh pekerjaan, juga gelisah ga sabaran oleh tuntutan pekerjaan ini. Jadi numpuk jadi satu. Hasilnya lahirlah rasa malas ini.
Sia-sia dan terkesan acuh memang. Tapi begitulah kenyataannya. Mungkin, ini hanya mungkin saja. Hampir mayoritas masalah penulis mengalami hal ini. Ketika mereka terlibat dalam rutinitas diluar dunia penulisan, maka godaan untuk tidak menulis itu muncul. Makanya aku katakan itu mungkin masalah mayoritas orang banyak. Tapi rasanya ini hanya masalah saya saja. Semoga demikian. Lanjut…